wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IH TAKHRIJ & MU'TABARAH

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Kata takhrij berasal dari kata kharraja yang secara bahasa mengandung arti....

a)

berkumpulnya dua hal yang saling bertentangan di satu tempat

b)

keluarnya dua hal dari bermacam-macam tempat

c)

keluar dari satu tempat ke tempat yang lain

d)

munculnya hadis dari suatu tempat tertentu

e)

pencarian hadis dari suatu kitab tertentu

2.

Perhatikan pernyataan berikut !

“Menunjukkan tempat hadis di dalam sumber-sumber pokok (kitab hadis al mu’tabarah) yang disebutkan beserta sanadnya dan penjelasan derajatnya ketika diperlukan”.

Definisi tersebut adalah definisi takhrij menurut ....

a)

Subhi Sholih

b)

Mahmud Thohhan

c)

Ibnu Hajar Al-Asqalani

d)

Al-Hakim

e)

Syuhudi Isma’il

3.

Prinsip pengertian takhrij adalah sebagai berikut, kecuali....

a)

Pencarian hadis dari kitab sumber al-mu’tabarah

b)

Pencarian makna hadis dengan membandingkannya

c)

Penulisan hadis sesuai dengan tema pembahasannya

d)

Pencarian hadis yang serupa atau yang mendukungnya.

e)

Penjelasan kedudukan hadis bisa di jadikan hujjah atau tidak.

4.

Perhatikan langkah-langkah mentakhrij berikut!

1). Mencari hadis dari kitab mu’tabarah dengan bantuan kitab tertentu.

2). Menganalisis sanad hadis dengan membandingkannya

3). Menganalisis maksud kandungan hadis dengan membandingkannya.

4). Menuliskan semua hadis dari kitab-kitab al-mu’tabarah secara lengkap.

5). Menemukan hadis yang belum diketahui sumber dan kedudukannya.

Urutan langkah-langkah takhrij tersebut yang benar adalah.....

a)

1), 5), 3), 4), 2).

b)

5), 1), 3), 4), 2).

c)

1), 2), 3), 5), 4).

d)

5), 1), 4), 2), 3).

e)

5), 1), 4), 3), 2).

5.

Methode takhrij yang kurang layak sebagai methode takhrij yang tujuan utamanya untuk meneliti apakah hadis bisa dijadikan hujjah atau tidak adalah.........

a)

Takhrij berdasarkan permulaan lafadz hadis

b)

Takhrij berdasarkan kata-kata dalam matan hadis

c)

Takhrij berdasarkan nama perowi

d)

Takhrij berdasarkan tema hadis

e)

Takhrij berdasarkan status hadis

6.

Semua kegiatan keilmuan tentunya memiliki faedah tertentu. adapun faedah melakukan takhrij hadis adalah sebagai berikut, kecuali......

a)

Mengetahui sumber hadis dalam kitab hadis al-mu’tabarah

b)

Mempermudah bagi para peneliti untuk menganalisis hadis

c)

Mengetahui banyak sedikitnya jalur periwayatan suatu hadis

d)

Mengetahui tema hadis yang sedang ditemukan

e)

Mengetahui derajat hadis

7.

Mencari hadis yang diketahui nama sahabat periwayatnya, yang paling tepat adalah menggunakan bantuan kitab.....

a)

al-Bughiyyah fi Tartib al-Ahaditsi as-shahih li Muslim

b)

Miftah as-Shahihain

c)

al-Jami’as-Saghir min al-Ahaditsi al-Basyir an-Nadzir

d)

Al-Masanid

e)

Al-Mu’jam al-Mufahrasy li alfadzi al-hadis

8.

Keistimewaan methode takhrij dengan berdasarkan perawi paling atas (sahabat) adalah....

a)

proses takhrij dapat dilakukan dengan cepat

b)

dapat mengetahui makna hadis dengan mudah

c)

dapat menemukan sanad hadis dengan lengkap

d)

dapat mengetahui nama sahabat yang meriwayatkannya

e)

dapat mengetahui kata-kata hadis yang asing

9.

Perhatikan hadis berikut!

لَيْسَ الشَّدِيْدُ بِالصُّرَعَةِ

Jika menemukan hadis seperti ini, maka untuk mentakhrijnya yang paling tepat adalah dengan menggunakan methode....

a)

permulaan matan

b)

salah satu kata dalam matan

c)

status hadis

d)

tema hadis

e)

perawi paling atas

10.

Berikut ini adalah kitab-kitab yang dapat dijadikan sebagai pilihan untuk melakukan takhrij jika diketahui permulaan kata matan hadisnya, kecuali....

a)

ad-Durar al Muntatsirah fi al-Ahaditsi al-Musytaharah,

b)

al-Jami’as-Saghir min al-Ahaditsi al-Basyir an-Nadzir,

c)

Miftah as-Shahihain,

d)

Miftah at-Tartib li Ahaaditsi Tarikh al-Khatib,

e)

Al-masanid

11.

Perhatikan diskripsi berikut!

“Ahmad menemukan hadis المسلم من سلم المسلمون من لسانه و يده kemuadian ia mencari hadis tersebut dengan menggunakan kata لسان setelah menemukan kata tersebut dibawahnya terdapat hadis-hadis yang di dalam matannya terdapat kata لسان sekaligus alamat di dalam kitab al-mu’tabarah. Lalu Ahmad mencari hadis tersebut dalam kitab al-mu’tabarah yang telah diketahuinya, kemudian semua hadis yang dicari dari kitab-kitab mu’tabarah tersebut ditulis lengkap berserta sanadnya. Setelah itu Ahmad menganalisis sanad dan makna matanya hingga mengetahui kedudukan dan kandungan makna hadis tersebut”.

Langkah yang dilakukan oleh Ahmad adalah dengan menggunakan bantuan kitab.....

a)

Al-musnad

b)

al-mu’jam al-mufahrasy

c)

Miftah as-Shahihain,

d)

Miftah kunuzi sunnah

e)

Kutubu al-athrof

12.

Kitab miftah kunuzi sunnah adalah kitab yang di tulis oleh Dr. Wensink dari Universitas Leden Denhag Belanda, untuk mentakhrij hadis dengan menggunakan kitab tersebut takhrij syaratnya adalah hadis yang akan ditakhrij telah diketahui....

a)

awal matannya

b)

awal sanadnya

c)

salah satu perowinya

d)

tema pembahasannya

e)

kata-kata matannya yang asing

13.

Mentakhrij hadis dengan menggunakan al-mu’jam al-mufahrasy li alfadzi al-hadis karya Dr. Wensink dari Universitas Leden Belanda langkah yang awal yang paling tepat adalah.....

a)

Mengetahui kata-kata matan hadis yang paling asing

b)

Mengetahui shahabat yang meriwayatkan hadis

c)

Permulaan lafadz dalam matan hadis

d)

Tema yang dibahas dalam matan hadis

e)

Nama perowi hadis

14.

Perhatikan hadis berikut !

.... من إجلال الله اكرام شيبة المسم ....

Jika anda menemukan hadis tersebut, maka langkah anda untuk mentakhrij dengan menggunakan al-mu’jam al-mufahrasy li alfadzi al-hadis, langkah awal yang paling tepat adalah mencari kata yang paling asing, adapun kata yang paing asing adalah.....

a)

من

b)

إجلال

c)

اكرام

d)

شيبة

e)

المسم

15.

Perthatikan hadis berikut !

بني الإسلام على خمس شهادة أن لا إله إلا الله و أشهد أن محمدا رسول الله و إقام الصلاة و إيتاء الزكاة و الحج و الصوم رمضان

Jika anda menemukan hadis tersebut, maka jika anda ingin mentakhrij dengan menggunakan methode berdasarkan tema, maka tema yang harus anda cari adalah sebgai berikut, kecuali....

a)

Persaksian hukum

b)

Shalat lima waktu

c)

Puasa romadlan

d)

Haji

e)

Zakat

16.

Anda mempunyai kitab musnad Ahmad bin Hambal, jika anda ingin mentakhrij dengan menggunakan kitab tersebut, maka anda harus mengetahui.....

a)

Tema hadis

b)

Perowi hadis

c)

Sahabat periwayat hadis

d)

Kata-kata yang paling asing

e)

Awal matan

17.

Kitab hadis yang terkenal sebagai rujukan ahli fikih dalam istinbat hukum fikih disebut dengan istilah....

a)

Kitab Al-Mu’tabarah

b)

Kitab as-Sunan

c)

Kitab al-Mushannafan

d)

Kitab As-Shahah

e)

Kitab al-Majaji’

18.

Kitab hadis yang kategori al-Mu’tabarah abad 2 sampai dengan abad ke 5 ada 5 kitab yang dikenal dengan istilah al-kutub al-khamsah al-mu’tabarah. Adapun diantara kitab-kitab tersebut adalah berikut ini, kecuali....

a)

Shahih Bukhari,

b)

Shahih Muslim,

c)

Sunan Abu Dawud,

d)

Sunan Tirmidzy,

e)

Sunan Ibnu Majah

19.

Setelah abad 5 H ada ulama’ hadis yang menambahkan kitab Ibnu Majah kedalam salah satu kitab al-Mu’tabarah. Dengan alasan banyak hadis-hadis yang ada dalam kitab Ibnu Majah dan tidak ada dalam kitab mu’tabarah lima. Hingga terkenal dengan sebutan al-kutub as-sittah al-mu’tabarah. Ulama’ yang menambahkan tersebut adalah....

a)

Muhammad Thabrani

b)

Muhammad bin Thahir

c)

Abu Thayib

d)

Ibnu Hajar Al-Asqalani

e)

Imam Nawawi

20.

Pada abad ke 8 H. Ulama muta’akhirin menambahkan 3 kitab ke dalam kitab hadis al-mu’tabarah sehingga berjumlah 9 kitab hadis yang mu’tabarah terkenal dengan istilah al-kutub at-tis’ah al mu’tabarah hingga sekarang. Adapun 3 kitab tersebut adalah....

a)

(Sunan Darami, Shahih Ibnu Hibban, Mustadrak Abu Awanah)

b)

(Sunan Darami, Sunan Daru quthni, Sunan Ibnu Majah)

c)

(Sunan Tirmidzi, Sunan Nasa’i, Sunan Abu Dawud)

d)

(Muwatha’ malik, Musnad Ahmad, Sunan Ad-Daramy)

e)

(Muwatha’ Malik, Musnad Ahmad, Marasil Syafi’i)

21.

Diantara kitab hadis al-mu’tabarah at-tis’ah yang secara keseluruhan derajat hadisnya paling shahih menurut para ulama hadis adalah.....

a)

Shahih Bukhari

b)

Shahih Muslim

c)

Sunan Abu Dawud

d)

Muwatha’ Malik

e)

Sunan Nasa’i

22.

Shahih Bukhari lebih unggul dalam hal kwalitas hadis menurut para ulama karena Imam Bukhari lebih berhati-hati dalam masalah rijal hadis dan maslaah ittishalu sanad. Sedangkan imam Muslim lebih unggul dalam hal....

a)

sistematika penulisan, karena tidak mengulang sanad dan tidak memotong matan hadis.

b)

Penjelasan derajat dan kedudukan hadis di setiap selesai menyebutkan hadisnya.

c)

Fihris yang ditulis lebih jelas

d)

Urutan bab-babnya lebih urut sesuai bab-bab fikih

e)

Tidak menuliskan tahammul dan ada’nya dengan singkatan atau huruf hijaiyah.

23.

Imam Tirmidzy memiliki istilah khusus yang berbeda dengan yang lain dalam menjelaskan derajat hadis-hadis yang ditulisnya. Adapun istilah tersebut adalah....

a)

Shahihul isnad

b)

Hasan shahih

c)

Shahih lighairihi

d)

Ittishalu sanad

e)

Shahih lighairihi

24.

Kitab yang ditulis oleh Abu Dawud, Rimidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Darami, disebut kitab Al-Sunan. Maksud dari Al-Sunan adalah kitab yang didalamnya menyebthan hadis-hadis....

a)

yang sumbernya marfu’ dari Nabi saja

b)

yang merupakan anjuran saja

c)

yang berisi prilaku nabi, sahabat, dan tabiin saja.

d)

Yang sanadnya sambung saja

e)

Yang kedudukannya boleh diamalkan saja.

25.

Al-Musnad yaitu kitab yang berisi hadis yang diurutkan berdasarkan urutan nama shabat yang meriwayatkannya. Diantara al-kutub at-tis’ah al-mu’tabarah yang termasuk kitab al-musnad adalah kitab yang ditulis oleh....

a)

Malik bin Anas

b)

Nasa’i

c)

Bukhari

d)

Ahmad bin Hambal

e)

Ibnu Majah

26.

Berikut ini yang tidak termasuk al-kutub as-sittah al-mu’tabarah adalah kitab yang ditulis oleh....

a)

Ibnu Hajar

b)

Bukhari

c)

Ibnu Majah

d)

Nasa’i

e)

Muslim

27.

Kitab yang berisi hadis-hadis yang dikelompokkan ke dalam 35 “kitab” dan sekian ratus “bab”. Masing-masing “kitab” membicarakan satu tema pokok tertentu, sedangkan setiap “bab” berisi beberapa buah hadis yang menjelaskan tema pokok tersebut. Kitab ini tidak hanya memuat hadis shahih, tetapi juga hadis-hadis hasan, dan hadis-hadis dha’if yang tidak terlalu lemah, kitab tersebut memiliki ciri khusus yaitu hanya memuat hadis-hadis yang berkaitan dengan masalah hukum fikih. Kitab tersebut memiliki ciri khusus yaitu banyak berisi tentang fadla’ilul a’mal. Kitab tersebut adalah salah satu kitab hadis mu’tabarah yang ditulis oleh....

a)

Abu Dawud

b)

Nasa’i

c)

Tirmidzi

d)

Ibnu Majah

e)

Darami

28.

Kitab yang menghimpun hadis-hadis Nabi berdasarkan bab-bab fikih. Kualitas hadis ada yang shahih, hasan, hingga dha’if, gharib dan mu’allal. Sungguhpun demikian, penulisnya menjelaskan letak cacat dan kekuarangan hadis dla’if yang ditulisnya. Dan hadis-hadis dha’if yang terdapat dalam kitab ini pada umumnya hanya menyangkut fadail al-amal (anjuran melakukan perbuatan-perbuatan kebajikan). Kitab tersebut ditulis oleh....

a)

Abu Dawud

b)

Nasa’i

c)

Tirmidzi

d)

Ibnu Majah

e)

Darami

29.

Kitab yang menurut Muhammad Fuad Abdul Baqi berisi 4.341 hadis yang diriwayatkan oleh penulisnya. 3002 di antaranya termaktub dalam lima kitab kumpulan hadis yang lain. Kitab ini banyak tambahan hadis yang tidak disebutkan dalam kitab mu’tabarah lainnya, Ia bukan hanya melingkungi hukum Islam, malah turut membahas masalah-masalah akidah dan muamalat. Derajad hadisnya ada yang shahih, hasan dan dha’if bahkan hadis munkar dan maudlu’, meskipun jumlahnya kecil. Kitab tersebut di tulis oleh....

a)

Abu Dawud

b)

Nasa’i

c)

Tirmidzi

d)

Darami

e)

Ibnu Majah

30.

Kitab hadis yang dikelompokkan berdasarkan topik-topik yang diawali dengan pembahasan tentang wahyu dan diakhiri dengan pembahasan tentang tauhid. Kitab ini dibagi dalam seratus bagian dan setiap bagiannya terdiri atas beberapa bab. Dalam setiap bab terhimpun hadis-hadis yang berbicara tentang topik yang sama. Hadis-hadis tersebut ditulis lengkap beserta sanadnya derajatnya Shahih. Kitab tersebut adalah....

a)

Shahih al-Bukhari

b)

Shahih Muslim

c)

Sunan Abu Dawud

d)

Sunan an-Nasa’i

e)

Jami’u Sunan at-Tirmidzi

31.

Kitab yang berisi hadis-hadis sebanyak 3.030 buah hadis tanpa pengulangan, dan menjadi 10.000 buah hadis dengan pengulangan yang disusun berdasarkan urutan bab fiqhiyah. Dalam kitab ini tidak mencantumkan judul-judul dalam setiap pokok bahasan untuk menegaskan pelajaran yang terdapat dalam hadis yang disebutkan. Namun dalam menuliskan satu hadis pokok, penulis menambahkan hadis-hadis penguat lain untuk menjelaskan kandungan ilmu dari hadis tersebut. Kitab tersebut adalah....

a)

Shahih al-Bukhari

b)

Shahih Muslim

c)

Sunan Abu Dawud

d)

Sunan an-Nasa’i

e)

Jami’u Sunan at-Tirmidzi

32.

Kitab hadis yang sistematika susunannya mengikuti lazimnya sistematika kitab fikih. berisi 5761 buah hadis, Pada jilid satu dimulai dengan “Kitab al-Ṭaharah”, yang membahas tentang tata cara bersuci dan ditutup dengan “Kitab al-Mawaqit” yang menguraikan tentang waktu shalat. Meskipun menurut pengakuan penulisnya berisi hadis-hadis pilihan dan shahih semuanya, namun menurut para ahli merupakan kitab yang memuat hadis dhaif dan para rawi yang “majruh.” Kitab tersebut adalah....

a)

Shahih al-Bukhari

b)

Shahih Muslim

c)

Sunan Abu Dawud

d)

Sunan an-Nasa’i

e)

Sunan Ibnu Majah

33.

Kitab mu'tabarah yang paling shahih adalah kitab yang ditulis oleh Imam Bukhari. namun demikian kitab yang ditulis oleh Imam Muslim lebih bagus dalam hal sistemetikanya, karena....

a)

mengulang sanad yang belum disebutkan

b)

tidak mengulang sanad dan tidak memotong hadis

c)

memotong hadis sesuai dengan tema babnya

d)

hanya mengulang sanad dan tidak memotong matan

e)

ada pembahasan tentang masalah rijalnya

34.

Kitab yang menjadi syarah kitab shahih bukhari berikut ini adalah....

a)

Minhajul Muhadditsin

b)

Fath al Bari

c)

‘Aun al-Ma’bud

d)

‘Aridat al Ahwazi

e)

Zahrur Rabbi ‘ala al-Mujtaba

35.

Kitab al-Mujtaba adalah kitab hadis pilihan yang termasuk salah satu kitab hadis mu'tabarah. kitab tersebut terkenal dengan sebutan....

a)

shahih muslim

b)

sunan Abu Dawud

c)

sunan Tirmidzi

d)

sunan Nasa'i

e)

sunan Ibnu Majah