wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Latihan Soal-Soal UAS Manajemen Keamanan Informasi-2020

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Pengelolaan inventori, transaksi, data pelanggan, dan data supplier, serta keseluruhan pelaporan dan analisa keuangan ditangani dalam sistem operasional yang terintegrasi disebut dengan:

a)

ITS (Integrated Trading System)

b)

MIS (Management Information Trading System)

c)

DSS (Decission Sipport System)

d)

CIO (Chief Information Ofifcer)

e)

TPS (Transaction Processing System)

2.

Menurut Rahardjo, 2005: 1.Hal-hal lain juga dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan misalnya kerugian apabila sistem informasi tidak bekerja selama kurun waktu tertentu, kerugian apabila:

a)

ada kesalahan data atau informasi dan kehilangan data.

b)

diserang hacker

c)

kehilangan uang

d)

kalah bersaing

e)

kurang kontrol data

3.

Menurut Rahardjo, 2005: Pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan informasi seringkali ingin diakses oleh orang-orang tertentu secara

a)

ilegal.

b)

legal

c)

berbarengan

d)

banyak orang

e)

terbatas

4.

Menurut Asmuni dan Firdaus(2005):Perlunya mengevaluasi keamanan sistem informasi àmenjaga keamanan sistem informasi yang dimiliki disebut dengan:

a)

audit keamanan sistem informasi

b)

kontrol sistem informasi

c)

integrated sistem informasi

d)

pencegahan sistem keamanan

e)

penanganan keamanan sistem informasi

5.

Fungsinya untuk menjaga aspek kerahasiaan (Confidentiality), keutuhan (Integrity) dan ketersediaan (Availability) dari Informasi (ISO/IEC 27002, 2005:1) disebut dengan:

a)

Keamanan informasi

b)

Pencegahan Keamananan

c)

Penanganan Pasca Insiden

d)

Manajemen Sistem Informasi

e)

Database Management System

6.

Dalam ISO 27002 pertimbangan Fleksibel yang dikembangkan ISO tergantung pada kecuali:

a)

kebutuhan dan tujuan organisasi,

b)

pesaing organisasi,

c)

persyaratan keamanan,

d)

proses bisnis,

e)

jumlah pegawai dan ukuran struktur organisasi.

7.

Tujuan audit keamanan sistem informasi pada PT. AJBS(sebagai studi kasus): adalah:

a)

mengukur tingkat keamanan teknologi informasi

b)

mengatur tingkat keamanan teknologi informasi

c)

menata keamanan teknologi informasi

d)

mencegah keamanan teknologi informasi

e)

meningkatkan keamanan teknologi informasi

8.

Kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas, yang menggunakan teknologi untuk mendukung kinerja, manajemen dan pembuatan keputusan (Beynon, 2004). disebut:

a)

SISTEM INFORMASI

b)

AUDIT

c)

KEAMANAN INFORMASI

d)

ISO 27002

e)

COBIT

9.

ISO 17799 memberikan kontrol keamanan tetapi tidak bagaimana kontrol itu dikembangkan atau diatur. Ini disebabkan ISO bukan standar teknis juga bukan untuk :

a)

teknologi tertentu.

b)

CIO

c)

DSS

d)

MIS

10.

Salah Satu Kesimpulan Hasil dari Audit Sistem Informasi di PT. AJBS adalah: Nilai maturity level yang dihasilkan oleh PT. Aneka Jaya Baut Sejahtera yaitu 2.49 yang termasuk pada kategori level 2 yaitu repeatable. Hal tersebut menandakan bahwa proses keamanan sistem informasi pada PT. Aneka Jaya Baut Sejahtera telah dilakukan secara rutin, namun .........

a)

belum berdasarkan aturan dan panduan formal.

b)

sudah bagus

c)

sangat kualified

d)

kurang aman

e)

terlalu jelimet

11.

Berkaitan dengan keamanan system informasi, diperlukan tindakan berupa pengendalian terhadap sistem informasi. Kontrol-kontrol untuk pengamanan sistem informasi antara lain (kecuali):

a)

Kontrol Administratif

b)

Kontrol Pengembangan dan Pemeliharaan Sistem

c)

Kontrol Operasi

d)

Proteksi Fisik terhadap Pusat Data

e)

Kontrol Seleksi SDM

12.

Kontrol administratif dimaksudkan untuk menjamin bahwa seluruh kerangka control dilaksanakan sepenuhnya dalam organisasi berdasarkan .....

a)

prosedur-prosedur yang jelas

b)

kehendak pimpinan

c)

keuntungan yang disasar

d)

aturan pemerintah

e)

aturan bagian/departemen

13.

Untuk melindungi kontrol ini, peran auditor sistem informasi sangatlah penting. Auditor sistem informasi harus dilibatkan dari masa pengembangan hingga pemeliharaan system, untuk memastikan bahwa system benar-benar terkendali, termasuk dalam hal otorisasi pemakai system. Aplikasi dilengkapi dengan audit trail sehingga kronologi transaksi mudah untuk ditelusuri

merupakan ontrol:

a)

Kontrol Pengembangan dan Pemeliharaan Sistem

b)

Kontrol Operasi

c)

Kontrol Administrasi

d)

Kontrol Perangkat Keras

e)

Kontrol Akses terhadap Sistem Komputer

14.

}Ada kemungkinan bahwa seseorang yang tak berhak terhadap suatu informasi berhasil membaca informasi tersebut melalui jaringan (dengan menggunakan teknik sniffer). Untuk mengantisipasi keadaan seperti ini, alangkah lebih baik sekiranya informasi tersebut dikodekan dalam bentuk yang hanya bisa dibaca oleh

.................

a)

yang berhak

b)

yang memimpin

c)

yang mengoperasikan

d)

yang login

e)

yang mengelola

15.

Studi tentang cara mengubah suatu informasi ke dalam bentuk yang tak dapat dibaca oleh orang lain dikenal dengan istilah

a)

kriptografi.

b)

password.

c)

topotografi.

d)

securitygrafi.

e)

stenografi.

16.

Secara lebih khusus, proses untuk mengubah teks asli (cleartext atau plaintext) menjadi teks yang telah dilacak (cliphertext) dinamakan enskripsi, sedangkan proses kebalikannya, dari chiphertext menjadi cleratext, disebut

a)

dekrpisi.

b)

steganografi

c)

enskripsi

d)

typografi

e)

bongkar

17.

Kontrol aplikasi adalah kontrol yang diwujudkan secara sesifik dalam suatu aplikasi sistem informasi. Wilayah yang dicakup oleh kontrol ini meliputi kecuali:

a)

Kontrol Masukan

b)

Kontrol Pemrosesan

c)

Kontrol Keluaran

d)

Kontrol Basis Data dan Kontrol Telekomunikasi

e)

Kontrol Sumber Daya Manusia

18.

Asuransi merupakan upaya untuk mengurangi kerugian sekiranya terjadi bencana. Itulah sebabnya, biasanya organisasi mengansurasikan gedung atau asset-aset tertentu dengan tujuan kalau bencana terjadi, klaim asuransi dapat digunakan untuk

a)

meringankan beban organisasi

b)

menuntut secara hukum

c)

cadangan tabungan

d)

jaminan talangan dana

e)

menganggarkan rutin penyimpanan berkala

19.

Kontrol terhadap perlindungan terakhir dapat berupa:

a)

Rencana pemulihan terhadap bencana.dan Asuransi.

b)

Anti Virus

c)

Fire Wall

d)

Switch

e)

Hub

20.

Keamanan sistem informasi tidak dilihat hanya dari kaca mata timbulnya serangan dari virus, mallware, spy ware dan masalah lain, akan tetapi dilihat dari berbagai segi sesuai dengan domain

a)

keamanan sistem itu sendiri.

b)

pimpinan

c)

perusahaan

d)

tenaga SDM

e)

pengembang sistem

21.

Peraturan Pemerintah Tentang TI yang ada dan berlaku di Indonesia saat ini adalah

a)

UU ITE RI No. 11 TAHUN 2008

b)

UU ITE RI No. 2 TAHUN 2008

c)

UU ITE RI No. 15 TAHUN 2008

d)

UU KEAMANAN INFORMASI RI No. 17 TAHUN 2008

e)

UU KESELAMATAN KERJA RI No. 19 TAHUN 2008

22.

Manakah berikut ini yang bukan merupakan bagian Utama dari UU ITE RI No. 11 Tahun 2008?

a)

Nama Domain, HKI, Perlindungan Hak Pribadi

b)

Informasi Dokumen dan Tandatangan Elektronik

c)

Perbuatan Yang Dilarang

d)

Peran Pemerintah dan Masyarakat

e)

Keamanan Informasi

23.

Manakah berikut ini yang bukan merupakan Bisnis Teknologi Informasi?

a)

Content Provider

b)

Jasa ICT System Integrator

c)

Jasa Konsultan IT Security, Jasa Cyber-Lawyer,

d)

Production House : Digital Animasi, Digital Music

e)

Sertifikasi Peraltan IT

24.

Tata Kelola teknologi informasi adalah suatu cabang dari tata kelola perusahaan yang terfokus pada Teknologi informasi serta manajemen Kinerja dan .....

a)

risikonya.

b)

resistensinya.

c)

sumbernya.

d)

realisasinya

e)

renisnya

25.

Tata kelola TI adalah struktur kebijakan atau prosedur dan kumpulan proses yang bertujuan untuk memastikan kesesuaian penerapan TI dengan dukungannya terhadap pencapaian tujuan institusi, dengan cara mengoptimalkan keuntungan dan kesempatan yang ditawarkan TI, mengendalikan penggunaan terhadap sumber daya TI dan .....

a)

mengelola resiko-resiko terkait TI

b)

SUmbr Daya Manusia

c)

Sumber Daya ALam

d)

Sumber Daya Aset

e)

Hardware

26.

Tata kelola TI yang dilakukan secara tidak efektif akan menjadi awal terjadinya pengalaman buruk yang dihadapi perusahaan, yang memicu munculnya fenomena investasi TI yang

a)

tidak diharapkan,

b)

tidak beresiko

c)

tidak berkelanjutan

d)

tidak diharapkan,

e)

tidak berkelanjutan,

27.

Dalam Strategci Alignment: Memastikan adanya hubungan perencanaan organisasi dan TI dengan cara menetapkan, memelihara, serta menyesuaikan operasional TI dengan ......

a)

operasional organisasi.

b)

Biaya

c)

Kesehatan yang ketat

d)

Keamanan Sistem

e)

Tujuan Sistem

28.

Fokus dengan melaksanakan proses TI agar supaya proses tersebut sesuai dengan siklusnya, mulai dari menjalankan rencana, memastikan TI dapat memberikan manfaat yang diharapkan, meng optimalkan penggunaan biaya sehingga pada akhirnya TI dapat mencapai hasil yang diinginkan disebut dengan:

a)

Value Deluvery

b)

Block Chain

c)

Pergi ketempat-tempat yang aamn

29.

Untuk melaksanakan pengelolaan terhadap risiko, dibutuhkan kesadaran anggota organisasi dalam memahami adanya risiko, kebutuhan organisasi, dan risiko-risiko signifikan yang dapat terjadi, serta menanamkan tanggung jawab dalam mengelola risiko yang ada di organisasi.

a)

Risk Management

b)

Perencanaan

c)

Sumber Daya Alam

d)

Sumber Hardware

e)

Sumber Software

30.

Sebuah organisasi di Amerika yang berdedikasi dalam meningkatkan kualitas pelaporan finansial mencakup etika bisnis, kontrol internal dan corporate governance, hal ini termasuk:

a)

OSSO

b)

ISO

c)

UU-ITE

d)

OSI

31.

Peningkatan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sudah merupakan tuntutan kita bersama baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat.

Tuntutan itu berkembang dalam rangka mempersiapkan terwujudnya tatanan masyarakat informasi sebagaimana diprogramkan dalam ........... di Geneva pada bulan Desember 2003.

a)

KTT Masyarakat Informasi atau World Summit on the Information Society-WSIS,

b)

Standar ISO 270100

c)

Standar COBIT

d)

Standar UU ITE Tahun 2011

e)

Standar CISCO Network

32.

nUntuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang bermutu, sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri di era globalisasi ini, perlu adanya kerjasama antara dunia industri dengan .............

a)

lembaga pendidikan dan pelatihan.

b)

pemerintah

c)

lembaga sertifikasi

d)

pemerintah luar negeri

e)

produsen perangkat lunak

33.

nSelain itu standar tersebut harus memiliki ekuivalen dan kesetaraan dengan standar-standar relevan yang berlaku pada sektor industri di negara lain bahkan berlaku secara internasional sehingga akan memudahkan tenaga-tenaga profesi Indonesia untuk bekerja di .......

a)

manca negara.

b)

perusahaan

c)

instansi pendidikan

d)

industri software

e)

industri hardware

34.

Konsep dasar Standar Kompetensi ditinjau dari segi etimologi terbentuk atas kata "Standar” dan "Kompetensi"'. Kata "standar" diartikan sebagai ......

a)

ukuran atau patokan yang disepakati

b)

model

c)

hal umum

d)

ujian

e)

kompetensi

35.

Kata "kompetensi" adalah kemampuan melaksanakan tugas-tugas di tempat kerja yang mencakup penerapan keterampilan yang didukung oleh ..................

a)

pengetahuan dan sikap sesuai dengan kondisi yang disyaratkan.

b)

kemampuan keuangan

c)

kemampuan matematika/berhitung

d)

kemampuan sosial

e)

kemampuan teknis

36.

Dengan dikuasainya standar kompetensi tersebut oleh seseorang maka yang bersangkutan akan memahami: (kecuali)

a)

bagaimana mengerjakan suatu tugas/pekerjaan,

b)

bagaimana mengorganisasikannya agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan,

c)

apa yang harus dilakukan bilamana terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana semula,

d)

bagaimana menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah dan/atau melaksanakan tugas/pekerjaan dengan kondisi yang berbeda

e)

bagaimana memajukan perusahaan dan mengeefisienkan sumberdaya yang digunakan

37.

Struktur standar kompetensi model RMCS pada setiap standar kompetensi minimal memuat unsur-unsur sebagai berikut (kecuali) :

a)

Kode unit dan Judul unit

b)

Uraian unit dan Sub kompetensti/elemen

c)

Kriteria unjuk kerja

d)

Kondisi unjuk kerja dan Acuan Penilaian

e)

Baiaya Pelatihan

38.

LEVEL KOMPETENSI KUNCI Dimaksudkan sebagai pengelompokan tingkat kemampuan dalam menyelesaikan suatu tugas/pekerjaan berdasarkan .................

a)

tingkat kesulitan pekerjaan.

b)

nilai proyek

c)

upah tenaga sumber daya manusia

d)

pembelian peralatan

e)

kedekatan dengan pimpinan

39.

Level kualifikasi jabatan adalah tingkatan jabatan pada suatu organisasi sesuai dengan tingkat kedalaman dan keluasan pengetahuan, keterampilan, tanggungjawab dan .............

a)

wewenangnya

b)

besar gajinya

c)

level jabatan

d)

kesulitan pekerjaan

e)

jumlah personil yang dibutuhkan

40.

Dalam Panduan Penilaian khususnya Konteks Penilaian:

Dalam penilaian unit ini harus mencakup uji keterampilan baik secara langsung ataupun melalui simulasi. Unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk .......................

a)

menilai pengetahuan penunjang

b)

menyaring pelamar

c)

menggugurkan pelamar

d)

memotivasi pelamar

e)

melatih pelamar secara intensif

41.

“Sesuatu yang akan terjadi yang dipengaruhi oleh faktor kemungkinan (likelihood), berupa ancaman terhadap beberapa kelemahan yang menghasilkan dampak (impact) yang merugikan" disebut dengan

a)

Resiko

b)

Dampak

c)

Akibat

d)

Kecelakaan

e)

Kerusakan

42.

“Semua tindakan yang dilakukan maupun aset yang digunakan untuk menjamin keamanan perusahaan” disebut dengan:

a)

Sistem Keamanan

b)

Sistem Informasi

c)

Sistem Perencanaa

d)

Sistem Pnanggulangan

e)

Sistem Software

43.

Yang termasuk Klasifikasi Resiko: Strategic risk: adalah

a)

competition, technological innovation, regulatory changes, brand image damage etc.

b)

fire, flood, theft, etc

c)

price, credit, inflation, etc

d)

IT capability, business operations, security threat, etc.

e)

Anggunan Kredit

44.

Klasifikasi ancaman dikaitkan dengan informasi dan data:

Informasi tidak lengkap, tidak sesuai aslinya, atau telah dimodifikasi diistilahkan dengan:

a)

Loss of confidentiality of information

b)

Loss of integrity of information

c)

Loss of availability of information

d)

Loss of authentication of information

e)

Loss of authentication of event

45.

Yang termasuk Aset infrastruktur adalah:

a)

power supply, AC, rak

b)

sistem operasi, perangkat lunak aplikasi, perangkat lunak bantu

c)

layanan komputer dan komunikasi

d)

Sumber Daya Manusia/SDM

e)

Tanah dan Gedung

46.

Manakah berikut ini yang bukan merupakan pentingnya Aset?

a)

Bisa digunakan untuk menentukan analisis biaya-keuntungan

b)

Bisa digunakan untuk keperluan asuransi

c)

Dapat membantu pengambil keputusan dalam memilih tindakan penanggulangan terhadap pelanggaran keamanan

d)

Dapat memjadi ukuran kekayaan perusanaan

e)

Dapat dijual untuk Biaya Operasional

47.

Klasifikasi Nilai Aset: kehilangan fungsi aset mengganggu proses bisnis termasuk Aset yang:

a)

Rendah

b)

Sedang

c)

Tinggi

d)

Penting

e)

Krusial

48.

Manakah berikut ini yang tidak termasuk Perlunya analisis resiko:

a)

Memberi gambaran biaya perlindungan keamanan

b)

Mendukung proses pengambilan keputusan yg berhubungan dengan konfigurasi HW dan desain sistem SW

c)

Membantu perusahaan untuk fokus pada penyediaan sumber daya keamanan

d)

Menentukan aset tambahan (orang, HW, SW, infrastruktur, layanan)

e)

Tidak Menentukan aset tambahan (orang, HW, SW, infrastruktur, layanan)

49.

Analisis Resiko yang:

Dapat dijabarkan dlm bentuk neraca, laporan tahunan, analisis pasar dll dan

Digunakan untuk mengestimasi dampak, frekuensi, dan probabilitas

termasuk ke dalam analsis Resiko:

a)

Nilai Finansial

b)

Nilai Barang

c)

Nilai Aset

d)

Nilai Waktu

e)

Nilai Manfaat

50.

Respond terhadap resiko: pengurangan probabilitas terjadinya resiko dan/atau pengurangan nilai resiko ini termasuk respond

a)

Avoidance

b)

Transfer

c)

Mitigation

d)

Acceptance

e)

Protection