Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL MASA PEMERINTAHAN KOLONIAL BELANDA (1816-1942)

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

penderitaan rakyat pada masa tanam paksa semakin parah karena ulah parah Bupati. Tindakan para bupati itu adalah

a)

mengambil hasil bumi milik rakyat tanpa sepengetahuan mereka

b)

merampas kekayaan rakyat dan menjualnya ke pasar umum

c)

bersama penjajah Belanda, menakut-nakuti rakyat agar tidak melawan pemerintah

d)

memaksa rakyat bekerja keras agar daerahnya melebihi target sehingga mendapat bonus dari Belanda

e)

meminta rakyat menyediakan kekayaannya untuk para prajurit

2.
banyak keuntungan yang diperoleh penjajah Belanda dengan diterapkannya sistem tanam paksa. Namun, pernyataan dibawah ini bukan merupakan keuntungan sistem tanam paksa, yakni
a)
meningkatnya hasil tanaman ekspor yang dijual Belanda di pasaran Eropa
b)
perusahaan pelayaran Belanda mendapat keuntungan besar
c)
pabrik-pabrik gula yang semula diusahakan oleh kaum swasta Cina
d)
pemerintahan Belanda mendapatkan keuntungan yang besar
e)
pertanian rakyat meningkat pesat dan kaku dipasaran dunia
3.
ternyata sistem tanam paksa juga menguntungkan bangsa Indonesia. pernyataan ini menunjukkan bahwa sistem tanam paksa memiliki nilai positif berupa
a)
Bangsa Indonesia mengenal teknik bersawah yang lebih modern
b)
bangsa Indonesia mulai mengenal tanaman dagang yang berorientasi ekspor
c)
bangsa Indonesia menjadi lebih disiplin dalam menelaah hasil pertaniannya
d)
bangsa Indonesia mengenal sistem ekonomi uang
e)
bangsa Indonesia mengenal cara-cara melakukan perdagangan modern
4.

Seorang tokoh Belanda yang menulis buku Max Havelaar untuk melukiskan penderitaan bangsa Indonesia akibat pelaksanaan sistem tanam paksa yaitu ....

a)

E.F.E Douwes Dekker

b)

Edward Douwes Dekker

c)

Van Deventer

d)

Baron van Hoevell

e)

Snouck Hurgronje

5.

Dalam kurun waktu 1816-1830 pemerintah kolonial Belanda gagal mengisi kas Kerajaan Belanda. Selanjutnya, sejak 1830 pemerintah kolonial Belanda menjalankan sistem tanam paksa di Indonesia. Sistem tanam oaksa merupakan penggabungan antara sistem penyerahan wajib dan sistem pajak tanah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa...

a)

Sistem sewa tanah telah dijalankan pada masa pemerintahan komisaris jendral

b)

Defisit keuangan Kerajaan Belanda disebabkan oleh tingginya biaya perang

c)

Pelaksanaan tanam paksa dilatarbelakangi defisit keuangan kerajaan Belanda

d)

Pemerintah kolonial Belanda gagal membawa kemakmuran bagi rakyat Indonesia

e)

Sistem tanam paksa bertujuan mendapat komoditas ekspor yang laku di pasaran dunia

6.

Pada tahun 1870, pemerintah kolonial Hindia Belanda menghapuskan sistem tanam paksa. Penyebab utamanya adalah...

a)

Atas persetujuan Pemerintah Hindia Belanda dan raja-raja lokal di Indonesia

b)

Pemerintah Hindia Belanda tidak mendapatkan keuntungan apa-apa dari Sistem Tanam Paksa

c)

Atas desakan dari golongan liberal dan pemilik modal swasta yang hendak ikut menanamkan modalnya di Indonesia

d)

Harga tanaman yang dihasilkan melalui sistem tanam paksa menjadi merosot

e)

Pemerintahan Hindia Belanda tidak sampai hati melihat penderitaan rakyat sebagai akibat berlakunya Sistem Tanam Paksa

7.

Pada masa penerapan politik Pintu Terbuka zaman kolonial Belanda ada uu yang disebut " Koeli Ordonantie" yang didalamnya ada aturan'poenale Sanctie" aturan ini sangat memberatkan para pekerja/kuli dikarenakan...

a)

berat dan ringannya hukuman yang diberikan kepada para kuli yang melanggar kontrak kerja tergantung pada kemauan para majikan

b)

yang mematuhi aturan hanya para majikan

c)

isi dan ketentuan kontrak kerja tertulis dengan jelas

d)

aturan dan kebijakan dalam koeli ordonantie dikeluarkan untuk penanganan kondisi kerja agarsemakin baik

e)

hukumanan yang didapatkan sesuai dengan kesalahan yang dibuat para kuli

8.
Pelaksanaan sistem tanam paksa banyak menyimpang dari aturan pokoknya dan cenderung untuk mengadakan eskploitasi agraris. Oleh karena itu, sistem tanam paksa menimbulkan akibat yang sangat menyengsarakan di tanah jajahan antara lain...
a)
Hutang-hutang Belanda terlunasi.
b)
Keuntungan dan kemakmuran rakyat Belanda
c)
Penerimaan pendapatan melebihi anggaran belanja
d)
Amsterdam berhasil dibangun menjadi kota pusat perdagangan dunia.
e)
Beban rakyat semakin berat karena harus menyerahkan sebagian tanah dan hasil panennya, membayar pajak, mengikuti kerja rodi, dan menanggung risiko apabila gagal panen
9.

Gambar diatas menunjukkan salah satu gubernur Hindia Belanda yang menjalankan Cultur stelsel, yaitu

a)

Jan Willem Janssen

b)

Thomas Stamford Raffles

c)

Van Der Capellen

d)

Van den Bosch

e)

Jean Chrétien baron Baud

10.

Apabila kita lihat dari aturan Culturstelsel, seharusnya rakyat mendapatkan keuntungan, sehingga bisa mensejahtrakan rakyat, tetapi faktanya pelaksanaan ternyata rakyat mengalami penderitaan dan kesengsaraan. Hal ini disebabkan oleh …

a)

terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya

b)

tanaman yang ditanam bukan yang laku di Eropa

c)

pelaksanaan diawasi langsung oleh tentara Belanda

d)

kerusakan yang terjadi ditanggulangi oleh pemerintah.

e)

adanya persaingan antara pengawas-pengawas wilayah

11.

Pada masa tahun 1870-1900 di Indonesia sering disebut sebagai zaman liberal. Penyebutan zaman liberal pada periode ini bermaksud adalah…

a)

Rakyat diperbolehkan membuka perkebunan-perkebunan

b)

Usaha di Indonesia hanya untuk orang-orang Belanda

c)

Rakyat Indoensia bebas memeluk agama yang dianutnya

d)

Rakyat Indonesia bebas menanam tanaman yang berlaku dalam perdangan internasional

e)

Indonesia terbuka bagi modal Swasta barat

12.

Dalam perkembangannya Zaman liberal di Indonesia yang berlangsung selama tahun 1870-1900 di mulai ketika berlakunya...

a)

Trilogi Van Deventer

b)

CultureStelsel

c)

UU Agraria dan UU Gula

d)

Dikuasainya Belanda oleh Napoleon

e)

Perjanjian London

13.

Dampak politik pintu terbuka yang diterapkan oleh pemerintah. Colonial Belanda pada paruh kedua abad 20 antara lain…

a)

Indonesia dikenal di dunia sebagai penghasil perkebunan yang melimpah

b)

Rakyat Indonesia mulai mengenal perdagangan internasional

c)

Rakyat mulai dibebani pajak oleh pemerintah colonial

d)

Indonesia menjadi ajang ekspoitasi modal asing

e)

Rakyat mulai mengembangkan tanaman yang laku dijual

14.

Pilihlah 3 pernyataan yang merupakan dampak Politik Pintu Terbuka yang diterapkan pemerintah colonial Belanda bagi masyarakat Indonesia

a)

Pembangunan di Hindia Belanda meningkat untuk memperlancar ekspor dan Impor

b)

Tanaman ekspor Indonesia mengalami perkembangan pesat seperti Kopi, Teh, Gula, dan Kina

c)

Arus urbanisasi menyebabkan munculnya banyak gelandangan di kota

d)

Terjadinya krisis perkebunan menyebabkan uang sewa tanah, upah buruh, dan harga hasil kebun menurun

e)

Belanda menjadi produsen hasil perkebunan yang penting bagi dunia

15.

Perhatikan gambar tokoh berikut yang merupakan tokoh Belanda yang mempelopori pemikiran politik balas budi yang bernama...

a)

Baron Van Hoevell

b)

Cornelis de Jonge

c)

Frederik Idenburg

d)

E.F.E. Douwes Dekker

e)

Van Deventer

16.

Indonesia sangat menarik bagi pengusaha swasta asal Belanda pada abad ke 20, Berikut yang merupakan faktor yang mendorong Pemodal Swasta untuk berinvestasi di Indonesia. Pilihlan 3 faktor tersebut...

a)

Sumber daya minyak bumi yang tidak akan habis

b)

kemajuan Industri dan perdagangan Belanda

c)

Dibukanya Terusan Suesz di Mesir

d)

Jalur perdangana yang ramai akan pedagang asing

e)

berlakunya UU Agraria tahu 1870

17.

Masalah yang mempersulit pelaksanaan kebijakan ekonomi liberal di Indonesia adalah….

a)

adanya berbagai pemberontakan di Indonesia

b)

. keuangan Negara Belanda mengalami deficit untuk biaya perang

c)

masih kuatnya system feodal di Indonesia

d)

perdagangan Belanda mulai mampu menyaingi Inggris

e)

tidak sejalan dengan pemerintah pusat negeri Belanda

18.

Pelaksanaan Politik Pintu Terbuka tahun 1870 dimulai dengan kebebasan usaha berupa ...

a)

Penghapusan pembayaran pajak perdagangan

b)

Penjulaan rempah-rempah dengan harga tinggi

c)

Penyewaan tanah pertanian kepada pihak swasta

d)

Penanaman modal swasta dalam bidang perkebunan

e)

Pengiriman barang ekspor dan impor dalam jumalh banyak

19.

UU Argaria 1870 merupakan salah satu upaya pemerintah kolonial Belanda memperbaiki sistem pertanahan di Hindia-Belanda. Pada kenyataannya, UU Agraria justru merugikan rakyat pribumi, karena ...

a)

Rakyat diharuskan menanam tanaman yang bernilai jual tinggi

b)

Rakyat dibebani sewa tanah milik pemerintah dengan harga tinggi

c)

Pemerintah kolonial membeli tanah milik rakyat dengan harga rendah

d)

Rumah rakyat yang tidak memiliki sertifikat tanah digusur secara paksa

e)

Pihak swasta menyewa lahan-lahan persawahan milik rakyat dalam jangka waktu lama

20.

Sitem Ekonomi liberal atau politik pintu terbuka di Hindia Belanda / Nusantara tidak lebih baik dari sistem tanam paksa, faktor utama yang melandasi pernyataan tersebut adalah...

a)

pada masa liberal rakyat ditekan dua pihak, yaitu pemerinatah dan swasta

b)

pemerinatah masih mendominasi perekonomian rakyat di hindia belanda/nusantara

c)

pihak swasta menerapkan tarif cukup tinggi dalam sistem sewa tanah

d)

perekonomian di Hindia Belanda pada masa liberal di dominasi sek swasta

e)

pemerintah kolonial Belanda ,asih menerapkan pajak tinggi pada masa liberal