wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian Bab 1 Kelas X Ganjil

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Kerajaan Mataram Kuno terletak di provinsi...

a)

Jawa Barat

b)

Jawa Tengah

c)

Jawa Timur

d)

Kalimantan Barat

e)

Sumatera Selatan

2.

Lokasi Pertama Kerajaan Mataram Kuno

a)

Jakarta

b)

Jawa Timur

c)

Cilacap

d)

Yogyakarta

3.

Candi Borobudur didirikan oleh dinasti…

a)

Sanjaya

b)

Mataram

c)

Kuno

d)

Syailendra

4.

Masa kejayaan kerajaan Mataram Kuno yaitu adanya pembangunan Candi. Salah satunya Candi Borobudur yang mulai di bangun pada masa pemerintahan Raja….

a)

Samaratungga

b)

Balaputeradewa

c)

Rakai Pikatan

d)

Rakai Kayuwangi

e)

Balitung

5.

Kerajaan Mataram Kuno berdiri sekitar abad ke ....

a)

6

b)

7

c)

8

d)

9

6.

Kerajaan Mataram Kuno sendiri pernah berada di bawah kekuasaan 3 wangsa. Ketiga wangsa tersebut ialah Wangsa Sanjaya, Wangsa Syailendra dan Wangsa Isana. dari ketiga wangsa tersebut yang menganut agama Buddha dalah ....

a)

Wangsa Sanjaya

b)

Wangsa Syailendra

c)

Wangsa Syailendra dan Wangsa Isana

d)

Wangsa Isana

7.

Candi Muara Takus ini merupakan peninggalan dari kerajaan....

a)

Singasari

b)

Sriwijaya

c)

Majapahit

d)

Tarumanegara

e)

Majapahit

8.

Kerajaan Budha terbesar yang pernah ada di Indonesia adalah....

a)

Kerajaan Kalingga

b)

Kerajaan Kediri

c)

Kerajaan Mataram Kuno

d)

Kerajaan Majapahit

e)

Kerajaan Sriwijaya

9.

Kerajaan Sriwijaya berdiri sekitar abad ke ... M

a)

7

b)

8

c)

9

d)

10

10.

Raja yang membawa Sriwijaya ke puncak kejayaan adalah ...

a)

Kundungga

b)

Mulawarman

c)

Aswawarman

d)

Balaputradewa

11.

Kerajaan Sriwijaya diperkirakan terletak di ...

a)

Padang

b)

Palembang

c)

Lampung

d)

Bengkulu

12.

Analisislah gambar Candi diatas yang merupakan salah satu dari situs yang ada di Indonesia yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

a)

Candi Borobudur

b)

Candi Kidal

c)

Candi Dieng

d)

Candi Jago

e)

Candi Tikus

13.

Kerajaan-kerajaan berikut yang paling kuat kehidupan maritimnya adalah...

a)

Majapahit

b)

Tarumanegara

c)

Sriwijaya

d)

Mataram Kuno

14.

Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang pesat terutama karena ….

a)

runtuhnya peranan pelabuhan Malaka

b)

ramainya perdagangan di selat Malaka

c)

letaknya strategis di tepi Malaka

d)

daerah kekuasaannya sangat luas

15.

Perhatikan gambar berikut !

Berdasarkan gambar tersebut, yang merupakan hasil kebudayaan bangsa indonesia masa kerajaan Budha adalah ...

a)
b)
c)
d)
16.

Sikap Gajah Mada yang dapat kita teladani adalah

a)

Pantang menyerah dalam meraih cita-cita

b)

Mengutamakan kemakmuran keluarga

c)

Mau berdamai dengan musuh

d)

Menuruti semua perintah raja

17.

Pada masa pemerintahan Raja Balaputradewa, Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat pendidikan dan penyebaran agama

a)

Islam

b)

Budha

c)

Hindu

d)

Animisme dan Dinamisme

18.

I Tsing adalah pendeta dari Cina atau Tiongkok untuk mendalami ajaran Buddha. Sebelum ke india beliau belajar agama Buddha di kerajaan . . .

a)

Mataram Kuno

b)

Majapahit

c)

Kalingga

d)

Sriwijaya

e)

Singasari

19.

The Boan An ditahbiskan menjadi bhikkhu di Burma dengan nama …

a)

bhikkhu Andhanavira

b)

bhikkhu Girirakito

c)

bhikkhu Jinaputra

d)

bhikkhu Jinaputra

e)

bhikkhu Ashin Jinarakkhita

20.

Tokoh-tokoh yang berperan dalam perkembangan agama Buddha setelah kemerdekaan

a)

Kwee Tek Hoay

b)

Bhikkhu Ashin Jinarakkhita

c)

Bhikkhu Narada Mahathera

d)

Bhikkhu Girirakkhito

e)

Ong Kie Tjay

21.

Bhikkhu yang pertama datang dari luar negeri setelah berselang lima ratus

tahun dan memberikan ceramah agama Buddha di Logi-logi Theosofi dan di

klenteng-klenteng di Bogor, Jakarta, Yogyakarta, Solo, dan Bandung adalah ....

a)

Bhikkhu Narada Thera

b)

Bhikkhu Ashin Jinarakkhita

c)

Bhikkhu Jinaratana

d)

Bhikkhu Girirakkhito

e)

Bhikkhu Jinapiya

22.

Pada tanggal 22 Mei 1953 beliau ditunjuk sebagai Ketua Gabungan Sam

Kauw Indonesia sekaligus juga Wakil Ketua Pengurus Pusat Pemuda Theosofi

Indonesia. Beliau mengorganisasi peringatan Hari Tri Suci Waisak secara

nasional di Borobudur yang pertama sejak agama Buddha tertidur di bumi

Indonesia selama lima ratus tahun. Beliau adalah ....

a)

Bhikkhu Girirakkhito

b)

Bhikkhu Jinapiya

c)

Bhikkhu Jinaratana

d)

Bhikkhu Ashin Jinarakkhita

e)

Bhikkhu Narada Thera

23.

Puja bakti/kebaktian adalah upacara, ritual atau sembahyang yang dilakukan sebagai ungkapan keyakinan/Saddha terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Buddha, Dharma dan Sangha atau yang disebut juga .....

a)

Triratna

b)

Tripitaka

c)

Tisarana

d)

Tridharma

e)

Triloka

24.

Samatha bhavana, jika dilaksanakan secara rutin, dan sungguh-sungguh akan memberikan hasil berupa ….

a)

merealisasi Nibbana

b)

Mencapai tingkat tingkat-tingkat kesucian

c)

Terlahir di alam dewa dan Brahma

d)

Mencapai jhana (kontrasi terpusat) dan abhinna (kekuatan gaib)

e)

Mencapai pandangan terang

25.

Perayaan Buddha Jayanti adalah merayakan...

a)

Perayaan Buddha Jayanti adalah merayakan...

b)

2.500 tahun Buddha wafat

c)

Perayaan Buddha Jayanti adalah merayakan...

d)

2.500 Tahun Buddha lahir ke dunia ini

e)

500 tahun setelah agama Buddha tertidur

26.

Kalimat "Ciwa Buddha Bhineka Tunggal Ika Tanhana Dharma Mangrwa" terdapat dalam kitab ...

a)

Mpu Tantular

b)

Sutasoma

c)

Negara Kertagama

d)

Sanghyang Kamahayanikan

e)

Mpu Prapanca

27.

Perhatikan pernyataan berikut ini : (1) Meditasi, menjadikan relaksasi bagi orang sibuk, (2) Membuat orang kesurupan, (3) Mengatasi kebingungan, (4) Meditasi membuat orang menjadi sakti, (5) Mengatasi persoalan, (6) Mengatasi rasa takut dan ragu. Berdasarkan pernyataan tersebut, manfaat meditasi apabila secara rutin dilakukan dalam kehidupan sehari hari ditunjukkan pada nomor ….

a)

Nomor (1), (3), (5), (6)

b)

Nomor (1), (2), (3), (4)

c)

Nomor (2), (4), (5), (6)

d)

Nomor (3), (4), (5), (6)

e)

Nomor (1), (4), (5), (6)

28.

Ia cenderung rendah hati, dermawan, jujur, suka menemui orang-orang yang dianggap suci, suka mendengarkan Dharma, yakin pada sesuatu yang dianggap baik.

a)

Raga carita

b)

Dosa Carita

c)

Moha carita

d)

vittaka carita

e)

Saddha carita

29.

Ia cenderung suka marah, jengkel, iri hati, tidak senang melihat kesalahan walaupun kecil, tidak mau peduli terhadap kebajikan orang lain walaupun besar, suka bermusuhan, memandang rendah orang lain, suka memerintah dan mendikte orang lain. Watak/carita di atas ada ciri...

a)

Raga carita

b)

Dosa Carita

c)

Moha carita

d)

vittaka carita

e)

Saddha carita

30.

Salah satu watak/carita adalah raga carita, yang dimaksud dengan raga carita adalah ….

a)

Cenderung serakah yang lebih kuat

b)

Cenderung suka melamun

c)

Cenderung memiliki keyakinan yang kuat

d)

Cenderung memiliki kebencian yang kuat

e)

Cenderung agak lamban dan cuek

31.

”Janganlah kita menghormati agama kita sendiri dengan mencela agama lain. Sebaliknya agama lain pun hendaknya dihormati atas dasar-dasar tertentu. Dengan berbuat demikian kita membuat agama kita sendiri berkembang, selain menguntungkan pula agama lain. Jika kita berbuat agama sebaliknya kita akan merugikan agama kita sendiri, di samping merugikan agama orang lain. Oleh karena itu barang siapa menghormati agamanya sendiri dan mencela agama lain semata-mata terdorong rasa bakti kepada agamanya sendiri dan dengan pikiran bagaimana aku dapat memuliakan agamaku sendiri, justru ia akan merugikan agamanya sendiri. Karena itu kerukunan dianjurkan dengan pengertian biarlah semua orang mendengar dan bersedia mendengar ajaran yang dianut orang lain”. Peryataan di atas merupakan prasasti batu kalingga sangat terkenal yang di tulis oleh . . .

a)

Raja Sudhodana

b)

Raja Bimbisara

c)

Raja Asoka

d)

Raja Milinda

e)

Raja Ajatasattu

32.

The Boan An ditahbiskan menjadi bhikkhu di Burma dengan nama …

a)

Bhikkhu Ashin Jinarakkhita

b)

Bhikkhu Giri Rakkhito

c)

Bhikkhu Jinapiya

d)

Bhikkhu Pannavaro

e)

Bhikkhu Jotidhammo

33.

I Tsing adalah pendeta dari Cina atau Tiongkok untuk mendalami ajaran Buddha. Sebelum ke india beliau belajar agama Buddha di kerajaan . . .

a)

Mataram Kuno

b)

Majapahit

c)

Sriwijaya

d)

Tarumanegara

e)

Singosari

34.

Cara melaksanakan meditasi cinta kasih adalah....

a)

Berjalan dan memusatkan perhatian pada langkah kaki

b)

Duduk dengan tenang dan rileks, memusatkan pikiran pada Buddha

c)

dunuk dengan rileks memusatkan pikiran pada kembang kempisnya perut saat bernafas

d)

Duduk dengan tenang dan rileks, Duduk tenang, rileks, dan mengucapkan berulang-ulang dalam hati "Saya bahagia, sejahtera, penuh damai, semua makhluk bahagia, sejahtera, penuh damai

e)

Berbaring dan mengucapkan dalam hati "Semoga semua makhluk bahagia, sejahtera, penuh damai

35.

Cara melaksanakan meditasi pernafasan adalah....

a)

Duduk dengan tenang dan rileks, memusatkan pikiran pada kembang kempisnya perut saat bernafas berbahagia

b)

Duduk dengan tenang dan rileks, memusatkan pikiran pada Buddha

c)

Berjalan dan memusatkan perhatian pada langkah kaki

d)

Berbaring dan mengucapkan dalam hati "Semoga semua makhluk bahagia, sejahtera, penuh damai

e)

Duduk dengan mata terpejam sambil mengucapkan semoga semua makhluk hidup berbahagia

36.

Tempat yang sesuai untuk melaksanakan meditasi adalah....

a)

Tempat yang mewah dan megah di

b)

Hutan yang jauh dari perumahan warga

c)

Vihara yang ada bhikkhunya

d)

Tempat yang sunyi, tenang dan bebas dari gangguan

e)

tempat yang bersuara bising

37.

Pemusatan pikiran pada satu obyek yang dapat membersihkan kekotoran bathin disebut....

a)

Samma samadhi

b)

miccha samadhi

c)

samatha bhavana

d)

Vipassana bhavana

e)

Samma samadhi dan samatha bhavana

38.

Pemusatan pikiran pada satu obyek yang dapat menimbulkan kekotoran bathin disebut....

a)

Samma samadhi

b)

miccha samadhi

c)

samatha bhavana

d)

vipassana bhavana

e)

Samma samadhi dan samatha bhavana

39.

Pikiran yang tidak mampu mengamati objek meditasi dengan jelas (tumpul) merupakan bentuk rintangan dari

a)

Rasa kantuk dan malas

b)

kegelisahan

c)

penyesalan

d)

Keragu raguan

e)

kebencian

40.

Bhikkhu yang memiliki peran dalam menciptakan syair lagu-lagu Buddhis dalam memperkenalkan agama Buddha pada masyarakat adalah...

a)

Naradathera

b)

Girirakkhito

c)

Ashin Jinarakkhita

d)

Pannavaro

e)

Indhamedho