WorksheetsUjian Akhir Semester Wawasan Budaya
Total questions: 10
Worksheet time: 12mins
Pengertian paradigma menurut Thomas Kuhn ?
Paradigma merupakan kumpulan tata nilai yang membentuk pola pikir seseorang sebagai titik tolak pandangannya sehingga terbentuk citra subjektif seseorang terhadap ralita sehingga berujung pada ketentuan bagaimana cara untuk menangani realita tersebut.
Paradigma adalah landasan berpikir atau pun konsep dasar yang digunakan / dianut sebagai model atau pun pola yang dimaksud para ilmuan dalam usahanya, dengan mengandalkan studi – studi keilmuan yang dilakukannya.
Paradigma adalah pandangan mendasar para ilmuan mengenai apa yang menjadi pokok permasalahan yang seharusnya dipelajari oleh satu cabang ilmu pengetahuan tertentu
Paradigma adalah sekumpulan keyakinan dasar yang membimbing tindakan manusia
Jenis Paradigma Penelitian dibawah ini yang benar adalah
Fungsionalis/Positivisme & Interpretivisme/Konstruktivisme
Fungsionalis/Positivisme & Ontologis
Interpretivisme, Epistemologi & Ontologis
Epistemologi & Ontologis
Setiap pendekatan memiliki asumsi dasar yang berbeda. Asumsi dasar inilah yang kemudian memengaruhi perbedaan cara pandang peneliti terhadap sebuah fenomena dan juga proses penelitian secara keseluruhan. Jenis Asumsi dibawah ini yang benar, kecuali..
Ontologis
Epistemologi
Positivisme
Aksiologi
Beberapa ilmuwan menjelaskan asumsi-asumsi filosofis yang berbeda dalam melahirkan berbagai macam paradigma, di antaranya: Chua (1986) menyederhanakan menjadi tiga bagian dengan menggunakan istilah perspektif dalam ilmu akuntansi, dibawah ini perspektif dalam ilmu akuntansi menurut Chua (1986) yang benar, Kecuali
Perspektif Positif
Perspektif Interpretif
Prespektif Posmodernis
Perspektif Kritis
Tujuan dari Paradigma Positivis (Positivist Paradigm) adalah
Menjelaskan (to explain) dan meramaikan (to product)
Menafsirkan (to interpret) dan memahami (to understand)
Membebaskan (to emancipate) dan mengubah (to transform)
Merasakan kehadiran tuhan (to feel the presence of God)
Mendekonstruksi (to deconstruct) merupakan tujuan dari paradigma
Paradigma Positivis
Paradigma Posmodemis
Paradigma Religionis
Paradigma Kritis
Paradigma yang memiliki pandangan bahwa manusia sebagai makhluk yang bebas dan mandiri dapat menciptakan dunia sosial, ide, konsep, dan teori (Burrell dan Morgan, 1994; Sarantakos, 1995). Artinya bahwa realitas sosial itu bersifat relatif, terbentuk melalui interaksi antar manusia dan diperlukan peran manusia untuk memahaminya. Merupakan paradigma
Positivisme
Interpretifisme
Kritisisme
Postmoderisme
Pengertiann Ilmu/Pengetahuan menurut Paradigma islam oleh Al-Attas (1995) adalah
Islam menegaskan bahwa pengetahuan tentang realitas dapat dibentuk melalui indera eksternal dan internal, akal dan intuisi, dan laporan bersifat ilmiah atau agama.
Islam meyakini dengan pengetahuan Tuhan itu tak terbatas “meliputi segalanya” sehingga Ia menciptakan realitas yang ideal berdasarkan kekuatan dan kehendak-Nya.
membawa kebajikan bagi kehidupan manusia dan alam, nilai-nilai yang dimaksud adalah nilai keadilan, kejujuran, pendidikan, dsb. Kebajikan merupakan aktivitas jiwa yang disertai dengan tindakan sesuai dengan ketentuan agama untuk tujuan kebaikan dunia dan akhirat
perkataan Tuhan tentang diri-Nya, dan ciptaan-Nya yang disampaikan kepada Nabi dalam kata-kata untuk disampikan kepada umat manusia yang subjektif memiliki imajinasi kognitif
Dari abstrak diatas, penelitian ini menggunakan paradigma apa ?
Mainstream Perspective
Positivis
Interpretive
Spritual
Dari abstrak diatas, penelitian ini menggunakan paradigma apa ?
Mainstream Perspective
Critical Perspective
Postmoderisme
Positivis
