NEW
Font size
WorksheetsQuiz 6 Teori Bahasa dan Otomata 2020-2
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Dalam Penerapan Ekspresi Reguler: Sebuah bahasa dinyatakan regular jika:.......
terdapat finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya
tidak terdapat finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya
sebagian terdapat finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya
terdapat finite state automata (FSA) yang tidak dapat menerimanya
finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya dapat digunakan secara umum
Dalam Penerapan Ekspresi Reguler: Ekspresi regular biasanya disebut ER, memungkinkan: ................
mendefinisikan bahasa-bahasa
merombak bahasa-bahasa yang ada
mempersempit bahasa-bahasa yang ada
menyatukan bahasa-bahasa yang ada
membuat bahasa baru dari bahasa-bahasa yang ada
Dalam penerapan Ekspresi Reguler: Ekspresi regular memberikan suatu pola atau template untuk ..............
untai/string dari suatu bahasa.
ragam dari suatu bahasa.
kumpulan dari suatu bahasa.
pengembangan dari suatu bahasa.
penelusuran dari suatu bahasa.
Dalam Penerapan Ekspresi Reguler: Untai yang menyusun suatu bahasa regular akan cocok dengan:
pola bahasa itu
gaya bahasa itu
untai bahasa itu
jenis bahasa itu
tingkat kerumitan bahasa itu
Perhatikan Gambar di atas, gambar tersebut merupakan contoh Penerapan Ekspresi Reguler untuk:
FSA menerima bilangan integer tak bertanda
FSA menerima bilangan bulat
FSA menerima bilangan integer positif
FSA menerima bilangan integer negatif
FSA menerima bilangan desimal dan alfa numerik
Dalam suatu kompilator, Ekspresi regular bisa diaplikasikan untuk melakukan analisis leksikal, yaitu mengidentifikasikan unit-unit leksikal yg dikenal dalam program. Unit leksikal ini biasa disebut
token
untai
deret
himpunan
makna
Dalam Penterjemahan FSA menjadi Kode Program: Bila pada bahasa FORTRAN dibatasi panjang identifier maksimal 6, maka ekspresi regular untuk identifier pada FORTRAN bisa dinyatakan sebagai:
(huruf) (huruf+digit)⁵
(huruf) (huruf+digit)6
(huruf+digit)⁵
(huruf+digit)6
(huruf) (huruf)⁵
Manakah berikut ini yang bukan merupakan penulisan Notasi Ekspresi Reguler?
(*) yaitu karakter asterisk, berarti bisa tidak muncul, bisa juga muncul berhingga kali (0-n).
(˖) pada posisi superscript / diatas berarti minimal muncul satu kali (1-n).
(+) atau (ᴗ) berarti union/atau.
(.) titik, berarti konkatenasi. Biasanya titik bisa dihilangkan. Misalnya: ab bermakna sama seperti a.b.
(%) Prosen, berarti berarti pembagian modulus. Misalnya 5%2 bermakna 5 dibagi dengan 2 hasilnya 2 dengan sisa hasil pembagian 1
Manakah yang merupakan Urutan prioritas operator tertinggi dalam ekspresi regular?
Operator star (*)
Operator dot (concatenation)(.)
Concatenation bersifat asosiatif sehingga 012 dapat dikelompokkan (01)2.
Operator (+) atau (υ)/ (union) yang bersifat asosiatif.
Contoh, ekspresi 01*+1 dikelompokkan menjadi (0(1*))+1.
Operator pengurangan (-)
Operator Modulue (%)
Perhatikan gambar di atas, gambar tersebut merupakan"
Hubungan antara NFA, DFA dan Ekspresi Regular
Diagram Proses NFA, DFA dan Ekspresi Regular
Cara Kerja NFA, DFA dan Ekspresi Regular
Hubungan antara NFA, DFA dan Ekspresi Regular
Penggabungan antara NFA, DFA dan Ekspresi Regular
