NEW
Font size
WorksheetsPOSTEST - TKP1. PELAYANAN PUBLIK
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Saya sedang memahami konsep pemberian pelayanan publik tidak boleh diskriminatif dalam arti tidak membedakan suku, ras, agama, golongan, gender dan status ekonomi. Saya bekerja di sebuah instansi pelayanan masyarakat. Suatu waktu saat sudah jam pulang dan saya hendak menutup pintu pelayanan, datang seorang masyarakat yang ingin meminta pelayanan. Namun saya menilai orang tersebut berpakaian seperti penganut aliran sesat yang ada di televisi. Sikap saya...
Bertanya keperluannya untuk menilai apakah saya bisa melayani kepentingannya atau tidak
Meminta ia untuk datang kembali esok hari dengan berpakaian normal.
Tetap menutup pintu dan berlalu pergi.
Memberikan penjelasan bahwa jam kantor sudah selesai dan meminta kembali esok hari.
Melayani dengan muka terpaksa.
Kantor kami menerapkan nilai dimana proses penyelenggaraan pelayanan publik harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Suatu sore, seorang tamu merasa puas dengan pelayanan yang saya berikan dan ingin memberikan uang dengan nilai yang sangat menggiurkan kepada saya. Padahal peraturan kantor, tidak memperbolehkan hal tersebut. Namun saya sedang dalam kesulitan ekonomi dan merasa tidak ingin menolak rejeki, maka saya akan...
Menerimanya dan akan membaginya dengan teman di ruangan saya.
Menolaknya, namun apabila orang itu memaksa maka akan saya terima dahulu.
Memintanya untuk memberikan di luar kantor karena tidak enak dengan teman yang lain.
Menerimanya langsung untuk kemudian disampaikan kepada atasan.
Menolak dengan halus dan memberitahukan tentang peraturan di kantor.
Atasan saya mengatakan bahwa dalam pemberian pelayanan publik tidak boleh mengutamakan kepentingan pribadi dan/atau golongan. Hal ini ingin saya terapkan saat sedang melakukan pelayanan pada seorang nenek, datang seorang pelanggan utama yang ingin dilayani terlebih dahulu. Saya akan....
Tidak menghiraukan permintaan dari pelanggan utama.
Berkonsultasi kepada atasan karena ini terkait pelanggan utama.
Langsung melayani pelanggan utama.
Meminta pelanggan utama tersebut untuk menunggu karena sebentar lagi saya akan menyelesaikan pelayanan.
Menyarankan pelanggan utama untuk mencari pelayanan dari teman saya yang lain.
Tepat waktu adalah moto dari kantor Anda. Anda merupakan seorang pegawai di suatu instansi pemerintah. Pada suatu pagi, Anda hampir terlambat masuk kerja karena kesiangan bangun. Saat Anda hendak buru-buru menuju tempat finger print, seorang Ibu yang menggendong seorang balita menghampiri Anda dan menanyakan loket pelayanan yang ada 2 lantai diatas lantai kantor Anda. Bagaimana sikap Anda?
Mengantar warga masyarakat tersebut ke loket pelayanan kemudian Anda melakukan absensi finger print.
Memberitahu Ibu itu arah loket pelayanan kemudian Anda melakukan absensi finger print.
Mengajak Ibu itu ke tempat absensi finger print, sehingga bisa menanyakan keperluan dan mengantarnya ke loket pelayanan.
Menyapa Ibu tersebut kemudian Anda bergegas ke tempat absensi finger print.
Meminta Ibu menunggu ditempat tersebut sebentar sampai Anda selesai finger print dan mengantarnya ke loket pelayanan.
Kantor saya terkenal dengan proses penyelenggaraan pelayanan publik selalu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun suatu ketika sekelompok orang mendatangi loket saya untuk meminta prioritas pelayanan karena suatu alasan dan akan memberikan imbalan. Disisi lain masih ada 3 antrian yang harus saya layani. Saya akan.....
Menjelaskan terlebih dahulu prosedur pelayanan yang berlaku.
Mengajak teman untuk memprioritaskan mereka.
Menanyakan alasan meminta prioritas dan jika mendesak langsung memprioritaskan pelayanan
Memprioritaskan pelayanan dan menggunakan uang imbalan untuk kepentingan kantor.
Menanyakan alasan meminta prioritas dan jika mendesak meminta izin ke 3 antrian lain
Anda bekerja sebagai pegawai Jaminan Kecelakaan yang mengurusi pendaftaran peserta Jaminan Kecelakaan baru. Hari itu, jumlah pendaftar sedang sangat banyak, sampai-sampai banyak orang yang mengambil nomor antrian 2 jam sebelum pendaftaran dibuka. Sekitar jam 10 siang, ada sepasang kakek nenek yang baru mengambil nomor antrian. Akibatnya, mereka baru Anda layani sekitar pukul 16 sore, mengingat jumlah pendaftar yang begitu banyak. Setelah begitu lama menunggu, ternyata ada 1 dokumen yang lupa mereka bawa sebagai persyaratan pendaftaran peserta baru. Mereka mengeluh dan marah-marah kepada Anda karena sudah lama menunggu ternyata tidak bisa mendaftar peserta Jaminan Kecelakaan hari itujuga. Sikap Anda adalah...
Karena kasihan ada orang tua yang sudah menunggu lama, Anda memproses pendaftaran Jaminan Kecelakaan kakek nenek tersebut hari itu juga dengan catatan: 1 dokumen yang tidak dibawa harus dikirimkan keesokan harinya.
Meminta maaf kepada kakek nenek tersebut karena Anda harus mengikuti prosedur pendaftaran peserta Jaminan Kecelakaan yang ada dan meminta mereka untuk datang lagi esok hari.
Mencoba memberi pengertian kepada kakek nenek tersebut.
Menyarankan kakek nenek tersebut untuk meminta tolong kepada anggota keluarga mereka agar mengirimkan scan dokumen yang tertinggal tersebut secara online ke alamat email kantor.
Mendengarkan keluh kesah kakek nenek tersebut dan mencoba memberi pengertian.
Sebagai pelayan toko, saya melihat display barang agak berantakan dan disaat yang sama ada pembeli yang datang terus menerus, maka saya…
Menutup toko terlebih dahulu dan meminta pelanggan datang kembali setelah toko dibuka.
Merapikan display barang terlebih dahulu dan meminta pembeli menunggu sebentar.
Merapikan display barang terlebih dahulu dengan cepat karena kerapian sangat penting.
Melayani pembeli terlebih dahulu dan merapikan toko saat menjelang tutup.
Melayani pembeli dahulu kemudian merapikan toko saat tidak ada pembeli yang butuh dilayani.
Menurut saya cara terbaik untuk meningkatkan keuntungan penjualan produk dari perusahaan saya adalah…
Menurunkan harga jual produk.
Memperluas jaringan pemasaran.
Melakukan efisiensi gaji karyawan.
Memperbanyak jenis produk.
Mencari bahan baku yang lebih murah.
Saat saya dipercaya sebagai petugas dalam promo penjualan produk baru yang mendirikan booth di alun-alun kota. Dalam prosesnya terjadi penumpukan antrian yang sangat banyak, tidak teratur, dan berebut mendapatkan pelayanan promo dengan segera. Maka saya…
Menertibkan dan berinisiatif membuat nomor antrian secara manual.
Memarahi calon pembeli yang tidak mau mengalah.
Memperhatikan saja.
Melaporkan kepada pimpinan untuk segera bertindak.
Menertibkan dan berinisiatif membuka loket tambahan.
Anda masih bingung dengan penerapan nilai “pemberian pelayanan publik tidak boleh mengutamakan kepentingan pribadi dan/atau golongan”. Sedangkan anda bekerja di sebuah unit pelayanan kesehatan dimana suatu hari sedang penuh antrian namun tiba-tiba seorang Ibu menyerobot karena anaknya sakit dan meminta pelayanan dengan segera. Sikap anda...
Meminta Ibu tersebut kembali ke antrian karena kondisi pelayanan yang penuh antrian.
Meminta untuk kembali ke antrian dan menjelaskan dengan sopan kondisi yang terjadi.
Meminta ijin pada antrian untuk melayani ibu tersebut terlebih dahulu
Mendiamkan dan tidak mengiraukan.
Meminta teman yang lain untuk melayaninya.
