wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Materi Pemberontakan di Indonesia

Total questions: 10

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Perjanjian Renville menjadi salah satu perjanjian yang mempengaruh kehidupan perpolitikan pemerintah Indonesia yang baru seumur jagung. Perjanjian tersebut memaksa Amir mundur dari jabatannya sebagai PM dan mendorong dia beralih pada pihak oposisi pada Kabinet yang akan dibentuk Hatta. Disamping perubahan dalam perpolitikan pasca perjanjian Renville, perubahan apa lagi yang terjadi dan akan mempengaruhi kondisi keamanan dalam negeri yang memicu terjadinya pemberontakan PKI 48 dan DI/TII? Jawab secara jelas dan tepat !

4 lines
2.

Sejak Perjanjian Linggarjati, pemerintah Belanda memiliki dasar untuk membentuk negara-negara federal Belanda di Indonesia. Meski negara-negara federal tersebut dibentuk oleh Belanda, tapi pucuk pimpinan dan tokoh-tokoh politik dinegara tersebut banyak diisi oleh orang-orang Indonesia. Keterlibatan banyak orang Indonesia didalam pemerintahan negara federal memicu perdebatan dimasyarakat karena banyak yang menganggap mereka adalah kacung/antek-antek belanda. Meski begitu, orang-orang Indonesia yang terlibat dalam pemerintahan negara federal buatan Belanda memiliki alasan dari sikap mereka tersebut. Menurut analisa teman-teman, apa yang mendasari banyaknya elit politik Indonesia (khususnya yang menjadi bagian dari BFO) mendukung sistem federal/negara bagian diterapkan di Indonesia? Jawab secara jelas dan tepat !

4 lines
3.

Upaya penumpasan pemberontakan PRRI-Permesta bisa dikatakan sedikit berbeda dibandingkan penumpasan terhadap pemberontakan PKI 48, DI/TII, APRA dll. Guna mengatasi dua pemberontakan tersebut, A.H. Nasution selaku KSAD memutuskan untuk melakukan operasi militer “setengah hati” ke pusat-pusat PRRI-Permesta. Mengapa TNI dibawah A.H. Nasution memutuskan melakukan penumpasan “setengah hati” kepada PRRI-Permesta? Jawab secara jelas dan tepat !

4 lines
4.

Lahirnya berbagai peristiwa pemberontakan di Indonesia sejak kurun waktu 1948-1965 tentu mengundang tanda tanya besar bagi kita. Bisa dikatakan bahwa lahirnya berbagai pemberontakan di Indonesia dari kurun waktu 1948-1965 tidak bisa dilepaskan dari kemerdekaan Indonesia yang bisa dikatakan prematur. Alhasil, meski sudah merdeka negara Indonesia punya banyak masalah yang belum teratasi selayaknya sebuah negara yang baru terbentuk. Menurut analisa teman-teman, apa saja masalah yang lahir akibat kemerdekaan Indonesia yang premature tersebut ? Jawab secara jelas dan tepat!

4 lines
5.

Dalam menggerakan pemberontakan RMS tahun 1950-1960an, Soumokil memusatkan daerah perjuangan sekaligus daerah bagian RMS meliputi wilayah P. Ambon, P. Buru, P. Seram. Pemilihan 3 wilayah tersebut disebabkan oleh ….

a)

Banyaknya orang Belanda, tentara KNIl serta rakyat Indonesia pro Belanda di wilayah tersebut

b)

Wilayah tersebut masih merupakan wilayah yurisdiksi pemerintah Belanda sesuai hasil KMB

c)

Susah dijangkau oleh militer Indonesia jika ingin melakukan operasi militer menumpas RMS

d)

Melindungi kekayaan SDA wilayah tersebut yang melimpah guna mendanai pemberontakan

e)

Wilayah Sulawesi sudah banyak dikuasai oleh laskar-laskar rakyat pro republik

6.

Disamping “kompor” dari Soumokil, perlawanan yang dilakukan Andi Azis dan pasukannya terhadap pemerintah pusat juga disebabkan oleh kekecewaan mereka terhadap tindakan pemerintah pusat yang menolak memasukkan Andi Azis dan pasukannya bergabung ke dalam APRIS. Kekecewaan tersebut lahir karena Andi Azis serta pasukannya memiliki dasar alasan untuk bergabung ke dalam APRIS yaitu …..

a)

Hasil perjanjian Renville dimana APRIS merupakan gabungan dari tentara Eks-KNIL serta TNI

b)

Hasil perjanjian Linggarjati dimana APRIS merupakan gabungan dari tentara Eks-KNIL serta TNI

c)

Hasil perjanjian KMB dimana APRIS merupakan gabungan dari tentara Eks-KNIL serta TNI

d)

Rencana program Re-Ra yang memprioritas eks tentara KNIL

e)

Andi Azis dan pasukannya ikut berjuang dalam melawan agresi militer Belanda di Indonesia

7.

Peristiwa PRRI dan Permesta merupakan pemberontakan yang cukup pelik dalam sejarah Indonesia. Hal ini dikarenakan dua peristiwa tersebut memicu perdebatan apakah merupakan suatu pemberontakan atau sebatas pembangkangan. Perdebatan tersebut bisa lahir karena pada dasarnya yang isu yang diangkat oleh PRRI ataupun Permesta bukanlah lepas dari Indonesia/mendirikan negara baru, melainkan isu mengenai ….

a)

Mempertahankan bentuk negara federal/negara bagian

b)

Diskriminasi ekonomi oleh pemerintah pusat terhadap daerah diluar P. Jawa

c)

Menuntut diperbolehkannya anggota Dewan Perjuangan masuk ke dalam TNI

d)

Merubah ideologi negara dari Pancasila menjadi Komunis

e)

Membentuk negara teokrasi yang berlandaskan agama Islam

8.

Pemberontakan PKI 48 yang digerakkan oleh Musso dan Amir berhasil menghimpun banyak kekuatan baik dari PKI, FDR hingga laskar-laskar rakyat. Namun pemberontakan tersebut banyak juga mendapatkan kritikan dari berbagai pihak. Tokoh-tokoh seperti Soekarno, Hatta, Sudirman, hingga Tan Malaka mengkritik keras tindakan pemberontakan tersebut. Kritikan dari berbagai tokoh tersebut didasari oleh sebuah realita yaitu ….

a)

PKI menangkap dan membunuh “Dewan Jenderal” secara sadis

b)

Memecah konsentrasi pemerintah RI serta TNI dalam upaya diplomasi dan perjuangan militer menghadapi Belanda

c)

PKI-FDR hanya memikirikan kepentingan politik kelompoknya tanpa memikirkan kepentingan rakyat Indonesia secara luas

d)

Memberikan keuntungan bagi militer Belanda karena kekuatan militer Indonesia terpecah sehingga memudahkan jika ingin melakukan agresi kembali

9.

Pemberontakan DI/TII yang semula hanya ada di Jawa Barat dengan dipimpin oleh Kartosoewirjo pada tahun 1949 ternyata berhasil menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Wilayah seperti Jateng, Aceh, Sulawesi Selatan hin menjadi daerah yang mendeklarasikan diri bergabung dan setia kepada DI/TII. Keberhasilan DI/TII menyebar ke berbagai wilayah Indonesia disebabkan oleh ….

a)

Kesamaan pandangan dalam hal ideologi keagamaan

b)

Media propaganda yang beragam dan intensif dilakukan oleh DI/TII

c)

Adanya diskriminasi ekonomi oleh pemerintah pusat terhadap daerah diluar P. Jawa

d)

Banyak laskar-laskar rakyat berlatar Islam yang tidak terakomodir dalam kebijakan Re-Ra

10.

Pemberontakan APRA bisa dikatakan sebagai pemberontakan yang melibatkan banyak pihak dari beragam unsur. Mulai dari keterlibatan pengusaha Belanda-Tiongkok, petinggi militer Belanda hingga tokoh-tokoh pro federal. Keterlibatan banyak pihak tersebut akhirnya membuat Westerling keluar dari pensiunnya dan memimpin pasukan APRA untuk memberontak. Alasan yang mendasari keterlibatan pihak-pihak diatas dalam mendukung pemberontakan APRA adalah ….

a)

Kegelisahan pengusaha-pengusaha Belanda dan Jepang terkait kondisi keamanan di Pasundan

b)

Berupaya mempertahankan sistem negara federal di Pasundan

c)

Tidak dimasukkannya banyak tentara Eks KNIL kedalam APRIS

d)

Keinginan untuk mendorong penerapan sistem parlementer di pemerintahan RIS