NEW
Font size
Worksheets2021 GANJIL TDO KLS X TKRO
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja tidak dapat mencegah 2 hal berikut ini :
Bahaya dan resiko
Resiko dan insiden
Kelalaian dan kecerobohan
Bahaya dan kecelakaan
Kecelakaan dan resiko
Kecelakaan dapat disebabkan oleh kondisi yang tidak aman. Hal-hal berikut ini yang bukan merupakan kondisi tidak aman adalah :
Peralatan kerja yang tidak layak
Kondisi fisik tenaga kerja
Peralatan yang tidak ergonomis
Tempat kerja yang kotor
Mesin tanpa penutup
Kelalaian/tindakan yang tidak aman dipengaruhi oleh faktor berikut ini :
peralatan kerja yang tidak layak
tempat kerja yang tidak ergonomis
tempat kerja yang tidak bersih
pekerja yang tidak kompeten
kurangnya sarana pengaman
Konsep pencegahan kecelakaan dapat dilakukan dengan 4 pendekatan berikut ini :
Pendidikan, rekayasa, penegakan peraturan dan penanganan darurat
Pendidikan, rekayasa, penegakan peraturan dan kelengkapan alat kerja
Pendidikan, pelatihan, kelengkapan alat kerja dan fasilitas kesehatan
pendidikan, kelengkapan alat kerja, fasilitas kesehatan dan jaminan hari tua
Pendidikan, rekayasa, fasilitas kesehatan dan jaminan hari tua
Salah satu contoh konsep pencegahan kecelakaan dengan menggunakan konsep Education (pendidikan) adalah :
Penggunaan alat pelindung diri yang memadahi
Jenjang pendidikan minimal pekerja
Peralatan kerja yang layak pakai
Tempat kerja yang bersih dan nyaman
Pelatihan dasar keselamatan bagi pekerja baru
Pemasangan alat pemadam kebakaran otomatis merupakan salah satu contoh konsep pencegahan kecelakaan yang menggunakan pendekatan :
Pendidikan
Rekayasa
Penegakan peraturan
Penangan darurat
Kelengkapan peralatan
Konsep pencegahan kecelakaan dengan menggunakan pendekatan penegakan peraturan dapat dilihat pada hal-hal berikut :
Pemasangan slogan keselamatan
Pemberian sanksi yang tegas
peraturan jam kerja karyawan
peraturan pakaian kerja
pelatihan keselamatan kerja
Perancangan bengkel otomotif harus dapat menjamin terciptanya kondisi yang aman, sehingga harus memenuhi 3 hal berikut ini :
Lingkungan yang aman, alat yang lengkap dan pekerja yang kompeten
Lingkungan yang aman, alat yang lengkap dan alat keselamatan kerja
Lingkungan yang aman, alat keselamatan kerja dan pekerja yang kompeten
Alat yang lengkap, aturan yang jelas dan pekerja yang kompeten
Aturan yang jelas, pekerja yang kompeten dan jaminan kesehatan
Api adalah reaksi kimia yang menghasilakan panas dan cahaya. Api dapat terbentuk bila terpenuhi unsur-unsur berikut :
Bahan bakar, panas dan cahaya
Bahan bakar, panas dan aliran
Bahan bakar, panas dan oksigen
Panas, cahaya dan oksigen
Panas dan bahan bakar saja
Pada korek api gas, panas yang digunakan untuk memulai pembakaran berasal dari :
baterai
reaksi kimia
api terbuka
kompresi udara
energi listrik
Klasifikasi api di Indonesia mengacu kepada Permenakertrans tanggal 14 April 1980 menjadi 4 klasifikasi yaitu A, B, C, dan D. Api kelas A adalah api yang berasal dari bahan bakar :
padat
CAIR
GAS
logam
kimia
Api kelas B tidak boleh dipadamkan menggunakan bahan pemadam yang berupa :
Pasir
Karung basah
Air
Tanah
Busa
Api kelas C adalah api yang berasal dari :
Kayu
Bensin
Solar
Zat Kimia
Listrik
Api kelas c dapat dipadamkan dengan :
Tanah
Air sumur
Karung basah
Busa
Pasir
Arang atau abu adalah sisa pembakaran dari api jenis :
A
B
C
D
B dan C
Kebakaran yang disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik hanya boleh dipadamkan dengan media :
Pasir
Tanah
Busa
Karung basah
Air tanah
Hal yang bukan merupakan prinsip pemadaman kebakaran adalah :
Melokalisir lokasi kebakaran
Menghilangkan bahan bakar
Memisahkan bahan bakar dengan udara
Mendinginkan bahan yang terbakar
Memutus rantai reaksi pembakaran
Teknik smothering atau menyelimuti bahan yang terbakar bertujuan untuk :
Mengurangi bahan yang terbakar
Memisahkan bahan yang terbakar dengan udara
Mengurangi panas bahan yang terbakar
Mempercepat laju pembakaran
Mendinginkan bahan yang terbakar
Kebakaran yang berasal dari bahan bakar padat, cair dan gas akan lebih efektif bila dipadamkan dengan bahan pemadam yang berupa :
Cairan
Karung basah
Pasir
Busa
Tepung kimia
Air tanah merupakan media pemadam kebakaran yang paling efektif bilamana bahan yang terbakar berupa :
Bahan bakar padat
Bahan bakar cair
Bahan bakar gas
Peralatan listrik
Bahan bakar campuran
