wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS PROSEDUR KALIBRASI

Total questions: 26

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Peralatan navigasi penerbangan wajib dilakukan kalibrasi secara periodik, dibawah ini pilihan yang tepat pengertian kalibrasi adalah :

a)

Mengukur level parameter peralatan navigasi penerbangan

b)

Kegiatan mengembalikan standart baku peralatan navigasi penerbangan dengan cara membatasi penyimpangan dari standart baku tersebut

c)

Pembacaan parameter peralatan navigasi penerbangan untuk memastikan pancaran

d)

Pembacaan alarm yang terjadi pada peralatan navigasi penerbangan

2.

Type kalibrasi apa yang dilaksanakan setelah dilakukan pemasangan peralatan navigasi penerbangan, komunikasi penerbangan dan visual aid yang baru :

a)

Periodic

b)

Site Evaluation

c)

Commissioning

d)

Special Flight Inspection

3.

Type kalibrasi apa yang dilakukan setelah pemindahan dan penggantian fasilitas :

a)

Special Flight Inspection

b)

Site Evaluation

c)

Commissioning

d)

Periodic

4.

Perbaikan pada fasilitas trainning VFR masuk ke dalam prioritas kalibrasi :

a)

3a

b)

2a

c)

3d

d)

2d

5.

Perbaikan pada peralatan cadangan masuk ke dalam prioritas kalibrasi :

a)

2a

b)

3b

c)

2b

d)

3a

6.

Fasilitas penerbangan yang wajib di kalibrasi sesuai SKEP 116 tahun 2010 dibawah ini, kecuali :

a)

VOR

b)

DME

c)

APRON LIGHT

d)

APPROACH LIGHT

7.

Periodesasi kalibrasi untuk peralatan NDB adalah :

a)

6 bulan

b)

24 bulan

c)

12 bulan

d)

36 bulan

8.

Periodesasi kalibrasi untuk peralatan DME adalah :

a)

12 bulan

b)

24 bulan

c)

6 bulan

d)

9 bulan

9.

Periodesasi kalibrasi untuk peralatan PAPI without ILS adalah :

a)

24 bulan

b)

9 bulan

c)

6 bulan

d)

12 bulan

10.

Periode perpanjangan kalibrasi ILS apabila kalibrasi periodic belum dilaksanakan yaitu :

a)

6 bulan

b)

4 bulan

c)

3 bulan

d)

2 bulan

11.

Periode perpanjangan kalibrasi NDB apabila kalibrasi periodic belum dilaksanakan yaitu :

a)

3 bulan

b)

6 bulan

c)

5 bulan

d)

4 bulan

12.

Dibawah ini merupakan kewenangan petugas kalibrasi, kecuali :

a)

Melaksanakan inspeksi penerbangan

b)

Melaporkan segala kondisi bahaya selama inspeksi penerbangan

c)

Melakukan setting pada peralatan yang di kalibrasi

d)

Mengambil tindakan – tindakan sesuai dengan prosedur

13.

Status atas fasilitas yang tidak memenuhi nilai toleransi yang ditentukan berdasarkan standar inspeksi adalah :

a)

Normal

b)

Unrestricted

c)

Unusable

d)

Restricted

14.

Toleransi FM Deviation Ratio peralatan VOR pada saat pelaksanaan kalibrasi yaitu :

a)

14% - 15%

b)

14.8% - 17.2%

c)

14.5% - 17.5%

d)

14.2% - 17.8%

15.

Toleransi polarisasi Localizer pada saat pelaksanaan kalibrasi yaitu :

a)

30.4 µA

b)

30.2 µA

c)

30 µA

d)

30.6 µA

16.

Berapa error bearing dari peralatan VOR AWA VRB-52D jika degree selector di setting 30° dan pembacaan bearing pada modul MBD 30.2° :

a)

+0.1°

b)

+0.01°

c)

-0.02°

d)

-0.2°

17.

Berapa error bearing dari peralatan VOR AWA VRB-52D jika degree selector di setting 210° dan pembacaan bearing pada modul MBD 185° :

a)

+45.15°

b)

+35°

c)

-35°

d)

-45.15°

18.

Pada saat pelaksanaan kalibrasi VOR AWA VRB-52D petugas kalibrasi minta power carrier dinaikan maka teknisi ground setting power carrier pada modul :

a)

SGN

b)

CGD

c)

CMP

d)

ASD

19.

Pada saat pelaksanaan kalibrasi VOR Selex 1150A TX1 petugas kalibrasi minta power carrier dinaikan maka teknisi ground setting pada menu :

a)

Integral Monitor Data

b)

Nominal

c)

Offset and Scale Factors

d)

Transmitter configuation

20.

Pada saat pelaksanaan kalibrasi VOR Selex 1150A TX2 petugas kalibrasi minta modulasi 30Hz AM dinaikan maka teknisi ground setting pada menu :

a)

Voice modulation scale

b)

Reference modulation scale

c)

Ident modulation scale

d)

Sideband modulation scale

21.

Pada saat kalibrasi Localizer merk NORMAC, petugas kalibrasi meminta teknisi untuk menaikan modulasi course sampai 40% maka teknisi ground harus setting pada menu

a)

DDM Measurement – DDM

b)

Flight check –TX1 / TX2– Alarm limit check

c)

Flight check – TX1 / TX2 - Alignment – COU Level

d)

Flight check – TX1 / TX2 - Alignment – SDM

22.

Pada saat kalibrasi Localizer merk NORMAC, petugas kalibrasi meminta teknisi untuk setting DDM 0.0 pada zone 1, zone 2 dan zone 3 maka teknisi ground harus setting pada menu :

a)

DDM Measurement – DDM

b)

Flight check –TX1 / TX2– Alarm limit check

c)

Flight check – TX1 / TX2 - Alignment – DDM

d)

Flight check – TX1 / TX2 - Alignment – SDM

23.

Pada saat kalibrasi Localizer merk NORMAC, petugas kalibrasi meminta teknisi untuk reduce power dengan tujuan test alarm setengah power maka teknisi ground harus setting pada menu :

a)

Flight check – TX1 / TX2 – Alarm limit check – COU – (set -1.0 dB)

b)

Flight check – TX1 / TX2 – Alarm limit check – COU – CLR – (set -1.0 dB)

c)

Flight check – TX1 / TX2 - Alignment – DDM – COU – CLR – (set -1.0 dB)

d)

Flight check – TX1 / TX2 - Alignment – SDM – COU – CLR – (set -1.0 dB)

24.

Apabila pembacaan DDM di panel pesawat kalibrasi dominan 150 Hz maka teknisi gound setting :

a)

COU DDM di setting negative

b)

COU DDM di setting positive

c)

CLR DDM di setting negative

d)

CLR DDM di setting positive

25.

Pada saat kalibrasi Glide Path, pembacaan di panel pesawat kalibrasi modulasi 90Hz 48.75% dan modulasi 150Hz 31.25% maka sudut pendaratan dari Glide Path tersebut adalah :

a)

Terlalu rendah

b)

Terlalu tinggi

c)

ON Slope

d)

Terlalu ke kiri

26.

Sebutkan dan jelaskan secara umum 5 (lima) urutan kegiatan petugas kalibrasi di dalam pelaksanaan inspeksi penerbangan.

4 lines