wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTSKIM 121

Total questions: 16

Worksheet time: 47mins

Name
Class
Date
1.

Titik beku larutan glukosa 0,1 molal dalam air adalah -0,18o C. Menurut perkiraan Anda, berapakah titik beku larutan 0,2 molal kalium klorida dalam air?

a)

-0,18o C

b)

-0,36o C

c)

-0,54o C

d)

-0,72o C

e)

-0,90o C

2.

Larutan yang memiliki titik beku tertinggi adalah ....

a)

Larutan 0,09 mol urea dalam 500 g air.

b)

Larutan 0,2 mol glukosa dalam 100 g air.

c)

Larutan 0,1 mol kalium klorida (Mr = 74,5) dalam 1.000 g air.

d)

Larutan 18 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1000 g air.

e)

Larutan 0,2 mol natrium klorida (Mr = 58,5) dalam 100 g air.

3.

Tetapan titik beku molal benzena adalah 5,12 K/molal. Larutan 1 mol asam asetat dalam 100 g benzena menurunkan titik beku benzena sebesar 2,56o C. Dari pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa asam asetat dalam benzena ....

a)

Berasosiasi membentuk molekul dwiatom

b)

Terurai menjadi ion H+ dan CH3 COO-

c)

Terurai sebagian menjadi ion H+ dan CH3 COO-

d)

Terurai sebagian menjadi ion H+, CH3+, dan COO-

e)

Tidak terurai

4.

Tekanan uap jenuh air pada 100o C adalah 760 mmHg. Jika 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan ke dalam 90 gram air (Mr = 18), maka penurunan tekanan uap jenuh larutan pada suhu tersebut adalah ....

.

a)

20,87 mmHg

b)

14,90 mmHg

c)

23,65 mmHg

d)

12,87 mmHg

e)

10,34 mmHg

5.

aMnO4 - + bMn2+ + cOH- → dMnO2 + eH2 O

Nilai a, b , c, d, dan e berturut-turut adalah ....

a)

2, 4, 3, 5, 2

b)

2, 3, 4, 5, 2

c)

3, 2, 5, 4, 2

d)

3, 2, 4, 2, 5

e)

2, 3, 4, 2, 5 2.

6.

Reaksi redoks berikut yang memenuhi kaidah Hukum Lavoisier adalah ....

A.

B.

C.

D.

E.

a)

CuS + NO3 - → Cu2+ + S + NO

b)

CuS + NO3 - + H+ → Cu2+ + S + NO + H2 O

c)

2CuS + 3NO3 - + 8H+ → 2Cu2+ + 2S + 3NO + 4H2 O

d)

3CuS + 2NO3 - + 8H+ → 3Cu2+ + 3S + 2NO + 4H2 O

e)

3CuS + 2NO3 - + 8H+ → 3Cu2+ + S + 2NO + 4H2 O

7.

Reaksi berikut yang melibatkan pelepasan lima elektron adalah ....

a)

MnO4- menjadi MnO2

b)

MnO2 menjadi Mn2+

c)

Mn2+ menjadi MnO2

d)

Mn2+ menjadi MnO4–

e)

Mn2+ menjadi MnO42-

8.

Perhatikan dua reaksi setengah berikut!

C2 O4 2-(aq) → CO2 (g) + eCr2 O7 2-(aq) + H+(aq) + e- → Cr3+ + H2 O

Dari kedua reaksi di atas, 1 mol ion dikromat dapat mengoksidasi ion oksalat sebanyak ....

a)

1 mol

b)

1/2 mol

c)

2 mol

d)

3 mol

e)

4 mol

9.

Perhatikan reaksi berikut! I2 (s) + H2 O(l) → IO3 - (aq) + H+(aq)

Jumlah elektron untuk mengoksidasi 1 mol iodin adalah ....

a)

3,01 × 1023 elektron

b)

6,20 × 1023 elektron

c)

3,01 × 1024 elektron

d)

6,02 × 1024 elektron

e)

3,01 × 1025 elektron

10.

Diketahui: Na+ + e- → Na Eo = -2,71 V; Pb2+ + 2e- → Pb Eo = -0,13 V

Bila elektroda Na dan Pb dirangkaikan dalam suatu sel elektrokimia, maka pernyataan berikut yang benar adalah ....

a)

Na menjadi katoda, Pb menjadi anoda.

b)

Pb mengalami oksidasi.

c)

Elektron mengalir dari sel Pb ke sel Na.

d)

Na menjadi kutub negatif, Pb menjadi kutub positif.

e)

Tidak terjadi reaksi redoks spontan.

11.

Diketahui: Cu2+ + 2e- → Cu Eo = +0,34 V Zn2+ + 2e- → Zn Eo = -0,76 V

Jika elektroda Cu dan Zn dirangkaikan dalam suatu sel Volta, maka pernyataan berikut adalah benar, kecuali ...

a)

Notasi selnya adalah Cu/Cu2+ || Zn2+/Zn

b)

Zn akan mengalami oksidasi

c)

Cu akan mengalami reduksi

d)

Zn menjadi kutub negatif

e)

Elektron mengalir dari sel Zn menuju sel Pb

12.

Perhatikan nilai beberapa potensial elektroda berikut!

Cu2+/Cu Eo = +0,34 V

Mg2+/Mg Eo = -2,34 V

Co2+/Co Eo = -0,27 V

Cd2+/Cd Eo = -0,40 V

Zn2+/Zn Eo = -0,34 V

Dari kelima elektroda di atas, yang memiliki kecenderungan paling besar untuk menjadi anoda adalah ....

a)

Cu

b)

Mg

c)

Co

d)

Cd

e)

Zn

13.

Diketahui data potensial elektroda berikut:

Ag+ + e- → Ag Eo = +0,80 V

Cu2+ + 2e- → Cu Eo = +0,34 V

Mn2+ + 2e- → Mn Eo = -1,18 V

Pb2+ + 2e- → Pb Eo = -0,13 V

Cl2 + 2e- → 2Cl- Eo = +2,71 V

Berdasarkan nilai potensial elektroda di atas, logam yang tidak dapat bereaksi dengan HCl encer untuk menghasilkan gas hidrogen adalah ....

a)

Mn dan Cu

b)

Cu dan Pb

c)

Pb dan Ag

d)

Ag dan Cu

e)

Mn dan Pb

14.

Diketahui data potensial elektroda berikut:

Ag+ + e- → Ag ;Eo = +0,80 V

Cu2+ + 2e- → Cu ;Eo = +0,34 V

Mn2+ + 2e- → Mn ;Eo = -1,18 V

Pb2+ + 2e- → Pb ;Eo = -0,13 V

Cl2 + 2e- → 2Cl- ;Eo = +2,71 V

Berdasarkan nilai potensial elektroda di atas, reaksi berikut yang dapat berlangsung spontan adalah ....

a)

Ag + Cu2+ → Ag+ + Cu

b)

Mn + Ag+ → Mn2+ + Ag

c)

Pb2+ + Cu → Pb + Cu2+

d)

Mn2+ + Pb → Mn + Pb2+

e)

Ag + Pb2+ → Ag+ + Pb

15.

Jika potensial elektroda standar untuk logam Cu, Zn, Ag, Ni, Fe, dan Pt berturut-turut adalah +0,34 V; -0,76 V; +0,80 V; -0,23 V; -0,40 V; dan +1,20 V, maka logam yang paling baik untuk mereduksi Ag+ adalah ....

a)

Zn

b)

Ni

c)

Pt

d)

Cu

e)

Fe

16.

Ke dalam suatu wadah yang terbuat dari besi dimasukkan larutan yang mengandung ion Cu2+. Pernyataan berikut yang benar adalah ...

a)

Tidak terjadi reaksi antara larutan dengan besi.

b)

Terjadi reaksi redoks spontan di mana besi akan mengalami reduksi.

c)

Terjadi reaksi redoks spontan karena ion Cu2+ memiliki kecenderungan teroksidasi yang lebih besar daripada besi.

d)

Terjadi reaksi redoks spontan di mana besi akan melarut.

e)

Terjadi reaksi redoks spontan di mana ion Cu2+ akan mengalami oksidasi.