wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Exit Exam 2021

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

1. Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat di ruang penyakit dalam karena PPOK.Hasil pengkajian pasien tampak sesak, TD 110/70 mmHg, frekuensi napas 28x/menit, frekuensi nadi 100x/menit,tampak retraksi dada, dan tampak penggunaan otot-otot pernapasan.Hasil pemeriksaan AGD didapatkan nilai pH 7,30 , PaCO2 85 mmHg, HCO3 22 mEq/L, saturasi oksigen 97%. Apakah interpretasi hasil AGD pada pasien ?

a)

Alkalosis respiratorik

b)

Asidosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolic

d)

Asidosis metabolic

e)

Asidosis metabolik terkompensasi

2.

1. eorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian : TD: 130/80 mmHg , frekuensi nasi 88x/menit , frekuensi napas 24x/menit, x-ray thorax menunjukan adanya pleuritis dextra. Saat ini perawat sedang melakukan pemeriksaan fisik paru pada tahapan auskultasi.Apakah hasil pemeriksaan pada kasus tersebut?

a)

ronchi

b)

vesikuler

c)

wheezing

d)

bronchial

e)

friction rub

3.

1. Seorang laki-laki berusia 64 tahun dirawat di ruang penyakit dalam keluhan nyeri dada sejak 2 jam sebelum MRS. Hasil pengkajian pasien mengatakan dadanya terasa panas,skala nyeri 7, akral dingin,lemah dan cemas. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 72x/menit dan frekuensi napas 20x/menit. Hasil EKG menunjukkan ST elevasi pada lead V3 dan V4. Dimanakah lokasi infark yang dialami pasien tersebut?

a)

posterior jantung

b)

inferior jantung

c)

anterior jantung

d)

lateral jantung

e)

septal jantung

4.

1. Seorang laki-laki berusia 46 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis peritonitis dan mengeluh nyeri perut. Hasil pengkajian skala nyeri 6, tampak wajah menyeringai,TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 24x/menit, Suhu 38°C. Apakah pengkajian lanjutan pada kasus tersebut?

a)

mual

b)

muntah

c)

bising usus

d)

distensi perut

e)

intake dan output cairan

5.

1. Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa suspect apendisitis. Hasil pengkajian, pasien mengeluh nyeri perut kanan bawah, skala nyeri 7, mual , muntah, serta tidak nafsu makan, TD 130/80 mmHg, frekuensi napas 26x/menit, dan frekuensi nadi 88x/menit. Apakah pengkajian lanjut pada kasus tersebut?

a)

Auskultasi Bising Usus Dehidrasi

b)

Observasi Tanda-Tanda vital

c)

Observasi status nutrisi

d)

Pemeriksaan laboratorium

e)

Palpasi pada titik Mc. Burney

6.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun, dibawa ke RS mengeluh sulit BAK sudah 3 hari, pinggang sakit, mual. Hasil pemeriksaan fisik teraba bladder penuh. Perawat sedang melakukan tindakan pemasangan kateter, pada saat kateter sudah masuk sekitar 10 cm terdapat tahanan. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat?

a)

mencabut kembali kateter

b)

lapor dokter untuk tindakan selanjutnya

c)

berusaha memasukan kateter lebih dalam

d)

memberi instruksi kepada pasien untuk rileks

e)

mengganti folley cateter dengan ukuran lebih kecil

7.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun, datang ke Poli Dalam RS dengan keluhan nyeri pada jempol kaki kiri, nyeri terasa seperti tertusuk-tusuk jarum, nyeri meningkat saat malam hari. Dari hasil pemeriksaan adanya bengkak kemerahan pada persendian jempol kaki kiri. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 165/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit. Pada pemeriksaan Uric Acid didapatkan kadar 9 ml/dl. Apakah diit yang disarankan untuk pasien tersebut?

a)

diet rendah garam dan rendah serat

b)

diet rendah purin dan rendah garam

c)

diet rendah serat dan rendah purin

d)

diet rendah garam dan tinggi purin

e)

diet tinggi kalori tinggi protein

8.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun, dirawat di RS dengan keluhan awal tidak bisa BAK spontan. Saat ini pasien direncanakan pulang. Perawat akan melepas kateter, peralatan sudah disiapkan, perawat memakai sarung tangan dan mengatur posisi tidur pasien. Apakah langkah selanjutnya pada kasus tersebut ?

a)

melepas selang dari kantong urin

b)

membersihkan area perineal

c)

meminta pasien tarik nafas

d)

mencabut selang perlahan

e)

mengaspirasi cairan balon

9.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat di ruang RS dengan keluhan sesak napas, lemah. Pemeriksaan fisik pasien edema pada kedua kaki derajat II, BB 60 Kg, terpasang kateter urine, Suhu 38,5 oC. Berapakah IWL pasien tersebut?

a)

1240 cc

b)

1230 cc

c)

1220 cc

d)

1210 cc

e)

1200 cc

10.

Seorang laki-laki, berusia 45 tahun dirawat di RS dengan gagal ginjal kronik. Pasien mengeluh sesak napas dan tampak gelisah. Pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 28X/menit, terdengar suara ronkhi, terdapat edema pada ekstremitas, output urine 550 cc/24 jam. . Apakah masalah utama pada situasi diatas?

a)

bersihan jalan napas tidak efektif

b)

kelebihan volume cairan

c)

gangguan pola napas

d)

defisit volume cairan

e)

kecemasan

11.

Seorang laki-laki berusia 23 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis Thipoid. Pasien mengalami demam hanya sore hingga malam hari, mual sejak 3 hari terakhir, muntah 2 hari terakhir, badan lemas dan hanya berbaring di tempat tidur, pasien tampak kurus. Pemeriksaan fisik : kulit pucat, lidah tampak kotor kemerahan; tekanan darah 110/70 mmHg, Suhu 37,8OC. Apakah masalah keperawatan utama pasien tersebut?

a)

defisit volume cairan dan elektrolit

b)

nutrisi kurang dari kebutuhan

c)

nutrisi kurang dari kebutuhan

d)

intoleransi aktivitas

e)

hiperthermia

12.

Seorang laki-laki berusia 20 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis Gastroenteritis. Mengeluh pusing, mual dan lemas, berak cair 8-12 kali dalam sehari selama 2 hari terakhir, kencing hanya 750 ml/ 24 jam warna pekat. Pemeriksaan fisik didapatkan mukosa mulut kering. Berat badan 56 kg dari sebelumnya 60 kg. Nadi istirahat 100 X/menit. Apakah tindakan keperawatan prioritas?

a)

Berikan diet lunak

b)

Monitor balance cairan

c)

Berikan cairan melalui infus

d)

Berikan makanan sedikit tapi sering

e)

Anjurkan pasien untuk banyak minum

13.

Seorang laki-laki berusia 57 tahun dirawat di RS dengan diagnosa medis : hipertensi. Pasien mengeluh badannya lemas, mual, dan kepala pusing. Saat akan berjalan pasien hampir jatuh. Hasil pemeriksaan tanda vital: tekanan darah 170/80 mmHg, frekwensi nadi 98 x/menit, frekwensi nafas 24 x/menit, suhu 36,8 0C. Apakah masalah keperawatan utama yang muncul pada kasus di atas?

a)

risiko tinggi terhadap penurunan curah jantung

b)

potensial komplikasi : emboli pada sistem vena

c)

nyeri dada akut

d)

perubahan perfusi jaringan

e)

Resiko terjadinya injury

14.

Seorang laki – laki berusia 40 tahun dibawa ke RS karena hematuria sejak 3 hari yang lalu. Saat dilakukan pemeriksaan fisik hasilnya tampak jejas dan teraba massa di punggung. Hasil pemeriksaan laboratorium HB yaitu 11 gr / dl. Perawat sedang mengobservasi terhadap adanya risiko perdarahan dalam abdomen. Apakah tindakan utama perawat pada kasus di atas?

a)

monitor jumlah urine

b)

mengukur lingkar abdomen

c)

memeriksa rangsang peritoneal

d)

mengecek adanya suara nafas tambahan

e)

mencatat intake dan output cairan dalam 24 jam

15.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri dada seperti ditekan benda berat. . Pasien tampak berkeringat, tangan dan kaki teraba dingin. Hasil pengkajian skala nyeri 5 (1- 10), tanda vital menunjukkan tekanan darah 150/90 mmHg, frekuensi nadi 98x/menit, frekuensi nafas 27x/menit. Apakah tindakan keperawatan yang pertama kali diberikan pada kasus di atas?

a)

memberikan posisi semi fowler

b)

mengajarkan teknik distraksi

c)

melakukan teknik relaksasi

d)

mengukur skala nyeri

e)

memberikan oksigen