NEW
Font size
WorksheetsPAI 2021
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Teknik ionisasi manakah di bawah ini yang banyak digunakan pada GC-MS?
ESI (Electrospray ionization)
EI (Electron ionization)
MALDI (Matrix-Assisted Laser Desorption Ionization)
FAB (Fast Atom Bombardment)
APCI (Atmospheric Pressure Chemical Ionization)
Pada GC-MS, kation radikal hasil ionisasi yang mengandung semua atom-atom dari molekul asal, minus satu elektron disebut:
Ion fragmen
Ion anak
Ion molekul
Ion tropilium
Ion metastabil
Sumbu x dan sumbu y pada spektra massa hasil analisis dengan instrumen GC-MS berturut-turut adalah
Konsentrasi dan Serapan
Bilangan gelombang dan transmitans
Massa molekul dan area puncak
Massa ion fragmen dan konsentrasi
Rasio massa dan muatan (m/z) dan kelimpahan relatif
Ion fragmen pada spektra GC-MS disebut peak dasar (base peak) jika memiliki:
Nilai m/z paling tinggi
Massa paling rendah
Stabilitas paling tinggi
Intensitas paling tinggi
Energi kinetik paling tinggi
Suatu molekul X dianalisis dengan GC-MS dan diperoleh ion molekul dengan m/z bernilai ganjil. Berdasarkan data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa molekul X mengandung unsur berjumlah ganjil yakni unsur:
Karbon
Hidrogen
Oksigen
Nitrogen
Sulfur
Di bawah ini yang sesuai untuk teknik ionisasi EI (Electron ionization) adalah
Termasuk ionisasi lemah (soft ionization)
Dihasilkan banyak ion-ion fragmen
Sangat cocok untuk tujuan preparatif
Dihasilkan spektra massa dengan ion molekul yang utuh
Ionisasi melalui reaksi dengan gas metana
Penyuntikan sampel pada GC dengan split ratio 1:50 dibandingkan dengan split ratio 1:100 akan menghasilkan
Waktu retensi dan area puncak yang sama besar
Waktu retensi dan area puncak dua kali lebih kecil
Waktu retensi sama, sedangkan area puncak dua kali lebih kecil
Waktu retensi sama, sedangkan area puncak dua kali lebih besar
Waktu retensi dua kali lebih besar, sedangkan area puncak sama besar
Reaksi derivatisasi pada GC-MS dilakukan jika
Senyawa analit tidak mudah menguap
Komponen sampel berupa gas
Senyawa analit bersifat termostabil
Bobot molekul analit sangat rendah
Molekul yang tidak larut ke dalam air
Di bawah ini yang benar untuk baku internal pada analisis dengan GC-MS adalah:
Bersifat termolabil
Terkandung dalam sampel
Memiliki area puncak yang sama dengan analit
Memiliki waktu retensi yang sama dengan waktu retensi analit
Dapat meminimalisasi kesalahan dari injeksi dan preparasi sampel
Pada GC-MS dengan penganalisis massa Quadrupole, mode pemindaian ion yang dilakukan pada rentang m/z yang terbatas agar diperoleh hasil yang sensitif adalah
Pemindaian penuh (full scan)
SIM (Selected ion monitoring)
MRM (Multiple reaction monitoring)
DIA (Data independent acquisition)
DDA (Data dependent acquisition
Rapid Test terdiri atas beberapa jenis pengujian seperti berikut ini, kecuali
Uji Reaksi Warna
Uji Kromatografi Lapis Tipis
Uji Waktu Hancur
Uji KCKT
Pada Uji Semikuantitatif Kromatografi Lapis Tipis digunakan Baku Pembanding dengan konsentrasi
100%
120%
80%
Semua Benar
Sebuah noda pada pelat KLT tampak gelap dengan latar belakang hijau saat diamati pada UV 254 nm, maka dapat diketahui bahwa
Senyawa pada noda/bercak mengalami fluorosensi
Pelat tidak dapat berfluorosensi
Terjadi penghalangan fluorosensi
Semua benar
Pada uji Rapid Test Tablet Asam Traneksamat, Uji Reaksi Warna menggunakan
Pereaksi Marquis
Pereaksi Dragendorff
Pereaksi Ninhidrin
Pereaksi FeCl3
Dapat mendeteksi senyawa dengan gugus fungsi Alkaloid, basa nitrogen, dan amine tersier”, adalah fungsi dari pereaksi
Dragendorff
Marquis
Ninhidrin
FeCl3
