Font size
S
M
L
XL
WorksheetsAudit 2: Ch-9 Uji Substantif Persediaan
Total questions: 15
Worksheet time: 13mins
Name
Class
Date
1.
Prosedur Audit Awal-Program Pengujian Substantif Terhadap Aktiva Tidak Berwujud
a)
Usut saldo aktiva tidak berwujud yang tercantum di neraca ke saldo akun aktiva tidak berwujud yang bersangkutan di buku besar
b)
Hitung kembali saldo akun aktiva tidak berwujud dibuku besar
c)
Lakukan review terhadap mutasi luat biasa dalam jumlah dan sumber posting dalam akun .aktiva tidak berwujud dan akumulasi amortisasi
d)
Usut saldo awal akun aktiva tidak berwujud ke kertas kerja tahun yang lalu
e)
Usut posting pendebitan dan pengkreditan akun aktiva tidak bewujud ke dalam jurnal yang bersangkutan
2.
Prosedur Analitik-Pengujian Substantif Terhadap Aktiva Tidak Berwujud
a)
Menghitung rasio Tingkat perputaran aktiva tidak berwujud
b)
Menghitung rasio laba bersih dengan aktiva tidak berwujud
c)
Menghitung rasio aktiva tidak berwujud dengan total aktiva
d)
Usut saldo awal akun aktiva tidak berwujud ke kertas kerja tahun yang lalu
e)
Usut posting pendebitan dan pengkreditan akun aktiva tidak bewujud ke dalam jurnal yang bersangkutan
3.
membandingkan penyajiaan pengungkapan aktiva tidak berwujud di neraca yang di audit dengan prinsip akuntasi berterima umum adalah
a)
pengujian substantif untuk membuktikan asersi dan pengungkapan aktiva tidak berwujud
b)
pengujian substantif untuk membuktikan asersi dan pengungkapan aktiva berwujud
c)
pengujian substantif untuk membuktikan asersi dan pengungkapan saldo Piutang
d)
pengujian substantif untuk membuktikan asersi dan pengungkapan saldo Hutang
e)
pengujian substantif untuk membuktikan asersi dan pengungkapan saldo Persediaan
4.
unsur aktiva yang disimpan dengan tujuan untuk dijual dalam kegiata bisnis yang normal atau barang-barang yang akan dikonsumsi dalam pengelolaan produk yang akan dijual
a)
Perlengkapan
b)
Peralatan
c)
Persediaan
d)
Aset tetap
e)
Piutang
5.
Dalam perusahaan manufaktur, Persediaan terdiri dari persediaan
a)
Persediaan Bahan Baku
b)
Persediaan Barang 1/2 jadi
c)
Persediaan Barang Jadi
d)
Peralatan
e)
Perlengkapan
6.
Persediaan umumnya mendapat perhatiaan yang lebih besar dari auditor di dalam auditnya karena berbagai alasan:
a)
Umumnya persediaan merupakan komponen aktiva lancer yang jumlahnya cukup material dan merupakan objek manipulasi serta secara tempat terjadi nya kesalahan-kesalahan besar
b)
Adanya berbagai macam persediaan menimbulkan kesulitan bagi auditor dalam melaksanakan auditnya.
c)
Verifikasi kuantitas, kondisi, dan nilai persediaan merupakan tugas yang lebih komplexs dan sulit dibandingkan dengan verifikasi sebagian besar unsure laporan keuangan lain.
d)
Seringkali persediaan di simpan di berbagai tempat sehingga menyulitkan pengwasan penghitungan fisiknya.
e)
Adanya berbagai macam persediaan menimbulkan kesulitan bagi auditor dalam melaksanakan auditnya.
7.
PRINSIP AKUNTANSI BERTERIMA UMUM DALAM PENYAJIAN PERSEDIAAN DALAM NERACA
a)
Laporan keuangan harus menjelaskan bahwa persediaan dinilai dengan lower of cost or market dan harus menyebutkan metode yang digunakan dalam menentukan kos persediaan dan Jika persediaan dinyatakan pada kosnya, nilai pasarnya pada tanggal neraca harus dicantumkan dalam tanda kurung. menentukan kos persediaan.
b)
Perjanjian pembeliaan harus dijelaskan dalam laporaan keuangan, jika jumlahnya material atau bersifat luar biasa dan Jika jumlahnya material, persediaan dalam perusahaan manufaktur harus dikelompokan dan persediaan bahan baku. Penyajian kelompok persediaan tersebut dalam neraca berdasarkan urutan likuiditasnya.
c)
Akibat perubahan metode penilaiaan persediaan terhadap perhitungan rugi laba tahun yang diaudit harus dijelaskan dalam laporan keuangan dan uditor harus menyatakan perkecualian mengenai konsistensi penerapan prinsip akuntansi berterima umum dalam laporan audit.
d)
Perjanjian pembelian harus dijelaskan dalam laporan keuangan, jika jumlahnya material atau bersifat luar biasa dan Cadangan unutuk menghadapi kemungkinan turunnya harga persediaan setelah tanggal neraca harus dibentuk dengan menyisihkan sebagian laba yang ditahan. Cadangan ini tidak boleh dikurangkan dari persediaan, namun harus disajikan sebagai pengurang akun laba ditahan.
e)
Semua jawaban salah
8.
TUJUAN PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP PERSEDIAAN
a)
Memperoleh keyakinan catatan akuntansi yang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan persediaan
b)
Membuktikan asersi keberadaan persediaan yang dicantumkan di neraca dan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan persediaan
c)
Membuktikan asersi hak kepemilikan klien atas persediaan yang dicantumkan di neraca dan Membuktikan sersi kelengkapan ttransaksi yang berkaitan dengan persediaan yang dicatat akuntansi dan kelengkapan saldo persediaan yang disajikan di neraca.
d)
Membuktikan asersi penilaian persediaan dicantumkan di neraca
e)
Membuktikan asersi penyajian dan pengungkapan persediaan di neraca
9.
Ada 5 prosedur audit yang harus dilakukan audtir dalam melakukan rekonsiliasi informasi persediaan di neraca dengan catatan akuntansi yang bersangkutan:
a)
Usut saldo persediaan yang tercantum di neraca ke saldo akun persediaan yang bersangkutan dalam buku besar
b)
Hitung kembali saldo akun persediaan di buku besar
c)
Usut saldo awal akun persediaan ke kertas kerja tahun yang lalu
d)
Usut posting pendebitan dan pengkreditan akun persediaan ke jurnal yang bersangkutan
e)
Lakukan rekonsiliasi buku pembantu persediaan dengan akun control persediaan di buku besar
10.
Prosedur analitik ini merupakan pengecekan secara menyeluruh mengenai kewajaran persedian yang disajikan di neraca.
a)
Dalam prosedur ini, auditor menghitung berbagai ratio yang bersangkutan dengan persediaan
b)
misalnya tingkat perputaran berbagai kelompok persediaan
c)
jika terdapat fluktuasi ratio tertentu dari ratio tahun sebelumnya, auditor berkewajiban mendapatkan penjelasan mengenai penyebab terjadinya fluktuasi ratio tersebut
d)
jika terdapat fluktuasi ratio tertentu dari ratio tahun sebelumnya, auditortidak ada kewajiban mendapatkan penjelasan mengenai penyebab terjadinya fluktuasi ratio tersebut
11.
Pengujian terhadap saldo akun rinci
a)
Pengamatan terhadap pengujian fisik persediaan
b)
Periksa instruksi tertulis mengenai perhitungan fisik persediaan
c)
Lakukan pengamatan terhadap perhitungan fisik persediaan yang dilakukan oleh klien
d)
Kirimkan surat konfirmasi persediaan yang disimpan di gudang pihak luar
e)
tidak perlu konfirmasi karena data pasti sama<br />
12.
Kelima kelompok pengujian substantive tersebut ditunjukan untuk memverifikasi lima Verifikasi terhadap pengujian dan pengungkapan asersi manajemen yang terkandung dalam akun modal saham dan akun penilaiannya:
a)
Keberadaan dan keterjadian
b)
Kelengkapan
c)
Hak dan kepemilikan
d)
Penilaian
e)
Penyajian dan pengungkapan
13.
Pemeriksaan penyajian dan pengungkapan persediaan di neraca
a)
Periksa klasifikasi persediaan di neraca
b)
Periksa pengungkapan yang bersangkutan dengan persediaan
c)
Lakukan analitik review terhadap persedian
d)
Tidak perlu lakukan analitik review terhadap persedian
e)
Tidak Perlu Pemeriksaan pengungkapan yang bersangkutan dengan persediaan
14.
Persediaan adalah aset:
a)
tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal
b)
dalam proses produksi dan atau dalam perjalanan
c)
dalam bentuk bahan atau perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa
d)
Dalam perjalanan
e)
Dalam proses leasing
15.
Jurnal yang berkaitan dengan transaksi persediaan
a)
Jurnal Pembelian
b)
Jurnal Retur PEMBELIAN
c)
Jurnal Penjualan
d)
Jurnal Retur Penjualan
e)
Jurnal Internasional
Reset
