NEW
Font size
WorksheetsPre test
Total questions: 17
Worksheet time: 9mins
untuk pemeriksaan agregasi trombosit adalah
orang harus berpuasa selama 12 jambi
tidak boleh minum kopi 30 menit sebelum pengambilan darah
jangan makan makanan yang tinggi lemak
semua obat yang diminum harus dihentikan selama 10 hari
Antikoagulan yang dipakai untuk test koagulasi adalah
K3EDTA
Amonium Oksalat 10%
Natrium Sitrat 0,109 M
Natrium Oksalat 0,1 M
Hasil pemeriksaan INR dipengaruhi oleh
Makanan tinggi lemak
Makanan tinggi karbohidrat
Daging merah
Sayuran hijau
Pneumatic tube tidak boleh dipakai untuk mengirim darah pada
Pemeriksaan INR
Pemeriksaan Agregasi trombosit
Assay F VIII
Hitung trombosit
Hemolisis dapat terjadi karena
kadar antikoagulan yang dipakai terlalu tinggi
volume darah yang diisap kurang
homogenisasi terlalu kuat
sentrifugasi terlalu lama
Double Centrifugation diperlukan untuk pemeriksaan
Assay F VIII
Lupus Anticoagulant
INR
Agregasi trombosit
pada pemeriksaan agragasi trombosit jika jumlah trombosit dalam PRP 600 000 / uL, maka
PRP harus diencerkan dengan PPP
PRP disentrifus lagi jumlah trombosit menurun
PRP diencerkan dengan aquabidest
PRP tidak perlu diencerkan
Reagen aPTT dengan kandungan fosfolipid rendah dipakai untuk
Assay F VIII
Deteksi lupus antikoagulan
Mixing study
Deteksi inhibator F VIII
Antikoagulan CTAD (citrate-theophylin-adenosine-dipyridamol) dipakai untuk
pemeriksaan agregasi trombosit
pemeriksaan warfarin
pemantauan heparin
Assay F VIII
perbandingan volume darah dengan antikoagulan natrium sitrat dipengaruhi oleh
Nilai Ht
jumlah leukosit
jumlah trombosit
kadar fibrinogen
tujuan melakukan internal QC
harmonisasi laboratorium
perfoma laboratorium 2x setahun
hasil pemeriksaan secara terus menerus
perbandingan hasil dengan metode yang sama
tujuan mengikuti Eksternal QC
menilai kompetensi staf
mengetahui performa laboratorium tersebut
mengetahui kualitas harian hasil pemeriksaan
menjalin kerjasama dengan lembaga penyelenggara
hasil internal QC dengan akurasi yang buruk menggambarkan
adanya sistemik eror
adanya random eror
adanya sistemik dan random eror
adanya human eror
arti persisi
kedekatan hasil dengan true value
kedekatan niai sejumlah pemeriksaan
kedekatan hasil dengan laboratorium lain
semua benar
Reagen PT mengandung
kalsium
fibrinogen
tromboplastin
semua benar
penyebab sistematik eror
kesalahan nilai kalibrator
adanya gelembung udara pada reagen
aliran listrik tidak stabil
pipeting tidak tepat
setelah menerima hasil EQA koagulasi, selanjutnya dilakukan
corretive action
menyimpan untuk arsip
melaporkan ke direktur
melampirkan untuk akreditasi
