NEW
Font size
WorksheetsTeks Cerita Sejarah (Cerpen Sebutir Peluru Saja—Iksaka Banu)
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Berikut contoh kutipan cerita yang memiliki kata hubung temporal, yaitu ….
Di luar kebiasaan, pagi tadi ia mengambil jalan pintas melalui daerah ini.
Seharusnya siang ini ia bertemu Residen dan sekelompok pengusaha gula.
Kalau ada yang ia sesali dalam hidup, mungkin baru terjadi hari ini.
Ia menyesal terlibat dalam situasi rumit dan berbahaya seperti ini.
Sepeda-sepeda terpaksa dititipkan di pos karena jalan desa rusak setelah diguyur hujan lebat kemarin.
penggunaan kata klasik/arkais/kata yang saat ini sudah jarang digunakan lagi terdapat pada kata ….
Gardu
Parang
Bendoro
Dibebat
Garong
Berikut merupakan contoh kalimat yang menyatakan sebuah peristiwa sudah terjadi/di masa lama lampau, yaitu ….
”Tuan Skaut, itu dia si raja garong, Kalasrengi!” teriak si mantri.
Sama seperti ia tak menyesali perkawinannya yang usai setelah satu tahun, saat istrinya pergi dengan pedagang opium yang pernah mereka jumpai di sebuah rumah bola di Surabaya.
“Tuan Zoetemond sedang patroli, Tuan,” tutur seorang opas.
“Satu dari kalian ikut saya. Penting!” katanya. “Saya akan tulis surat buat Tuan Zoetemond.”
“Tuan Skaut. Aku garong. Tapi aku tidak membakar ladang tebu,“ Kalasrengi mencangkung di atap, melipat tangan tanpa melepaskan parang.
Jenis nilai yang terdapat dalam kutipan teks tersebut adalah ….
Nilai moral
Nilai pendidikan
Nilai agama
Nilai sosial
Nilai perdagangan
Jenis kata ganti orang yang terdapat pada kutipan teks tersebut adalah ….
orang pertama tunggal dan jamak
Orang pertama tunggal dan orang kedua jamak
Orang pertama jamak dan orang kedua tunggal
Orang pertama jamak dan kedua jamak
Orang kedua jamak dan orang ketiga tunggal
Berikut merupakan contoh kalimat yang menunjukkan adanya makna kias, yaitu ….
Sampai kapan penduduk mampu menahan kerusuhan hanya dengan gardu, kentungan, serta beberapa orang lelaki?
Di gardu yang ditunjukkan oleh Bendoro, pandangannya berhenti.
Tapi makelar haus darah macam Bendoro dan antek-anteknya itu membuat kami tak lagi punya sawah garapan.
“Sejak pagi ia di situ. Ia jago kelahi. Tak ada yang berani mendekat. Parmin, pendekar kami yang menyusul naik, berhasil ia tewaskan.”
Sesekali ia mengusap keringat yang membasahi kumis dan berewoknya.
Sesekali ia mengusap keringat yang membasahi kumis dan berewoknya.
Ciri kebahasaan teks yang terdapat pada kutipan kalimat di atas adalah ….
Kata ganti orang ketiga tunggal dan kata kerja mental
Kata ganti orang ketiga tunggal dan kata kerja material
Kata ganti orang ketiga tunggal dan kata bermakna kias
Kata ganti orang ketiga tunggal dan kata klasik
ORANG-ORANG memanggilnya Tuan Skaut. Tentu karena jabatannya, schouten.* Ia tak keberatan dipanggil demikian meski setelah 10 tahun bekerja di tempat yang sama, dengan jabatan yang juga tak berubah, kadang membuatnya lupa nama pemberian ayah-ibunya.
Struktur teks cerita sejarah tersebut cocok untuk ditempatkan pada bagian ….
Koda
Orientasi/eksposisi
Resolusi
Menuju konflik/rising action
Puncak konflik/komplikasi
Berikut merupakan contoh kalimat yang di dalamnya terdapat kata kerja mental, yaitu ….
“Sejak pagi ia di situ. Ia jago kelahi. Tak ada yang berani mendekat.
Seorang pria berbaju lurik menghampiri mereka.
ORANG-ORANG memanggilnya Tuan Skaut.
Tapi ia tidak menyesali pekerjaannya.
Ia sudah melakukannya berkali-kali, sejak tahap perekrutan polisi hingga memenangkan piala menembak perorangan dalam pesta ulang tahun Ratu Wilhelmina di Koningsplein selama dua tahun berturut-turut.
Nilai yang terdapat dalam kutipan teks tersebut adalah ….
Nilai moral
Nilai pendidikan
Nilai agama
Nilai budaya
