WorksheetsUjian Keperawatan Maternitas
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Seorang Perempuan berusia 38 tahun datang ke poliklinik KIA karena mengalami pendarahan. Hasil pengkajian Status Obstetrik G1P0A0 usia kehamilan 12 minggu. Ibu merasa lemah dan terasa nyeri ringan dengan skala 2-3 di daerah atas simfisis. Klien juga mengungkapkan bahwa ia khawatir dengan kondisinya. Hasil pemeriksaan fisik berupa Inspeksi vulva : perdarahan pervaginam, tidak ada jaringan hasil konsepsi. Pemeriksaan spekulum : ostium uteri terbuka, serviks mendatar. Hasil USG masih terlihat konsepsi berada didalam rahim, DJJ 100x/menit. TD: 110/70 mmhg, N : 70x/mnt, P : 20x/mnt, SB : 36,80C
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?
Keletihan
Ansietas
Nyeri Akut
Resiko Cedera Pada Janin
Seorang Perempuan berusia 40 tahun G1P0A0 usia kehamilan 28 minggu datang ke poliklinik KIA dengan keluhan sakit kepala. Hasil pengkajian nyeri kepala dirasakan dengan skala 4-5 dan klien merasa lemah, dan juga kadang mual muntah <3x sehari. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan Oedema pada kedua kaki. TD : 160/110 mmHg, N : 100x/mnt, P : 20x/mnt, SB : 36,50C. Proteinuria +
Berdasarkan manifestasi klinis di atas, diagnosis yang tepat pada kasus tersebut adalah ?
Hipertensi
Hiperemesis gravidarum
Preeklamsia
Malnutrisi energi protein
Ny. D datang ke Rumah sakit pada usia kehamilan 38 minggu dengan keluhan mules-mules pada perutnya. Setelah melewati kala I persalinan, Ny, D memasuki kala II Persalinan namun saat melalui kala II ini bayi Ny. D tidak kunjung lahir. Setelah 45 menit berusaha akhirnya Ny. D mengalami kelelahan, sehingga ia tidak mampu lagi melakukan persalinan.
Berdasarkan kasus diatas faktor persalinan apakah yang bermasalah ?
Power
Passenger
Passage
Penolong
Seorang perempuan berusia 30 tahun baru saja melahirkan anak ke 2 di sebuah rumah sakit. Saat melakukan pengkajian kala IV diketahui kontraksi rahim klien teraba lembek.
Apakah tindakan pertama yang seharusnya dilakukan perawat?
Menyuntikkan oksitosin
Menganjurkan klien untuk mobilisasi
Melakukan massage ringan pada fundus
Menganjurkan klien untuk banyak intirahat
Seorang perempuan berusia 21 tahun G1P0A0 hamil 39-40 minggu datang ke rumah sakit pada pukul 10.00 pagi dengan keluhan Mules, nyeri pada perut dan pinggang belakang serta keluar lendir darah melalui jalan lahir. Saat dilakukan pengkajian diketahui bahwa klien sudah mengalami pembukaan 5. Kontraksi dirasakan 4x dalam 10 menit dengan durasi 45 detik. klien belum memiliki pengalaman melahirkan sebelumnya
Diagnosa keperawatan apa yang bisa diangkat berdasarkan kasus diatas?
Nyeri
Kurang Pengetahuan
Ansietas
Fatigue
Seorang perempuan berusia 29 tahun P2A0 baru saja melahirkan bayinya di Rumah Sakit pada pukul 10.00 pagi. Saat ini bayi klien sedang di keringkan dan di posisikan diatas perut ibu, mengganti handuk basah dengan handuk kering dan memastikan kondisi bayi mantap di atas perut ibu.
Berdasarkan kasus diatas tindakan selanjutnya yang dilakukan petugas adalah?
Memberitahu ibu bahwa ia akan disuntik
Menempatkan bayi untuk melakukan kontak ibu ke kulit bayi
Melakukan penjepitan tali pusat pada kedua sisi
Memeriksa perut ibu untuk memastikan tidak ada kemungkinan janin kedua
Seorang Perempuan usia 23 tahun G1P0A0 Hamil 39-40 minggu. Saat ini sedang bersalin dengan kala I fase aktif. Hasil pengkajian pukul 10.00 pagi Pembukaan 6-7 cm, porsio tipis lunak, presentasi kepala, ketuban +, DJJ: 135x/M. kontraksi rahim: 4/10”/40’, TD: 120/80 mmHg, N: 80x/menit, RR: 20x/Menit, Suhu: 36.5 derajat celcius
Jam berapakah dilakukan pemeriksaan kontraksi rahim berikutnya?
10.15
10.45
12.00
14.00
Seorang perempuan usia 37 tahun P3 A0 Baru saja melahirkan anak perempuannya 5 menit yang lalu. Saat ini terlihat kondisi anak N < 100x/menit, ekstemitas bayi terlihat kemerahan, terdengar bayi meringis, ekstremitas sedikit fleksi, dan pernafasan tidak teratur
Berapakah nilai Apgar skore pada kasus tersebut?
5
6
7
8
Seorang perempuan usia 27 tahun G3P1A1 Hamil 39-40 minggu sedang bersalin di Rumah Sakit. Saat ini klien telah melahirkan kepala bayi sehingga kepala bayi terlihat di perineum
Apa tindakan selanjutnya yang dilakukan petugas pada kasus tersebut?
Menilai DJJ
Menunggu Bayi melakukan Putaran paksi Luar
Melakukan episiotomy
Menilai apakah ada lilitan tali pusat atau tidak
Seorang perempuan usia 19 tahun G1P0A0 saat ini sedang bersalin kala II di Rumah Sakit selama 1 jam 45 menit. Hasil pemeriksaan fisik, Nyeri hebat pada jalan lahir, Pembukaan serviks 10 cm, tidak ada hambatan jalan lahir, presentasi kepala, ketuban bercampur mekonium kepala janin terlihat Turtle sign, tampak keletihan dan cemas dengan kondisi janinnya. TD ibu 130/80 mmHg, N: 90x/Menit, RR: 24x/menit, suhu 36,2 derajad celcius. Djj Bayi 160x/menit.
Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?
Nyeri Akut
Keletihan
Resiko Cedera Janin
Resiko Cedera ibu dan janin
Ibu M umur 26 tahun dengan kasus 5 jam pasca bersalin di RSU, mengatakan perutnya terasa lembek dan sedikit mules, saat dilakukan pemeriksaan oleh Perawat ditemukan pengeluaran darah dari jalan lahir ±600 cc, tidak terdapat robekan jalan lahir, plasenta sudah lahir lengkap.
Kasus di atas merupakan kasus ?
Solutio plasenta
Retensio plasneta
Atonia uteri
Abortus
Ibu M umur 26 tahun dengan kasus 5 jam pasca bersalin di RSU, mengatakan perutnya terasa lembek dan sedikit mules, saat dilakukan pemeriksaan oleh Perawat ditemukan pengeluaran darah dari jalan lahir ±600 cc, tidak terdapat robekan jalan lahir, plasenta sudah lahir lengkap.
Kasus tersebut dapat terjadi karena ?
Teringgalnya sebagian plasenta
Lemahnya kontraksi otot rahim
Terjadinya robekan jalan lahir
Trauma jalan lahir
Ibu M umur 26 tahun dengan kasus 5 jam pasca bersalin di RSU, mengatakan perutnya terasa lembek dan sedikit mules, saat dilakukan pemeriksaan oleh Perawat ditemukan pengeluaran darah dari jalan lahir ±600 cc, tidak terdapat robekan jalan lahir, plasenta sudah lahir lengkap.
Faktor penyebab terjadinya kasus di atas adalah :
Riwayat persalinan lilitan tali pusa
Riwayat abortus
Kehamilan grande multi para
Riwayat perdarahan pada kehamilan sebelumnya
Ibu M umur 26 tahun dengan kasus 5 jam pasca bersalin di RSU, mengatakan perutnya terasa lembek dan sedikit mules, saat dilakukan pemeriksaan oleh Perawat ditemukan pengeluaran darah dari jalan lahir ±600 cc, tidak terdapat robekan jalan lahir, plasenta sudah lahir lengkap.
Apabila ibu tersebut akan kehilangan darah yang berlebihan, maka resiko yang bisa terjadi adalah
Syok anafilaktik
Syok neurogenik
Syok hipovolemik
Syok Hemoragik
Ibu M umur 26 tahun dengan kasus 5 jam pasca bersalin di RSU, mengatakan perutnya terasa lembek dan sedikit mules, saat dilakukan pemeriksaan oleh Perawat ditemukan pengeluaran darah dari jalan lahir ±600 cc, tidak terdapat robekan jalan lahir, plasenta sudah lahir lengkap.
Diagnosa keperawatan yang biasa muncul pada kasus di atas adalah :
Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan volume cairan tubuh secara aktif akibat perdarahan
Nyeri berhubungan dengan agen cedera fisik
Hambatan mobilisasi fisik berhubungan dengan cedera fisk.
resiko syok
