wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PUISI

Total questions: 15

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

1. Perhatikan penggalan puisi berikut!

Sajak putih

Karya : Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Diksi yang ditImbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah . . . .

a)

gambaran hati seorang pemuda yang sedang bahagia

b)

bola matanya yang indah

c)

mengagumi wanita yang dicintai

d)

pada sore hari

e)

indahnya menjalani kehidupan

2.

2. HAMPA

Sepi di luar

Sepi menekan mendesak

Lurus kaku pohonan

Tak bergerak

Sampai ke puncak

Sepi memagut

Segala menanti, menanti, menanti

Sepi

Tambah ini menanti jadi mencekik

Memberat mencekung punda

Sampai binasa segala. Belum apa-apa.


Karya Chairil Anwar


Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .

a)

Hendaknya jangan membuat seorang harus menunggu.

b)

Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.

c)

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.

d)

Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.

3.

3. Bacalah penggalan puisi "Karangan Bunga, karya Taufiq Ismail" berikut:

Ini dari kami bertiga

Pita hitam pada karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati

Siang tadi


Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah . . . .

a)

marah

b)

sedih

c)

bingung

d)

jengkel

4.

4. Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi

Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kata bercetak miring dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji . . . .

a)

pendengaran

b)

penciuman

c)

pencecapan

d)

perabaan

5.

5. Hati yang terbuat dari baja

Tangguh sungguh perkasa


Kata 'baja' pada penggalan puisi tersebut bermakna . . . .

a)

keyakinan yang tak terbatas

b)

kekuatan yang dimiliki oleh seseorang

c)

sesuatu yang menyenangkan

d)

kerasnya hidup yang dialami seseorang

6.

6. Dialah sang sutradara

Dan kita semua para […]

Maka persoalan yang utama

Bagaimana memainkan peran kita

Karena kita tidak bisa memilih

Mari bermain dalam bimbinganNya


Diksi yang tepat untuk melengkapi larik ke-2 puisi tersebut adalah . . . .

a)

orator

b)

pembicara

c)

aktor

d)

penulis

7.

7. Perpisahan


Akhirnya peluit pun dibunyikan

Buat penghabisan kali kugenggam jarimu

Lewat celah kaca jendela

Lalu perlahan-lahan jarak antar kita

Mengembang jua

Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu

Yang menggigil di angin senja


Baris ke-6 dan 7 puisi tersebut menggunakan majas . . . .

a)

metafora

b)

simile

c)

hiperbola

d)

personifikasi

8.

8. Andai esok tak ada lagi mentari

Arah langkah terhenti seketika

Langit berubah warna kelabu

....

Bunga-bunga mendadak layu


Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah . . . .

a)

Gerimis pun mulai reda lagi

b)

Tanpa lentera akan gelap sekali

c)

Embun pagi berhenti menyapa

d)

Pembawa berita bercerita

9.

9. Kalimat berikut memakai majas hiperbola, kecuali . . . .

a)

Anak itu nakal sekali, setan pun takut padanya

b)

Ia mati kelaparan di tengah-tengah kekayaan yang melimpah

c)

Hampir saja jantungku copot gara-gara perbuatanmu

d)

Suara Sri membela angkasa

10.

10. Oh guruku…..

Kau laksana pelita dalam gulita

Entah kata apa yang pantas kuucap

Sebagai tanda terima kasih


Majas pada kutipan puisi diatas terletak pada larik . . . .

a)

Oh guruku…..

b)

Kau laksana pelita dalam gulita

c)

Entah kata apa yang pantas kuucap

d)

Sebagai tanda terima kasih

11.

11. Senja yang pilu

Membuat hari kian membiru

Langit tampak keruh

Mengantar kepergianmu pahlawanku


Imaji yang terkandung pada larik ketiga adalah . . . .

a)

penglihatan

b)

pencecapan

c)

perabaan

d)

penciuman

12.

12. "Jeritan Malam"

.....

Merintih ke langit

Derita hidup mengepung

menjerit bangsaku sedang berjuang

merintih ke langit

tenaga mesin menembus kelam

berputar roda atas rel tertentu

terus menuju ke stasiun akhir

semangat waja menembus kelam

berjuang bangsaku atas cinta tertentu

terus menuju negara merdeka!

Larik ketiga dalam puisi tersebut merupakan citraan . . . .

a)

penglihatan

b)

penciuman

c)

pendengaran

d)

perabaan

13.

13. Pahlawan Tak Dikenal


Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah lubang peluru bundar di dadanya

Senyum bekunya berkata, kita sedang perang


Dia tidak tahu bilamana ia datang

Kedua tangannya memeluk senapan

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang

…………………………………………….

(Toto Sudarto Bahtiar)

Baris ketiga dalam puisi tersebut mengandung citraan . . . .

a)

penciuman

b)

penglihatan

c)

pendengaran

d)

pencecapan

14.

14. ANAK YANG ANGKUH

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya! Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

. . . .

Karya W.S. Rendra

Imaji/citraan yang terkandung dalam penggalan puisi tersebut adalah . . . .

a)

penglihatan

b)

penciuman

c)

perabaan

d)

pencecapan

15.

15. Pembicaraan


Hari mekar dan bercahaya:

yang ada hanya sorga. Neraka

adalah rasa pahit di mulut

waktu bangun pagi


Karya Subagio Sastrowardojo

Citraan pada larik ketiga dalam puisi adalah . . . .

a)

penglihatan

b)

pencecapan

c)

perabaan

d)

pendengaran