wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Mengidentifikasi Nilai Kehidupan Cerpen

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Rieli menyadari bahwa tingkah lakunya selama ini tidak sopan. Dia selalu cuek ke orang-orang yang tidak dia butuhkan dan tidak pernah bersikap ramah pada orang yang baru dikenalnya. Setelah kejadian di sekolah kemarin, Rieli akhirnya sadar. Dia bertekad untuk mengubah sikapnya.


Nilai yang diaplikasikan Rieli disebut juga dengan nilai....

a)

Nilai agama

b)

Nilai moral

c)

Nilai sosial

d)

nilai budaya

e)

nilai pendidikan

2.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

"Sebenarnya sangat banyak kejadian seperti itu yang terjadi kepadaku, sangat sering. Terkadang aku bingung dengan orang-orang yang tak peduli untuk menutup aurat mereka. Sungguh, sebenarnya apa arti jilbab bagi mereka?"

(Kutipan Cerpen "Apa Arti Jilbab Bagimu" karya Lamia N S)

Nilai yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut adalah….

a)

Nilai agama

b)

Nilai moral

c)

Nilai sosial

d)

Nilai budaya

e)

Nilai pendidikan

3.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Sebagai orang yang dituakan di kampung aku menyambutnya dengan sangat baik. Kulayani dia selayaknya tamu yang benar-benar baru tiba dari perjalanan sangat jauh. Bincang-bincang kamipun mengalir seperti air. Lalu, dia minta aku bercerita. Cerita tentang apa saja, katamya. Tentang kampung ini juga boleh, pintanya.

Tukang Obat itu Mencuri Hikayatku

Nilai sosial yang terdapat pada cuplikan cerpen tersebut adalah….

a)

Sebagai orang yang tua harus dihormati.

b)

Ketika ada orang jauh kita harus menjadi lebih tua.

c)

Kita harus berbincang-bincang dengan semua orang yang datang.

d)

Ketika kita kedatangan tamu, haruslah kita layani dengan sepenuh hati.

e)

Kita harus menceritakan tentang kampung kita kepada semua orang yang datang ke kampung kita.

4.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Meski termasuk anak yang pandai dan masuk kelas akselerasi, Romero tetap memilik banyak teman dan sahabat. Baginya teman adalah lingkungan yang dapat memberikan banya inspirasi dan pengalaman yang tidak diperoleh di bangku sekolah. Di rumah ia juga bersikap baik pada tetangga. Ia ingat ketika orang tuannya berpesan, “Carilah teman dan sahabat sebanyak-banyaknya karena kita tidak bisa hidup sendiri. Suatu saat pasti kita membutuhkan orang lain.”

Nilai dalam penggalan cerpen di atas adalah ….

a)

Nilai agama

b)

Nilai moral

c)

Nilai sosial

d)

Nilai budaya

e)

Nilai pendidikan

5.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.

Nilai moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….

a)

Dayang Sumbi yang sangat cantik dan cerdas.

b)

Dayang Sumbi menjatuhkan pentalan benang berkali-kali.

c)

Janganlah malas untuk mengambil barang yang telah dijatuhkan.

d)

Seorang raja dan ratu yang memiliki seorang putri yang cantik dan cerdas tetapi manja.

e)

Sikap Dayang Sumbi yang mengucapkan sumpah sehingga dia harus memenuhi sumpah itu.

6.

Ia mengerti arti petuah Bugis tersebut: seseorang barulah dapat dikatakan sebagai manusia jika lurus dalam ucapan dan perbuatannya. Ucapan hendaklah selaras dengan perbuatan.


Nilai yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut adalah….

a)

nilai agama

b)

nilai moral

c)

nilai sosial

d)

nilai budaya

e)

nilai pendidikan

7.

Nilai yang berhubungan dengan akhlak, tingkah laku, dan perbuatan yang menjadi dasar kehidupan masyarakat disebut....

a)

nilai agama

b)

Nilai moral

c)

Nilai sosial

d)

Nilai budaya

e)

Nilai pendidikan

8.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Setelah menyelesaikan sholat subuh, Dina masih saja duduk di atas sajadah yang ia gunakan saat sholat tadi. Sebenarnya ia merasa sudah lebih baik setelah menumpahkan semua bebasn pikirannya setelah mengadu kepada Tuhan. Namun, ia masih saja duduk diam. Entah apa yang dipikirkannya sehingga membuatnya masih duduk terpaku di sana. Tanpa sepengetahuannya, Ibu masuk dan memperhatikan tingkah anak gadisnya pagi ini. “Dina, kamu kenapa, Nak?” tanya ibu sambil mengelus rambut hitamnya. “Tidak apa-apa, Bu”, jawab Dina singkat sambil beranjak dan melipat sajadah yang ia gunakan untuk sholat.


Nilai yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut adalah....

a)

nilai moral

b)

nilai sosial

c)

nilai agama

d)

nilai budaya

e)

nilai pendidikan

9.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Ketika ia menyeberang jalan, tetap dalam pejam, dia rasakan ada yang memegang tangannya. Rupanya seseorang itu berniat menuntun lelaki itu menyeberang jalan yang lalu lintasannya memang padat kendaraan. Karena terkagetkan, lelaki itu membuka matanya sekaligus membuka kacamatanya dan menoleh ke samping, ke seseorang yang menyeberangkannya. Lelaki itu mendadak terhenyak karena seseorang itu adalah seorang perempuan yang di saat yang sama juga menatap mata telanjang tanpa tabir kacamata.

Dari Mana Datangnya Mata, Veven SP Wardhana

Nilai yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut adalah….

a)

nilai agama

b)

nilai moral

c)

nilai sosial

d)

nilai budaya

e)

nilai pendidikan

10.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Sesampai di rumah, sudah banyak orang menunggu, termasuk ketua RT yang langsung memperkenalkan seorang ibu dengan dua anak sebagai istri Mardi. Si ibu, bernama Nia, langsung menangis dan meminta penjelasan apa yang terjadi dan mengapa suaminya tidak ditemukan. Aku tidak menjawab. Mulut dan pikiranku penuh dengan berbagai rasa. Tapi tidak ada kata yang keluar. Istriku langsung menggandeng Nia dan membawa kedua anaknya ke dalam, tangis Nia meledak, “Mardi satu-satunya tulang punggung kehidupan kami,” isaknya tertangis. Istriku memeluk Nia dan menjanjikan akan menganggung biaya sekolah anak-anaknya Madi serta mencarikan pekerjaan untuk dia.

Nilai sosial yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah….

a)

Nia menangis dan meminta pertanggungjawaban pada tokoh aku.

b)

Orang-orang menunggu kedatangan tokoh aku yang terkena badai.

c)

Tokoh aku kebingungan menjawab pertanyaan Nia mengenai suaminya

d)

Ketua RT memperkenalkan Nia kepada tokoh aku yang merupakan istri temannya.

e)

Tokoh ‘istriku’ berjanji akan menanggung semua biaya sekolah anak Nia yang ditingallkan Mardi, suaminya.