wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perlakuan Khusus Bahan Tanam

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.
Luasan pesemaian padi secara teoritis adalah 3% – 5 % dari luas lahan sawah yang akan ditanam. Maka berapakan luas optimum pesemaian yang harus dipersiapkan untuk penanaman padi sawah seluas 1 ha?
a)
300 m2 atau 3%
b)
400 m2 atau 4%
c)
3000 m2 atau 3%
d)
4000 m2 atau 4%
e)
5000 m2 atau 5%
2.
Pemilihan lokasi tempat pesemaian bibit tanaman harus memenuhi kriteria berikut ini, kecuali …
a)
Merupakan lokasi pelepasan ternak
b)
Tanahnya subur dan gembur
c)
Dekat dengan sumber air
d)
Dekat dengan areal penanaman
e)
Mudah dijangkau dekat dengan jalan
3.
Pembersihan lahan lokasi pesemaian bertujuan : 1) menghilangkan/membuang benda-benda yang dapat mengganggu kegiatan; 2) membuang benda-benda yang merupakan sumber penyakit; 3) meratakan topografi permukaan tanah; 4) membuang misalnya batu, tunggul/sisa tanaman; 5) membuang gulma atau tumpukan sampah dan tanaman inang. Yang bukan merupakan tujuan pembersihan lahan lokasi pesemaian ialah …
a)
1)
b)
2)
c)
3)
d)
4)
e)
5)
4.
Pembersihan lokasi pesemaian dari tanaman inang dilakukan dengan cara eradikasi/ pemusnahan. Hal ini bertujuan …
a)
Memudahkan dalam melakukan pekerjaan selanjutnya
b)
Lahan bersih dari sisa-sisa tanaman
c)
Agar tidak dimanfaatkan untuk kompos
d)
Mengurangi penularan/perkembangan hama/penyakit
e)
Tidak menjadi sarang hewan lainnya
5.
Ukuran bedengan untuk meletakkan bibit ialah lebar dasar 120 cm, tinggi 25-30 cm, sedangkan panjang bedengan bergantung keadaan. Diantara berikut ini pertimbangan untuk menentukan panjang bedengan: 1) Topografi lahan; 2) Kemudahan pemeliharaan; 3) Kemudahan pengamatan; 4) Ketersediaan lahan; 5) Umur bibit dipindahtanamkan. Yang bukan pertimbangan ialah …
a)
1)
b)
2)
c)
3)
d)
4)
e)
5)
6.
Tujuan perlakuan khusus pada tanaman ialah meningkatkan ... tanaman.
a)
penampilan fisik
b)
kualitas dan kuantitas hasil
c)
ketahanan hidup
d)
daya kecambah
e)
kecepatan pertumbuhan
7.
Perlakuan khusus terhadap benih tanaman melalui perendaman beberapa saat dalam larutan pestisida ialah perlakuan ..    
a)
kimiawi
b)
fisik
c)
mekanis
d)
biologi
e)
manual
8.
Perlakuan melalui perendaman ke dalam insektisida beberapa saat sebelum benih ditanam bertujuan menghindari serangan..
a)
jamur
b)
patogen
c)
serangga
d)
burung
e)
unggas
9.
Perlakuan khusus pada benih jagung dengan melapisi benih menggunakan bahan ridomil yang sering tampak benih jagung berselaput warna merah, berguna untuk menghindari serangan ...
a)
jamur
b)
patogen
c)
serangga
d)
burung
e)
unggas
10.
Terhadap sisa benih yang telah diperlakukan dengan pestisida, maka terbatas hanya umtuk ...
a)
pakan ternak
b)
dikonsumsi setelah dicuci bersih
c)
disimpan lanjut
d)
menyulam tanaman
e)
dibuang
11.
Pencelupan pangkal setek bibit tanaman ke dalam zat pengatur tumbuh sesaat sebelum ditanam, merupakan perlakuan secara ...
a)
manual
b)
mekanis
c)
biologi
d)
fisik
e)
kimiawi
12.
Perlakuan khusus pencelupan pangkal setek bibit tanaman ke dalam zat pengatur tumbuh sesaat sebelum ditanam tersebut ialah bertujuan ... tanaman.
a)
memperbaiki tampilan
b)
mempercepat pembungaan
c)
mercepat tumbuhnya perakaran
d)
memperkokoh tegaknya batang
e)
mempercepat pertumbuhan tanaman
13.
Zat pengatur tumbuh yang digunakan pada perlakuan setek bibit untuk memepercepat tumbuhnya akar, dari jenis ...
a)
giberelin
b)
auksin
c)
kinin
d)
sitokinin
e)
absisic
14.
Perlakuan benih kedele dengan inokulan sesaat sebelum ditanam, terutama untuk penanaman lahan baru yang belum pernah ditanami kedele merupakan bentuk perlakuan secara ...
a)
biologi
b)
manual
c)
fisik
d)
kimiawi
e)
mekanis
15.
Pada dasarnya bahan inokulan pada perlakuan benih kedele untuk penanaman lahan baru ialah Rhyzobium sp. merupakan jenis ...
a)
pestisida
b)
jamur
c)
bakteri
d)
kimia sintetis
e)
mikrobia
16.
Bahan inokulan Rhyzobium sp. pada benih kedele setelah berkembang pada daerah penanaman baru mempunyai kemampuan ...
a)
menambat nitrogen bebas dari udara
b)
mempercepat pertumbuhan tanaman
c)
memperbesar ukuran kedele
d)
meningkatkan rasa kedele
e)
meningkatkan hasil tanaman
17.
Perendaman benih padi dengan larutan ZA ataupun garam merupakan perlakuan secara ...
a)
fisika
b)
mekanis
c)
biologi
d)
kimiawi
e)
manual
18.
Perlakuan perendaman benih padi dalam larutan pupuk ZA 50 gram per 10 liter air, bertujuan ...
a)
mempercepat kecambahan benih
b)
memisahkan benih bernas dengan hampa
c)
memperbaiki pertumbuhan tanaman
d)
meningkatkan produktifitas tanaman
e)
memperbaiki kualitas hasil tanaman
19.
Perlakuan perendaman benih padi dalam air bersih yang selalu digantikan selama 24 jam, bertujuan untuk ...
a)
meningkatkan berat benih padi
b)
memperbesar ukuran benih
c)
meresapnya air mencapai embrio benih
d)
meningkatkan kadar air benih
e)
menambah cadangan air benih
20.
Perlakuan pemeraman benih padi selama lebih kurang 36 jam setelah perendaman, bertujuan ...
a)
mengatur adaotasi benih
b)
memperbaiki daya tumbuh benih
c)
menyeragamkan tinggi tanaman
d)
membangunkan dormansi benih
e)
meningkatkan kesuburan bibit
21.
Perlakuan penjarangan kerapatan naungan secara bertahap sesuai umur terhadap bibit di pesemaian, bertujuan untuk ... bibit.
a)
memacu pertumbuhan
b)
meningkatkan daya tumbuh
c)
memperbaiki kualitas
d)
meningkatkan hasil
e)
aklimatisasi/ adaptasi
22.
Perlakuan pengupasan atau penipisan cangkang benih dengan kikir, gerinda, pisau dll merupakan perlakuan secara ...
a)
fisik
b)
kimiawi
c)
biologi
d)
mekanis
e)
manual
23.
Dalam usaha pemecahan dormansi maka bentuk perlakuan pengupasan atau penipisan cangkang benih disebut cara ...
a)
etiolasi
b)
hibernasi
c)
eradikasi
d)
stratifikasi
e)
skarifikasi
24.
Tujuan perlakuan benih dengan pengupasan atau penipisan kulit cangkang benih ialah meningkatkan ...
a)
daya kecambah
b)
kecepatan tumbuh
c)
imbibisi air ke embrio benih
d)
pertumbuhan bibit
e)
kualitas hasil
25.
Gabungan perlakuan perendaman benih padi selama 24 jam dilanjutkan dengan pemeraman benih selama 36 jam dan selama proses pemeraman benih secara periodik dijaga kelembabannya dengan memercikkan air bertujuan untuk membangunkan dormansi benih agar benih padi cepat berkecambah. Cara perlakuan ini dikenal dengan istilah ...
a)
etiolasi
b)
hibernasi
c)
eradikasi
d)
stratifikasi
e)
skarifikasi
26.

Pada pola pengolahan Tepi maka akan tercipta alur mati yakni alur yang tidak tertutup lemparan hasil pembajakan pada ...

a)

Keliling tepi lahan

b)

Kiri lahan

c)

Memanjang di tengah lahan

d)

Pusat lahan

e)

Kanan lahan

27.

Dengan pola pengolahan tanah ini akan menghasilkan alur balik (back furrow), yaitu alur bajakan yang saling berhadapan satu sama lain, sehingga akan terjadi penumpukkan lemparan hasil pembajakan memanjang di tengah lahan, ialah pola ...

a)

Balik rapat

b)

Lompat kijang

c)

Keliling tepi

d)

Tengah

e)

Tepi

28.

Dengan pola pengolahan tanah ini akan menghasilkan alur mati (dead furrow), yaitu alur bajakan yang saling berdampingan satu sama lain, sehingga akan terjadi alur yang tidak tertutup oleh lemparan tanah hasil pembajakan dan memanjang di tengah lahan, ialah pola ...

a)

Balik rapat

b)

Lompat kijang

c)

Keliling tepi

d)

Tengah

e)

Tepi

29.

Pengolahan dilakukan dari tepi salah satu sisi lahan dengan arah membujur. Arah lemparan hasil pembajakan ke luar. Setelah sampai ujung lahan, pembajakan kedua dilakukan berimpit dengan pembajakan pertama. Arah lemparan hasil pembajakan kedua dibalik, sehingga akan mengisi alur hasil pembajakan pertama. Pembajakan dilakukan secara bolak balik sampai sisi lahan. Pola ini hanya cocok dilakukan untuk bajak yang dapat diubah arah lemparan pembajakan. Ialah pola ...

a)

Tengah

b)

Lompat kijang

c)

Keliling tengah

d)

Balik rapat

e)

Tepi

30.
Setelah struktur tanah menjadi gembur, pekerjaan selanjutnya adalah pembuatan bedengan-bedengan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki serta arah bedengan yang benar. Pembentukan bedengan dalam budidaya tanaman dipengaruhi, kecuali oleh ...
a)
jenis tanaman yang akan di tanam
b)
ketahanan akar tanaman tehadap kondisi jenuh air
c)
sistem irigasi
d)
musim tanam
e)
kesuburan tanah