Font size
WorksheetsMid Tes MK. Rekayasa Budidaya Perairan
Total questions: 30
Worksheet time: 46mins
(a) adalah Cabang dari ilmu akuakultur yang mempelajari tentang strategi, teknik, dan metode untuk perekayasaan sistem, dan teknologi produksi yang digunakan dalam setiap ruang lingkup akuakultur
Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha pemeliharaan ikan dalam karamba jaring terapung (cage) di laut adalah penentuan lokasi yang tepat. Factor yang dimaksud dalam penentuan lokasi adalah …..
Faktor resiko
Faktor kondisi hidrografi
Faktor ekologis
Faktor penunjang dan kemudahan
Yang perlu diperhatikan dalam penentuan lokasi adalah factor resiko. Factor resiko yang dimaksud adalah ……
Terlindung dari pengaruh angin musim dan gelombang
Terlindung dari arus air.
Terhindar dari gangguan hama dan predator
Bebas dari benturan kepentingan
(a) adalah penempelan dan akumulasi organisme hidup pada permukaan substrat yang terbenam di laut
Ketika hasil analisis tingkat kelayakan lokasi karamba dengan nilai 74,77%, maka tingkat kelayakan lokasi tersebut dikatakan …….
Tinggi
Sedang
Rendah
Semua Benar
Budidaya ikan tuna di KJA/KJT sudah mulai dikembangkan di Indonesia yang terdapat di daerah mana yaitu daerah …..
Jakarta
Surabaya
Bali
Makassar
Dalam budidaya karamba jaring apung memiliki beberapa tipe. Tipe karamba yang dimaksud adalah sebagai berikut
Karamba terapung
Karamba tenggelam
Karamba dasar
Karamba lepas dasar
(a) Adalah karamba yang ditempatkan pada dasar perairan, dimana salah satu bidangnya bersentuhan dengan dasar perairan
(a) adalah tipe karamba yang terdiri dari rakit sebagai kerangka yang dilengkapi sarana pengapung/pelampung dan kantong jaring.
pada Karamba Jaring Terapung memiliki beberapa bagian konstruksi, yang merupakan bagian konstruksi tersebut adalah sebagai berikut....
Konstruksi desain
Konstruksi kerangka/Rakit
Konstruksi kantong/Karamba
Konstruksi sarana pelampung
Pada budidaya karamba jaring terapang lebih mengandalkan pakan buatan dibandingkan dengan pakan alami. Berapa persen pakan buatan yang digunakan yaitu ....
75%
80%
90%
100%
Konstruksi kerangka/rakit pada karamba jaring terapung yang digunakan adalah, kecuali
Batang bambu
Balok kayu
Pipa paralon
Pipa besi
Kriteria bahan yang akan digunakan untuk mendesain unit karamba jaring terapung adalah sebagai berikut, kecuali
Tahan terhadap organisme pengganggu/ penggerek
Bahan yang digunakan merupakan penghambat pertumbuhan dan sintasan kultivan
Muda dikerjaakan dan diperbaiki
Kaut, ringan dan tidak muda keropos
(a) adalah suatu bangunan yang berfungsi sebagai tempat memproduksi benih ikan mulai dari pemijahan sampai menghasilkan larva
(a) yaitu segala jenis peralatan, perlengkapan kerja, dan fasilitas yang fungsinya sebagai alat utama atau pembantu dalam pelaksanaan pekerjaan, dan juga dalam rangka kepentingan yang sedang berhubungan dengan organisasi kerja
Sarana dan prasarana pokok balai benih ikan mencakup yaitu :
Perbenihan tertutup
Perbenihan terbuka
Kolam pakan alami
Semua benar
(a) berfungsi sebagai tempat untuk mempertemukan induk jantan dan betina yang telah matang telur (matang gonad)
Hatchery memiliki berbagai sarana dan prasaran, salah satu sarana dan prasarana yang sangat menentukan kualitas air yang akan digunakan adalah kolam penampungan (tandon). Fungsi tandon adalah ....
Sebagai tempat menampung air sebelum digunakan ke bak baik pemeliharaan maupun pemijahan.
Sebagai tempat mensucihamakan air sebelum digunakan
Sebagai tempat pemeliharaan dan pemijahan organisme
Sebagai tempat pengendapan partikel maupun zat kapur
Sarana dan prasarana pokok balai benih ikan mencakup
a. Perbenihan tertutup
b. Perbenihan terbuka
c. Bak kultur pakan alami
d. Poin a dan c benar
e. Semua benar
Pada bangunan sarana dan prasarana khusus pengaman atau biosecurity. Yang termasuk biosecurity pada hatchery adalah kecuali….
pengamanan feetbatch
perlindungan diri
carbatch
pos jaga
Pada bangunan sarana dan prasarana khusus perlengkapan hatchery yaitu gudang pakan rumah genset, rumah blower. Fungsi dari blower adalah :
Untuk mensuplai air
Untuk mensuplai oksigen
Untuk mensuplai kemampuan wadah
Poin a dan b benar
Pada analisis kelayakan lokasi budidaya air tawar, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah aspek teknis. Yang merupakan parameter aspek teknis adalah :
a. tekstur tanah
b. kualitas air
c. ketinggian lahan
d. poin a dan b benar
e. semua benar
dalam usaha budidaya sistem bioflok lebih mengandalkan pada bakteri yang akan membentuk bioflok. Jenis atau spesies bakteri yang membentuk bioflok adalah kecuali….
Bacillus circulans
Bacillus coagulans
Bacillus congratulations
Bacillus licheniformis
yang perlu diperhatikan pada analisis kelayakan lokasi budidaya air payau adalah
a. Topografi
b. Jenis tanah
c. elevasi
d. poin a dan b benar
e. semua benar
Ketika hasil analisis tingkat kelayakan lokasi budidaya air payau dengan nilai 75%, maka tingkat kelayakan lokasi tersebut dikatakan …….
Sangat sesuai
Cukup sesuai
Hampir Sesuai
tidak sesuai
(a) adalah kumpulan dari berbagai organisme baik bakteri, jamur, protozoa, ataupun algae yang tergabung dalam sebuah gumpalan
Prinsip dasar dari sistem bioflok ini adalah mengubah senyawa organik dan anorganik menjadi massa slugde berbentuk bioflok dengan cara memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan/flok yang mengubah biopolymer sebagai bioflok. senyawa organic dan an organic yang didalamnya bersisi senyawa yaitu ……
a. senyawa carbon
b. Hydrogen
c. Nitrogen
d. Poin a dan c benar
e. semua benar
Pada usaha penerapan teknologi bioflok dalam kegiatan budidaya intensif. Tujuan dari penerapan teknologi bioflok adalah...
a. Teknologi Biofloc bertujuan untuk memperbaiki kualitas air dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrient.
b. konversi nitrogen anorganik terutama ammonia oleh bakteri heterotrof menjadi biomassa mikroba yang kemudian dapat dikonsumsi oleh organisme budidaya.
c. pengontrolan kualitas air dengan cara melakukan pergantian air
d. poin a dan b benar
e. semua benar
Keuntungan penerapan teknologi bioflok adalah ....
pH selalu berubah-ubah
kandungan amoniak relative rendah
tidak perlu ganti air
lebih ramah lingkungan
(a) adalah serangkaian tindakan pencegahan yang dirancang untuk mengurangi risiko penularan penyakit, hama atau predator lainnya
