wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remedial Anekdot

Total questions: 10

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Syukur Tidak Bisa memanjat

(1) Guyonan itu, rupanya, tidak berlebihan. Meski sudah banyak yang meramalkan bahwa penampilan Gus Dur di depan DPR Kamis lalu bakal ramai, toh tidak ada yang menyangka bahwa sampai seramai itu. Kalau bukan kiai, mana berani menjadikan pidato Ketua DPR Akbar Tandjung sebagai sasaran humor? (2) Akbar sejak dulu memang selalu memulai pidato dengan memanjatkan syukur. (3) Maka, Gus Dur pun melucu, yang membuat semua anggota DPR tertawa: syukur memang perlu dipanjatkan karena Syukur tidak bisa memanjat

(4) Begitu menariknya, karuan saja pidato presiden kini banyak ditunggu penonton televisi. Padahal, dulu-dulu kalau presiden pidato di TV banyak yang mematikan TV-nya. (5) Begitu tidak menariknya pidato presiden di masa Orde Baru sampai-sampai pernah para anggota DPRD diwajibkan mendengarkannya. Itu pun harus diawasi agar mereka sungguh-sungguh seperti mendengarkan. Untuk itu, perlu diadakan sidang pleno DPRD dengan acara khusus nonton televisi.


Sudut pandang yang digunakan dalam teks tersebut adalah . . . .

a)

A. orang pertama terbatas

b)

B. orang pertama serbatahu

c)

C. orang kedua terbatas

d)

D. orang ketiga terbatas

e)

E. orang ketiga serbatahu

2.

9. "kamu membuat sontekan, ya?" tanya si kawan.

"Ah, hanya catatan-catatan kecil untuk ujian nanti," jawab mahasiswa.

"Wah, kamu curang!" kata si kawan.

"Sedikit gak apa asal gak korupsi."

"bukannya nyontek itu bibit korupsi?"

Mereka berdua pun terdiam.


Pesan yang terkandung dalam anekdot tersebut adalah. . .

a)

A. Dilarang curang

b)

B. Dilarang korupsi

c)

C. Dilarang berbohong

d)

D. Dilarang menyontek

e)

E. Dilarang mencela

3.

"kamu membuat sontekan, ya?" tanya si kawan.

"Ah, hanya catatan-catatan kecil untuk ujian nanti," jawab mahasiswa.

"Wah, kamu curang!" kata si kawan.

"Sedikit gak apa asal gak korupsi."

"bukannya nyontek itu bibit korupsi?"

Mereka berdua pun terdiam.


Koda dalam anekdot tersebut adalah . . . .

a)

A. "kamu membuat sontekan, ya?" tanya si kawan.

b)

B. "Wah, kamu curang!" kata si kawan.

c)

C. "Sedikit gak apa asal gak korupsi."

d)

D. "Bukannya nyontek itu bibit korupsi?"

e)

E. Mereka berdua pun terdiam.

4.

Berikut ini termasuk langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyimpulkan makna tersirat dalam teks anekdot, kecuali…

a)

A. Membaca teks anekdot secara keseluruhan.

b)

B. Memahami unsur-unsur teks anekdot

c)

C. Menganalisa struktur teks, yaitu memisahkan bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda

d)

D. Menangkap aspek lucu, konyol, dan jengkel dalam teks anekdot

e)

E. Menangkap makna tersirat berupa kalimat sindiran atau amanat dari anekdot tersebut

5.

(1) Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. (2) “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” (3) Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. (4)“Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. (5) Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!”


Krisis yang terdapat pada teks di atas adalah...

a)

A.1

b)

B. 2

c)

C. 3

d)

D. 4

e)

E. 5

6.

Cerita yang lucu dan mengesankan serta singkat dan menarik, biasanya mengenai orang penting berdasarkan kejadian sebenarnya, merupakan pengertian dari.....

a)

A. Teks Prosedur

b)

B. Teks Anekdot

c)

C. Teks Negosiasi

d)

D. Teks Eksposisi

e)

E. Teks Eksplanasi

7.

Perbedaan antara humor dan anekdot dari aspek isi adalah…

a)

A. Humor isinya penuh candaan yang menggelitik, sedangkan anekdot lebih serius dari itu.

b)

B. Humor isinya hanya menghibur dengan kata-kata, sedangkan anekdot kurang menghibur.

c)

C. Humor lebih singkat dalam penceritaannya, sedangkan anekdot lebih panjang dari humor biasa.

d)

D. Humor membahas kejadian fiksi yang imajinatif, sedangkan anekdot kejadian fakta yang ilmiah.

e)

E. Humor membahas masalah sehari-hari, sedangkan anekdot tentang tokoh publik yang bermasalah.

8.

Kalimat di bawah ini yang bukan menunjukan peristiwa masa lalu adalah…

a)

A. Pada suatu hari, Aku berbelanja di Mall dekat rumahku.

b)

B. Kemarin, terjadi angin puting beliung yang menghancurkan rumah.

c)

C. Ketika itu aku masih kecil jadi tak ingat banyak hal.

d)

D. Seharusnya, besok akan menjadi hari yang menyenangkan.

e)

E. Pada bulan Februari, aku sudah berhasil lulus sidang skripsi.

9.

Kalimat di bawah ini yang tidak tepat menggunakan kalimat perintah…

a)

A. Aku tak mau makan nasi goreng lagi!

b)

B. Jangan sampai kasus ini terulang lagi!

c)

C. Berikan dompet itu kepada pemiliknya!

d)

D. Cintailah produk-produk dalam negeri!

e)

E. Tolong ambilkan buah mangga itu!

10.

Cermati kalimat-kalimat berikut!


(1) Bu guru pun tersenyum (2) Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas. (3) Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek (4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang (5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu. (6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.


Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!

a)

A. (1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)

b)

B. (1) – (2) – (4) – (5) – (3) – (6)

c)

C. (2) – (4) – (5) – (3) – (6) – (1)

d)

D. (2) – (4) – (5) – (6) – (3) – (1)

e)

E. (3) – (2) – (1) – (4) – (5) – (6)