NEW
Font size
WorksheetsNovel Sejarah
Total questions: 10
Worksheet time: 30mins
Bacalah pengggalan cerita sejarah berikut!
Pelarian-pelarian politik dari Nederland, Sneevliet, clan Baars itu semakin giat di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Mereka membuka pidato di mana-mana,
seperti takkan kering-kering kerongkongan mereka. Lari dari pertentangan intern di Nederland ke Hindia, mereka anggap diri seakan-akan jago-jago tanpa lawan, seakan-akan Hindia negerinya sendiri yang dipayungi oeh hukum demokratis. Bemntung mereka bergerak hanya di kalangan orang- orang yang berbahasa Belanda, yang menduduki tempat sosial yang rendah clan hidup
dalam kemasygulan.
Teks tersebut termasuk bagian....
A. pengenalan situasi
B. pengungkapan peristiwa
C. menuju konfliks
D. pengenalan situasi
E. puncak konflik
Bacalah penggalan teks sejarah berikut!
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan
rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”
Hal menarik yang terdapat dalam penggalan di atas adalah....
A. tanggung jawab pemimpin
B. perjuangan mencapai kemerdekaaan
C. menghargai pimpinan sebelum bertindak
D. menjaga persatuan
E. menyatukan rakyat
Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah...
A. Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.
B. Pekerjaan sia-sia.
C. Perbuatan yang bodoh.
D. Pekerjaan orang yang tidak cerdas.
E. Perbuatan orang-orang zaman dahulu.
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dyah Menurberbalik dengan memejamkan mata. Dyah Menur Hardiningsih yang menggendong anaknya dan Pradhabasu yang juga menggendong anaknya, berjalan
makin jauh dan makin jauh ke arah surya di langit barat. Dan sang waktu sebagaimana kodratnya akan mengantarkan ke nama pun mereka melangkah. Sang waktu pula yang menggilas semua peristiwa menjadi masa lalu.
Kutipan novel sejarah di atas merupakan....
A. pengungkapan peristiwa
B. menuju konfliks
C. pengenalan situasi
D. puncak konflik
E. koda
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini....” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah....
A. Agama
B. Moral
C. Pendidikan
D. Budaya
E. Estetika
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini....” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah....
A. Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.
B. Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.
C. Jangan takut membela kebenaran.
D. Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.
E. Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!
Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1).
Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe(2).
Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua
orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati(3). Mendengar berita
itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang
makan, Ronggo Lawa marah bukan main(4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting
ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji
kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amlas ke dalam lantai (5). Kemudian
terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur(6). (Kemelut
di Maja Pahit, SH Mintarja)
Ungkapan ....merahlah muka... pada penggalan tersebut adalah....
A. Malu
B. Bangga
C. Marah
D. Kecewa
E. Sedih
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!
Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.
Kata telah diperintahkan pada kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan....
A. Menggunakan kata yang menyatakan urutan
B. Menggunakan kalimat bermakna lampau.
C. Menggunakan kata kerja material
D. Menggunakan kalimat langsung
E. Menggunakan kata sifat
Bacalah pengggalan cerita sejarah berikut!
Jan Willemvan Rijnst bergerakmenyamping, membuka tangan kanannya, memberi isyarat kepada Danurejo untuk masuk dan duduk. Agaknya untuk penampilan yang berhubungan dengan bahasa Belanda beschaafdheid yang lebih kurang bermakna 'tata krama santun sesuai peradaban: alih-alih Jan Willem van Rijnst sangat peduli, dan hal itu merupakan sisi menarik darinya yang jali di antara sisi-sisi lain yang menyebalkan.
Kaidah kebahasaan yang menggunakan kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau peristiwa terlihat pada kutipan....
A. sangat peduli
B. memberi isyarat
C. bergerakmenyamping
D. membuka tangan kanannya
E. bermakna 'tata krama santun sesuai peradaban
Cermatilah penggalan berikut!
Riung Samudera menyatakan bahwa ia masih bingung dengan semua penjelasan Kendit Galih tentang masalah itu.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan....
A. bermakna lampau
B. kalimat langsung
C. kalimat tidak langsung
D. kata kerja lampau
E. kata kerja mental
