NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsTry Out Metodologi Pemeriksaan Keuangan BPK
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Name
Class
Date
1.
Dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan akan menghasilkan LHP seperti dibawah ini, kecuali :
a)
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
b)
Pernyataan Menolak Memberikan Opini
c)
Benar dan Sesuai Standar
d)
Wajar Dengan Pengecualian (WDP)
2.
Pengujian ini dilakukan apabila pemeriksa menyimpulkan bahwa SPI secara keseluruhan baik/efektif atau risiko pengendaliannya rendah
a)
Pengujian subtantive mendalam
b)
Pengujian subtantive terbatas
c)
Pengujian pengendalian internal
d)
Semua jawaban salah
3.
Metode statistik dalam pengujian pengendalian dilakukan dengan metode, kecuali
a)
Fixed Sample Size
b)
Sequential
c)
Misstatement
d)
Discovery
4.
Salah satu sumber informasi untuk memahami suatu proses bisnis entitas dapat diperoleh melalui, kecuali
a)
Hasil survei dari pendahulu
b)
informasi dari situs entitas
c)
Angka materialitas
d)
kertas kerja pemeriksa tahun sebelumnya
5.
Siklus/proses bisnis dalam organisasi sektor publik umumnya berikut ini, Yaitu kecuali
a)
Penganggaran,kepegawaian,penggajian
b)
penerimaan pendapatan,pengelolaan kas , pelaporan keuangan
c)
pengelolaan investasi ,pembiayaan,pengadaan belanja
d)
perencanaan,pengungkapan,penentuan
6.
Berikut ini adalah input yang diperlukan dalam penyusunan LHP yaitu:
a)
Konsep LHP, temuan dalam pemeriksaan dan rencana aksi dari entitas.
b)
Konsep LHP, tanggapan tertulis dan resmi atas konsep LHP dan rencana aksi dari entitas.
c)
Konsep LHP, temuan temuan atas kelemahan pengendalian intern entitas dan rencana aksi dari entitas.
d)
Konsep LHP, temuan atas atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang‐undangan dan rencana aksi dari entitas.
7.
Tujuan pelaksanaan prosedur analitis awal (tahap perencanaan pemeriksaan) adalah untuk ?
a)
Mendapatkan jaminan, dalam kombinasi dengan pengujian audit lainnya (seperti pengujian system pengendalian intern dan pengujian substantif perincian), yang berhubungan dengan pernyataan laporan keuangan untuk satu atau lebih area audit.
b)
Membantu pemeriksa dalam merencanakan sifat, saat, dan lingkup untuk prosedur‐prosedur lainnya di tahap selanjutnya atau prosedur pemeriksaan yang akan digunakan untuk memperoleh bukti‐bukti pemeriksaan untuk saldo akun atau kelas transaksi tertentu.
c)
Menganalisis data dan mengidentifikasi perbedaan signifikan.
d)
Semua Jawaban Benar
8.
Pemeriksa harus memperoleh surat representasi yang dilampiri dengan laporan keuangan. Surat representasi tersebut berisi pernyataan tertentu kecuali :
a)
Manajemen bertanggungjawabnya dalam menyusun laporan keuangan sesuai kerangka pelaporan keuangan yang berlaku.
b)
Manajemen sudah memberikan kepada pemeriksa semua informasi yang relevan dan akses sesuai
c)
Sebagian transaksi sudah dicatat dan dicerminkan dalam laporan keuangan.
d)
Representasi manajemen tambahan mendukung bukti audit lainnya yang relevan untuk laporan keuangan
9.
Terdapat 4 Opini atas kewajaran LK, Opini Pernyataan Menolak memberikan Opini atau tidak memberikan Pendapat (TMP) atau Disclamer Opinion merupakan :
a)
Memuat suatu pernyataan bahwa pemeriksa tidak menyatakan pendapat atas laporan keuangan
b)
Memuat suatu pernyataan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material dalam SAP.
c)
Memuat suatu pernyataan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan SAP, kecuali untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan
d)
Memuat suatu peryataan bahwa laporan keuangan tidak menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan SAP
10.
Berikut adalah kegiatan yang dilakukan pada tahapan perencanaan pemeriksaan keuangan, kecuali :
a)
Identifikasi dan penilaian resiko awal
b)
Pemahaman entitas dan proses bisnis
c)
Pemahaman tujuan pemeriksaan dan Harapan penugasan
d)
Pelaksanaan pengendalian pengujian internal
11.
Yang tidak termasuk tujuan aktivitas pemahaman hasil pemeriksaan sebelumnya adalah
a)
Memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai proses kerja dan resiko entitas
b)
Menilai pelaksanaan tindak lanjut atas rekomendasi BPK
c)
Menganalisis dampak pelaksanaan tindak lanjut terhadap LK yang diperiksa
d)
Menetapkan tingkat resiko pemeriksaan
12.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) merupakan bukti penyelesaian penugasan bagi Pemeriksa yang dibuat dan disampaikan kepada Pemberi Tugas, yaitu BPK. LHP dalam pemeriksaan LK pada umumnya meliputi, KECUALI
a)
LHP atas Laporan Perubahan Ekuitas
b)
LHP atas Laporan Keuangan
c)
LHP atas Sistem Pengendalian Intern
d)
LHP atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan
13.
Dibawah ini yang termasuk dalam Surat Keputusan sebagai dasar penetapan rancangan Perda APBD menjadi Perda dan rancangan Perkada tentang penjabaran APBD menjadi Raperda adalah …
a)
Surat Keputusan Menteri/Gubernur dan Surat Keputusan Pimpinan DPRD
b)
Surat Keputusan SKPD dan Surat Pimpinan DPRD
c)
Surat Keputusan Kepala Daerah dan Surat Keputusan Pimpinan DPR
d)
Surat Keputusan Menteri dan Surat Keputusan Kepala Daerah
14.
Penyusunan konsep akhir atas LK terdapat input yang diperlukan dalam penyusunan LHP yaitu
a)
konsep LHP
b)
tanggapan tertulis dan resmi atas konsep LHP
c)
rencana aksi dari entitas
d)
semua benar
15.
Temuan ketidakpatuhan yang mengandung unsur pelanggaran hukum adalah:
a)
Belanja perjalana dinas fiktif
b)
Belanja pengadaan fiktif
c)
Penggunaan uang/barang untuk keperluan pribadi
d)
Semua benar
16.
Asersi yang digunakan oleh auditor dalam mempertimbangkan jenis-jenis kesalahan penyajian potensial yang berbeda yang dapat terjadi digolongkan ke dalam beberapa kategori. Berikut adalah asersi tentang saldo akun pada akhir periode, kecuali:
a)
a. Pisah Batas (Cut-off).
b)
b. Hak dan Kewajiban (Rights and Obligations).
c)
c. Eksistensi (Existence).
d)
d. Penilaian dan Pengalokasian (Valuation and Allocation).
17.
yang merupakan Asersi tentang Saldo Akun pada akhir periode, yaitu:
a)
Keterjadian
b)
Eksistensi
c)
keakurasian
d)
Pisah Batas
e)
Klasifikasi
18.
Dalam melakukan pembukuan pengendalian atas penerimaan dan penyetoran daerah mengunakan buku - buku berikut, kecuali
a)
Laporan penerimaan dan penyetoran
b)
Buku Kas Umum
c)
Register STS
d)
Tanda Bukti Setoran
19.
Manakah yang benar dari pernyataan dibawah ini tentang tujuan pemeriksaan keuangan :
a)
Memberikan opini yang memadai tentang laporan keuangan
b)
Menilai aspek ekonomi
c)
Mendorong rekomendasi kepada perbaikan
d)
Kepatuhan terhadap perundang-undangan
20.
Auditor BPK akan melakukan penyesuaian tingkat resiko dan tingkat materialitas setelah pengujian pada saat kondisi dibawah ini :
a)
SPI telah didesain secara memadai dan dapat meminimalisi kecurangan
b)
Bila ditemukan permasahan berdasarkan pengujian yang dilakukan
c)
Penyesuaian terhadap tingkat risiko pengendalian berpengaruh terhadap risiko salah saji material dan tingkat risiko deteksi yang telah ditetapkan
d)
Evaluasi terhadap pelaksanaan pengujian substantif
21.
Berikut Isi dari surat representasi manajemen
a)
Manajemen sudah memberikan kepada pemeriksa semua informasi yang relevan dan akses sesuai
b)
Semua Benar
c)
Semua transaksi sudah dicatat dan dicerminkan dalam laporan keuangan.
d)
Manajemen telah memenuhi tanggungjawabnya dalam menyusun laporan keuangan sesuai kerangka pelaporan keuangan yang berlaku
22.
Input yang diperlukan dalam penyusunan LHP antara lain sebagai berikut, KECUALI:
a)
a. Konsep LHP
b)
b. Tanggapan tertulis dan resmi atas konsep LHP
c)
c. Rencana Aksi dari Entitas
d)
d. Surat saran dan rekomendasi.
23.
Sumber data/informasi yang diperlukan dalam tahap pelaksanaan prosedur analitis awal adalah sebagai berikut :
a)
a. Kertas kerja pemeriksaan sebelumnya, terutama tentang hal‐hal signifikan dan risiko<br />keuangan entitas;
b)
b. Hasil pemahaman entitas;
c)
c. Sumber‐sumber informasi lainnya, baik data keuangan maupun nonkeuangan entitas,
d)
d. Semua benar
24.
Berdasarkan UU No. 15 Tahun 2014, pemeriksaan BPK terhadap keuangan negara terdiri dari:
a)
Pemeriksaan keuangan.
b)
Pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja.
c)
Pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.
d)
Pemeriksaan kinerja.
25.
Berdasarkan UU No. 15 tahun 2014, pemeriksaan atas pengelolaan keuangan negara yang mencakup aspek ekonomi, efisiensi serta efektivitas disebut …
a)
Pemeriksaan dengan tujuan tertentu
b)
Pemeriksaan kinerja
c)
Pemeriksaan atas sistem pengendalian internal
d)
Pemeriksaan keuangan
26.
Dalam pelaksanaan pengujian substansif, auditor menggunakan asersi untuk mempertimbangkan jenis-jenis potensial yang berbeda. Manakah yang bukan termasuk dalam Asersi tentang golongan transaksi dan peristiwa yang diaudit:
a)
Keterjadian (occurence): transaksi dan peristiwa yang telah terbukukan telah terjadi dan berkaitan dengan entitas
b)
Hak dan kewajiban (rights and obligations): entitas memiliki atau mengendalikan hak atas aset dan memiliki kewajiban atas liabilitas
c)
Kelengkapan (completeness): seluruh transaksi dan peristiwa yang seharusnya terbukukan telah dicatat
d)
Pisah batas (cut‐off): transaksi dan peristiwa telah dibukukan dalam periode akuntansi yang tepat
27.
Kapan auditor harus merevisi materialitas untuk laporan keuangan secara keseluruhan?
a)
a. Pada saat adanya informasi selama audit, yang menyebabkan auditor menentukan jumlah materialitas yang berbeda dari jumlah yang ditetapkan pada tahap perencanaan
b)
b. Pada awal dimulainya pemeriksaan
c)
c. Pada akhir pemeriksaan
d)
d. Pada saat penyusunan laporan
28.
Pemahaman terkait dengan Tujuan Pemeriksaan, Pemahaman Entitas, Pemahaman Hasil Pemeriksaan dan Pelaksanaan Prosedur Analitik merupakan tahapan pemeriksaan keuangan yang mengandung resiko?
a)
Risiko bawaan (Inherent risk)
b)
Risiko Pengendalian (Control Risk)
c)
Risiko Deteksi (Detection Risk)
d)
Semua Jawaban Benar
29.
Standar Audit yang mengatur tentang dokumentasi kertas kerja dalam SPAP adalah
a)
SA 230
b)
SA 300
c)
SA 500
d)
SA 530
30.
Pelaksanaan Pengujian Substantif adalah suatu prosedur audit yang dirancang untuk medeteksi kesalahan penyajian material pada tingkat asersi. Biasanya pengujian substantif terdiri atas :
a)
Pengujian rinci untuk setiap golongan transaksi, saldo akun, pengungkapan dan prosedur analitis substantif.
b)
Pengujian atas keakurasian dan penilaian informasi keuangan dan informasi lainnya diungkapkan secara wajar dan pada jumlah yang tepat.
c)
Hak dan kewajiban entitas memiliki atau mengendalikan hak atas aset dan memiliki kewajiban atas liabilitas
d)
Semua jawaban benar
31.
Membantu pemeriksa dalam merencanakan sifat, saat, dan lingkup untuk prosedur-prosedur lainnya di tahap selanjutnya atau prosedur pemeriksaan yang akan digunakan untuk memperoleh bukti‐bukti pemeriksaan untuk saldo akun atau kelas transaksi tertentu, merupakan tujuan dari ...
a)
Pemahan dari sistem pengendalian internal
b)
Pemahaman entitas dan proses bisnis
c)
Pelaksanaan prosedur analitis awal
d)
Identifikasi dan penilaian resiko awal
32.
Berikut yang termasuk ke dalam pendapatan daerah atas lain-lain pendapatan daerah yang sah adalah, kecuali:
a)
Hasil penjualan BMD yang tidak dipisahkan, hasil kerjasama daerah, hasil pengelolaan dana bergulir
b)
Hasil pemanfaatan BMD yang tidak dipisahkan, Jasa giro, pendapatan bunga
c)
Pendapatan denda pajak daerah, pendapatan retribusi, pendapatan dari BLUD
d)
Pendapatan atas tuntutan ganti kerugian Keuangan Daerah, pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, pendapatan hasil eksekusi jaminan
33.
Ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang undangan yang ditemukan dalam pemeriksaan keuangan, dimuat sebagai temuan pemeriksaan dalam LHP atas…..<br />
a)
Kepatuhan
b)
Ketaatan
c)
Kedisiplinan
d)
Semua Benar
34.
Pelaksanaan pemeriksaan interim atas LK bertujuan untuk ? Kecuali ?
a)
Memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tahun‐tahun sebelumnya, terutama tindak lanjut atas temuan‐temuan yang berdampak terhadap salah saji atau menjadi pengecualian atas LK tahun sebelumnya.
b)
Menguji kesesuaian saldo akhir dan saldo awal Kas Pada BKU. Melakukan Jurnal Penyesuaian pada 31 Desember 20xx.
c)
Menguji kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan atas transaksi‐transaksi selama periode yang berlangsung sampai dengan saat pemeriksaan interim.
d)
Perolehan data dan informasi untuk pengembangan perencanaan pemeriksaan terinci LK ,<br />antara lain meliputi, tapi tidak terbatas pada, pemantauan atas tindak lanjut hasil<br />pemeriksaan sebelumnya dan penilaian risiko (risk assesment).
35.
PSP 300 dalam SPKN BPK membahas tentang:
a)
Standar Perencanaan Pemeriksaan Keuangan Negara
b)
Standar Pelaksanaan Pemeriksaan Keuangan Negara
c)
Standar Umum Pemeriksaan Keuangan Negara
d)
Standar Pelaporan Pemeriksaan Keuangan Negara
36.
Hal-hal berikut merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang<br />didasarkan pada kriteria, kecuali :
a)
Kesesuaian dengan SAP
b)
Kecukupan pengungkapan (adequate disclosure)
c)
Kepatuhan perundang‐undangan
d)
Ringkas dan akurat SPI
37.
Berikut ini adalah Asersi tentang saldo akun pada akhir periode kecuali
a)
Eksistensi (existence)
b)
Kelengkapan (completeness)
c)
Keterjadian (occurence):
d)
Hak dan kewajiban (rights and obligations)
38.
Yang bukan termasuk contoh pengujian atribut atas klasifikasi pengeluaran kas- belnaj Modal Pemerintah Daerah adalah:
a)
SP2D diterbitkan berdasarkan SPP LS belanja modal yang disetujui oleh pengguna anggaran.
b)
SP2D didukung oleh SPM LS belanja modal yang diterbitkan oleh PPK yang telah diotorisasi oleh Pemda
c)
SP2D diterbitkan berdasarkan SPP LS belanja modal yang didukung oleh dokumen yang lengkap
d)
PK SKPD melakukan verifikasi SPP LS belanja modal sebelum menerbitkan SPM LS belanja Modal
39.
Berdasarkan Juknis Materialitas, dalam pemeriksaan laporan keuangan, Pemeriksa perlu menetapkan nilai materialitas pada tahap perencanaan yang terdiri dari:
a)
“Planning Materiality/PM” (materialitas awal)
b)
“Tolerable Misstatement/TM”
c)
Semua benar
d)
Semua salah
40.
pemeriksa harus mengetahui pengendalian kunci (utama) apa saja yang seharusnya ada dalam setiap alur proses bisnis. pengendalian<br />kunci mencakup hal‐hal sebagai berikut :
a)
Adanya persetujuan dan otorisasi dari pihak yang berwenang
b)
Adanya verifikasi untuk menjamin adanya ketepatan perhitungan dan pemenuhan persyaratan sesuai ketentuan
c)
Adanya proses reviu atas kinerja operasi oleh pihak yang kompeten (misal pihak inspektorat)
d)
Semua Benar
41.
Dalam pemeriksaan LK, pemahaman dan penilaian SPI dilaksanakan pada seluruh level, yaitu KECUALI :
a)
level kompetensi
b)
level proses bisnis/kelas transaksi
c)
level akun/pos
d)
level entitas
42.
Undang-Undang yang mengatur tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara yaitu…
a)
a. UU No. 17 tahun 2003
b)
b. UU No. 15 tahun 2004
c)
c. UU No. 33 tahun 2004
d)
d.UU No. 1 tahun 2004
43.
Contoh temuan ketidakpatuhan yang TIDAK mengandung unsur pelanggaran hukum adalah:
a)
Kesalahan pencatatan transaksi seharusnya 1.0000.000 menjadi 10.000.000
b)
Markup biaya bahan material
c)
Belanja perjalanan dinas fiktif
d)
Penggunaan uang/barang untuk kepentingan<br />pribadi
44.
Metodologi pemeriksaan keuangan BPK dapat digambarkan dengan tahapan sebagai berikut, kecuali
a)
Perencanaan dan pemeriksaan keuangan
b)
Pengujian pemeriksaan keuangan
c)
Pelaksanaan pemeriksaan keuangan
d)
Pelaporan pemeriksaan keuangan
45.
Pemeriksaan interim Laporan Keuangan dilakukan pada saat .....
a)
Sebelum tanggal laporan keuangan berakhir
b)
Saat laporan audit diterbitkan oleh BPK
c)
Saat laporan audit diterbitkan oleh KAP
d)
Saat Laporan Keuangan (unaudited) diserahkan oleh pihak entitas untuk diperiksa
46.
Pengujian analisis tren bertujuan untuk:
a)
Menilai kewajaran pembukuan dalam rekening buku besar dan menyangkut pola perbandingannya dengan data sejenis untuk periode sebelumnya (historical data)
b)
Menilai Pola Fraud dalam Laporan Keuangan
c)
Mendapatkan gejala manipulasi yang dilakukan oleh pihak intern entitas yang diperiksa
d)
Mengetahui apakah ada kesalahan dalam Angka
47.
Langkah-langkah dalam menentukan siklus risiko pengendalian adalah
a)
Pemberian Skor RP, Analisis RP, Menentukan tingkat RP siklus
b)
Memutakhirkan RP, Memberikan skor RP, Menentukan tingkat RP siklus
c)
Memutakhirkan RP, Analisis RP, Menentukan tingkat RP siklus
d)
Memutakhirkan RP, Analisis RP, Menentukan tingkat RP siklus
48.
Perihal yang dijelaskan dalam hasil pemeriksaan atas efektivitas SPI entitas adalah
a)
dampak kelemahan pengendalian terhadap salah saji laporan keuangan
b)
Adanya pengendalian yang tidak berdampak terhadap pelaporan keuangan
c)
Adanya ketidak patuhan dalam laporan keuangan
d)
dampak kelemahan pengendalian dan dampak ketidak patuhan terhadap salah saji laporan keuangan
49.
Pengujian Substantif dilakukan untuk
a)
Meyakini bahwa laporan keuangan entitas disajikan dengan benar
b)
Meyakini bahwa laporan keuangan entitas disajikan sesuai ketentuan
c)
Meyakini bahwa laporan keuangan entitas disajikan dengan pengendalian intern yang efektif
d)
meyakini asersi-asersi manajemen atas laporan keuangan entitas
50.
Pengujian Dengan Tujuan Ganda (Dual-Purpose Tests), adalah
a)
Pengujian substantif yang dilakukan secara bersamaan saat melakukan pengujian atas pengendalian internal
b)
Pengujian substantif yang dilakukan setelah melakukan pengujian atas pengendalian internal
c)
Pengujian substantif lebih diutamakan dibanding uji pengendalian
d)
Pengujian substantif tidak dilakukan saat meyakini pengujian atas pengendalian internal sudah memadai
Reset
