NEW
Font size
WorksheetsStruktur Atom
Total questions: 20
Worksheet time: 27mins
'Elektron dapat berpindah dari orbit satu ke orbit yang lain berdasarkan tingkatan energi. Elektron akan berpindah ke orbit yang memiliki energi lebih tinggi jika elektron menyerap energi yang besarnya sama dengan perbedaan energi antara kedua orbit yang bersangkutan. Sebaliknya, elektron yang berpindah ke orbit yang memiliki energi lebih rendah akan memancarkan energi radiasi yang teramati sebagai spektrum garis yang besarnya sama dengan perbedaan energi antara kedua orbit yang bersangkutan', bunyi dari teori....
dalton
bohr
rutherford
thomson
schrodinger
teori mekanika kuantum sering disebut juga....
teori ketidakpastian Heisenberg
teori Bohr
teori kinetik gas
teori atom modern
larangan pauli
yang merupakan kekurangan dari teori Bohr yaitu....
Tidak dapat menjelaskan spektrum warna dari atom-atom yang mempunyai banyak elektron atau yang lebih kompleks
Tidak mampu menjelaskan mengapa elektron tidak pernah jatuh ke dalam inti atom sesuai dengan teori fisika klasik
Tidak dapat menjelaskan tentang inti atom.
Tidak dapat menjelaskan tentang bagaimana cara atom-atom saling berikatan.
Tidak dapat menentukan secara pasti letak elektron berada
Partikel dasar penyusun atom adalah....
proton, elektron, deutron
proton, elektron, positron
proton, elektron, neutron
proton, elektron, tritron
proton, neutron, deutron
Ion Ca2+mempunyai jumlah elektron 18. Jika nomor massanya 40, jumlah proton, neutron, dan elektron berturut-turut pada atom Ca adalah ...
18, 18, dan 22
18, 18, dan 40
18, 20, dan 40
20, 20, dan 18
20, 20, dan 20
Atom kalium mempunyai jumlah proton, neutron dan elektron berturut-turut sebanyak ….
19, 19, dan 19
20, 19, dan 20
19, 39, dan 20
20, 19, dan 39
19, 20, dan 19
Penemu neutron adalah . . . .
William Crookes
Goldstein
James Chadwick
Sir Humphry Davy
J.J Thomson
Elektron, neutron, dan proton dalam atom masing-masing bermuatan ….
positif, negatif, netral
negatif, netral, positif
netral, positif, negatif
netral, negatif, positif
netral, netral, negatif
Jumlah electron maksimal pada kulit ketiga adalah
2
8
18
32
50
Unsur A mempunyai 10 proton dan 12 netron, sedangkan unsur B mempunyai nomor massa 23 dan nomor atom 11. Kedua unsur tersebut termasuk ….
isotop
isoton
isobar
isoton
isomer
Pasangan unsur di bawah ini yang merupakan isotop adalah …
2311Na dan 2312Mg
3115S dan 3216S
23392U dan 23892U
3215P dan 3216S
12351Sb dan 12352Te
Bilangan kuantum adalah...
Bilangan yang menentukan suatu kedudukan posisi elektron atom
Bilangan yang menyatakan jumlah ligan dalam wilayah koordinasi
Bilangan yang menunjukkan suatu kedudukan proton
Bilangan yang menyatakan letak kulit dansub kulit elektron
Bilangan yang menunjukan letak inti atom
Bilangan kuantum ada 4 jenis yaitu
Bilangan kuantum utama (k), kedua (l), ketiga (m) dan keempat (n)
Bilangan kuantum utama (u), azimut (a), magnetik (m) dan spin (s)
Bilangan kuantum utama (n), azimut (l), magnetik (m) dan spin (s)
Bilangan kuantum utama (s), azimut (p), magnetik (d) dan spin (f)
Bilangan kuantum K, L, M, dan N
Bilangan kuantum Azimut adalah bilangan kuantum yang menyatakan
orbital
Kulit
Arah putaran elektron
Sub Kulit
inti
Atom Karbon , 6C mempunyai konfigurasi elektron seperti di atas, bilangan kuantum s (spin) adalah...
+1/2
-1/2
1
0
Jumlah elektron maksimum pada subkulit s, p, d, dan f berturut-turut adalah....
2, 4, 6, 8
2, 6, 8, 10
2, 6, 10, 14
2, 4, 6, 10
2, 6, 8, 14
Orbital d memiliki bilangan kuantum magnetik....
-1, 0, +1
+2, +1, 0, -1, -2
+2, +2, -1, +1
+2, +1, 0, +1, -2
-1, -2, 0, +1, +3
Pengisian elektron pada orbital yang sesuai adalah....
Nilai keempat bilangan kuantum terakhir dari atom Cl yang mempunyai nomor atom 17 adalah . . .
n = 2, l = 0, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = + ½
n = 3, l = 1, m = -1 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = +1, s = + ½
Suatu unsur memiliki konfigurasi sbb:
1s2 2s2 2p6 3s1
Maka ke-4 bilangan kuantum terakhir pada unsur tersebut adalah....
n = 2, l = 0, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = - ½
n = 3, l = 1, m = 0 , s = + ½
n = 3, l = 0, m = 0, s = + ½
n = 3, l = 1, m = +1, s = + ½
