wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Metopen Day 4

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Manakah jenis sampling yang mengikuti prinsip “probability”?

a)

Random

b)

konsekutif

c)

konfinien

d)

snowball

2.

Apakah jenis sampling yang menggunakan prinsip acak sederhana?

a)

area random

b)

cluster random

c)

simple random

d)

sistematik random

3.

Peneliti ingin mengetahui insiden miokarditis difterika pada pasien yang berusia 0-10 tahun. Diputuskan mengambil secara acak 10 pasien anak dibawah 5 tahun dan 10 anak diatas 10 tahun.

a)

Area random

b)

cluster random

c)

sistematik random

d)

stratified random

4.

Peneliti mengambil sample secara acak pada 1/10 populasi. Maka partisipant dengan no urut 10,20,30 dst akan direkrut untuk menjadi partisipan.

a)

Area random

b)

cluster random

c)

sistematik random

d)

stratified random

5.

Peneliti mengevaluasi insiden caries dentis pada 100 sekolah dasar dan tiap-tiap sekolah diambil secara acak 50 siswa.

a)

Area random

b)

cluster random

c)

sistematik random

d)

stratified random

6.

Peneliti memasukkan subyek penelitian secara berurutan yang memenuhi kriteria inklusi

a)

Concecutive

b)

Convinience

c)

Purposive

d)

Quota

7.

Peneliti melibatkan subyek penelitian dengan latar belakang pendidikan tinggi dengan harapan lebih memahami konteks penelitian

a)

Concecutive

b)

Convinience

c)

Purposive

d)

Quota

8.

Peneliti mendapatkan sampel dengan menemui orang pertama yang dianggap ahli dan mendapatkan sampel berikutnya atas arahan orang pertama tersebut

a)

Snow ball

b)

Convinience

c)

Purposive

d)

Quota

9.

Peneliti merekrut partisipan hingga estimasi besar sample terpenuhi tanpa menghiraukan kriteria inklusi dan ekslusi

a)

Snow ball

b)

Convinience

c)

Purposive

d)

Quota

10.

Sampel yang merupakan bagian populasi yang ditemukan saat peneliti melakukan pengambilan data yang bisa siapa saja, dan tidak terikat oleh kriteria

a)

Snow ball

b)

Convinience

c)

Purposive

d)

Quota

11.

Pengumpulan data dari seluruh elemen populasi disebut?

a)

Sampling

b)

Sensus

c)

Survey

d)

randomisasi

12.

Besarnya nilai kemungkinan yang dihasilkan dari konversi nilai statistik dari hasil penelitian dalam kondisi hipotesis nol diterima dinyatakan dalam nilai p-value. Apakah kepanjangan dari nilai P?

a)

Persentase

b)

Probability

c)

Penerimaan

d)

Pembagi

13.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi penggunaan masker selama pandemi dihubungkan dengan kejadian jerawat (Acne vulgaris). Apakah rumusan masalah yang tepat untuk penelitian ini?

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Apakah terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat?

d)

Terdapat korelasi positif antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

14.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi penggunaan masker selama pandemi dihubungkan dengan kejadian jerawat (Acne vulgaris). Apakah hipotesis alternatif yang tepat untuk penelitian ini?

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Apakah terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat?

d)

Terdapat korelasi positif antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

15.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi penggunaan masker selama pandemi dihubungkan dengan kejadian jerawat (Acne vulgaris). Apakah hipotesis null yang tepat untuk penelitian ini?

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Apakah terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat?

d)

Terdapat korelasi positif antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

16.

Apakah tes statistik yang digunakan untuk melihat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat sesuai notasi tabel disamping?

a)

Anova

b)

Chi-square

c)

Kruskall-walls

d)

Mann-whitney

17.

Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Apakah terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat?

d)

Hasil penelitian meragukan

18.

Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05 namun hasil power sample size sebesar 40%

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Terdapat korelasi negatif antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

d)

Hasil penelitian meragukan

19.

Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Terdapat korelasi negatif antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

d)

Hasil penelitian meragukan

20.

Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05 dan hasil power sample size sebesar 10%

a)

Terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

b)

Tidak terdapat hubungan antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

c)

Terdapat korelasi negatif antara penggunaan masker dan kejadian jerawat

d)

Hasil penelitian meragukan

21.

Hasil penelitian penggunaan masker selama pandemi dan kejadian jerawat didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05 dan power sample size sebesar 40%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan masker dan peningkatan kejadian jerawat”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

22.

Hasil penelitian penggunaan masker selama pandemi dan kejadian jerawat didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05 dan power sample size sebesar 10%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan masker dan peningkatan kejadian jerawat”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

23.

Hasil penelitian penggunaan masker selama pandemi dan kejadian jerawat didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05 dan power sample size sebesar 90%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan masker dan peningkatan kejadian jerawat”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

24.

Hasil penelitian penggunaan masker selama pandemi dan kejadian jerawat didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05 dan power sample size sebesar 95%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan masker dan peningkatan kejadian jerawat”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

25.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah rumusan masalah yang tepat untuk penelitian ini?

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Apakah terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%?

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

26.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah hipotesis penelitian yang tepat untuk projek mahasiswi ini?

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Apakah terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%?

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

27.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah hipotesis null yang tepat untuk penelitian ini?

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Apakah terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%?

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

28.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Apakah terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%?

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

29.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05 namun hasil power sample size sebesar 40%

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Hasil penelitian meragukan

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

30.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Hasil penelitian meragukan

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

31.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah kesimpulan yang dapat ditarik jika didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05 dan hasil power sample size sebesar 10%

a)

Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

b)

Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05%

c)

Hasil penelitian meragukan

d)

Terdapat korelasi positif antara reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris

32.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05 dan power sample size sebesar 40%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris.”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

33.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05 dan power sample size sebesar 40%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris.”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

34.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih kecil dari 0.05 dan power sample size sebesar 99%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris.”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

35.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi perbedaan efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Didapatkan p-value hasil perhitungan statistik p-value lebih besar dari 0.05 dan power sample size sebesar 80%. Apakah yang akan terjadi jika peneliti menclaim “Tidak terdapat perbedaan hiperpigmentasi yang signifikan antara penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris.”?

a)

False positive

b)

False negative

c)

True positive

d)

True negative

36.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. Apakah jenis data penelitian jika mahasiswi tersebut mengambil data dari rekam medis selama 1 tahun terahir?

a)

Data primer

b)

Data sekunder

c)

Data tersier

d)

Data valid

37.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. mahasiswi tersebut mengambil 50 pasien yang mendapat efek samping hiperpigmentasi dan 50 pasien yang bebas hiperpigmentasi kemudian menyelidiki apakah jenis obat yang digunakan. Apakah jenis rancangan penelitian tersebut?

a)

Clinical trial

b)

Cohort

c)

Case control

d)

cross sectional

38.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% dalam terapi acne vulgaris. mahasiswi tersebut mengambil 50 pasien yang mendapat efek samping hiperpigmentasi dan 50 pasien yang bebas hiperpigmentasi kemudian menyelidiki apakah jenis obat yang digunakan.Apakah sifat dari rancangan penelitian tersebut?

a)

Prospective

b)

Retrospective

c)

1 kali pengukuran

d)

clinical trial

39.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% untuk terapi acne vulgaris. mahasiswi tersebut mengumpulkan 50 pasien yang akan menggunakan reticor dan 50 pasien yang akan menggunakan retin A dan mengamati efek samping yang terjadi.

a)

Prospective

b)

Retrospective

c)

1 kali pengukuran

d)

clinical trial

40.

Seorang mahasiswi kedokteran akan melakukan investigasi efek samping hiperpigmentasi penggunaan reticor 0.025% dan Retin A 0.05% untuk terapi acne vulgaris. mahasiswi tersebut mengumpulkan 50 pasien yang akan menggunakan reticor dan 50 pasien menggunakan retin A dan mengamati efek samping yang terjadi selama beberapa minggu penelitian.

a)

Prospective

b)

Retrospective

c)

1 kali pengukuran

d)

clinical trial