NEW
Font size
WorksheetsSISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UTS
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 25mins
Georeferensi adalah
proses transformasi dari koordinat real-world pada data raster ke koordinat scanner
proses transformasi koordinat pada data raster dari koordinat scanner ke koordinat real-world
proses transformasi koordinat 2D ke 3D
proses transformasi koordinat kartesian ke koordinat geodetik
Jenis data yang diinput pada proses Georeferensi adalah
Data Raster
Data Vektor
Data Atribut
Data Tekstual
Data-data yang harus dimiliki sebelum melakukan proses georeferensi adalah
Data raster dan koordinat titik kontrol
Data vektor dan koordinat titik kontrol
Data atribut dan koordinat titik kontrol
Data tekstual dan koordinat titik kontrol
Yang merupakan nilai koordinat X pada potongan gambar peta disamping ini adalah
0444789
07°07'30"S
110°30'00"T
9212403
Yang merupakan nilai koordinat Y pada potongan gambar peta disamping ini adalah
07°07'30"S
9212403
110°30'00"T
0444789
Lembaga pemerintahan yang berwenang dalam mengeluarkan produk Peta Rupabumi Indonesia adalah
LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL
BADAN PERTANAHAN NASIONAL
BADAN INFORMASI GEOSPASIAL
BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL
Nilai koordinat yang berwarna hitam pada gambar potongan peta ini disebut juga koordinat
Koordinat Geodetik
Koordinat Kartesian
Koordinat Geografis
Koordinat Bujur-Lintang
Pada data Peta Rupabumi Indonesia, titik koordinat yang dijadikan titik kontrol georeferensi didapatkan dari...
Grid Peta
Hasil pengukuran GPS Geodetik Statis
Hasil pengukuran Perangkat Penyipat Datar
Hasil pengukuran GPS Navigasi
Wilayah Indonesia terbagi menjadi 9 wilayah zona pada sistem koordinat Universal Transverse Mercator yang terbagi dari zona 46 sampai dengan 54. Untuk Kabupaten Malang termasuk ke dalam zona....
49 S
49 U
48 S
48 U
Pada data peta foto udara, titik koordinat yang dijadikan titik kontrol georeferensi didapatkan dari...
Grid Peta
Hasil pengukuran GPS Geodetik Statis
Hasil pengukuran Perangkat Penyipat Datar
Hasil pengukuran GPS Navigasi
Yang merupakan simbol perintah "Add Data" yang digunakan untuk menginput data-data adalah
Yang merupakan simbol perintah "Add Control Point" yang digunakan untuk penitikan titik kontrol pada proses georeferensi adalah
Grid Peta adalah
Pernyataan yang benar mengenai RMSError pada Georeferensi adalah
Yang merupakan simbol untuk menjalankan perintah membuka "Link Table" pada proses georeferensi seperti gambar ini adalah
Yang merupakan simbol untuk menjalankan perintah "Delete Link" yang digunakan untuk menghapus data penitikan titik kontrol georeferensi ketika terjadi kesalahan adalah
Nilai RMSError yang nilainya paling dianggap baik di antara pilihan di bawah ini adalah
Nilai RMSError yang nilainya paling kurang baik di antara pilihan di bawah ini adalah
Yang termasuk bukan termasuk ke dalam ekstensi format data raster adalah
JPG
TIFF
ECW
SHP
Berdasarkan tabel Ketelitian Geomteri Peta RBI, apabila diketahui nilai RMSError suatu pekerjaan georeferensi sebesar 0.75, tentukan kategori ketelitiannya.
(Rumus CE90 = 1.5175 x RMSError)
Skala 1:5000 Kelas 1
Skala 1:2500 Kelas 3
Skala 1:1000 Kelas 3
Skala 1:2500 Kelas 2
Perintah yang digunakan untuk mendefinisikan sistem koordinat pada data raster yang baru diinput untuk digeorefensikan adalah
Convert Coordinate Notation
Create Custom Geographic Transformation
Create Spatial Reference
Define Projection
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi nilai dari RMSError, kecuali
Ketelitian proses penitikan titik kontrol georeferensi
Kualitas sumber data raster yang digunakan
Kualitas sumber data koordinat yang diinput
Kualitas spesifikasi perangkat komputer yang digunakan
Penentuan lokasi titik kontrol georeferensi yang paling baik ditunjukkan pada gambar.....
Yang BUKAN termasuk perintah pada toolbar Georeferensi adalah
Urutan rangkaian kegiatan yang benar dalam melakukan proses georeferensi adalah
