wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LITERASI

Total questions: 6

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Kuda Laut

Kuda laut merupakan hewan laut yang memiliki kepala seperti bentuk kepala kuda dan moncong yang panjang. Ukuran tubuh kuda laut juga bervariasi, bisa mencapai sekitar 35 cm. Meskipun merupakan hewan laut, kuda laut ini buruk dalam berenang. Ia memiliki kecepatan berenang sangat lambat. Ini disebabkan oleh keunikan bentuk tubuhnya yang tegak. Keunikan tubuhnya yang tegak juga membuat ia berenang secara vertikal, bukan horisontal seperti ikan lainnya. Selain keunikan pada tubuhnya, kuda laut juga ternyata memiliki cara berkembang biak yang unik.

Kuda laut betina meletakkan telur-telurnya ke dalam kantung yang terletak di perut kuda laut jantan. Kuda laut jantan juga membawa telur-telur itu ke mana

pun ia pergi. Setelah beberapa lama, tibalah waktunya melahirkan. Kuda laut jantan membuka kantung di perutnya, kemudian ratusan bayi kuda laut

berhamburan ke laut. Sayangnya, dalam ratusan kelahiran bayi kuda laut, hanya beberapa saja dapat bertahan hidup hingga dewasa dan berkembang

biak. Populasi kuda laut terus menurun akibat pemangsa, polusi, perusakan habitat, dan perdagangan secara ilegal.

Pilihlah pernyataan yang sesuai dengan teks.

a)

Kuda laut berkembang biak dengan cara bertelur.

b)

Kuda laut memiliki kemampuan berenang yang buruk.

c)

Kuda laut memiliki bentuk kepala seperti kuda dan moncong yang pipih.

d)

Semua kuda laut memiliki ukuran tubuh yang sama, yaitu sepanjang 35

cm.

e)

Kuda laut jantan membawa telur-telur mereka ke mana saja mereka pergi.

2.

Pilihlah fakta yang sesuai dengan informasi yang disebutkan dalam infografik.

a)

Indonesia berada pada peringkat ke-2 sebagai penyumbang sampah ke laut terbesar di dunia.

b)

Lebih dari 50 ribu sampah plastik mengapung di setiap mil persegi laut Indonesia.

c)

Lebih dari 200 juta ton sampah dibuang ke laut Indonesia setiap tahunnya.

d)

Lebih dari setengah jumlah sampah di laut Indonesia adalah plastik.

3.

Robot Pemadam Kebakaran

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta sekarang memiliki robot canggih. Robot itu disebut Dok-Ing MVF-3. Bentuknya seperti mobil. Fungsinya memudahkan pekerjaan para petugas pemadam kebakaran. Robot ini telah diuji coba di Pusdiklatsar Ciracas, Jakarta pada hari Kamis tanggal 6 Februari 2020.

Robot ini dapat dikendalikan dari jarak 1,5 km dengan menggunakan pengendali jarak jauh. Cara tersebut memudahkan petugas jika ada titik api yang sulit dijangkau atau berbahaya. Kebakaran yang terjadi di area pabrik, SPBU, atau tempat-tempat berbahan kimia lainnya dapat diminimalisasi dengan robot Dok-Ing MVF-3. Dengan robot Dok-Ing MVF-3, api akan lebih mudah dipadamkan dan potensi ledakan yang dihasilkan dari bahan-bahan kimia dapat diminimalisasi.

Robot canggih ini dilengkapi dengan GPS dan kamera. Kamera yang digunakan adalah kamera anti air dan kuat dalam berbagai kondisi. Sang operator dapat memantau keberadaan robot tersebut dengan menggunakan GPS dan melihat kawasan yang sedang dipadamkan melalui kamera.

Robot ini sangat kuat. Dia dapat menampung 2500 liter air dan 500 liter busa. Robot ini juga bisa menyemprotkan air sejauh 55 meter dan dapat menyemprotkan busa sejauh 45 meter. Beban yang dapat ditariknya adalah 6 ton, beban yang dapat didorong mencapai 10 ton.

Robot pemadam kebakaran Dok-Ing MVF-3 dapat dikendalikan dari jarak 1,5 km menggunakan pengendali jarak jauh. Hal tersebut berfungsi untuk …

a)

Menunjukkan bahwa robot ini memiliki fitur yang sangat canggih.

b)

Membantu pemantauan robot menggunakan GPS.

c)

Memudahkan petugas jika ada titik api yang sulit dijangkau atau berbahaya.

d)

Meningkatkan keselamatan warga DKI Jakarta.

4.

Berani Berubah

Bertahun-tahun lalu, Abdul Aziz sama seperti nelayan lainnya di tempatnya tinggal, Desa Wongsorejo, Banyuwangi. Ia menangkap berbagai ikan hias cantik yang selanjutnya dijual kepada pengepul.

Namun, suatu hari Abdul Aziz menangis melihat terumbu karang, tempatnya biasa menangkap ikan hias, hancur lebur. Dasar laut tampak seperti sumur dan banyak ikan hias yang mati. Ini terjadi akibat penggunaan bom dan racun untuk menangkap ikan hias. Abdul Aziz bertekad untuk tidak merusak terumbu karang lebih lanjut.

Abdul Aziz dan beberapa teman nelayan lainnya lalu mendapat tawaran untuk mengelola objek wisata Watudodol di Jawa Timur. Tawaran ini tentu saja mereka terima dengan senang hati. Mereka mendapat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak untuk urusan perizinan dan tata cara kelola tempat wisata. Kerja sama mereka membuat Watudodol menjadi lokasi wisata yang nyaman untuk dikunjungi.


Tidak berhenti sampai di situ, Abdul Aziz bersama teman-teman juga memulihkan kawasan perairan Watudodol. Belajar dari berbagai sumber, mereka menanam rumpon rumah ikan dan terumbu karang. Hasilnya sudah tampak. Dasar laut yang semula kosong dan mencekam, kini berubah menjadi taman laut dengan terumbu karang yang indah. Berbagai ikan hias juga sudah tampak berenang bebas di antara terumbu karang.

Pertanyaan : Apa perbedaan keadaan terumbu karang sebelum dipulihkan dan sesudah dipulihkan oleh Abdul Azis dan kawan-kawannya?

4 lines
5.

Menurutmu, pesan apa yang ingin disampaikan dalam poster tersebut?

4 lines
6.

Pacu Jawi, Tradisi Unik Minangkabau yang Mendunia


Pernahkah kamu mendengar tentang Pacu Jawi? Pacu Jawi yang berarti “balapan sapi” merupakan tradisi Minangkabau yang sangat unik dan hanya ada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.

Permainan tradisional ini dilombakan setiap tahun. Menurut sejarahnya, Pacu Jawi sudah ada sejak ratusan tahun silam. Tradisi ini berawal dari kegiatan petani setempat setelah musim panen.

Sekilas mirip dengan tradisi Karapan Sapi Madura yang terkenal itu, ya? Ternyata, ada bedanya!

Jika Karapan Sapi Madura dilakukan di tanah kering, Pacu Jawi diselenggarakan di sawah milik masyarakat setempat yang habis panen, serta dalam kondisi berlumpur dan basah.

Untuk teknik permainannya, seorang joki mengendarai sepasang sapi yang diapit oleh alat pembajak sawah sambil memegang tali dan menggigit ekor kedua sapi. Jika gigitan pada ekor sapi semakin kuat, semakin cepat pula sapi tersebut berlari.

Dalam Pacu Jawi, sepasang sapi yang berlomba hanya berlari sendirian tanpa adanya lawan. Penentuan pemenang berdasarkan lurus atau tidak lurusnya sepasang sapi dalam berlari menuju garis finish. Pasangan sapi yang berlari semakin lurus tentu akan menjadi pemenangnya. Selain itu, waktu tempuh sepasang sapi dalam lintasan juga menjadi penilaian.

Pacu Jawi berperan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat setempat. Selain itu, juga menjadi daya tarik bagi turis lokal maupun mancanegara. Tradisi ini dapat meningkatkan harga jual sapi sehingga meningkatkan perekonomian peternak.

Masyarakat di Tanah Datar terus melestarikan tradisi Pacu Jawi sejak ratusan tahun silam. Jika kamu adalah masyarakat Tanah Datar, mengapa kamu harus melestarikan tradisi tersebut?

4 lines