WorksheetsUTS Kreativitas 2021
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Berikut ini aktifitas yang dilakukan anak dalam melakukan kreatifitas berpikir secara divergen, yaitu:
Anak mengambil gagang sapu untuk mengambil benda yang jauh
Anak menyusun balok dengan warna yang berurutan
Anak menjijit untuk mengambil crayon dimeja yang lebih tinggi dari anak
Anak menjadikan mangkok yang diletakkan di kepala sebagai topi anak
Anak memberi makan kucing
Seorang ibu yang mengajak anaknya mandi sore menyampaikan beberapa hal kepada anaknya yang berusia enam tahun “Nikita, mandi kita ya. Tapi Nikita ambil handuk di kamar, terus ambil ikat rambut biar mama ikat rambutnya, setelah itu Nikita abisin jus jeruk yang sedikit lagi belum habis di meja makan di dapur ya”. Nikita diam terus pergi ke dapur menghabiskan jus jeruk kemudian kembali lagi mendatangi Ibu nya untuk mandi. Dari kasus ini, permasalahan kreativitas yang dialami Nikita adalah….
Memahami arti kata
Memahami informasi sederhana
Memahami tata ruang
Memahami visualisasi verbal
Memahami Aturan
“Ayah, liat itu awan-awannya bentuknya seperti kelinci dan bola ya Ayah” ungkap seorang anak kepada ayahnya. Dari kasus tersebut jika dikaitkan antara kreativitas anak dengan kecerdasan anak menurut Gardner, yaitu :
Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan Visual Spasial
Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan Kinestetik
Anak akan mulai aktif meniru aktifitas sosial, seperti salam dan sikap berdoa pada usia dua tahun. Selain perilaku dari dua hal tersebut, yang bukan menjadi bentuk kreativitas anak pada perkembangan NAM di usia dua tahun?
Mengasihi seluruh makhluk hidup
Meniru gerakan ibadah
Menirukan lapal do’a
Mengucapkan salah satu kegiatan ibadah
Mengenal tempat ibadah agamanya
Sistem yang tidak mempengaruhi perilaku kreativitas anak, yakni :
Mikrosistem
Mesosistem
Makrosistem
Kromosistem
Eksosistem
Kreativitas anak dalam aktifitas motorik halus, dapat dibuktikan dengan ....
Anak mampu melewati papan titian
Anak mampu menjadikan guling sebagai pesawat terbang
Anak mampu menuangkan air ke gelas yang belum terisi penuh
Anak mampu memakai baju
Anak mampu mengucapkan salam
Seorang anak bernama Budi bermain dan menemukan kayu kecil, kemudian ia berlari ke arah tanah yang kemudian Budi menarik kayu diatas permukaan tanah dan menghasilkan coretan. Budi kemudian membuat garis lurus panjang. Kemudian Budi mencari ember dan meletakkan diujung salah satu garis, dan mencari kardus yang kemudian diletakkan disisa ujung garis. Setelah itu Budi berdiri di tengah garis tersebut dan membentangkan tanggannya dan bergaya seolah pesawat terbang. Dari kasus tersebut, perilaku kreativitas yang dilakukan Budi disebabkan oleh, yaitu :
Berpikir divergen, perkembangan sosial, perkembangan bahasa, perkembangan seni, kecerdasan kinestetik dan visual spasial.
Berpikir divergen, perkembangan kognitif, perkembangan motorik halus, motorik kasar, perkembangan seni, kecerdasan visual spasial, dan kecerdasan naturalis.
Berpikir konvergen, perkembangan kognitif, perkembangan motorik halus, perkembangan seni dan kecerdasan naturalis.
Berpikir konvergen, perkembangan sosial, perkembangan kognitif, perkembangan seni dan kecerdasan naturalis.
Berpikir konvergen, perkembangan kogitif, perkembangan seni, dan kecerdasan naturalis.
Seorang anak sedang dalam masalah dan terlihat frustrasi menghadapi masalah tersebut. Cara membantu anak agar timbul kreativitasnya dalam memecahkan masalah, yang dapat kita lakukan adalah ...
(1) Membantu anak mencari perbedaan dalam diri orang lain
(2) Selalu memberi penghargaan pada kreativitas anak
(3) Membantu anak melakukan aktivitas dan dalam memecahkan masalah
(4) Membantu anak untuk mengenali bahwa berbagai masalah memiliki solusi
Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) benar.
Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar
Pernyataan yang menjadi indikator kreatif pada anak usia dini diantaranya ...
(1) Anak berkeinginan untuk mengambil resiko berperilaku berbeda dan mencoba hal-hal baru yang sulit
(2) Anak tertarik pada berbagai hal, memiliki rasa ingin tahu, dan senang bertanya
(3) Anak menyukai untuk menggunakan imajinasinya dalam bermain terutama dalam bermain pura-pura, inovatif, dan fleksibel
(4) Anak senang bereksplorasi serta bereksperimen dengan objek apapun yang ditemui
Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) benar.
Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar
Dalam pengembangan kreativitas anak, dilakukan pendekatan 4P yaitu dilihat dari aspek pribadi, pendorong, proses, dan produk. Aktivitas yang tidak sesuai dengan pendekatan tersebut adalah ...
(1) Guru membantu anak mengenali bakat yang dimilikinya dan menghargainya
(2) Orang tua mendorong anak untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebanyak mungkin
(3) Orang tua mengajak anak mengisi waktu luang dengan melakukan kegiatan konstruktif yang diminati anak
(4) Anak membuat produk kreativitas berdasarkan alat, bahan, dan tema yang telah ditentukan
Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) benar.
Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar
Dalam mengembangkan kreativitas, seorang anak dapat mengalami berbagai hambatan yang dapat merusak atau bahkan mematikan kreativitasnya, yaitu :
(1) Memberikan feedback (umpan balik) terhadap hasil karya anak
(2) Memberikan hadiah atas hasil karya terbaik anak di kelas
(3) Membiarkan anak memilih kegiatan yang ingin dilakukan
(4) Memberikan saran-saran yang spesifik tentang penyelesaian tugas anak
Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) benar.
Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar
Kegiatan “Membuat Dan Bermain Boneka Tangan” merupakan salah satu kegiatan yang dapat melatih dan mengembangkan imajinasi serta kreativitas anak. Berikut ini indikator yang sesuai dengan aspek perkembangan anak melalui kegiatan tersebut adalah ...
(1) Motorik Kasar → anak mampu menggenggam alat peraga boneka tangan saat bercerita
(2) Sosial Emosional → anak mampu mengenal karakter dari masing-masing tokoh sesuai alur cerita
(3) Motorik Halus → anak mampu meningkatkan rasa percaya diri saat menyampaikan cerita
(4) Bahasa → anak mampu mengucapkan kata atau bercerita dengan fasih dan lancar
Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) benar.
Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar
Manfaat kreativitas dalam kehidupan anak adalah ...
(1) Memberi kesenangan dan kepuasan pribadi serta mempengaruhi perkembangan kepribadian anak
(2) Menumbuhkan penyesuaian sikap pribadi dan sosial
(3) Memiliki kemampuan untuk melihat bermacam-macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah
(4) Menumbuhkan sikap individualis yang tinggi
Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
Jika jawaban (1) dan (3) benar
Jika jawaban (2) dan (4) benar
Jika jawaban (4) benar.
Jika semua jawaban (1), (2), (3) dan (4) benar
Kreatif dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan atau daya cipta.
SEBAB
Kreativitas bukan hanya menunjukkan kemampuan berpikir, tetapi juga menunjukkan suatu proses dan sikap.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar.
Pernyataan salah, dan alasan salah.
Berpikir kreatif bukan termasuk kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skill/HOTS).
SEBAB
Kreativitas termasuk kemampuan berpikir pada level Cognitive 5 (C5) menurut Bloom.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar.
Pernyataan salah, dan alasan salah.
Pada proses pembelajaran di PAUD, kreativitas dibutuhkan oleh seorang guru untuk membuat media, merancang kegiatan bermain, sampai menilai perkembangan anak.
SEBAB
Pada proses pembelajaran di PAUD, anak-anak perlu dirangsang kreativitasnya melalui kegiatan pengembangan enam aspek perkembangan anak.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar.
Pernyataan salah, dan alasan salah.
Pemberian hadiah dapat menjadi faktor penghambat pengembangan kreativitas seorang anak.
SEBAB
Kreativitas anak akan terhenti setelah anak mencapai usia tertentu.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar
Pernyataan salah, dan alasan salah.
Anak kreatif dapat terlihat dari sikapnya yang tidak sabar.
SEBAB
Anak kreatif mampu memikirkan ide yang tidak biasa, spontan, dan bisa menghasilkan berbagai alternative dari suatu permasalahan.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar.
Pernyataan salah, dan alasan salah.
Kreativitas anak dapat dikembangkan salah satunya melalui kegiatan eksperimen sains di sekolah.
SEBAB
Kegiatan eksperimen sains misalnya mencampur warna, memberikan kesempatan kepada anak mencoba dan menciptakan hal yang baru.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar.
Pernyataan salah, dan alasan salah.
Kegiatan yang terkait nilai agama dan moral, tidak bisa memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kreativitasnya.
SEBAB
Kegiatan nilai agama dan moral bersifat kaku karena terkait dengan kaidah-kaidah agama.
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar, dan alasan salah.
Pernyataan salah, dan alasan benar.
Pernyataan salah, dan alasan salah.
