Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Peran Aktif Indonesia dalam KAA, GNB dan Misi Perdamaian PBB

Total questions: 17

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Perang Dingin yang muncul setelah berakhrnya perang dunia II telah memengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia. Pengaruh Perang Dingin dalam bidang politik yaitu . . . .

a)

munculnya negara adikuasa

b)

munculnya negara-negara baru

c)

lahirnya negara-negara industri

d)

berkembangnya komunisme dan liberalisme

e)

berkembangnya nasionalisme dan patriotisme

2.

Kutipan pidato berjudul Mendayung Antara Dua Karang tersebut dibacakan oleh Moh. Hatta dalam siding KNIP. Dalam pidatonya pada siding KNIP tanggal 2 September 1948, Moh. Hatta menegaskan Indonesia tidak memihak ke salah satu negara adidaya. Hal ini menggambarkan bahwa . . . .

a)

Indonesia menjadi penengah ditengah konflikAmerika serikat dan Uni soviet

b)

Pengaruh Amerika serikat dan Uni soviet tidak berdampak buruk bagi bangsa Indonesia

c)

Sistem politik Amerika serikat dan uni soviet tidak cocok dengan iklim politik di Indonesia

d)

Indonesia diakui sebagai pelopor Gerakan Non-Blok demi terwujudnya perdamain dunia

e)

Indonesia tidak terlibat dalam pertarungan politik Internasional antara blok barat dan blok timur

3.

Pada masa perang dingin, negara negara diseluruh dunia dihadapkan pada dampak persaingan Blok Barat dan Blok Timur. Indonesia tidak menjadi bagian dari salah satu blok pada masa perang dingin karena . . . .

a)

Amerika Serikat tidak memberikan bantuan ekonomi pada Indonesia

b)

Uni Soviet menganggap Indonesia tidak memiliki potensi sumber daya manusia

c)

Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif

d)

Indonesia menerapkan kebijakan politik dan ekonomi mandiri

e)

Indonesia merasa belum sejajar dengan negara-negara yang terlibat perang dingin

4.

Gagasan untuk menlaksanakan Konferensi Asia Afrika muncul pada konferensi Colombo. Tokoh yang memprakarsai untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika adalah . . . .

a)

Jawaharlal Nehru dari India

b)

Ali Sastroamidjoyo dari Indonesia

c)

Muhammad Ali Jinnah dari Pakistan

d)

Sir John Kotelawala dari Sri Lanka

e)

U Nu dari Burma

5.

Indonesia telah menunjukkan perannya untuk ikut menciptakan perdamaian dunia melalui penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada masa perang dingin. Peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika secara umum adalah . . . .

a)

sebagai pengambil keputusan mayoritas disetiap konferensi

b)

memprakarsai untuk mengadakan Konferensi dan sebagai tempat penyelenggaranya

c)

Menjadi panitia ad hoc untuk setiap penyelenggaraan KAA

d)

Menjadi penyumbang dana terbesar disetiap konferensi

e)

sebagai penengah bagi negara-negara anggota KAA yang sedang konflik

6.

Perang Dingin yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet sangat berpengaruh kepada negara di dunia dan juga Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi Perang Dingin dalam bidang politik adalah . . . .

a)

mengikuti jejak Amerika Serikat

b)

mengikui jejak Unisoviet

c)

menjadi salah satu pemrakarsa munculnya Gerakan Non Blok

d)

keluar dari anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa

e)

ikut mengirimkan Pasukan Garuda

7.

Pernyataan yang terkait dengan organisasi Gerakan Non-Blok (GNB) adalah . . . .

a)

Merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Konterensi Asia Atrika (KAA)

b)

Dibentuk pada tanggal 14 September 1960 di Baghdad, Irak.

c)

Diprakarsai oleh negara-negara yang baru merdeka dan tidak ingin bergabung dalam blok Timur atau blok Barat

d)

Salah satu tujuannya adalah membendung pengaruh negatif blok Timur dan blok Barat.

e)

Salah satu latar belakang pembentukannya adalah aksi pembakaran masjid Al-Aqsha.

8.

Indonesia telah menunjukkan peran aktifnya pada masa perang dingin melalui kegiatan Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok. Keterkaitan antara Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Gerakan Non-Blok (GNB) adalah . . . .

a)

seluruh program kerja dalam GNB di-implementasikan dalam KAA

b)

GNB merupakan organisasi tandingan untuk menyaingi eksistensi kegiatan KAA

c)

negara yang tidak mengikuti KAA kemudian membentuk GNB untuk mengakomodasi tujuannya

d)

landasan pemikiran Dasasila Bandung dalam KAA menjadi tonggak pembentukan GNB

e)

salah satu hasil GNB adalah pembentukan KAA yang bertujuan meredakan konflik besar dunia

9.

Dalam rangka ikut mewujudkan perdamaian dunia, maka Indonesia memainkan sejumlah peran dalam percaturan internasional. Peran yang cukup menonjol dalam upaya memelihara perdamaian dan keamanan internasional adalah . . . .

a)

melatih pasukan garuda bagi negara-negara yang berkonflik di dunia

b)

bekerja sama dengan negara-negara didunia mengembangkan pasukan garuda

c)

mengirimkan misi pasukan Garuda pada daerah yang berkonflik

d)

menolak segala bentuk agresi militer dengan membentuk pasukan garuda

e)

bergabung dengan Pasukan Garuda dari PBB ikut menyelesaikan konflik yang ada

10.

Kontribusi Indonesia dalam ikut serta melaksanakan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan antara lain berbentuk Misi Garuda. Pengiriman Misi Kontingen Garuda ini sesuai dengan amanat yang terdapat dalam . . . .

a)

alinea I Pembukaan UUD 1945

b)

alinea II Pembukaan UUD 1945

c)

alinea III Pembukaan UUD 1945

d)

alinea IV Pembukaan UUD 1945

e)

alinea V Pembukaan UUD 1945

11.

Indonesia sebagai salah satu anggota PBB sering terlibat dalam misi perdamaian PBB. Hingga saat ini Indonesia masih terlibat dalm pengiriman pasukan Garuda untuk menjalankan misi perdamaian PBB. Tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan . . . .

a)

membantu dan meringankan tugas PBB untuk melaksanakan tujuannya

b)

mewujudkan cita-cita negara untuk ikut menjaga perdamaian Dunia

c)

membantu melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB

d)

menjaga posisi Indonesia dalam melaksanakan interaksi dan pergaulan Dunia

e)

menjalankan kewajiban sebagai salah satu anggota PBB

12.

Kontingen Garuda adalah pasukan Tentara Nasional Indonesia yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di negara lain. Indonesia mulai turut serta mengirim pasukannya sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB sejak 1957 hingga sekarang. Bagi bangsa Indonesia pengiriman Misi Garuda tersebut untuk memenuhi permintaan PBB dan memiliki alasan yang kuat yaitu alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Hal ini menunjukkan bahwa . . . .

a)

Indonesia dapat menjaga keamanan dunia

b)

pasukan TNI sejajar dengan pasukan dunia

c)

Indonesia ikut menciptakan ketertiban dunia

d)

Indonesia ingin memperlihatkan kekuatan TNI

e)

Indonesia turut menjaga hubungan antarnegara

13.

Gerakan Non Blok dirikan pada tahun 1961. Hal yang melatarbelakangi pembentukan Gerakan Non-Blok (GNB) adalah . . . .

a)

Pembentukan NATO oleh Amerika Serikat

b)

Pembentukan Pakta Warsawa oleh Uni Soviet

c)

Persaingan antara negara-negara Barat dan Timur

d)

Perang antara Jepang dan Sekutu

e)

Terbentuknya Blok Barat dan Blok Timur

14.

Persaingan antara blok barat dan Blok timur setelah perang dunia II telah melahirkan Perang Dingin. Dalam suasana perang dingin muncul gagasan bagi negara-negara berkembang untuk . . . .

a)

membentuk Gerakan Non-Blok

b)

membentuk kerja sama regional

c)

melawan dominasi blok Barat dan blok Timur

d)

memperkuat pertahanan militer

e)

menandingi kekuatan Uni Soviet dan Amerika Serikat

15.

Yang melatarbelakangi pengiriman Misi Garuda yang pertama kali pada bulan Januari 1957 adalah . . . .

a)

Gerakan Non-Blok telah 16 kali menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi

b)

Adanya ketegangan dunia yang semakin meningkat akibat persaingan antara Blok Barat & Blok Timur

c)

Konflik di Timor-Timur terkait masalah nasionalisasi Terusan Suez yang dilakukan oleh Presiden Mesir Ghamal Abdul Nasser

d)

Adanya konflik yang berhubungan dengan kemerdekaan Zaire pada Juni 1960 di Belgia

16.

Konflik diberbagai negara menjadi objek dari pengiriman misi Garuda Indonesia. Hikmah yang dapat kita petik dari kondisi negara-negara yang bersengketa tersebut adalah . . . .

a)

tumbuhnya kepercayaan pemuda Indonesia untuk terlibat dalam perdamaian dunia

b)

mendapatkan pembelajaran bagi Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan

c)

Indonesia mendapatkan pengakuan internasional dalam mengemban tugas perdamaian

d)

menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam membutuskan sebuah kebijakan publik

e)

kesempatan mempererat hubungan diplomatic dengan negara yang menjadi objek misi

17.

Nilai-nilai karakter yang dapat kita petik dan perlu dikembangkan dari pengiriman misi Garuda Indonesia ke berbagai negara adalah . . . .

a)

Ikhlas dan rela berkorban

b)

Nasionalisme dan kerjasama

c)

Bersyukur dan tanggungjawab

d)

Bertanggungkawab pada dunia

e)

Rasa memiliki dan tenggang rasa