Font size
WorksheetsAKM SD
Total questions: 11
Worksheet time: 55mins
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri seperti masker, helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
Pernyataan berikut yang yang sesuai dengan bacaan di atas adalah :
Bersepeda dapat menurunkan berat badan.
Bersepeda merupakan kegiatan yang dapat menghemat energi.
Bersepeda dapat menimbulkan pembengkakan pada kaki.
Bersepeda dapat menyebabkan tingginya resiko diabetes.
Bersepeda dapat menghilangkan stress.
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri seperti masker, helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
Pernyataan berikut yang yang sesuai dengan bacaan di atas adalah :
Bersepeda dapat menurunkan berat badan.
Bersepeda merupakan kegiatan yang dapat menghemat energi.
Bersepeda dapat menimbulkan pembengkakan pada kaki.
Bersepeda dapat menyebabkan tingginya resiko diabetes.
Bersepeda dapat menghilangkan stress.
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri seperti masker, helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
salah satu manfaat bersepeda adalah . . . .
menjaga daya tahan tubuh
menyebabkan tubuh mudah lelah
dapat menimbulkan serangan jantung
meningkatkan berat badan
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri seperti masker, helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
Berdasarkan bacaan di atas salah satu olah raga yang dapat menghilangkan stress adalah dengan . . .
(a)
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri seperti masker, helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
Berdasarkan bacaan di atas sebutkan 2 tips aman bersepeda !
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri selain masker, seperti helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
Pasangkan pernyataan yang sesuai pada kolom pertama dengan kolom kedua!
Anton adalah siswa kelas 5 SDN Harapan Jaya. Dia tinggal di Situbondo. Besok Dia akan di ajak ayahnya untuk mengunjungi saudaranya yang ada di Lumajang. Sebelum Anton berangkat ke lumajang dia ingin melihat letak kabupaten lumajang pada Peta. Karena Anton tidak mempunyai ATLAS, Anton meminta tolong kakanya untuk melihatkan Peta di perangkat gawai milik kakaknya.Lewat perangkat gawai tersebut Kakak Anton mengakses Google, Anton dan kakaknya dapat melihat Peta antara Lumajang dan Situbondo. Anton dan kakaknya juga melihat jarak Situbondo dan lumajang sebenarnya lewat google. Jarak Situbondo dan Lumajang sebenarnya adalah 131,3 KM.
Maka berdasarkan skala yang digunakan dalam peta tersebut, Anton dan kakaknya dapat menyimpulkan bahwa jarak Situbondo dan Lumajang pada peta tersebut adalah . . . .
(a)
Anton adalah siswa kelas 5 SDN Harapan Jaya. Dia tinggal di Situbondo. Besok Dia akan di ajak ayahnya untuk mengunjungi saudaranya yang ada di Lumajang. Sebelum Anton berangkat ke lumajang dia ingin melihat letak kabupaten lumajang pada Peta. Karena Anton tidak mempunyai ATLAS, Anton meminta tolong kakanya untuk melihatkan Peta di perangkat gawai milik kakaknya.Lewat perangkat gawai tersebut Kakak Anton mengakses Google, Anton dan kakaknya dapat melihat Peta antara Lumajang dan Situbondo. Anton dan kakaknya juga melihat jarak Situbondo dan lumajang sebenarnya lewat google. Jarak Situbondo dan Lumajang sebenarnya adalah 131,3 KM.
Jika Anton berangkat dari Situbondo pukul 08.00 dengan kecepatan 50 km/jam, maka sebutkan pukul berapakah Anton dan ayahnya akan sampai di Lumajang !
Anton adalah siswa kelas 5 SDN Harapan Jaya. Dia tinggal di Situbondo. Besok Dia akan di ajak ayahnya untuk mengunjungi saudaranya yang ada di Lumajang. Sebelum Anton berangkat ke lumajang dia ingin melihat letak kabupaten lumajang pada Peta. Karena Anton tidak mempunyai ATLAS, Anton meminta tolong kakanya untuk melihatkan Peta di perangkat gawai milik kakaknya.Lewat perangkat gawai tersebut Kakak Anton mengakses Google, Anton dan kakaknya dapat melihat Peta antara Lumajang dan Situbondo. Anton dan kakaknya juga melihat jarak Situbondo dan lumajang sebenarnya lewat google. Jarak Situbondo dan Lumajang sebenarnya adalah 131,3 KM.
Agar Anton dan ayahnya sampai di Lumajang pukul 10.00 maka pukul berapakah anton harus berangkat dari Situbondo jika kecepatannya 65 km/jam ?
06.00
07.00
08.00
09.00
Anton adalah siswa kelas 5 SDN Harapan Jaya. Dia tinggal di Situbondo. Besok Dia akan di ajak ayahnya untuk mengunjungi saudaranya yang ada di Lumajang. Sebelum Anton berangkat ke lumajang dia ingin melihat letak kabupaten lumajang pada Peta. Karena Anton tidak mempunyai ATLAS, Anton meminta tolong kakanya untuk melihatkan Peta di perangkat gawai milik kakaknya.Lewat perangkat gawai tersebut Kakak Anton mengakses Google, Anton dan kakaknya dapat melihat Peta antara Lumajang dan Situbondo. Anton dan kakaknya juga melihat jarak Situbondo dan lumajang sebenarnya lewat google. Jarak Situbondo dan Lumajang sebenarnya adalah 131,3 KM.
Anton dan Ayahnya berangkat dari Situbondo pukul 07.00 dan sampai di Lumajang pukul 10.30 maka sebutkan berapa kecepatan kendaraan yang digunakan oleh Anton dan ayahnya !
37,5 km/jam
625 m/menit
455 dm/detik
1042 cm/detik
2357 mm/menit
Anton adalah siswa kelas 5 SDN Harapan Jaya. Dia tinggal di Situbondo. Besok Dia akan di ajak ayahnya untuk mengunjungi saudaranya yang ada di Lumajang. Sebelum Anton berangkat ke lumajang dia ingin melihat letak kabupaten lumajang pada Peta. Karena Anton tidak mempunyai ATLAS, Anton meminta tolong kakanya untuk melihatkan Peta di perangkat gawai milik kakaknya.Lewat perangkat gawai tersebut Kakak Anton mengakses Google, Anton dan kakaknya dapat melihat Peta antara Lumajang dan Situbondo. Anton dan kakaknya juga melihat jarak Situbondo dan lumajang sebenarnya lewat google. Jarak Situbondo dan Lumajang sebenarnya adalah 131,3 KM.
Pasangkan satuan yang tepat pada kolom pertama dengan kolom ke dua kemungkinan kecepatan dan waktu yang dibutuhkan perjalanan Anton dan Ayahnya !
