NEW
Font size
WorksheetsSifat koligatif Larutan
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
1. Berikut ini beberapa penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari:
(1) penyerapan air oleh akar tanaman;
(2) penambahan garam dalam proses pembuatan es putar;
(3) penambahan garam untuk mencairkan salju;
(4) penggunaan garam untuk membunuh lintah; dan
(5) menambah etilen glikol pada radiator mobil.
Penerapan tekanan osmotik terdapat pada peristiwa berikut, yaitu ….
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (5)
(4) dan (5)
Tekanan osmotik larutan glukosa 0,01 M pada suhu 27 oC dimana R = 0,082 adalah ....
0,022 atm
0,066 atm
0,246 atm
0,738 atm
1,246 atm
Perhatikan diagram P – T air dan larutan.
Pernyataan yang benar dari gambar tersebut adalah … .
D – E merupakan penurunan titik beku
G – F merupakan kenaikan titik didih
Besarnya kenaikan titik didih adalah E - D
Titik didih larutan lebih rendah daripada pelarut
Titik beku larutan lebih tinggi daripada pelarut
Besarnya penurunan tekanan uap jenuh larutan sebanding dengan … .
Molalitas larutan
Molaritas larutan
Fraksi mol zat terlarut
Fraksi mol pelarut
pH larutan
Sebanyak 0,8 g elektrolit kuat AX2 dilarutkandalam 300 mL air. Jika tekanan osmosis larutan ini 1,6 atm pada 27oC(R= 0,082 L.atm.mol-1.K-1), jika dianggap terionisasi sempurna, maka Mr AX2 adalah….
41
80
123
184
246
Lintah adalah salah satu hewan penganggu yang sangat banyak terdapat di kaki gunung ciremai. Lintah banyak tersebar di tepian sungai di sekitar camp pendakian gunung tersebut. Salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi lintah yang biasa mengganggu para pendaki gunung biasanya dilakukan dengan menaburkan garam. Konsep kimia yang dapat menggambarkan kejadian tersebut adalah ....
Tekanan osmosis
Kenaikan titik didih
Penurunan titik beku
Penurunan tekanan uap
Massa jenis larutan
Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan dalam 500 gram air, jika Kb. Air. 0,52 oC/molal , dan garam terionisasi sempurna, maka titik didih larutan sebesar … oC.
100,208
102,08
120,80
104,16
100,416
Seorang guru kimia menugaskan siswa melakukan percobaan penentuan titik beku larutan non elektrolit dan larutan elektrolit. Larutan yang tersedia yaitu: larutan urea 0,1 molal dan larutan KCl 0,1 molal. Setelah melakukan percobaan, 5 kelompok memberikan kesimpulan sebagai berikut:
· Kelompok A : titik beku larutan urea 0,1 molal > titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok B : titik beku larutan urea 0,1 molal < titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok C : titik beku larutan urea 0,1 molal = titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok D : penurunan titik beku larutan urea 0,1 molal < penurunan titik beku larutan KCl 0,1 molal
· Kelompok E : penurunan titik beku larutan urea 0,1 molal > penurunan titik beku larutan KCl 0,1 molal
Jika kalian yang melakukan percobaan di atas, maka kalian setuju dengan kesimpulan kelompok....
A dan B
B dan C
B dan E
A dan D
A dan E
Data percobaan tentang titik didih 4 larutan pada suhu 27oC dan tekanan 1 atm tercantum pada tabel berikut.
Pada konsentrasi yang sama, larutan urea, CO(NH2)2 dan amonium nitrat, NH4NO3 memiliki titik didih yang berbeda. Hal ini disebabkan ....
pada konsentrasi yang sama jumlah partikel urea < amonium nitrat
larutan NH4NO3 tidak mengalami ionisasi
larutan urea mengalami ionisasi
kedua larutan merupakan larutan elektrolit
kedua larutan merupakan larutan non elektrolit
Larutan yang isotonis dengan asam perklorat (HClO4) 0,2 M Jika larutan dianggap terionisasi sempurna dan diukur pada suhu dan tekanan yang sama adalah ….
Aluminum sulfat , Al2(SO4)3 0,08 M
Feri bromide, FeCl3 0,2 M
.Asam klorida, KCl 0,3 M
Magnesium sulfat, MgSO4 0,4 M
Urea, CO(NH2)2 0,5 M
