NEW
Font size
WorksheetsKBM 4 Asynchronous
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
20 Maret 1602 para pedagang Belanda berkumpul dan sepakat membentuk VOC dengan tujuannya .....
menguasai perdagangan rempah-rempah dunia
mengatasi persaingan dagang antar pedagang Belanda dan pedagang Inggris, Portugis dan Spanyol
untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya
Memperkuat kedudukan Belanda di Nusantara
Untuk menjalankan misinya, VOC memiliki hak Oktroii, salah satunya memposisikan mereka sebagai penguasa yang sejajar dengan penguasa lokal, hak yang dimaksud adalah ....
memiliki tentara
membangun benteng
memiliki mata uang sendiri
melakukan diplomasi dengan raja setempat
Tujuan VOC mencetak mata uang sendiri adalah....
alat tukar yang digunakan untuk perdagangan
memudahkan untuk memonopoli perdagangan
sebagai bukti eksistensi kekuasaan VOC
memperkuat kedudukan VOC di Nusantara
VOC berupaya untuk menghalangi kapal-kapal dagang yang berlayar menuju Banten dari Cina juga Malaka. Latar belakang yang menyebabkan tindakan VOC tersebut adalah ....
VOC ingin menguasai pelabuhan Banten secara penuh
Sultan Ageng Tirtayasa mengembangkan perdagangan dengan banagsa Asia dan mengundang bangsa Eropa untuk berdagang di Banten
VOC tidak mendapat tempat untuk melakukan aktivitas perdagangan di Banten
Pelabuhan Banten terlalu berharga untuk tidak dikuasai karena letaknya sangat strategis
Keraton Surosowan adalah pusat pemerintahan Kesultanan Banten. Sayangnya Sultan Ageng Tirtayasa harus keluar dari keraton tersebut. penyebabnya adalah ....
Isi perjanjian yang disepakati antara VOC dengan Sultan Haji
Sultan Ageng Tirtayasa kalah perang dari VOC dan Sultan Haji
Surosowan sudah dikuasai penuh oleh VOC
Perebutan tahta kerajaan antara dua anak Sultan Ageng Tirtayasa menyebabkannya keluar dari keraton
Politik devide et impera sangat berhasil diterapkan VOC di Banten. Faktor internal yang dimanfaatkan oleh VOC untuk melakuka politik tersebut adalah ....
Sultan AgengTirtayasa terkesan pilihkasih
Kompetensi Sultan Haji sebagai pemimpin diragukan oleh Sultan Ageng Tirtayasa
Sultan Haji takut bila tahta kesultanan akan jatuh kepada Pangeran Arya Purbaya
Keinginan Sultan Haji segera naik tahta ditolak oleh Sultan Ageng Tirtayasa
Kebun tebu milik VOC dirusak oleh masyarakat Kesultanan Banten, maka hubungan antara kesultanan Banten dengan VOC makin buruk. Cara yang dilakukan Kesultanan Banten dalam menghadapi perseteruan dengan VOC adalah....
membangun benteng pertahanan
membangun persekutuan dengan pedagang Eropa selain Belanda
Meminta bantuan kesultanan Islam lainnya di Nusantara
membangun saluran air dari Ujung Jawa sampai Pontang
Ketika Sultan Haji bersekutu dengan VOC, ada 4 syarat yang harus dipenuhinya, salah satunya adalah, Cirebon harus diserahkan kepada VOC. Alasan VOC membidik Cirebon sebagai daerah yang ingin dikuasainya adalah ....
ingin menguasai perdagangan di pesisir pantai Jawa
Cirebon adalah kota pelabuhan ramai yang banyak dikunjungi pedagang-pedagang internasional
kekayaan alam yang dimiliki Cirebon bisa menambah kekayaan VOC
VOC ingin mengembangkan bisnis di daerah Cirebon
Upaya Sultan Ageng Tirtayasa mengembalikan kedudukan Banten sebagai kota dagang internasional dilakukan dengan mengundang pedagang-pedagang Eropa dan Asia, hal ini menunjukkan karakter penguasa Banten pada saat itu ....
memiliki pandangan maju ke depan
Sultan Ageng Tirtayasa seorang pemimpin yang modern
Pemimpin Kesultanan Banten mengedepankan kebebasan melakukan aktivitas ekonomi
Membangun hubungan luar negeri disadari akan mengembangkan perekonomian
Setelah Sultan Ageng Tirtayasa ditangkap tahun1683 dan meninggal dalam tahanan tahun 1692, perlawanan rakyat Banten terus berkobar dipimpin oleh Ki Tapa pada tahun 1710, tujuan perjuangan tersebut adalah ....
memerdekakan Banten dari kekuasaan VOC
Mengusir Sultan Haji yang teah berkhianat pada ayahnya
mendudukkan Pangeran Arya Purbaya sebagai Sultan Banten
Rakyat menderita karena VOC mengeruk kekayaan alam Banten
