wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

REMEDIAL PAT BAHASA INDONESIA KELAS X IPA

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 17mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah kutipan teks observasi berikut!


Alunan nada yang membentuk harmonisasi lagu menggema di halaman kampus Universitas Padjadjaran Jalan. Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8) siang. Lebih dari sepuluh ribu pasang tangan memainkan alat musik tradisional angklung dan memanjakan ribuan pasang telinga yang mendengarnya. Ribuan mahasiswa baru dan "civitas academica” Unpad memainkan alat musik tradisional angklung. Mereka begitu kompak. Permainan mereka begitu memukau para penonton. Acara yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-50 Unpad itu membuat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik itu ikut terpukau.


Paragraf tersebut merupakan contoh laporan hasil observasi karena ...

a)

tidak berdasarkan imajinasi atau khayalan penulisnya

b)

menggambarkan suatu kejadian yang sangat berkesan

c)

mengungkapkan pendapat penulisnya untuk suatu benda.

d)

menceritakan suatu kegiatan yang terjadi di lingkungannya

e)

mengemukakan fakta-fakta yang diperoleh melalui pengamatan

2.

Bacalah kutipan teks observasi berikut!


Alunan nada yang membentuk harmonisasi lagu menggema di halaman kampus Universitas Padjadjaran Jalan. Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8) siang. Lebih dari sepuluh ribu pasang tangan memainkan alat musik tradisional angklung dan memanjakan ribuan pasang telinga yang mendengarnya. Ribuan mahasiswa baru dan "civitas academica” Unpad memainkan alat musik tradisional angklung. Mereka begitu kompak. Permainan mereka begitu memukau para penonton. Acara yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-50 Unpad itu membuat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik itu ikut terpukau.


Fakta-fakta yang diungkapkan dalam paragraf tersebut diperoleh melalui ….

a)

survey

b)

pencatatan

c)

wawancara

d)

observasi lapangan

e)

penyebaran angket

3.

Cermati paragraf berikut!


Pada saat dibawa keluar dari dalam Keraton Yogyakarta, dikirabkan di alun-alun utara kraton tersebut, dan dibawa ke Pengulon atau salah satu gedung yang berada di sebelah Masjid Besar keraton itu, gunungan (sesaji berbentuk gunung) menjadi tontonan menarik ribuan penonton. Sesampainya di Pengulon, sesaji berupa apel, jeruk, kacang panjang, telur rebus dan jadah (makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan) itu didoakan oleh para abdi dalem terlebih dahulu, baru selanjutnya diperebutkan oleh para warga yang menonton.


Dalam struktur laporan observasi, paragraf tersebut termasuk ke dalam bagian …

a)

koda

b)

abstrak

c)

krisis

d)

deskripsi umum

e)

deskripsi per bagian

4.

Cermati topik dan gagasan pokok berikut!


Topik : Pantai Natsepa


(1) Pantai Natsepa terletak kurang lebih sepuluh kilometer dari pusat kota.

(2) Pantai ini terlihat jelas karena letaknya hanya seratus meter dari jalan utama

(3) Di Pantai Natsepa ini, terdapat dua tempat yang telah dilengkapi fasilitas penginapan.

(4) Di beberapa tempat yang agak condong ke laut mengalami kerusakan.

(5) Pantai ini sering dikunjungi wisatawan asing. (6) Bahkan, biasanya pengunjung sampai ke Pantai Liang.


Kalimat laporan yang sesuai dengan topik tersebut adalah …

a)

(1), (2), (3), dan (4)

b)

(1), (2), (3), dan (5)

c)

(1), (3), (5), dan (6)

d)

(2), (3), (5), dan (6)

e)

(3), (4), (5), dan (6)

5.

Perhatikan gambar berikut dengan cermat!


Kutipan di atas termasuk dalam kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi, yaitu...

a)

penggunaan konjungsi

b)

penggunaan antonim

c)

penggunaan sinonim

d)

penggunaan data berupa angka

e)

penggunaan kalimat definisi

6.

Bacalah teks eksposisi berikut!

Perilaku remaja sekarang ini telah menyimpang jauh dari nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat. Hal ini karena beberapa faktor, seperti kurang tersaringnya budaya barat yang masuk ke Indonesia. Budaya-budaya yang masuk tersebut dinilai contoh kehidupan yang baik dan dijadikan suatu kebiasaan baru oleh kalangan remaja sekarang ini. Yang patut disayangkan adalah perilaku yang ditiru adalah perilaku buruk dari budaya barat tersebut, misalnya seks bebas, narkoba dan lain sebagainya. Faktor kedua yakni kurangnya pengetahuan akan ilmu agama oleh para remaja. Padahal, ilmu agama sangat penting dan bermanfaat, karena dapat mengontrol diri untuk menghindari suatu perbuatan yang tercela. Yang terakhir adalah kurangnya pengawasan dari orang tua. Orang tua sangat bertanggung jawab terhadap perilaku dan pergaulan anak-anaknya. .


Permasalahan yang muncul dalam teks di atas adalah ....

a)

Budaya-budaya yang masuk dinilai contoh kehidupan yang baik dan dijadikan suatu kebiasaan baru oleh kalangan remaja.

b)

Kurangnya pengetahuan akan ilmu agama oleh para remaja

c)

Penyimpangan prilaku remaja pada zaman sekarang.

d)

Orang tua sangat bertanggung jawab terhadap perilaku dan pergaulan anak-anaknya.

e)

Ilmu agama sangat penting dan bermanfaat, karena dapat mengontrol diri untuk menghindari suatu perbuatan yang tercela.

7.

Perhatikan kalimat tesis berikut!


Bersikap kritis dalam menerapkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.


Kalimat yang tepat sebagai argumen yang mendukung tesis di atas adalah….

a)

Perlunya standardisasi pemakaian bahasa karena bahasa yang baik adalah bahasa yang konsisten dengan aturan yang telah dibuat.

b)

Benar salahnya bahasa bukanlah hal yang maha penting menurut Kridalaksana.

c)

Sulit menerapkan aturan dan kaidah berbahasa dalam keseharian

d)

Balai Bahasa tidak gencar dalam menyosialisasikan kaidah kebahasaan kepada masyarakat.

e)

Pembelajaran bahasa di sekolah selama ini tidak terfokus pada masalah tata bahasa

8.

Perhatikan kalimat berikut!


Wabah virus corona ini telah ditetapkan sebagai status darurat dunia.


Kalimat di atas dalam eksposisi adalah bagian dari ...

a)

argumentasi

b)

analisis

c)

rekomendasi

d)

informasi

e)

kritisi

9.

Bacalah teks eksposisi berikut!

Bagian rekomendasi pada kutipan teks eksposisi Pembangunan dan Bencana Lingkungan....

a)

Paragraf pertama kalimat kedua

b)

Paragraf kedua kalimat pertama

c)

Paragraf kedua kalimat kedua

d)

Paragraf kedua kalimat ketiga

e)

Paragraf ketiga

10.

Perhatikan kalimat berikut!


Akhirnya, debit air hujan yang tinggi menyebabkan bencana banjir yang tidak terelakkan.


Kata bercetak miring pada kalimat di atas merupakan konjungsi…

a)

Kausalitas

b)

Korelatif

c)

Temporal

d)

Syarat

e)

Pertentangan

11.

Cermati ketiga teks berikut ini!


Teks 1

Seekor kutu tinggal pada tanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah. “Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”


Teks 2

Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.


Teks 3

Saudara-saudara yang saya hormati, beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.


Berdasarkan isi teks yang termasuk teks anekdot adalah...

a)

Teks 1

b)

Teks 2

c)

Teks 3

d)

Teks 1 dan 2

e)

Teks 2 dan 3

12.

Perhatikan gambar berikut!


Makna yang tersirat berdasarkan gambar tersebut adalah...

a)

Hukum di negeri ini sudah adil

b)

Banyak koruptor yang menyuap dengan sejumlah uang demi diringankan kasusnya

c)

Dengan uang, kasus menjadi ringan.

d)

Vonis hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan apa yang diperbuat.

e)

Hakim sudah berlaku adil bagi koruptor

13.

Bacalah kutipan teks anekdot berikut!


Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.


Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…

a)

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.

b)

“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.

c)

Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah

d)

”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, “

e)

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa

14.

Cermati kalimat-kalimat berikut!


(1) Bu guru pun tersenyum

(2) Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

(3) Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

(4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

(5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

(6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.


Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya adalah … .

a)

(1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)

b)

(1) – (2) – (4) – (5) – (3) – (6)

c)

(2) – (4) – (5) – (3) – (6) – (1)

d)

(2) – (4) – (5) – (6) – (3) – (1)

e)

(3) – (2) – (1) – (4) – (5) – (6)

15.

Bacalah kutipan teks anekdot berikut!


Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi.“Apakah benar,” teriak Jaksa, “Bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?” Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan.“Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?” ulang pengacara. Saksi masih tidak menanggapi. Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa!” “Oh, maaf!”Saksi terkejut sambil berkata kepada hakim, “Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda.”


Kalimat yang menggunakan keterangan waktu pada teks anekdot tersebut adalah ….

a)

Hakim berkata agar saksi menjawab pertanyaan Jaksa.

b)

Saksi terkejut karena ia mengira jaksa tidak bicara kepadanya.

c)

Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan.

d)

Bahwa ia menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini.

e)

Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi.

16.

Bacalah kutipan-kutipan teks berikut!


Teks 1


Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah.

Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yangdipegangnya,ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.


Teks 2


“Memang ngapain sih Mas, ke Madura segala? Lama lagi!”

“Diajak survei sama salah satu profesor dan kontraktor, untuk perencanaan bangunan besardisana, Dik Manis! Sekalianpenelitian skripsi Mas…

” Ah, soal bangunan dan penelitian skripsi. Lalu kenapa MasGagah bisa berubah jadi aneh gara-gara hal tersebut? Pikirku waktu itu.

“Mas ketemu kiai hebat di Madura,” cerita Mas Gagah antusias. “Namanya Kiai Ghufron! Subhanallah, orangnya sangat bersahaja, santri-santrinya luar biasa! Di sana Mas memakai waktu luang Mas untuk mengaji pada beliau. Dan tiba-tiba dunia jadi lebih benderang!” tambahnya penuh semangat.“Nanti kapan-kapan kita kesana ya, Git.


Pernyatan berikut yang sesuai dengan penggalan hikayat dan cerpen di atas adalah….

a)

Kedua kutipan di atas menggunakan konjungsi di awal kalimat.

b)

Kedua kutipan di atas tidak menggunakan konjungsi di awal kalimat.

c)

Kedua kutipan di atas menggunakan konjungsi di awal dan akhir kalimat.

d)

Kutipan 1, menggunakan konjungsi di awal kalimat sedangkan kutipan 2 tidak menggunakan konjungsi di awal kalimat.

e)

Kutipan pertama menggunakan konjungsi diakhir kalimat sedangkan kutipan 2 menggunakan konjungsi di awal dan akhir kalimat

17.

Cermatilah kutipan teks hikayat berikut!


Maka pada suatu hari Hang Tuah duduk bersama-sama dengan sahabatnya keempat. Maka Hang Tuah “Hai saudaraku keempat, kita ini berlima bersaudara, dapatlah kita melayarkan sebuah perahu landing, boleh kita pergi merantau barang ke mana pun mencari makan?” Maka kata Hang Jebat dan Hang Kesturi, “Mengapatah maka tiada boleh kita kelima melayarkan sebuah perahu?” Maka sahut Hang Tuah, “Baiklah jika demikian, maka bapak beta ada sebuah landing lengkap dengan layarnya. Kita turun dengan beras bekal, sepuluh gantang seorang” (Hikayat Hang Tuah)


Isi kutipan hikayat tersebut adalah ..

a)

Hang Tuah dan empat sahabatnya sepakat pergi merantau dengan perahu layar.

b)

Hang Tuah mengajak empat sahabatnya berlayar menggunakan perahu apa adanya.

c)

Hang Jebat dan Hang Kesturi melarang Hang Tuah pergi merantau karena tidak ada bekal.

d)

Hang Jebat dan Hang Kesturi menolak diajak pergi merantau dengan menggunakan perahu.

e)

Hang Tuah menyetujui keinginan Hang Jebat dan Hang Kesturi menggunakan perahu tanpa layar.

18.

Cermatilah kutipan teks hikayat berikut!


Adapun maka pada masa itu Juragan Garubug akan mempersembahkan pada Sang Ratu Darmawangsa Darmakusuma di hadapan orang banyak . Maka sembahnya,” Ya Tuanku, Syah Alam, bahwa adalah hamba ini mempersembahkan pada Tuanku sebuah cincin. Maka kata Sang Ratu, “ Hai Gurubug, di manakah kamu peroleh ini cincin karena barang ini mahal harganya. Maka pada masa itu sembahnya Juragan Gurubug, “Ya, Tuanku, beginilah awal mulanya patik dapat ini cincin. Pada tatkala tuan patik Pangeran Dipati Rajuna pergi bertapa di atas Gunung Gandalisada lima belas tahun lamanya, pada sampai tapanya lalu turunlah dari atas gunung itu, maka dipegat dengan dua orang raksasa. Maka tuan patik hampir-hampir tiada dapat melawan. Maka turun seorang pendeta memberi tahu; katanya jika hendak membunuh dua raksasa itu dengan mudahnya, hendak pergi bertapa lagi di atas Gunung Parasu. Maka tuan patik bertapa lagi di atas Gunung Parasu adalah kira-kira sepuluh tahun lamanya. Maka cukuplah tapanya dikabulkan oleh Dewata Mulia Raya. Maka tuan patik kembali lagi melawan dua raksasa itu hingga kedua raksasa itu jadi binasa. Maka patik pun hendak kembali pulang ke dalam negeri Pandawa bersama tuan Patik Dipati Rajuna. Maka sampailah pada pertengahan jalan patik melihat mencorong seperti matahari rupanya. Maka patik memburu dan ini cincin rupanya. (Hikayat Maharaja Garebag Jagat)


Kemustahilan yang terdapat dalam kutipan naskah Melayu klasik tersebut adalah …

a)

Mendapatkan sebentuk cincin di atas gunung.

b)

Melawan dua orang raksasa dengan mudahnya

c)

Menemukan cincin di perjalanan ketika bertapa

d)

Bertapa selama 25 tahun untuk melawan raksasa.

e)

Permintaannya dikabulkan oleh yang Mahakuasa

19.

Cermatilah kutipan teks hikayat berikut!


Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya. "Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning," kata Puteri Kuning dengan lemah lembut. "Yang penting, ayah sudah kembali. Akan kubuatkan teh hangat untuk ayah," ucapnya lagi. Ketika Puteri Kuning sedang membuat teh, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya.


Bukti yang mendukung bahwa kutipan tersebut terkandung nilai moral adalah ….

a)

Raja mencari hadiah untuk anak-anaknya.

b)

Membelikan tanda mata untuk anak-anaknya

c)

seorang anak membuatkan teh untuk ayahnya.

d)

sebagai saudara harus saling terbuka dan empati.

e)

sesama keluarga tidak boleh saling iri dan bersaing

20.

Bacalah kutipan teks hikayat berikut!




Syahdan akan Permaisuri Kuripan pun ingin rasanya ia hendak berputera laki-laki yang baik parasnya. Maka kata Permaisuri, “Kakang Aji, ingin pula rasanya kita ini peroleh anak.” Maka kata Nata, “Sungguh seperti kata Tuan; Kakanda pun demikianlah juga bila gerangan Kakang ini beroleh putera dengan pun Yayi, akan jadi ganti pun Kakanda di dalam dunia ini, kalau-kalau kita berdua dikehendaki oleh sang yang sukma, kembali ke kayangan kita.” “Maka kata Permaisuri, Kakang Aji marilah sata memuja pada segala Dewa-Dewa memohonkan kalau-kalau dianugrahkan oleh Dewata mulia raja akan kita akan anak ini.”


Nilai religi yang terkandung dalam penggalan naskah sastra Melayu klasik tersebut adalah

a)

ingin dianugerahi seorang anak yang cantik atau tampan

b)

memuja pada dewa-dewa agar dianugerahi seorang anak

c)

berkomunikasi secara sopan terhadap suami atau istri

d)

berdoa kepada Tuhan agar diberikan kebahagiaan

e)

akan kembali ke kayangar jika dianugerahi seorang anak

21.

Bacalah teks negosiasi berikut dengan cermat!


(1) Pihak Bank :Selamat siang, Pak. Ada yang dapat saya bantu?

(2) Pengusaha :Selamat siang. Saya berniat mengajukan kredit untuk modal pengembangan usaha

(3) Pihak Bank : Berapa pinjaman yang akan Bapak ajukan?

(4) Pengusaha : Setelah saya hitung biaya yang saya perlukan sebesasr dua ratus lima puluh juta.

(5) Pihak Bank : [ …. ]

(6) Pengusaha : Apa tidak bisa lebih dari itu Pak? Kebutuhan modal saya sekitar seratus lima puluh juta rupiah dan sisanya sebagai modal cadangan apabila terjadi kenainakan bahan pokok di tengah-tengah perkembangan usaha saya.

(7) Pihak Bank : Baiklah, Pak. Kalau begitu, saya berikan dua ratus lima puluh juta rupiah. Bagaimana, Pak?

(8) Pengusaha : Baiklah, Pak. Saya setuju. Kapan saya bisa mencairkan uangnya?

(9) Pihak Bank :Oh, tidak perlu khawatir, Pak. Proses di Bank kami tidak lama. Segera setelah prosedur peminjaman yang Bapak ikuti selesai, uangnya bisa langsung dicarikan. Sebelumnya, isilah data di bawah ini terlebih dahulu ya, Pak!


Topik yang tepat untuk teks negosiasi tersebut adalah ….

a)

Pengembalian utang pengusaha kepada bank

b)

Pengajuan pinjaman modal usaha kepada bank

c)

Pengajuan kontrak dagang pengusaha kepada bank

d)

Penawaran kredit bahan-bahan pokok untuk modal usaha

e)

Penawaran bank kepada pengusaha untuk menanbung di bank

22.

Bacalah teks negosiasi berikut dengan cermat!


(1) Pihak Bank :Selamat siang, Pak. Ada yang dapat saya bantu?

(2) Pengusaha :Selamat siang. Saya berniat mengajukan kredit untuk modal pengembangan usaha

(3) Pihak Bank : Berapa pinjaman yang akan Bapak ajukan?

(4) Pengusaha : Setelah saya hitung biaya yang saya perlukan sebesasr dua ratus lima puluh juta.

(5) Pihak Bank : [ …. ]

(6) Pengusaha : Apa tidak bisa lebih dari itu Pak? Kebutuhan modal saya sekitar seratus lima puluh juta rupiah dan sisanya sebagai modal cadangan apabila terjadi kenainakan bahan pokok di tengah-tengah perkembangan usaha saya.

(7) Pihak Bank : Baiklah, Pak. Kalau begitu, saya berikan dua ratus lima puluh juta rupiah. Bagaimana, Pak?

(8) Pengusaha : Baiklah, Pak. Saya setuju. Kapan saya bisa mencairkan uangnya?

(9) Pihak Bank :Oh, tidak perlu khawatir, Pak. Proses di Bank kami tidak lama. Segera setelah prosedur peminjaman yang Bapak ikuti selesai, uangnya bisa langsung dicarikan. Sebelumnya, isilah data di bawah ini terlebih dahulu ya, Pak!


Pasangan tuturan untuk dialog nomor (1) dan (2) adalah … .

a)

memberi salam – menjawab salam

b)

meminta tolong – menolak permintaan

c)

menawar– menjawab

d)

meminta – memenuhi

e)

menerima tawaran-menjawab

23.

Bacalah teks negosiasi berikut dengan cermat!


(1) Pihak Bank :Selamat siang, Pak. Ada yang dapat saya bantu?

(2) Pengusaha :Selamat siang. Saya berniat mengajukan kredit untuk modal pengembangan usaha

(3) Pihak Bank : Berapa pinjaman yang akan Bapak ajukan?

(4) Pengusaha : Setelah saya hitung biaya yang saya perlukan sebesasr dua ratus lima puluh juta.

(5) Pihak Bank : [ …. ]

(6) Pengusaha : Apa tidak bisa lebih dari itu Pak? Kebutuhan modal saya sekitar seratus lima puluh juta rupiah dan sisanya sebagai modal cadangan apabila terjadi kenainakan bahan pokok di tengah-tengah perkembangan usaha saya.

(7) Pihak Bank : Baiklah, Pak. Kalau begitu, saya berikan dua ratus lima puluh juta rupiah. Bagaimana, Pak?

(8) Pengusaha : Baiklah, Pak. Saya setuju. Kapan saya bisa mencairkan uangnya?

(9) Pihak Bank :Oh, tidak perlu khawatir, Pak. Proses di Bank kami tidak lama. Segera setelah prosedur peminjaman yang Bapak ikuti selesai, uangnya bisa langsung dicarikan. Sebelumnya, isilah data di bawah ini terlebih dahulu ya, Pak!


Bagian persetujuan dalam teks negosiasi di atas terdapat dalam dialog nomor …

a)

(1)

b)

(3)

c)

(5)

d)

(7)

e)

(9)

24.

Bacalah teks negosiasi berikut dengan cermat!


(1) Pihak Bank :Selamat siang, Pak. Ada yang dapat saya bantu?

(2) Pengusaha :Selamat siang. Saya berniat mengajukan kredit untuk modal pengembangan usaha

(3) Pihak Bank : Berapa pinjaman yang akan Bapak ajukan?

(4) Pengusaha : Setelah saya hitung biaya yang saya perlukan sebesasr dua ratus lima puluh juta.

(5) Pihak Bank : [ …. ]

(6) Pengusaha : Apa tidak bisa lebih dari itu Pak? Kebutuhan modal saya sekitar seratus lima puluh juta rupiah dan sisanya sebagai modal cadangan apabila terjadi kenainakan bahan pokok di tengah-tengah perkembangan usaha saya.

(7) Pihak Bank : Baiklah, Pak. Kalau begitu, saya berikan dua ratus lima puluh juta rupiah. Bagaimana, Pak?

(8) Pengusaha : Baiklah, Pak. Saya setuju. Kapan saya bisa mencairkan uangnya?

(9) Pihak Bank :Oh, tidak perlu khawatir, Pak. Proses di Bank kami tidak lama. Segera setelah prosedur peminjaman yang Bapak ikuti selesai, uangnya bisa langsung dicarikan. Sebelumnya, isilah data di bawah ini terlebih dahulu ya, Pak!


Kalimat persuafif terdapat pada bagian dialog teks negosiasi nomor …

a)

(4)

b)

(6)

c)

(7)

d)

(8)

e)

(9)

25.

Bacalah teks negosiasi berikut dengan cermat!


(1) Pihak Bank :Selamat siang, Pak. Ada yang dapat saya bantu?

(2) Pengusaha :Selamat siang. Saya berniat mengajukan kredit untuk modal pengembangan usaha

(3) Pihak Bank : Berapa pinjaman yang akan Bapak ajukan?

(4) Pengusaha : Setelah saya hitung biaya yang saya perlukan sebesasr dua ratus lima puluh juta.

(5) Pihak Bank : [ …. ]

(6) Pengusaha : Apa tidak bisa lebih dari itu Pak? Kebutuhan modal saya sekitar seratus lima puluh juta rupiah dan sisanya sebagai modal cadangan apabila terjadi kenainakan bahan pokok di tengah-tengah perkembangan usaha saya.

(7) Pihak Bank : Baiklah, Pak. Kalau begitu, saya berikan dua ratus lima puluh juta rupiah. Bagaimana, Pak?

(8) Pengusaha : Baiklah, Pak. Saya setuju. Kapan saya bisa mencairkan uangnya?

(9) Pihak Bank :Oh, tidak perlu khawatir, Pak. Proses di Bank kami tidak lama. Segera setelah prosedur peminjaman yang Bapak ikuti selesai, uangnya bisa langsung dicarikan. Sebelumnya, isilah data di bawah ini terlebih dahulu ya, Pak!


Kalimat yang sesuai untuk mengisi bagian rumpang pada dialog nomor 5 teks negosiasi di atas adalah … .

a)

Baiklah, Pak. Kami akan segera menyiapkan persyaratannya.

b)

Maaf, Pak itu terlalu besar. Bagaimana jika tiga ratus juta rupiah?

c)

Mohon maaf, Pak. Jumlahnya terlalu besar, bagaimana jika sertatus lima puluh juta rupiah?

d)

Tidak bisa, Pak. Harganya terlalu besar, kami tidak bisa memberikan pinjamannya.

e)

Bagaimana jika kurang dari itu, Pak? Apakah Bapak keberatan jika jumlahnya kami kurangi?

26.

Perhatikan kutipan biografi tokoh berikut!


Mohammad Natsir merupakan salah satu tokoh Indonesia yang berpenampilan paling sederhana sepanjang masa.Hal ini dikarenakan Natsir dikenal sebagai menteri yang "tidak memiliki baju bagus, jasnya bertambal.Dia dikenang sebagai menteri yang tak punya rumah dan menolak untuk diberi mobil mewah."Mohammad Natsir diangkat sebagai perdana menteri oleh Presiden Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1950.Natsir juga diketahui menguasai banyak bahasa asing.Contohnya seperti bahasa Inggris, Belanda, Prancis, Jerman, dan Arab.


Keistimewaan tokoh biografi tersebut adalah…

a)

Beliau menguasai banyak bahasa asing

b)

Beliau diangkat sebagai perdana menteri oleh Presiden Soekarno.

c)

Beliau merupakan tokoh Indonesia yang paling sederhana sepanjang masa

d)

Menteri yang tidak memiliki rumah dan menolak menolak diberi mobil mewah

e)

Karyanya banyak membahas tentang pemikiran islam , budaya, dan politik

27.

Perhatikan kutipan biografi tokoh berikut!


B.J. Habibie merupakan salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di tanah air.Beliau adalah presiden ketiga Republik Indonesia.Nama dan gelar lengkapnya Prof. DR (HC).Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau lahir pada tanggal 25 Juni 1936 di Pare-pare, Sulawesi Selatan.B.J. Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, diantaranya adalah pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Pada tanggal 12 Mei 1962, Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie dan dikarunai dua anak laki-laki, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.


Kutipan teks biografi tersebut termasuk kedalam struktur bagian…

a)

Reorientasi

b)

Peristiwa penting

c)

Orientasi

d)

Koda

e)

Reaksi

28.

Perhatikan kutipan biografi tokoh berikut!


A.A. Navis, nama lengkapnya Ali Akbar Navis. Beliau lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada tanggal 17 November 1924.Ia tamat perguruan INS di Kayutanam pada tahun 1943. Pada masa penjajahan Jepang, A.A. Navis bekerja di pabrik porselen di sekitar daerah Padang Panjang, kemudia menjadi guru, pada tahun 1952 jadi kepala urusan kesenian perwakilan jawatan kebudayaan Sumetera Tengah. Pada tahun 1950, A.A. Navis mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif, seperti mengarang cerita pendek dan sandiwara radio. Seluruh cerita yang dibuat oleh beliau dipublikasikan dalam Mimbar Indonesia, Siasat, Kisah, Sastra, dan lain-lain. Ia sebagai pemenang hadiah majalah kisah pada tahun 1955. Karya-karyanya ialah Robohnya Surau Kami (1956), Bianglala (1963), Kemarau (1967).Semuanya diterbitkan oleh N.V. Nusantara.


Pertanyaan yang sesuai dengan teks biografi tersebut adalah…

a)

Kapan A.A Navis mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif?

b)

Mengapa A.A. Navis tidak pernah menciptakan karya sastra berbentuk puisi?

c)

Mengapa A.A. Navis mendapatkan hadiah majalah Kisah pada tahun 1955?

d)

Bagaimana cara A.A. Navis dalam menciptakan karya sastra berbentuk cerpen?

e)

Bagaimana pandangan A.A. Navis terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia?

29.

Perhatikan kutipan biografi tokoh berikut!


Ahmad Tohari lahir tanggal 13 Juni 1948 di Tinggar Jaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah dari keluarga santri. Ayahnya seorang kiai dan ibunya seorang pedagang kain. Kehidupan keluarganya tidak kekurangan dari segi ekonomi. Ahmad Tohari menikah pada tahun 1970. Dari pernikahannya itu beliau dikaruniai lima orang anak. Ahmad Tohari sangat menyayangi keluarganya. Tahun 1981, ketika bekerja di Jakarta Ahmad Tohari mengundurkan diri dari jabatan redaktur harian Merdeka. Hal itu terjadi karena beliau ingin berkumpul dengan keluarganya di desa.


Keteladanan Ahmad Tohari yang terdapat dalam kutipan biografi tersebut adalah . .

a)

Ahmad Tohari memiliki istri yang bekerja sebagai guru.

b)

Ahmad Tohari sangat menyayangi keluarganya

c)

Ahmad Tohari mengundurkan diri dari jabatan redaktur.

d)

Ahmad Tohari tidak senang tinggal di Jakarta

e)

Ahmad Tohari lahir dari keluarga santri

30.

Perhatikan kutipan biografi tokoh berikut!


Ahmad Tohari lahir tanggal 13 Juni 1948 di Tinggar Jaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah dari keluarga santri. Ayahnya seorang kiai dan ibunya seorang pedagang kain. Kehidupan keluarganya tidak kekurangan dari segi ekonomi. Ahmad Tohari menikah pada tahun 1970. Dari pernikahannya itu beliau dikaruniai lima orang anak. Ahmad Tohari sangat menyayangi keluarganya. Tahun 1981, ketika bekerja di Jakarta Ahmad Tohari mengundurkan diri dari jabatan redaktur harian Merdeka. Hal itu terjadi karena beliau ingin berkumpul dengan keluarganya di desa.


Bukti yang menunjukkan bahwa Ahmad Tohari menyayangi keluarganya adalah . . .

a)

Beliau memiliki lima orang anak.

b)

Beliau bekerja di Jakarta pada tahun 1981

c)

Kehidupan keluarganya tidak kekurangan dari segi ekonomi.

d)

Beliau mengundurkan diri dari jabatan redaktur harian Merdeka.

e)

Ayahnya seorang kiai dan ibunya seorang pedagang kain

31.

Bacalah dengan saksama kutipan berikut!




Pada tahun 1961, sepulang dari Amerika Serikat, Rendra mendirikan grup teater di Yogyakarta. Akan tetapi, grup ini terhenti karena ia pergi lagi ke Amerika Serikat. Ketika kembali lagi ke Indonesia (1968), ia membentuk kembali grup teater yang bernama Bengkel Teater. Bengkel Teater ini sangat terkenal di Indonesia dan memberi suasana baru dalam kehidupan teater di tanah air. Sampai sekarang Bengkel Teater masih berdiri dan menjadi basis bagi kegiatan keseniannya.


Pernyataan yang sesuai dengan kutipan biografi tersebut adalah . . .

a)

Pada tahun 1961, sepulang dari Amerika Serikat Rendra mendirikan grup teater di Yogyakarta yang terkenal di tanah air hingga sekarang.

b)

Grup teater yang dibentuk Rendra sempat berkembang meskipun Rendra kembali ke Amerika Serikat.

c)

Setiap kali pulang ke Indonesia, Rendra selalu mendirikan grup teater yang memberikan suasana baru dalam kehidupan teater Indonesia.

d)

Sebelum berangkat ke Amerika Serikat, Rendra mendirikan bengkel teater pada tahun 1968.

e)

Sampai sekarang Bengkel Teater bentukan Rendra masih berdiri dan menjadi basis bagi kegiatan keseniannya.

32.

Bacalah dengan saksama kutipan berikut!

Dokter Mohammad Hatta yang lebih dikenal dengan sebutan Bapak Koperasi Indonesia adalah seorang pemimpin yang berdisiplin tinggi, tegas, dan taat beragama. Pembawaannya sederhana walaupun ia keturunan berada dan apa yang dikatakannya selalu sesuai dengan perbuatannya. Bung Hatta lahir tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Pendidikan yang pernah ditempuhnya adalah ELS, MULO, Prins Hendrik School (Sekolah Dagang Belanda), dan Handels Hongerschool (Sekolah Tinggi Perdagangan) di Negeri Belanda hingga tamat. Pada tahun 1932, Bung Hatta memimpin partai Pendidikan Nasional Indonesia, karena kegiatan poliknya, Bung Hatta ditangkap dan pada tahun 1935 beliau di buang di Banda Neira dan terakhir di Sukabumi. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1943 Bung Hatta memimpin kantor Pusat Tenaga Rakyat (Putera) bersama Bung Karno, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur.


Masalah atau konflik yang dihadapi tokoh adalah . . .

a)

Pembawaannya yang sederhana membuat beliau direndahkan oleh Pemerintah Belanda.

b)

Menjadi ketua perhimpunan Indonesia dan gerakannya mengkhawatirkan pemerintah Belanda.

c)

Kegiatan politik Bung Hatta dilarang oleh Belanda sehingga ia dibuang ke Banda Neira.

d)

Ketika diangkat menjadi Wakil Presiden RI tahun 1945 beliau sedang memimpin Pusat Tenaga Rakyat.

e)

Bung Hatta tidak dapat bekerja sama dengan Bung Karno dalam memimpin negara

33.

Cermatilah kutipan puisi berikut!


Pada Suatu Hari Nanti

Karya: Sapardi Djoko Damono

Pada suatu hari nanti

Jasadku tak akan ada lagi

Tapi dalam bait-bait sajak ini

Kau takkan kurelakan sendiri

Pada suatu hari nanti

Suaraku tak terdengar lagi

Tapi di antara larik-larik sajak ini

Kau akan tetap kusiasati

Pada suatu hari nanti

Impianku pun tak dikenal lagi

Namun di sela-sela huruf sajak ini

Kau takkan letih-letihnya kucari


Kutipan puisi di atas menceritakan …

a)

Perasaan bersalah seorang penyair. Penyair merasa bersalah kepada sosok kau (pembaca) karena hanya bisa meninggalkan larik-larik sajak untuk mengenang dirinya.

b)

Kegundahan seorang penyair terhadap karya-karyanya Penyair merasa gundah memikirkan nasib karya-karyanya jika suatu hari nanti pennyair telah tiada.

c)

Ketakutan seorang penyair. Meskipun sudah menciptakan banyak karya, penyair mersa takut jika semua karya yang telah ia tulis dilupakan begitu saja oleh pembacanya.

d)

Perasaan sedih dan kesetiaan seorang penyair kepada pembaca. Meskipun penyair esok telah tiada, penyair ingin tetap setia menemani pembaca dengan karya-karyanya.

e)

Harapan seorang penyair kepada pembaca. Penyair memiliki harapan tinggi yakni ketika ia telah tiada, penyair sangat menginginkan pembaca selalu mengingat dirinya.

34.

Cermatilah kedua kutipan puisi berikut!


Puisi 1


Kepada Peminta-minta

Karya: Chairil Anwar


….

Jangan lagi kau bercerita

Sudah tercacar semua di muka

Nanah meleleh dari luka

Sambil berjalan kau usap juga


Bersuara tiap kau melangkah

Mengerang tiap kau memandang

Menetes dari suasana kau datang

Sembarang kau merebah


….


Puisi 2


Pengemis Tua

Karya Suliestiowati


Di bawah terik matahari

Kau berjalan tertatih-tatih

Dengan tongkat kayu di tanganmu

Pak tua yang malang

Peluhmu yang membasahi

Baju kumalmu

Tiada kau hiraukan

Bukan mobil yang kau minta

Bukan pula gedung mewah

Hanya sesuap nasi untuk mengisi perut


Persamaan isi kedua puisi tersebut adalah … .

a)

Luka yang terdapat pada tubuh pengemis.

b)

Keputusasaan seorang pengemis.

c)

Harapan sia-sia seorang pengemis tua

d)

Kehidupan dan penderitaan seorang pengemis.

e)

Ketakutan menjadi seorang pengemis.

35.

Cermatilah kedua kutipan puisi berikut!


Puisi 1


Kita Saksikan

Karya: Sapardi Djoko Damono


Kita saksikan burung-burung lintas di udara

Kita saksikan awan-awan kecil di langit utara

Waktu itu cuaca pun senyap tiba-tiba

Sudah sejak lama, kita tak mengenalnya


Puisi 2


Api Unggun

Karya Intojo


Diam tenang kami memandang

Api unggu menyala riang

Menjilat, meloncat menari girang

Berkilat-kilat bersinar terang


Persamaan kedua kutipan puisi di atas terdapat pada …

a)

penggunaan pilihan kata konotatif

b)

penggunaan pilihan kata detonatif

c)

penggunaann rima berpola a a a a

d)

penggunaan rima berpola a b a b

e)

penggunaanan kata simbol

36.

Cermatilah kedua kutipan puisi berikut!


Puisi 1


Kita Saksikan

Karya: Sapardi Djoko Damono


Kita saksikan burung-burung lintas di udara

Kita saksikan awan-awan kecil di langit utara

Waktu itu cuaca pun senyap tiba-tiba

Sudah sejak lama, kita tak mengenalnya


Puisi 2


Api Unggun

Karya Intojo


Diam tenang kami memandang

Api unggu menyala riang

Menjilat, meloncat menari girang

Berkilat-kilat bersinar terang


Perbedaan penggunaan bahasa dalam kedua puisi tersebut adalah … .

a)

Puisi 1 menggunakan ungkapan sedangkan puisi 2 menggunakan bahasa lugas.

b)

Puisi 1 menggunakan ungkapan sedangkan puisi 2 menggunakan majas.

c)

Puisi 1 menggunakan bahasa lugas sedangkan puisi 2 menggukan ungkapan.

d)

Puisi 1 menggunakan majas sedangkan puisi 2 menggunakan bahasa lugas.

e)

Puisi 1 menggunakan bahasa lugas sedangkan puisi 2 menggunakan majas.

37.

Cermatilah kutipan puisi berikut!


Api Suci

Karya: Sutan Takdir Alisyahbana


Seperti baja merah membara

Dalam bakaran Nyala raya

Dalam jiwa habis terlebur

Dalam kobaran Nyala Raya


Sesak mendesak rasa di kalbu

Gelisah liar mata memandang

Di mana duduk rasa di hujan

Demikian rahmat tumpahkan selalu

Nikmat rasa api menghapus

Nyanyian semata bunyi jeritku


Simbol api dalam puisi tersebut bermakna … .

a)

semangat juang

b)

semangat belajar

c)

semangat bekerja

d)

semangat berusaha

e)

semangat melawan

38.

Cermatilah kutipan puisi berikut!


Sepanjang Selokan Mataram

Karya: Budhi Setyawan


Berhulu di cetus mimpi kesembilan 1)

Menyusur lekuk sawah dan kelok kampong 2)

Mengangkut doa-doa tahun tak terhitung 3)

Pohon-pohon menjulurkan badan ingin berkaca 4)

Begitu banyak alamat musim tidak terbaca 5)


Majas yang terkandung dalam larik nomor 4 kutipan puisi di atas adalah … .

a)

Metafora

b)

Personifikasi

c)

Hiperbola

d)

Litotes

e)

Simile

39.

Cermatilah kutipan puisi berikut!


Pagi-pagi

Karya: Muhammad Yamin


Teja dan cerawat masih gemilang

[ … ] bintang mulia raya

Menjadi pudar padam cahaya

Timbul tenggelam berulang-ulang

….

Kata kias yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah ... ..

a)

menciptakan

b)

mengkhawatirkan

c)

membahagiakan

d)

menyaksikan

e)

memuramkan

40.

Cermatilah kutipan puisi berikut!


Jasa Ibu

Karya: Hesti Prabowo


meskipun kulakukan bertahun-tahun

aku tak akan mampu menghitung

helaian rambut ibu yang sudah memutih itu

cuma dapat kulihat kilauan rambutnya

yang [ …. ] satu persatu

bersama pancaran keringat seri hidupnya


Simbol yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah…

a)

gugur

b)

tewas

c)

mati

d)

layu

e)

tumbang