Font size
WorksheetsReview PPkn
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
BPUPKI merupakan Badan Penyelidik Usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia yang mengadakan sidang pertama tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 untuk mengesahkan 5 rumusan sila Pancasila.
Benar
Salah
Tiga Tokoh Nasional yang menyampaikan gagasan tentang rumusan dasar negara dalam sidang I BPUPKI antara lain adalah ....
Ki Bagus Hadikusumo, Mr. Kasman Singodimejo, dan Mr. Teuku Moh
Mohammad Hatta, K. H Wahid Hasyim, dan Ir. Soekarno
DR. Soepomo, Ir. Soekarno, dan Mr. Mohammad Yamin
K.R.T Radjiman Wediodiningrat, Ir. Soekarno, dan DR. Soepomo
Pada Perumusan Dasar Negara pada awalnya ada perbedaan pada bunyi rumusan Pancasila yang tertuang pada Piagam Jakarta. Perbedaan bunyi tersebut terdapat pada sila ... .
Sila 4
Sila 3
Sila 2
Sila 1
Peri Kebangsaan
Peri Kemanusiaan
Peri ke-Tuhanan
Peri Kerakyatan
Kesejahteraan Rakyat
5 Rumusan dasar negara tersebut disampaikan dalam sidang I BPUPKI oleh tokoh yang bernama ... .
Ir. Soekarno
Mr. Mohammad Yamin
DR. Soepomo
Drs. Mohammad Hatta
Tokoh pada gambar merupakan salah satu perumus dasar negara Indonesia yang bernama ... .
Ki Bagus Hadikusumo
Mr. Kasman Singodimejo
DR. Soepomo
Mr. Mohammad Yamin
Berikut ini tokoh yang mengungkapkan rumusan dasar negara menggunakan istilah Pancasila, Trisila, dan Ekasila ditunjukkan oleh gambar ... .
Benar atau Salah :
Sila Pertama memiliki makna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang disimbolkan dengan rantai emas
Benar
Salah
Benar atau Salah gambar berikut adalah simbol dari Sila ke Lima Pancasila
Benar
Salah
1. Mengembangkan rasa cinta tanah air
2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara
3. Mengembangkan rasa bangga berkebangsaan Indonesia
tiga hal di atas merupakan pengamalan dari sila Pancasila yaitu pada sila ke ... .
Satu
Dua
Tiga
Empat
Berikut ini pengamalan sila kedua yang tepat ditunjukkan oleh ... .
Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan Ibadah
Tidak menggunakan hak milik untuk merugikan orang lain
Memeilhara ketertiban dunia yang bernasar perdamaian
Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa slira
