wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL PRIBAHASA

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Sejak kecil Rani sangat disayang orang tuanya. Kalau dia meminta sesuatu, pasti orang tuanya menuruti kemauannya itu. Namun, Rani tidak pernah menghiraukan nasihat orang tuanya. Rani sering melawan orang tuanya…

Pribahasa yang sesuai berdasarkan ilustrasi di atas adalah ….

a)

Air beriak tanda tak dalam

b)

Air susu dibalas air tuba

c)

Bermain api hangus, bermain air basah

d)

Buruk muka cermin dibelah

2.

Sani seseorang siswa baru di kelas kami. Anaknya pendiam, tetapi murah senyum. Melihat penampilan dia yang banyak diam, banyak teman mengira Sani seorang siswa biasa-biasa saja. Akan tetapi, pada saat ulangan dan hasilnya diumumkan, nilai Sani selalu yang tertinggi. Seperti kata peribahasa ....


Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....

a)

air yang tenang menghanyutkan

b)

memikul di bahu, memikul di kepala

c)

seperti ilmu padi, kian berisi, kian merunduk

d)

pikir itu pelita hatiair beriak tanda tak dalam

3.

Cermati paragraf berikut!


Sebelum pensiun, Pak Deden sering dikunjungi saudara-saudaranya, baik saudara yang dekat maupun saudara yang sudah jauh. Kalau pulang, mereka sering diberi oleh-oleh dan uang yang tidak sedikit. Tapi, sekarang setelah Pak Deden pensiun, tidak ada lagi saudara-saudaranya yang mau berkunjung. Dengan demikian kehidupan Pak Deden seperti …


Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …

a)

Ada udang di balik batu

b)

Api dalam sekam

c)

Ada asap ada api

d)

Bara dengan sekam

4.

Pendirian Raka selalu berubah. Ketika temannya ikut ekstrakurikuler basket, dia ikut mendaftar juga. Namun,

ketika teman yang lain mengajak ikut ekstrakurikuler silat, dia langsung mengikutinya juga.

Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat Raka adalah...............

a)

ingat sebelum kena, ingat sebelum habis

b)

bagai air di atas daun talas

c)

memikul di bahu, menjunjung di kepala

d)

seperti katak di bawah tempurung

5.

Cermati teks rumpang berikut!

Bu Mira adalah seorang ibu rumah tangga, suaminya bekerja serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari saja. Namun Bu Mira selalu hidup berfoya-foya senang membeli pakaian yang bagus, perhiasan yang mahal. Padahal ia tahu bahwa penghasilan suaminya tidak cukup, akhirnya ia berhutang kepada beberapa tetangganya. Hidup seperti itu menunjukkan ...

Peribahasa yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ...

a)

panas setahun dihapus hujan sehari

b)

besar pasak daripada tiang

c)

bagai duri dalam daging

d)

air susu dibalas air tuba

6.

Pak Tono baru saja diberhentikan dari pekerjaannya. Padahal anaknya sedang sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Tentu saja keluarga mereka sedang membutuhkan banyak biaya. Istri Pak Tono ingin membantu suaminya mencari nafkah malah jatuh dan kakinya bengkak.


Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi keluarga Pak Tono adalah ....

a)

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.

b)

Sudah jatuh tertimpa tangga pula.

c)

Panas setahun dihapus hujan sehari.

d)

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

7.

Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.


Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...

a)

A. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi

b)

B. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing

c)

C. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui

d)

D. Bagai pinang dibelah dua

8.

Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ...


a)

Tiada rotan akar pun jadI

b)

Bergantung pada akar lapuk

c)

Bagai telur di ujung tanduk

d)

Bagai pungguk merindukan bulan

9.

Pak Ali orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Bonar memberi modal uang kepada Pak Ali. Pak Ali kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ali berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ali membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Bonar. Ia membenci Pak Bonar karena kekayaan Pak Bonar masih melebihi dirinya. Pak Ali ingin menjadi orang terkaya di kampungnya.Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ali terhadap Pak Bonar adalah ...

a)

Panas setahun dihapuskan hujan sehari

b)

Tong kosong berbunyi nyaring

c)

Bagaikan minyak dengan air

d)

Air susu dibalas air tuba

10.

Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.

a)

Air beriak tanda tak dalam

b)

Air tenang menghanyutkan

c)

Habis manis sepah dibuang

d)

Ada udang di balik batu

11.

5. Pak Iwan seorang dokter yang kaya-raya. Pak Iwan tidak pernah sombong. Selain itu, Pak Iwan sangat dermawan kepada penduduk kampung. Sekarang Pak Iwan sudah meninggal. Meskipun begitu, warga kampung tak pernah lupa akan kebaikan hati Pak Iwan.

Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...

a)

Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak

b)

Gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang

c)

Gajah berjuang melawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah

d)

Gajah mati karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya.

12.

Lestari anak yang rajin. Ia selalu membantu pekerjaan orang tuanya. Ibunya penjual kue. Setiap pagi, Lestari berangkat sekolah sambil membawa kue untuk dijual di kantin sekolah. Peribahasa yang tepat untuk Lestari adalah ...

a)

Sudah jatuh tertimpa tangga

b)

Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga

c)

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian

d)

Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui

13.

Ketika masuk kelas, pak guru langsung marah. Beliau melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Yang berbuat hanya Ucok, tetapi seluruh siswa dimarahi.

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . . . .

a)

Seekor kerbau menanduk sekelompok anak

b)

Kerbau punya susu, sapi punya nama

c)

Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya

d)

Induk kerbau menanduk anak sendiri

14.

Bonar duduk di kelas VI. Ia selalu ingin membeli aneka mainan di sekolahnya. Karena uangnya tidak cukup, ia sering meminjam uang kepada teman-temannya. Setiap hari ia diberi uang saku Rp. 4000 oleh ibunya, sedangkan harga mainan yang ia beli Rp. 8000.

Peribahasa yang cocok untuk Bonar adalah . . . .

a)

Seperti ayam bertelur di lumbung padi

b)

Air beriak tanda tak dalam

c)

Lebih besar pasak dari pada tiang

d)

Sepandai-pandai tupai melompat akan jatuh juga

15.

Sudah lima tahun kak Neiya belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Amerika. Ia menimba ilmu hingga S2 disana. Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di kota kelahirannya.

Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .

a)

Air tenang menghanyutkan

b)

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga

c)

Dimana bumi di pijak, di situ langit dijunjung

d)

Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga

16.

Kemaren sore ayah menyuruh Lukas membeli lem kayu di warung. Kemudian ibu Lukaspun menyuruhnya mengambil kue di rumah Bu Risti. Karena letak rumah Bu Risti lebih dekat, ia pergi kesana terlebih dahulu. Kemudian ia berbelanja lem kayu di warung. Akhirnya, kedua tugas yang harus dikerjakan Lukas dapat selesai sekaligus.

Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .

a)

Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui

b)

Kalah jadi abu menang jadi arang

c)

Berat sama di pikul, ringan sama dijinjing

d)

Tong kosong nyaring bunyinya

17.

Peter seorang pelajar yang pandai, bahkan ia pernah meraih medali emas tingkat internasional di Bali dalam lomba fisika. Namun, ia tidak sombong dengan kepandaiannya itu. Ia selalu sopan dan baik kepada siapa saja.

Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kehidupan di atas adalah ...

a)

seperti ilmu padi kian berisi kian merunduk

b)

Bagai air di atas daun talas.

c)

Tak ada gading yang tak retak.

d)

Bagai bumi dengan langit.

18.

2. Sial benar nasib Parman. Satu tahun lalu ia bekerja pada seseorang yang membuka usaha percetakan. Di tempat kerjanya itu ia mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Bekerja sepanjang hari tanpa uang makan kadang masih dicaci. Sekarang ia bekerja di sebuah perusahaan tekstil. Perlakuan serupa ia alami. Bahkan di tempat kerjanya yang baru, pimpinan perusahaannya memperlakukan dirinya tidak lebih dari seorang budak. Paman kadang meratapi dirinya yang selalu bernasib sial.Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah ... .

a)

Sudah jatuh tertimpa tangga

b)

Air susu dibalas dengan air tuba

c)

Air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga

d)

keluar mulut buaya masuk ke mulut harimau

19.

Nita: Fik, kamu mengerti tidak akibat orang yang suka mengonsumsi narkoba.

Ifik: Tahu kak. Kan sudah diajarkan dan dijelaskan panjang lebar oleh dokter sekolah kami.

Nita: Tetapi, mengapa kamu tidak melarang teman kamu si Kiki.

Ifik: Kakak Nita saja yang memberitahukan karena kalau saya, tidak mau menurut.

Nita: Ya, kamu jangan mencontoh dia ya. Kalau sudah tertangkap, menyesal juga tidak ada gunanya. Ibarat peribahasa ......

a)

Bergantung di akar lapuk

b)

Nasi sudah menjadi bubur

c)

Menangguk di air keruh

d)

Berumah di tepi pantai

20.

Seseorang yang suka mengabaikan atau menunda-nunda pekerjaannya padahal waktu yang tersedia cukup banyak. Tetapi, setelah diketahui manfaat dan keuntungan dari pekerjaan tersebut, barulah dia memulai mengerjakannya. Namun waktu, pengerjaannya tinggal sedikit.Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi adalah ....

a)

Mulutmu harimaumu yang akan menerkam kepalamu

b)

Hari pagi dibuang-buang, hari petang dikejar-kejar

c)

Hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya

d)

Ikut hati mati, ikut rasa binasa, ikut mata buta

21.

Walaupun sudah menjadi mahasiswa, Agis tidak malu bekerja sebagai penjual koran. Setiap pagi ia selalu mengantar koran ke rumah-rumah pelanggannya, sambil menjajakan kue buatannya sendiri. Ia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang dimilikinya. Pada malam hari, sambil menunggu kue yang dimasaknya matang, ia mengerjakan tugas-tugas kuliahnya.

Peribahasa yang tepat untuk mengungkapkan bagian akhir dari cerita tersebut adalah …

a)

Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya

b)

Sekali mangayuh dayung, dua tiga pulau terlampaui

c)

Makan hati berulam jantung

d)

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian

22.

6. Walaupun sudah berkali-kali diperingatkan oleh pemerintah, penduduk desa tidak mau meninggalkan daerah yang sudah dinyatakan tidak aman itu.

Pernyataan yang tepat untuk menggambarkan tindakan pemerintah dalam kalimat diatas adalah …

a)

Menegakan benang basah

b)

berkering air liur

c)

Menggantang asap

d)

Berlidah di lidah orang

23.

15. Pak Daru seorang Sarjana Komputer, sehari-harinya jarang berbicara, tetapi beliau pandai bergaul dengan siapa saja. Dia pun seorang yang tidak sombong dengan kepintarannya. Bahkan sering merendah bila berbicara.

Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan keadaan Pak Daru sesuai dengan ilustrasi di atas adalah …

a)

Air beriak tanda tak dalam.

b)

Air tenang menghanyutkan.

c)

Tong kosong nyaring bunyinya.

d)

Adat teluk timbunan kapal

24.

Lani anak yang sangat rajin. Ia tidak pernah terlambat. Ternyata, sifatnya tersebut menurun dari ayahnya. Ayahnya juga dikenal sebagai pribadi yang rajin. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

Air beriak tanda tak dalam

b)

Air tenang menghayutkan

c)

Air yang tenang jangan disangka tidak ada buayanya

d)

Air cucurab atapnya jatuhnya kepelimpahan juga

25.

Rifaat dan Rifai adalah anak kembar. Wajah mereka sangat mirip. Orang yang baru mengenal mereka akan selalu kesulitan membedakan mereka. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

bagai pinang dibelah dua

b)

bagai mentimun dengan durian

c)

bagai langit dan bumi

d)

bagai air dengann minyak

26.

Ghani bermain bola sendiri di kelas. Ia pun tak sengaja memecahkan jam dinding di kelas. Saat semua siswa sudah masuk. Bu Guru pun menanyai siapa yang memecahkan jam dinding. Namun, tidak ada yang mengaku, termasuk Ghani. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

buruk muka cermin dibelah

b)

lempar batu sembunyi tangan

c)

satu ekor kerbau berkubang semua kena lumpurnya

d)

karena nila setitik rusa susu sebelanga

27.

Hendra tidak membawa pensil untuk mengambar tugas. Anto pun meminjamkan satu pensilnya kepada Hendra. Namun, setelah selesai, pensil itu justru dibuat mainan dan dipatahkan oleh Hendra. Ia pun mengatakan kepada Anto bahwa pensilnya itu jelek. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

habis manis sepah dibuang

b)

mencari jarum dalam tumpukan jerami

c)

serigala berbulu domba

d)

air susu dibalas air tuba

28.

Farel anak yang pandai. Ia juga ahli di bidang olahraga. Jiwa seninya pun beragam. Ia bisa menggambar, menyanyi, memainkan alat musik, dan lain-lain. Namun, ia juga punya kelemahan juga. Tulisannya sangat jelek. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

tak ada gading yang tak retak

b)

srigala berbulu domba

c)

anak ayam kehilangan induk

d)

kerbau dicocok hidungnya

29.

Devan dan Davin adalah anak kembar. Namun, mereka tidak mirip dan memiliki sifat yang berbeda. Devan banyak bicara, sedangkan Davin anak yang pendiam. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

bagai cincin dan permata

b)

bagai air dengan minyak

c)

bagai kucing dengan anjing

d)

bagao bumi dengan langit

30.

Lima tahun lalu keluarga Heri memang miskin. Karena selalu berusaha, kini mereka memetic hasilnya. Usahanya berhasil. Kini keluarga Heri dikenal sebagai keluarga yang kaya. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

diberi hati malah minta jantung

b)

cacing hendak menjadi ular naga

c)

cacing menelan ular naga

d)

cacing menjadi ular naga

31.

Ujian memang masih lama. Namun, siswa SD Ta’mirul Islam selalu mempersiapkannya dengan belajar sungguh-sungguh setiap hari dan melaksanakan beberapa try out. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

nasi sudah menjadi bubur

b)

sambil berdiang nasi pun masak

c)

sedia payung sebelum hujan

d)

udang tidak tahu bongkoknya

32.

Daffa anak yang suka membantu. Jika ada temannya kesulitan memahami pelajaran, ia tidak segan-segan membantu menjelaskan caranya. Saat di rumah pun, Daffa sering membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, seperti menyapu, mencuci, dan mengepel. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

ada udang dibalik batu

b)

berat sama dijinjing ringan sama dipikul

c)

cepat kaki ringan tangan

d)

di atas langit ada langit

33.

Di Jakarta banyak sekali lapangan pekerjaan. Maka tidak heran jika banyak orang yang berbondong-bondong datang ke Jakarta. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

ada gula ada semut

b)

seperti makan buah simalakam

c)

bagai abu di atas tanggul

d)

nasi sudah jadi bubur

34.

Dua orang yang berkelahi itu sama-sama rugi. Orang yang kalah akan merasakan sakit. Orang yang menang pun bisa saja kena hukuman. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

kalah jadi abu menang jadi arang

b)

bagai mentimun dengan durian

c)

bagai mendapat durian runtuh

d)

memancing di air keruh

35.

Siswa di kelas Pak Ari tiba-tiba berperilaku pendiam. Biasanya mereka sangat ramai. Namun, di tengah pelajaran ternyata mereka memberi kejutan selamat Hari Guru untuk Pak Ari. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

pagar makan tanaman

b)

ada udang dibalik batu

c)

bagai telur diujung tanduk

d)

seperti anjing dengan kucing

36.

Kayla memang anak yang sopan. Setiap bertemu, ia selalu mengucapkan salam. Saat mau pulang dia juga selalu berpamitan. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

ada asap ada sapi

b)

habis manis seph dibuang

c)

sambil menyelam minum air

d)

datang tampak muka pulang tampak punggung

37.

Hamam akan membuat layang-layang. Namun, ia tidak punya lem. Ia pun menggunakan nasi untuk mengelem layang-layangnya. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

bagai air di atas daun talas

b)

tak ada rotan pun jadi

c)

bergantung di akar lapuk

d)

buah jatuh tidak jauh dari pohon

38.

Ani sekolah di SD Nusa, sedangkan Ina sekolah di SD Tara. Setiap hari Rabu, Ani memakai batik, sedangkan Ina memakai merah putih. Aturan kedua sekolah itu memang berbeda. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

air jernih airnya tenang

b)

duduk sama rendah berdiri sama tinggi

c)

dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung

d)

lain ladang lain belalang lain lubuk lain ikannya

39.

Anak itu sangat pendiam dan penurut. Karena sifat penurutnya, ia pun sering disuruh temannya yang agak bandel untuk mengusili teman yang lainnya, seperti menyembunyikan sepatu, tas, dan yang lainnya. *

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah ....

a)

bagai telur diujung tandung

b)

bagai kerbau dicocok hidungnya

c)

bagai katak dalam tempurung

d)

bagai tikus mati di lumbung padi

40.

Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.


Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…

a)

besar pasak dari pada tiang

b)

lempar batu sembunyi tangan

c)

kalah jadi abu menang jadi arang

d)

air beriak tanda tak dalam