Font size
WorksheetsLPK Pertemuan 1
Total questions: 35
Worksheet time: 19mins
Tenaga profesional yang bertugas memberikan dukungan terhadap orang-orang yang mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas keseharian karena lanjut usia atau disabilitas, agar orang tersebut dapat terus menjalani kehidupan sesuai dengan keinginannya adalah
Ahli gizi
Staf perawat lansia
Pekerja sosial
Dokter gigi
Konsep dasar pemberi dukungan kepada lansia adalah
Martabat manusia
Normalisasi
Quality Of Life
Pelaku utama kehidupan
cara berpikir tentang kehidupan yang mencakup kekayaan spiritual, seperti rasa puas dan bahagia terhadap kehidupan serta alasan hidup
QOL (quality Of Life)
Martabat dan penghormatan HAM lansia
Pelaku utama kehidupan
Normalisasi
cara berpikir di mana penyandang disabilitas juga dapat hidup secara normal tanpa mendapat prasangka dan dilindungi hak asasi manusianya, sebagaimana orang yang tidak menyandang disabilitas
QOL (quality Of Life)
Martabat dan penghormatan HAM lansia
Pelaku utama kehidupan
Normalisasi
bagaimana seseorang dapat terus hidup secara normal sesuai dengan keinginannya tanpa harus menahan diri, di tengah masyarakat dan komunitas
QOL (quality Of Life)
Martabat dan penghormatan HAM lansia
Pelaku utama kehidupan
Normalisasi
membantu pengguna untuk memilih bagaimana mereka ingin menjalani hidup, kemudian menjalani hidup sesuai dengan keinginannya berdasarkan keputusannya sendiri
Dukungan kemandirian
Pelaku utama kehidupan
Pemahaman kehidupan
QOL (Quality Of Life)
Jenis kemandirian lansia
Fisik
Mental
Sosial
Spiritual
Aktual
Dikatakan kategori lansia menurut WHO
Usia 60 - 74 tahun
> 90 tahun
45 - 50 Tahun
75 - 90 tahun
Kebutuhan fisiologis menurut hirarki teori maslow, kecuali
Nutrisi
Oksigenisasi
Eliminasi
Penghargaan
Yang termasuk kedalam kebutuhan dasar menurut hirarki teori abrahah maslow adalah
Fisiologis
Rasa aman
Harga diri
Aktualisasi diri
Rasa cinta dan kasih sayang
Yang termasuk kedalam kebutuhan sosial menurut hirarki teori abrahah maslow adalah
Fisiologis
Rasa aman
Harga diri
Aktualisasi diri
Rasa cinta dan kasih sayang
Kebutuhan pasien sebagian dibantu oleh perawat, menurut teori orem tingkatan ketergantungan pasien adalah
Minimal care
Partial care
Total care
Half care
staf perawat lansia tidak diperkenankan untuk membicarakan dengan orang lain tentang informasi pribadi pengguna (usia, alamat, riwayat kesehatan, dll.) tanpa izin.
Pertimbangan terhadap privasi
Menjaga privasi
Larangan pembatasan fisik
Larangan tindak kekerasan
Staf perawat lansia tidak boleh mengirim informasi tentang pengguna di internet, media sosial, dan sejenisnya tanpa izin pengguna
Pertimbangan terhadap privasi
Menjaga privasi
Larangan pembatasan fisik
Larangan tindak kekerasan
Kulit pengguna akan terlihat saat mandi dan ekskresi. Penting bagi staf perawat lansia untuk memperhatikan privasi agar pengguna tidak merasa malu
Pertimbangan terhadap privasi
Menjaga privasi
Larangan pembatasan fisik
Larangan tindak kekerasan
tindakan merampas kebebasan pengguna.
Pertimbangan terhadap privasi
Menjaga privasi
Pembatasan fisik
Tindak kekerasan
Tindakan yang melanggar hak asasi manusia pengguna.
Pertimbangan terhadap privasi
Menjaga privasi
Pembatasan fisik
Tindak kekerasan
Yang bukan merupakan tindakan pembatasan fisik pada pasien adalah
Mengikat tubuh, tangan, dan kaki sehingga
pengguna tidak bisa bergerak.
Memagari tempat tidur sehingga pengguna
tidak bisa turun sendiri.
Mengunci kamar dan mengurung pengguna di dalamnya.
Memasang sabuk penahan sehingga pengguna tidak bisa bangkit.
Meminumkan obat psikotropika sesuai dengan dosis pasien
Melakukan tindakan kekerasan terhadap tubuh pengguna
Kekerasan fisik
Kekerasan psikis
Pengabaian perawatn lansia
Kekerasan ekonomi
Kekerasan sosial
Berkata-kata dan bertindak yang mencederai kejiwaan pengguna
Kekerasan fisik
Kekerasan psikis
Pengabaian perawatn lansia
Kekerasan ekonomi
Kekerasan sosial
Menelantarkan orang yang memerlukan perawatan lansia
Kekerasan fisik
Kekerasan psikis
Pengabaian perawatn lansia
Kekerasan ekonomi
Kekerasan sosial
Mendapatkan keuntungan aset secara semena-mena dari pengguna
Kekerasan fisik
Kekerasan psikis
Pengabaian perawatn lansia
Kekerasan ekonomi
Kekerasan sosial
Melakukan tindakan tidak senonoh terhadap diri pengguna
Kekerasan fisik
Kekerasan psikis
Pengabaian perawatn lansia
Kekerasan ekonomi
Kekerasan sosial
Tenaga profesional yang dapat melakukan tindakan medis, kecuali
Dokter
Dokter gigi
Perawat
Staf perawat lansia
Melakukan diagnosis penyakit dan pengobatannya. tindakan tersebut dilakukan oleh
Dokter
Perawat
Ahli gizi
Terapis fisik
Melakukan perawatan untuk pemulihan kesehatan dan membantu pemeriksaan medis di bawah arahan dokter
Dokter
Perawat
Staf perawat lansia
Fisioterpis
Tenaga profesional yang melakukan rehabilitasi, kecuali
Dokter
Terapis fisik (PT)
Terapis wicara (ST)
Terapis okupasi (OT)
Tenaga profesional yang melakukan rehabilitasi, Melatih kemampuan gerak, seperti berjalan
Dokter
Terapis fisik (PT)
Terapis wicara (ST)
Terapis okupasi (OT)
Tenaga profesional yang melakukan rehabilitasi, Melatih tindakan yang diperlukan untuk menjalani aktivitas keseharian
Dokter
Terapis fisik (PT)
Terapis wicara (ST)
Terapis okupasi (OT)
Tenaga profesional yang melakukan rehabilitasi, Melatih pengguna yang mengalami kesulitan berbicara dan menelan (deglutisi).
Dokter
Terapis fisik (PT)
Terapis wicara (ST)
Terapis okupasi (OT)
Tenaga profesional terkait makanan
Ahli gizi
Dokter
Perawat
Fisioterapi
Tenaga profesional terkait makanan, Ada pengguna yang harus dipertimbangkan bentuk makanan, kalori, dan hal-hal lainnya karena penyakit yang dideritanya
Ahli gizi
Dokter
Perawat
Fisioterapi
Tenaga profesional yang melayani konsultasi dan melakukan koordinasi layanan kesejahteraan
Spesialis dukungan perawatan lansia (manajer perawatan)
Pekerja sosial (pekerja sosial bersertifikat)
Dokter
Perawat
Staf perawat lansia
Melayani konsultasi dengan pengguna serta berkomunikasi dan berkoordinasi dengan keluarga pengguna
Peksos
Perawat
Dokter
Fisioterapi
Membuat daftar makanan yang mempertimbangkan keseimbangan gizi, dilakukan oleh
Ahli gizi
Perawat
Dokter
Fisioterapi
