wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UJI PEMAHAMAN BISPRO, MR DAN KI

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Pedoman Pengelolaan Kepatuhan Internal sesuai denganPeraturan Direksi

a)

Nomor 61 Tahun 2020

b)

Nomor 16 Tahun 2020

c)

Nomor 61 Tahun 2021

d)

Nomor 16 Tahun 2021

2.

Sistem manajemen kepatuhan berbasis pada :

a)

ISO 19400:2018

b)

ISO 19600:2014

c)

ISO 19400:2016

d)

ISO 19600:2018

3.

Proses untuk memastikan bahwa organisasi telah melaksanakan pemenuhan kewajiban yang timbul dari regulasi, peraturan eksternal, perundang-undangan termasuk peraturan internal organisasi merupakan definisi dari :

a)

Pengelolaan Kepatuhan Internal BPJSKesehatan

b)

Pengelolaan Pengendalian Internal BPJSKesehatan

c)

Pengawasan Internal BPJS Kesehatan

d)

Pemeriksaan Internal BPJS Kesehatan

4.

Dibawah ini yang merupakan tujuan pengelolaan kepatuhan, kecuali :

a)

Memastikan sistem manajemen kepatuhan selaras dengan tujuan organisasi

b)

Mencegah, mendeteksi dan mengurangi dampak yang tidak diharapkan

c)

Melakukan perbaikan berkelanjutan

d)

Mengantisipasi perubahan regulasi

5.

Dalam konsep 3 Lines of Defense, posisi fungsi Kepatuhan Internal terletak pada lini :

a)

1 (satu)

b)

2 (dua)

c)

3 (tiga)

d)

Semua Benar

6.

Pelaksanaan monitoring implementasi Pro-Ops dan IK sesuai dengan Perdir No 68 tahun 2018 tentang Pedoman Manajemen Proses Bisnis dilaksanakan pada :

a)

Seluruh Pro-Ops dan IK yang berlaku pada Kedeputian Wilayah dan Kantor Cabang

b)

Pro-Ops dan IK utama

c)

Sebagian Pro-Ops dan IK yang ditentukan oleh

Process Business Owner

d)

Pro-Ops dan IK untuk kondisi darurat

7.

Terminologi pelaku aktivitas yang tercantum dalam Prosedur Operasional merujuk pada :

a)

Pedoman pelaksanaan

b)

Peta keterkaitan proses bisnis

c)

Struktur organisasi

d)

Distinct Job Profile

8.

Perbaikan proses bisnis dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :

a)

Identifikasi masalah, Analisa data, Pengumpulan Data, Pelaksanaan solusi,dan Stabilitas solusi

b)

Identifikasi masalah, Pengumpulan data, Analisa data, Pelaksanaan solusi, dan Stabilitas solusi

c)

Identifikasi masalah, Pengumpulan data, Analisa data, Stabilitas solusi, dan Pelaksanaan solusi

d)

Pengumpulan data, Identifikasi masalah, Analisa data, Pelaksanaan solusi, dan Stabilitas solusi

9.

Dalam Pro-Ops, identifikasi risiko penting dilakukan karena,

kecuali :

a)

Pemilik proses mengenali potensial masalah dalam mencapai tujuan

b)

Pemilik proses dapat mengidentifikasi rencana mitigasi lebih lanjut

c)

Setiap tahapan proses terkandung risiko yang dapat mengganggu pelaksanaan

d)

Pemenuhan pelaksanaan pedoman manajemen risiko terintegrasi

10.

Alur usulan reviu proses bisnis yang dilakukan oleh Business Process Owner di daerah adalah sebagaimana urut-urutan berikut :

a)

Usulan BPO - Aplikasi Bispro - Koordinator Proses Bisnis - Reviu MSR- Persetujuan BPO Kantor Pusat

b)

Usulan BPO - Koordinator Proses Bisnis - Aplikasi Bispro - Persetujuan BPO Kantor Pusat - Reviu MSR

c)

Usulan BPO - Koordinator Proses Bisnis - Reviu MSR - Aplikasi Bispro - Persetujuan BPO Kantor Pusat

d)

Usulan BPO - Koordinator Proses Bisnis - Aplikasi Bispro - Reviu MSR - Persetujuan BPO Kantor Pusat

11.

Perdir Nomor …………………… tentang Pedoman Manajemen Risiko adalah merupakan hasil reviu dari Pedoman Manajemen Risiko Terintegrasi sesuai Perdir Nomor 46 Tahun 2020 adalah :

a)

Perdir 60 Tahun 2020

b)

Perdir 61 Tahun 2020

c)

Perdir 60 Tahun 2021

d)

Perdir 63 Tahun 2020

12.

Penilaian efektifitas pengendalian internal dilakukan untuk mendapatkan nilai risiko :

a)

Inherent

b)

Residual

c)

Aktual

d)

Current

13.

Klasifikasi risiko BPJS Kesehatan sesuai Pedoman Manajemen Risiko Perdir Nomor 60 Tahun 2020 adalah :

a)

Strategis, operasional, tata kelola dan kepatuhan

b)

Strategis, operasional, kecurangan, dukungan dana

c)

Strategis, operasional, kecurangan, kepatuhan

d)

Strategis, operasional, asuransi, dukungan dana

14.

Penggunaan kriteria kemungkinan oleh pemilik risiko pada Pedoman Manajemen Risiko sesuai Perdir nomor 60 Tahun 2020, adalah dengan mempertimbangkan diantara 2 kemungkinan kejadian, yakni :

a)

Kemungkinan dan Dampak

b)

Jarang terjadi dan hampir pasti terjadi

c)

Peluang kejadian dan frekuensi kejadian

d)

Prosentase dan frekuensi kejadian

15.

..................terdiri dari proses identifikasi risiko, analisis risiko, dan penanganan risiko

a)

Penetapan konteks risiko

b)

Perencanaan manajemen risiko

c)

Asesmen risiko

d)

Monitoring dan evaluasi manajemen risiko