wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

XII IPA: Pembelahan Sel

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini adalah ciri-ciri yang ditunjukkan pada saat sel membelah:

1. Kromosom mengganda

2. Membrane nukleus menghilang

3. Benang spindle terbentuk

4. Membran inti terbentuk

5. Kromosom menuju kutub

6. Sentriol menuju kutub

7. Kromosom berjajar di bidang ekuator

Berdasarkan ciri-ciri diatas, hubungan fase pembelahan sel dan ciri-ciri yang tepat adalah ...

a)

Profase, 2 dan 6

b)

Metafase, 5 dan 6

c)

Anafase, 5 dan 6

d)

Interfase, 1 dan 4

e)

Telofase, 2 dan 6

2.

Metafase pada pembelahan sel secara mitosis dapat diamati melalui perilaku kromosom, yaitu ...

a)

Kromatid bergerak kea rah kutub yang berlawanan menjauhi bidang ekuatorial

b)

Kromosom berjajar di bidang ekuatorial, bergantung pada serat gelendong

c)

Kromosom kembali ke bentuk semula yaitu menjadi benang kromatin

d)

Kromosom memendek, membelah membujur membentuk kromatid

e)

Setengah dari jumlah kromosom berada di kutub masing-masing

3.

Pada pembelahan mitosis terdapat fase yang dinamakan profase. Manakah dibawah ini yang merupakan gambaran dari tahapan profase?

a)

Nucleus tidak lagi terlihat

b)

Benang benang kromatin memendek dan menebal

c)

Terlihat adanya sepasang bangunan yang disebut sentriol

d)

Semua kromatid mengatur diri di bidang pembelahan

e)

Kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan

4.

Perhatikan gambar berikut ini!

Pada fase pembelahan sel tersebut kromosom mengalami ...

a)

Mengganda dan saling berpasangan

b)

Berjejer di bidang ekuator

c)

Meninggalkan bidang ekuator

d)

Membentuk ekuator

e)

Membuat formasi satu baris di bidang ekuator

5.

Perhatikan gambar preparat sayatan sel bawang merah (Allium cepa) berikut!

Pada fase tersebut pasangan sentromer dari setiap kromosom akan berpisah dan bergerak menuju kutub yang berlawanan meninggalkan bidang ekuator.

a)

Profase

b)

Metafase

c)

Anafase

d)

Telofase

e)

Sitokinesis

6.

Perhatikan skema pembelahan sel spermatogenesis berikut!

Berdasarkan gambar tersebut, urutan tahapan spermatogenesis yang terjadi pada nomor 1, 2, 3, 4, dan 5 berturut-turut adalah ...

(a)  

7.

Perhatikan tahapan gametogenesis berikut!


1. Selanjutnya, tiap-tiap sel spermatosit sekunder membelah secara meiosis II, menghasilkan empat spermatid (haploid = n). Dua spermatid mengandung 22 autosom + 1 kromosom-X (ditulis: 22A + X) dan dua spermatid mengandung 22 autosom + 1 kromosom-Y (ditulis: 22A + Y)

2. Sel-sel primordial diploid di dalam testis membelah secara mitosis berkali-kali dan membentuk spermatogonium (2n)

3. Setiap spermatid mengalami pematangan (maturasi) menjadi spermatozoa (sperma) dan terjadi pembentukan akrosom. Bagian ujung (kepala) setiap spermatozoa mengandung akrosom. Akrosom mengandung enzim proteinase dan hialuronidase yang berperan untuk menembus lapisan pelindung sel telur. Dari salah satu sentriolnya terbentuk flagel. Peristiwa ini disebut spermiogenesis

4. Spermatogonium mengandung 46 kromosom (2n = diploid), yaitu terdiri atas 44 autosom (kromosom tubuh) dan 2 kromosom sel kelamin

5. Spermatogonium mengalami perkembangan dan membentuk spermatosit primer (2n). Setelah itu, membelah secara meiosis menghasilkan dua buah sel spermatosit sekunder haploid (n). Satu spermatosit sekunder mengandung 22 autosom + sebuah kromosom-X, sedangkan spermatosit sekunder satunya mengandung 22 autosom + sebuah kromosom-Y


Tahapan yang terjadi pada spermatogenesis yang terjadi didalam testis secara berurutan dengan tepat adalah ...

a)

2 – 4 – 5 – 1 – 3

b)

2 – 5 – 4 – 1 – 3

c)

3 – 2 – 5 – 4 – 1

d)

3 – 2 – 5 – 1 – 4

e)

3 – 2 – 4 – 1 – 5

8.

Pada proses oogenesis dihasilkan jumlah sel anakan yaitu ...

(a)  

9.

Pada sindrom down menyebabkan penampilan menjadi ...

a)

Penampilan cacat intelektual

b)

Kelainan tulang

c)

Diabetes

d)

Diare

e)

HIV

10.

Perbedaan microsporogenesis dengan makrosporogenenis adalah ...

a)

Microsporogenesis Mengalami 2 kali kariokinesis sedangkan makrosporogenenis Mengalami 3 kali kariokinesis

b)

Microsporogenesis Mengalami 3 kali kariokinesis sedangkan makrosporogenenis Mengalami 2 kali kariokinesis

c)

Microsporogenesis Mengalami 2 kali kariokinesis sedangkan makrosporogenenis Mengalami 4 kali kariokinesis

d)

Microsporogenesis Mengalami 4 kali kariokinesis sedangkan makrosporogenenis Mengalami 2 kali kariokinesis

e)

Microsporogenesis Mengalami 2 kali kariokinesis sedangkan makrosporogenenis Mengalami 2 kali kariokinesis