WorksheetsLATIHAN SOAL MASA PEMERINTAHAN KOLONIAL BELANDA (1816-1942)
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
penderitaan rakyat pada masa tanam paksa semakin parah karena ulah parah Bupati. Tindakan para bupati itu adalah
mengambil hasil bumi milik rakyat tanpa sepengetahuan mereka
merampas kekayaan rakyat dan menjualnya ke pasar umum
bersama penjajah Belanda, menakut-nakuti rakyat agar tidak melawan pemerintah
memaksa rakyat bekerja keras agar daerahnya melebihi target sehingga mendapat bonus dari Belanda
meminta rakyat menyediakan kekayaannya untuk para prajurit
Seorang tokoh Belanda yang menulis buku Max Havelaar untuk melukiskan penderitaan bangsa Indonesia akibat pelaksanaan sistem tanam paksa yaitu ....
E.F.E Douwes Dekker
Edward Douwes Dekker
Van Deventer
Baron van Hoevell
Snouck Hurgronje
Dalam kurun waktu 1816-1830 pemerintah kolonial Belanda gagal mengisi kas Kerajaan Belanda. Selanjutnya, sejak 1830 pemerintah kolonial Belanda menjalankan sistem tanam paksa di Indonesia. Sistem tanam oaksa merupakan penggabungan antara sistem penyerahan wajib dan sistem pajak tanah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa...
Sistem sewa tanah telah dijalankan pada masa pemerintahan komisaris jendral
Defisit keuangan Kerajaan Belanda disebabkan oleh tingginya biaya perang
Pelaksanaan tanam paksa dilatarbelakangi defisit keuangan kerajaan Belanda
Pemerintah kolonial Belanda gagal membawa kemakmuran bagi rakyat Indonesia
Sistem tanam paksa bertujuan mendapat komoditas ekspor yang laku di pasaran dunia
Pada tahun 1870, pemerintah kolonial Hindia Belanda menghapuskan sistem tanam paksa. Penyebab utamanya adalah...
Atas persetujuan Pemerintah Hindia Belanda dan raja-raja lokal di Indonesia
Pemerintah Hindia Belanda tidak mendapatkan keuntungan apa-apa dari Sistem Tanam Paksa
Atas desakan dari golongan liberal dan pemilik modal swasta yang hendak ikut menanamkan modalnya di Indonesia
Harga tanaman yang dihasilkan melalui sistem tanam paksa menjadi merosot
Pemerintahan Hindia Belanda tidak sampai hati melihat penderitaan rakyat sebagai akibat berlakunya Sistem Tanam Paksa
Pada masa penerapan politik Pintu Terbuka zaman kolonial Belanda ada uu yang disebut " Koeli Ordonantie" yang didalamnya ada aturan'poenale Sanctie" aturan ini sangat memberatkan para pekerja/kuli dikarenakan...
berat dan ringannya hukuman yang diberikan kepada para kuli yang melanggar kontrak kerja tergantung pada kemauan para majikan
yang mematuhi aturan hanya para majikan
isi dan ketentuan kontrak kerja tertulis dengan jelas
aturan dan kebijakan dalam koeli ordonantie dikeluarkan untuk penanganan kondisi kerja agarsemakin baik
hukumanan yang didapatkan sesuai dengan kesalahan yang dibuat para kuli
Gambar diatas menunjukkan salah satu gubernur Hindia Belanda yang menjalankan Cultur stelsel, yaitu
Jan Willem Janssen
Thomas Stamford Raffles
Van Der Capellen
Van den Bosch
Jean Chrétien baron Baud
Apabila kita lihat dari aturan Culturstelsel, seharusnya rakyat mendapatkan keuntungan, sehingga bisa mensejahtrakan rakyat, tetapi faktanya pelaksanaan ternyata rakyat mengalami penderitaan dan kesengsaraan. Hal ini disebabkan oleh …
terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya
tanaman yang ditanam bukan yang laku di Eropa
pelaksanaan diawasi langsung oleh tentara Belanda
kerusakan yang terjadi ditanggulangi oleh pemerintah.
adanya persaingan antara pengawas-pengawas wilayah
Pada masa tahun 1870-1900 di Indonesia sering disebut sebagai zaman liberal. Penyebutan zaman liberal pada periode ini bermaksud adalah…
Rakyat diperbolehkan membuka perkebunan-perkebunan
Usaha di Indonesia hanya untuk orang-orang Belanda
Rakyat Indoensia bebas memeluk agama yang dianutnya
Rakyat Indonesia bebas menanam tanaman yang berlaku dalam perdangan internasional
Indonesia terbuka bagi modal Swasta barat
Dalam perkembangannya Zaman liberal di Indonesia yang berlangsung selama tahun 1870-1900 di mulai ketika berlakunya...
Trilogi Van Deventer
CultureStelsel
UU Agraria dan UU Gula
Dikuasainya Belanda oleh Napoleon
Perjanjian London
Dampak politik pintu terbuka yang diterapkan oleh pemerintah. Colonial Belanda pada paruh kedua abad 20 antara lain…
Indonesia dikenal di dunia sebagai penghasil perkebunan yang melimpah
Rakyat Indonesia mulai mengenal perdagangan internasional
Rakyat mulai dibebani pajak oleh pemerintah colonial
Indonesia menjadi ajang ekspoitasi modal asing
Rakyat mulai mengembangkan tanaman yang laku dijual
Pilihlah 3 pernyataan yang merupakan dampak Politik Pintu Terbuka yang diterapkan pemerintah colonial Belanda bagi masyarakat Indonesia
Pembangunan di Hindia Belanda meningkat untuk memperlancar ekspor dan Impor
Tanaman ekspor Indonesia mengalami perkembangan pesat seperti Kopi, Teh, Gula, dan Kina
Arus urbanisasi menyebabkan munculnya banyak gelandangan di kota
Terjadinya krisis perkebunan menyebabkan uang sewa tanah, upah buruh, dan harga hasil kebun menurun
Belanda menjadi produsen hasil perkebunan yang penting bagi dunia
Perhatikan gambar tokoh berikut yang merupakan tokoh Belanda yang mempelopori pemikiran politik balas budi yang bernama...
Baron Van Hoevell
Cornelis de Jonge
Frederik Idenburg
E.F.E. Douwes Dekker
Van Deventer
Indonesia sangat menarik bagi pengusaha swasta asal Belanda pada abad ke 20, Berikut yang merupakan faktor yang mendorong Pemodal Swasta untuk berinvestasi di Indonesia. Pilihlan 3 faktor tersebut...
Sumber daya minyak bumi yang tidak akan habis
kemajuan Industri dan perdagangan Belanda
Dibukanya Terusan Suesz di Mesir
Jalur perdangana yang ramai akan pedagang asing
berlakunya UU Agraria tahu 1870
Masalah yang mempersulit pelaksanaan kebijakan ekonomi liberal di Indonesia adalah….
adanya berbagai pemberontakan di Indonesia
. keuangan Negara Belanda mengalami deficit untuk biaya perang
masih kuatnya system feodal di Indonesia
perdagangan Belanda mulai mampu menyaingi Inggris
tidak sejalan dengan pemerintah pusat negeri Belanda
Pelaksanaan Politik Pintu Terbuka tahun 1870 dimulai dengan kebebasan usaha berupa ...
Penghapusan pembayaran pajak perdagangan
Penjulaan rempah-rempah dengan harga tinggi
Penyewaan tanah pertanian kepada pihak swasta
Penanaman modal swasta dalam bidang perkebunan
Pengiriman barang ekspor dan impor dalam jumalh banyak
UU Argaria 1870 merupakan salah satu upaya pemerintah kolonial Belanda memperbaiki sistem pertanahan di Hindia-Belanda. Pada kenyataannya, UU Agraria justru merugikan rakyat pribumi, karena ...
Rakyat diharuskan menanam tanaman yang bernilai jual tinggi
Rakyat dibebani sewa tanah milik pemerintah dengan harga tinggi
Pemerintah kolonial membeli tanah milik rakyat dengan harga rendah
Rumah rakyat yang tidak memiliki sertifikat tanah digusur secara paksa
Pihak swasta menyewa lahan-lahan persawahan milik rakyat dalam jangka waktu lama
Sitem Ekonomi liberal atau politik pintu terbuka di Hindia Belanda / Nusantara tidak lebih baik dari sistem tanam paksa, faktor utama yang melandasi pernyataan tersebut adalah...
pada masa liberal rakyat ditekan dua pihak, yaitu pemerinatah dan swasta
pemerinatah masih mendominasi perekonomian rakyat di hindia belanda/nusantara
pihak swasta menerapkan tarif cukup tinggi dalam sistem sewa tanah
perekonomian di Hindia Belanda pada masa liberal di dominasi sek swasta
pemerintah kolonial Belanda ,asih menerapkan pajak tinggi pada masa liberal
