Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS KMB 1 NR

Total questions: 80

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.
Hal yang diketahui pada pemasangan slang Water Seal Drainage adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
Seluruh pipa dan botol harus steril
b)
Ujung drain harus selalu terendam
c)
Sistem drainage yang menjamin tekanan intra pleura negatif
d)
Hanya untuk mengeluarkan udara
e)
Kontraindikasi bila terdapat perlekatan pleura
2.
Hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan WSD adalah
a)
Periksa nadi apikal
b)
Anjurkan banyak minum
c)
Ajarkan batuk efektif
d)
Cek botol WSD
e)
Periksa undulasi pada selang WSD
3.
Pada pemasangan WSD, hal yang perlu diperhatikan adalah
a)
Pangkal pipa WSD dalam botol harus selalu berada 2,5 cm dibawah permukaan cairan tercabut
b)
Jaga balutan agar tetap bersih
c)
Berikan analgetik untuk menurunkan nyeri
d)
Berikan diet tinggi kalori - tinggi protein
e)
Lakukan rontgen thoraks
4.
Pencabutan slang WSD dilakukan apabila paru-paru sudah re-ekspansi yang ditandai dengan, kecuali :
a)
Tidak ada undulasi
b)
Tidak ada cairan yang keluar
c)
Tidak ada gelembung udara yang keluar
d)
Tidak ada kesulitan bernafas
e)
Slang WSD tersumbat
5.
Penjelasan yang diberikan sebelum tindakan pemasangan WSD antara lain :
a)
Pentingnya makan tinggi kalori dan protein
b)
Keteraturan minum obat sesuai anjuran
c)
Posisi tubuh saat tindakan dan selama terpasang WSD
d)
Nilai Laboratorium
e)
Perjalanan penyakit
6.
Tujuan penghisapan jalan napas (suctioning) adalah, kecuali :
a)
Mengeluarkan sekret yang menyebabkan sumbatan jalan nafas
b)
Memfasilitasi ventilasi
c)
Menjalankan prosedur sesuai kebutuhan
d)
Mengumpulkan sekret yang bertujuan untuk menegakkan diagnosis
e)
Mencegah infeksi akibat penumpukan sekret
7.
Indikasi suctioning pada pasien yang terpasang ETT adalah :
a)
Perubahan nilai ABG [ Arterial Blood Gases ]
b)
Penurunan nilai saturasi oksigen
c)
Pasien tidak mampu batuk efektif
d)
Pengamatan visual adanya sekret di jalan nafas
e)
Peningkatan respiratory rate
8.
Komplikasi dari tindakan suctioning adalah :
a)
Penurunan tekanan intra kranial
b)
Tachikardia
c)
Hipertensi
d)
Bradikardia
e)
Aritmia
9.
Tindakan yang dilakukan sebelum penghisapan jalan nafas (suctioning ) pada pasien, harus dilakukan :
a)
Hiperoksigenasi
b)
Hand hygiene
c)
Oral hygiene
d)
Pemberian diet cair via NGT
e)
Pemberian posisi yang nyaman
10.
Hal yang benar pada tindakan suctioning pada pasien yang terpasang ETT adalah :
a)
Prinsip tindakan bersih
b)
Tidak memerlukan hiperoksigenasi sebelum tindakan dilakukan
c)
Masukkan kateter perlahan sambil dilakukan penghisapan
d)
Tindakan suction tidak lebih dari 1 menit
e)
Masukkan kateter dengan cepat kedalam jalan nafas buatan sejauh mungkin tanpa harus melakukan penghisapan
11.
Asma akut merupakan keadaan sebagai berikut :
a)
Hiper-responsivitas jalan nafas terhadap berbagai rangsangan
b)
Inflamasi terjadi hanya di bronkus
c)
Nyeri saat bernafas
d)
Hipoplasia sel goblet
e)
Pernafasan kussmaul
12.
Penyebab timbulnya asma antara lain, kecuali
a)
Infeksi pernafasan
b)
Asap rokok
c)
Suhu dingin
d)
Minuman soft drink
e)
Obat anti inflamasi non steroid
13.
Pemeriksaan penunjang untuk mengetahui fungsi paru adalah
a)
Analisa gas darah
b)
Foto Thoraks
c)
CT Scan Paru
d)
MRI
e)
Spirometri
14.
Terapi yang diberikan pada pasien dengan status asmatikus adalah
a)
Obat hipoglikemi oral
b)
Agonis beta adrenergic
c)
Anti Tusif
d)
Aspirin
e)
Antipiretik
15.
Manifestasi klinik pada pasien asma berat antara lain :
a)
Sesak nafas saat beraktifitas
b)
Posisi tubuh mampu berbaring
c)
Frekuensi nafas > 30x/menit
d)
Frekuensi jantung < 100x/menit
e)
Tidak ada penggunaan otot bantu nafas
16.
Anemia yang terjadi akibat penurunan produksi sel darah merah dapat disebabkan terjadinya :
a)
Terdapat agen infeksi
b)
Penurunan hormon eritropoetin
c)
Perdarahan saluran cerna
d)
Terdapat ulkus diabetikum
e)
Anemia sickel sel
17.
Defisiensi gizi dapat menyebabkan anemia , antara lain, kecuali
a)
Defisiensi Asam folat
b)
Defisiensi vitamin E
c)
Defisiensi vitamin B6
d)
Defisiensi vitamin D
e)
Defisiensi Besi
18.
Bahan makanan yang mengandung tinggi sumber zat besi adalah :
a)
Daging kambing
b)
buah Apel
c)
buah Alpukat
d)
Udang
e)
buah Strawbery
19.
Nn.S, usia 24 tahun dirawat dengan keluhan lemas, pusing, mukosa oral pucat, konjungtiva anemis, TD 90/60mmHg, frekuensi Nadi 78x/menit, frekuensi Nafas 20x/menit, Suhu 37C. Pasien mengatakan malas makan, dan tidak suka makan sayur. Hasil Hb 7,8gr/dl. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah
a)
Defisit nutrisi
b)
Ketidakpatuhan
c)
Defisit pengetahuan
d)
Perfusi perifer tidak efektif
e)
Risiko infeksi
20.
Gejala umum dari Leukemia antara lain, KECUALI
a)
Kelemahan otot
b)
Penurunan daya akomodasi penglihatan
c)
Mudah sesak nafas
d)
Mudah berdarah dan memar
e)
Penurunan berat badan
21.
Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa Leukemia, antara lain :
a)
Pemeriksaan sel darah merah
b)
Pemeriksaan trombosit
c)
Pemeriksaan sel darah putih
d)
Biopsi sumsum tulang
e)
Rontgen Thorak
22.
Hal yang perlu di informasikan pada pasien dengan Leukemia adalah :
a)
Hindari perdarahan
b)
Lakukan rekreasi
c)
Hindari stress
d)
Konsumsi makanan tinggi protein
e)
Hindari minuman beralkohol
23.
Tugas dari pengawas minum obat pada pasien TB paru adalah, KECUALI
a)
Menjamin ketekunan minum obat sesuai jadwal
b)
Menghindari pasien dari putus obat
c)
Mengurangi kemungkinan resisten terhadap OAT
d)
Memastikan pasien menelan obat OAT
e)
Mendapatkan reward dari keluarga
24.
Pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan suspek TB paru, dilakukan
a)
Spirometri
b)
Foto Thoraks
c)
Mantoux test
d)
Pemeriksaan dahak mikroskopis
e)
Darah lengkap
25.
Pasien Laki-laki, usia 28 tahun dirawat dengan batuk sudah hampir sebulan, BB 40 Kg, TB 168 cm. Keluhan sesak berkurang, RR 24x/menit, Terlihat pucat, nafsu makan masih belum membaik. Masalah keperawatan utama pada pasien adalah
a)
Gangguan pertukaran gas
b)
Perfusi perifer tidak efektif
c)
Defisit nutrisi
d)
Pola napas tidak efektif
e)
Keletihan
26.
Terapi Nebulasi untuk melonggarkan saluran napas pada pasien Asma adalah, KECUALI
a)
Atroven
b)
Meptin
c)
Bisolvon
d)
Barotex
e)
Pulmicort
27.
Kontraindikasi pemberian terapi nebulasi adalah
a)
Batuk
b)
Pilek
c)
Asma
d)
Fraktur di daerah hidung
e)
Sesak napas kronik
28.
Tahapan dari batuk efektif adalah
a)
Inspirasi maksimal-Penutupan glotis-Kontraksi otot abdomen dan interkostal-Pembukaan glotis dan pengeluaran udara spontan
b)
Pembukaan glotis-penutupan glotis
c)
Kontraksi otot abdomen dan interkostal-Inspirasi maksimal-Pembukaan glotis dan pengeluaran udara spontan
d)
Pembukaan glotis-Inspirasi maksimal-Kontraksi otot abdomen-Penutupan glotis
e)
Kontraksi otot abdomen-Penutupan glotis-Pembukaan glotis
29.
Tujuan Pursed Lip Breathing antara lain, KECUALI
a)
Mencapai ventilasi yang lebih terkontrol
b)
Meningkatkan inflasi alveolar maksimal
c)
Meningkatkan kekuatan otot
d)
Meningkatkan compliance paru
e)
Mencegah atelektasis
30.
Tahapan teknik pursed lip bretahing setelah mengatur posisi pasien dengan duduk dan rileks , maka langkah selanjutnya adalah :
a)
Membaca doa
b)
tarik napas dalam melalui hidung selama 4 detik
c)
Menahan napas selama 5-10 detik
d)
Meletakkan satu tangan di abdomen dan tangan lain di tengah dada untuk merasakan gerakan dada dan abdomen saat bernafas
e)
Hembuskan nafas melalui bibir
31.
Ciri nyamuk Aedes Aegypti penyebab dari penyakit DBD adalah :
a)
Badan besar, warna putih
b)
Hdiup di kebun
c)
Bersarang di got
d)
Senang pada suasana gelap
e)
Bersarang dan bertelur di genangan air jernih
32.
Tanda kemungkinan pasien menderita infeksi Dengue yaitu
a)
Tourniquet tes postive
b)
Mucosal bleed
c)
Lethargy
d)
Clinical fluis accumulation
e)
Liver enlargement > 2 cm
33.
Nilai urine output untuk rehidrasi cairan setiap jam adalah
a)
0,5-1 cc / kgBB / jam
b)
0,5-1cc/kgBB/jam
34.
Nilai laboratorium sebagai indikator rehidrasi cairan adalah
a)
Hematokrit
b)
Hematokrit
35.
Tindakan pembersihan sarang nyamuk antara lain :
a)
Bersihkan tempat penyimpanan air
b)
Tutup rapat tempat penampungan air
c)
Kubur atau buang barang bekas pada tempatnya
36.
Tujuan pemeriksaan tes torniquet adalah
a)
Menguji ketahanan kapiler darah
b)
Menguji ketahanan kapiler
37.
Faktor alergen lingkungan sebagai pencetus timbulnya Asma adalah
a)
Debu
b)
Udara dingin
38.
Setiap tindakan pada pasien selalu diinformasikan terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan, hal ini sesuai dengan prinsip
a)
Autonomi
b)
Autonomi
39.
Tempat pemasangan WSD untuk mengeluarkan udara adalah pada bagian interkosta ke
a)
Interkosta ke 1 - 2
b)
Interkosta ke 1-2
40.
Pasien dengan Tuberkulosa Paru untuk mempercepat proses penyembuhan maka diberikan diet
a)
Diet Tinggi Kalori Tinggi Protein
b)
TKTP
41.
Seorang laki-laki 45 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas, lemah dan bengkak pada kedua kaki. Hasil pemeriksaan fisik didapat edema tungkai derajat 3, distensi vena jugularis, asites dan ronkhi pada kedua lapang paru. Tekanan darah 160/95 mmHg, Nadi 90x/menit, pernapasan 35x/menit, Pasien di diagnosa Gagal Jantung Kongestif dan mendapat terapi digitalis dan diuretik. Apakah pengkajian yang paling penting dilakukansebelum pemberian obat digitalis
a)
Status cairan
b)
Produksi urin
c)
Tingkat kesadaran
d)
Kadar glukosa darah
e)
TTV terutama denyut nadi
42.
Seorang perempuan berusia 60 tahun dirawat dengan Gagal Jantung Kongestif. Pasien mengalami hipertensi sejak 7 tahun yang lalu dan tidak pernah kontrol. Apakah penyebab terjadinya gagal jantung pada pasien tersebut ?
a)
Disfungsi miocard
b)
Beban volume berlebihan
c)
Beban tekanan berlebihan
d)
Hambatan pengisian ventrikel
e)
Beban metabolisme berlebihan
43.
Seorang laki-laki berusia 58 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas yang terus menerus. Hasil pengkajian didapat pasien mengatakan sesak berkurang kalau duduk dan meningkat kalau berbaring, terdapat sianosis. Pasien didioagnosa Gagal jantung Apakah penyebab gangguan pertukaran gas pada pasien tersebut ?
a)
Bronkospasme
b)
Penumpukan sekret
c)
Penurunan ekspansi paru
d)
Penurunan kadar hemoglobin
e)
Peningkatan tekanan kapiler paru
44.
Seorang Perempuan berusia 54 tahun datang ke klinik jantung dengan keluhan sesak napas, lemah dan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 150/100 mmHg, frekuensi Nadi 105x/menit, frekuensi perna[asan 30 x/menit. Pasien didiagnosis Gagal jantung kongestif. Manakah manifestasi klinik pada pasien yang menunjukkan adanya gagal jantung kiri ?
a)
Asites
b)
Edema
c)
Sesak napas
d)
Hepatomegali
e)
Distensi vena jugularis
45.
Seorang laki-laki berusia 48 tahun dirawat diruang ICU dengan infark miokard. Pada pengkajian hari ini didapatkan keluhan nyeri tidak ada, tekanan darah 120/70 mmHg, Nadi 88 x/ menit, laju pernapasan 22 x/ menit. Perawat sedang mengajarkan dan memotivasi pasien untuk melakukan latihan kaki dan ambulasi sesuai dengan program. Apa tujuan latihan tersebut
a)
Mencegah konstipasi
b)
Mencegah luka tekan
c)
Mencegah serangan jantung berulang
d)
Mencegah DVT (Deep Vein Trombosis )
e)
Meningkatkan rasa nyaman
46.
Seorang laki laki 57 tahun datang ke klinik Jantung dengan keluhan lelah dan sesak napas setelah melakukan aktifitas ringan seperti berjalan yang dirasakan sejak 1 bulan yan lalu. Pasien mempunyai Riwayat hipertensi seja 5 tahun yang lalu dan jarang kontrol serta minum obat anti hipertensi. Berdasarkan keluhan tersebut, pasien mengalami gangguan fungsional jantung kelas ?
a)
I
b)
II
c)
III
d)
IV
e)
IV B
47.
Seorang perempuan usia 56 tahun dirawat di bangsal penyakit dalam dengan diagnose Gagal Jantung Kongestif, dirawat karena asites. Terbangun malam hari karena tiba tiba terasa sesak saat tidur. Manakah tindakan mandiri untuk mengurangi sesak napas yang akan dilakukan untuk pasien ?
a)
Memberikan oksigen dengan nasal kanul
b)
Mengingatkan penggunaan teknik napas dalam bila sesak
c)
Meninggikan posisi kepala tempat tidur
d)
Menjelaskan perlunya pembatasan minum agar tidak sesak
e)
Melakukan kolaborasi untuk pemberian diuretik
48.
Seorang laki-laki berusia 52 tahun di rawat di ruang Penyakit Dalam dengan keluhan tidur terganggu karena sesak napas, lemah, Tekanan darah 160/90mmHg, Nadi 120x/mnt, pernafasan 28x/menit, kedua ekstremitas bawah edema +3, terdapat distensi vena jugularis, berat badan meningkat dalam waktu singkat. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas
a)
Hipervolemi
b)
Intoleransi aktivitas
c)
Penurunan curah jantung
d)
Bersihan jalan nafas tidak efektif
e)
Gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur
49.
Seorang pasien berusia 59 tahun datang ke klinik jantung dengan keluhan cepat cape dan sesak saat beraktifitas. Kemudian dilakukan treadmill test dan di diagnosis penyakit jantung koroner. Sebelum pasien meninggalkan ruangan, perawat memberikan penyuluhan tentang faktor yang dapat dimodifikasi yang dapat mengurangi kemungkinan pasien mandapat serangan jantung. Apa faktor risiko yang dapat dimodifikasi pada pasien untuk menghindari terjadinya serangan jantung ?
a)
Jenis kelamin
b)
Keturunan
c)
Diabetes Melitus
d)
Usia
e)
herediter
50.
Seorang laki-laki (45 tahun) datang ke klinik Jantung untuk memeriksakan tekanan darahnya karena sudah 2 tahun didiagnosis Hipertensi. Hasil pemeriksaan tekanan darah di dapat 140/100 mmHg. Apakah katagori tekanan darah yang harus disampaikan pada pasien tersebut?
a)
Ringan
b)
Sedang
c)
Berat
d)
Berat sekali
e)
Normal cenderung tinggi
51.
Seorang perempuan berusia 48 tahun mengeluh nyeri dada hebat, dibawa ke UGD RS. X dan dilakukan pemeriksaan EKG . Hasil EKG didapatkan ST elevasi di Lead V1 - V4. Apakah area jantung yang mengalami infark berdasarkan hasil EKG ?
a)
Inferior
b)
Posterior
c)
Anteroseptal
d)
Anterior
e)
Apical
52.
Seorang perawat sedang melakukan pemeriksaan EKG dan didapatkan adanya elevasi pada segmen ST di lead II, III dan aVF. Apa interpretasi dari gambaran tersebut ?
a)
Septal
b)
Anterior
c)
Lateral
d)
Posterior
e)
Inferior
53.
Seorang perawat akan melakukan pemeriksaan EKg dan mendapatkan kelainan pada gambaran EKG. Ditemukan gambaran Normal Sinus Rhythm. Berapa Heart Rate yang dihasilkan ?
a)
< 60x/menit
b)
> 100x/menit
c)
60-100x/menit
d)
100-< 150x/menit
e)
> 150x/menit
54.
Seorang perempuan 60 tahun mengalami keluhan dada berdebar debar dan lemah. Hasil pemeriksaan didapatkan Tekanan Darah 150/90 mmHg, Frekuensi Nadi 140x/menit, irama reguler Frekuensi Pernapasan 27x/menit. Gambaran EKG menunjukkan sinus arhytmia. Apakah penyebab terjadinya penurunan curah jantung pada pasien ?
a)
perubahan irama jantung
b)
perubahan preload
c)
perubahan afterload
d)
perubahan kontraktilitas
e)
perubahan frekuensi jantung
55.
Seorang perempuan 40 tahun mengeluh nyeri dada hebat yang terus-menerus, seperti terhimpit benda berat, menjalar ke bahu dan punggung, nyeri muncul pada saat aktifitas dan berkurang kalau istirahat. Apakah pengkajian nyeri yang belum dikumpulkan pada pasien tersebut ?
a)
Apakah penyebab nyeri
b)
Apa yang mengurangi nyeri
c)
Bagaimana pasien menggambarkan rasa nyerinya
d)
Berapa skala nyeri yang dialami pasien
e)
Apakah kualitas nyeri menetap dan terus –menerus
56.
Seorang perempuan 57 tahun mengeluh nyeri dada seperti terhimpit benda berat yang hilang dengan istirahat dan minum obat Nitrogliserin. Apakah hasil pemeriksaan diagnostik yang menunjukkan bahwa pasien hanya mengalami Angina Pektoris
a)
Adanya peningkatan enzim CKMB
b)
Adanya depresi pada segmen ST
c)
Adanya elevasi segmen S –T
d)
Gelombang T inverted
e)
Komplek Q patologik
57.
Seorang laki laki 53 tahun dirawat dengan Infark Miokardium dinding inferior yang akut. Mengeluh nyeri dada, lemah, berkeringat dingin. Pasien mengatakan berhenti mengkonsumsi obat Digoksin 5 hari yang lalu karena merasa lebih baik. Apakah prioritas diagnosa keperawatan utama pada pasien tersebut ?
a)
Kecemasan
b)
Nyeri akut
c)
Penurunan curah jantung
d)
Gangguan pertukaran gas
e)
Intoleransi aktifitas
58.
Seorang laki-laki 45 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas, lemah dan bengkak pada kedua kaki. Hasil pemeriksaan fisik didapat edema tungkai derajat 3, distensi vena jugularis, asites dan ronki pada kedua lapang paru. Tekanan darah 160/95 mmHg, Nadi 90x/menit, Pernapasan 35x/menit, Pasien terdiagnosa Gagal Jantung Kongestif dan mendapat terapi digitalis dan diuretik. Apakah pengkajian yang paling penting dilakukan sebelum pemberian obat digitalis
a)
Status cairan
b)
Produksi urin
c)
Tingkat kesadaran
d)
Kadar glukosa darah
e)
Tanda-tanda vital terutama denyut nadi
59.
Seorang perawat sedang mengamati gambaran irama jamtung pasien yang menunjukkan irama regular dengan kecepatan 70x/menit dan Interval PR memanjang 0.24 detik dan durasi QRS 0,08 detik. Perawat menginterpretasikan irama ini sebagai
a)
Sinus aritmia
b)
Irama sinus yang normal
c)
irama jungsional yang dipercepat
d)
ventrikel ekstra sistole
e)
irama sinus dengan blok arterioventrikular (AV) derajat 1
60.
Seorang laki-laki berusia 58 tahun di rawat dengan keluhan sesak napas yang terus menerus. Hasil pengkajian didapat pasien mengatakan sesak berkurang kalau duduk dan meningkat kalau berbaring, terdapat sianosis. Pasien didioagnosa Gagal jantung. Apakah penyebab gangguan pertukaran gas pada pasien tersebut ?
a)
Bronkospasme
b)
Penumpukan sekret
c)
Penurunan ekspansi paru
d)
Penurunan kadar hemoglobin
e)
Peningkatan tekanan kapiler paru
61.
Seorang perempuan berusia 54 tahun datang ke klinik jantung dengan keluhan sesak napas, lemah dan kaki bengkak. TD 150/100mmHg, frekuensi Nadi 105x/menit, frekuensi Nafas 30 x/menit. Pasien didiagnosis Gagal jantung kongestif. Manakah manifestasi klinik pada pasien yang menunjukkan adanya gagal jantung kiri ?
a)
Asites
b)
Edema
c)
Sesak napas
d)
Hepatomegali
e)
Distensi vena jugularis
62.
Seorang laki laki 56 tahun pasien dirawat dengan keluhan sesak napas dan bengkak pada kedua kaki dan perut. TD 170/100mmHg, Frekuensi Nadi 110x/menit, Frekuensi Napas 30x/menit, edema ektremitas derajat 3, asites, produksi urin 500cc dalam 24 jam. Pasien mendapatkan terapi diuretik. Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat untuk memberikan rasa nyaman berkaitan dengan efek pemberian diuretik ?
a)
Berikan obat diuretik pada pagi hari
b)
Catat asupan dan haluaran cairan
c)
Kaji tugror kulit dan selaput lendir
d)
Kaji kadar elektrolit secara berkala
e)
Kurangi pemberian intake cairan
63.
Perawat menganjurkan pasien dengan gagal jantung kongestif untuk mengurangi aktifitas fisik dan rasa emosional. Apakah rasional dari tindakan tersebut ?
a)
Mengurangi beban kerja jantung
b)
Menurunkan tenaga cadangan jantung
c)
Meningkatkan tekanan darah
d)
Meningkatkan penggunaan oksigen
e)
Meningkatkan aliran darah kembali ke jantung
64.
Seorang perempuan 56 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas yang terus menerus, lemah, buang air kecil sedikit dan edema pada kedua kaki derajat 3, asites . Pasien didiagnosis Gagal Jantung Kongestif. Apakah batasan karakteristik yang menunjukkan gangguan pertukaran gas ?
a)
Lemah
b)
Oliguria
c)
Asites
d)
Edema pada kedua kaki
e)
Adanya peningkatan/penurunan kadar CO2
65.
Seorang pasien berusia 54 tahun dirawat dengan keluhan sesak napas dan kelelahan. Hasil pengkajian didapat edema derajat 4, asites, distensi vena jugularis , produksi urin menurun. Apakah intervensi keperawatan kolaborasi untuk mengatasi masalah gangguan volume cairan lebih dari kebutuhan?
a)
Berikan diet rendah garam
b)
Timbang berat badan setiap hari
c)
Kolaborasi pemberian diuretik sesuai program
d)
Ukur dan monitor lingkar abdomen dan derajat edema
e)
Batasi pemberian cairan disesuaikan dengan pengeluaran
66.
Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke klinik Jantung untuk memeriksakan tekanan darahnya karena sudah 2 tahun didiagnosis Hipertensi. Hasil pemeriksaan tekanan darah di dapat 140/100 mmHg. Apakah katagori tekanan darah yang harus disampaikan pada pasien tersebut?
a)
Ringan
b)
Sedang
c)
Berat
d)
Berat sekali
e)
Normal cenderung tinggi
67.
Perawat merencanakan pemulangan pasien yang diterapi dengan takikardia ventrikular dan menganjurkan untuk makan pisang dalam mengatasi takikardi. Apakah rasional menyertakan pisang dalam diet pasien ?
a)
Pisang mengandung tinggi karbohidrat
b)
Pisang mengandung tinggi kalium
c)
Pisang mengandung rendah natrium
d)
Pisang mengandung tinggi serat
e)
Pisang mengandung tinggi kalsium
68.
Seorang perempuan 60 tahun mengalami keluhan dada berdebar debar dan lemah. Hasil pemeriksaan didapatkan Tekanan Darah 150/90 mmHg, Frekuensi Nadi 120x/menit, irama Reguler Frekuensi Pernapasan 25x/menit. Apakah Gngguan Irama Jantung yang dialami oleh pasien tersebut ?
a)
Sinus Bradikardia
b)
Sinus Takikardia
c)
Ventrikel Takikardia
d)
Ventrikel Fibrilasi
e)
Atrial Flutter
69.
Perawat akan memberikan obat captopril (ace inhibitor) pada seorang pasien laki laki yang di diagnosis hipertensi. Sebelum menyiapkan obat tersebut, apakah tindakan utama perawat seharusnya?
a)
Melihat kembali intruksi dokter
b)
Menanyakan kondisi pasien
c)
Mengkaji riwayat hipertensi
d)
Melakukan pemeriksaan tekanan darah
e)
Melakukan pemeriksaan EKG
70.
Sebutkan Diagnosa keperawatan utama pada pasien gagal jantung
a)
Penurunan curah jantung
b)
Gangguan pertukaran gas
c)
Hipervolemia
d)
Intoleransi aktifitas
71.
Sebutkan manifestasi klinik pada gagal jantung kanan
a)
Edema perifer
b)
Asites
c)
Hepatomegali
d)
Peningkatan distensi vena jugularis
72.
Sebutkan hal terpenting pencegahan penyakit jantung koroner dengan metode ABCDE
a)
Aspirin dan Antikoagulan
b)
Beta Blocker dan Blood Pressure
c)
Cigarete dan Colesterol
d)
Diet dan Diabetes
e)
Exercise dan Edukasi
73.
Pengkajian fisik dengan Inspeksi pada sistem pernapasan adalah dengan melakukan pemeriksaan
a)
Taktil fremitus
b)
Penggunaan otot asesoris
c)
Adanya emfisema subkutan
d)
Ekspansi torak selama respirasi
e)
Bunyi napas bronkial
74.
Pengaturan posisi untuk higiene bronkus pada pasien dengan gangguan sistem pernafasan yaitu dilakukan tindakan
a)
Batuk efektif
b)
Vibrasi dada
c)
Drainase postural
d)
Nafas dalam
e)
Perkusi dada
75.
Pada pengisapan sekret, maka peralatan yang dibutuhkan adalah, KECUALI
a)
Mesin suction steril
b)
Wadah steril sekali pakai
c)
Kateter suction steril
d)
Normal saline steril
e)
Sarung tangan steril
76.
Hal yang perlu dilakukan pada teknik pengisapan sekret pada pasien adalah
a)
Lakukan pengisapan sesering mungkin
b)
Hiperoksigenasi minimal 30 detik sebelum dan sesudah memasukkan kateter secara berturut -turut
c)
Masukkan kateter dengan lambat
d)
Aspirasi sekret selama 1 menit
e)
Pengisapan sekret bersamaan dengan masuknya kateter secara cepat
77.
Tujuan dari pemasangan slang dada adalah, KECUALI
a)
Mencegah aliran balik (refluks) drainase ke dalam dada
b)
Mengeluarkan udara, cairan atau darah dari ruang pleura
c)
Mengembalikan tekanan negatif pada ruang pleura
d)
Mengembangkan kembali paru yang kolaps
e)
Mencegah dan mengatasi komplikasi pulmonal
78.
Indikasi untuk pelepasan slang dada pada pasien adalah
a)
Drainase kurang dari 200 cc cairan per hari
b)
Tidak ada nyeri dada saat bernapas
c)
Satu hari setelah pengeluaran udara berhenti
d)
Muncul drainase purulen dari area insersi
e)
Masih terdapat rongga empiema
79.
Pada pasien yang terpasang ventilator harus dilakukan perawatan mulut. Untuk mencegah bau mulut dan infeksi area saluran pernafasan maka dibersihkan dengan larutan
a)
Aquabidest
b)
Povidone iodine
c)
Normal saline
d)
Chlorhexidine 0,1%
e)
Air hangat
80.
Faktor pencetus timbulnya asma pada alergen lingkungan adalah
a)
Debu
b)
Asap rokok