Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Diet Infeksi dan Defisiensi

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosis medis obstruksi esophagus. Dietisien perlu mempertimbangkan rute pemberian makan pada pasien tersebut dengan memperhatikan baik buruknya fungsi saluran gastrointestinal. Bagaimanakah rute pemberian makan yang benar pada pasien tersebut?

a)

oral

b)

NGT

c)

Gastrostomy tube

d)

jejunostomy tube

e)

enteral

2.

Seorang laki-laki yang dirawat di ICU rumah sakit diberikan nutrisi enteral. Pada malam hari, nutrisi enteral untuk pasien tersebut diberikan dalam bentuk formula komersial. Apakah kelebihan nutrisi enteral dalam formula tersebut?

a)

Takaran tidak harus disesuaikan dengan kebutuhan pasien

b)

Terbuat dari kombinasi beraneka ragam bahan makanan

c)

Lebih tidak tahan lama dibandingkan formula rumah sakit

d)

Harganya lebih murah dibandingkan formula rumah sakit

e)

kandungan zat gizinya lebih sederhana dibandingkan formula rumah sakit

3.

Seorang perempuan berusia 55 tahun mengalami kanker serviks, sehingga memerlukan dukungan gizi dalam waktu lama. Dukungan gizi untuk pasien tersebut dapat diberikan nutrisi enteral melalui gastrotomi. Bagaimanakah bentuk makanan yang diberikan melalui rute tersebut?

a)

cair

b)

saring

c)

lumat

d)

lunak

e)

biasa

4.

Pasien laki-laki dengan starvasi mengalami hiperkatabolisme protein sehingga perlu diberikan dukungan gizi untuk mencegah terjadinya balance nitrogen negatif. Kebutuhan protein pasien tersebut 30 g/hari. Berapakah nitrogen yang dihasilkan tubuh pasien tersebut?

a)

4 g/hari

b)

4,5 g/hari

c)

4,8 g/hari

d)

5 g/hari

e)

5,2 g/hari

5.

Seorang perempuan dirawat di rumah sakit dalam kondisi somnolen. Pasien tersebut memperoleh nutrisi parenteral dalam 24 jam secara bergantian dengan jenis cairan yang berbeda. Bagaimanakah metode pemberian nutrisi untuk pasien tersebut?

a)

drip

b)

saring

c)

kontinu

d)

bolus

e)

cyclic

6.

Seorang wanita usia 21 tahun mengalami anemia defisiensi besi. Wanita tersebut menerapkan pola makan vegetarian ovo, dan setelah dilakukan pemeriksaan kadar Hb menunjukkan 8,9 g/dL. Dietisien menyarankan kepada wanita tersebut untuk mengonsumsi lebih banyak bahan makanan dengan bioavaibilitas tinggi agar dapat meningkatkan kadar Hb-nya. Manakah contoh jenis bahan makanan yang dianjurkan untuk dapat dikonsumsi lebih banyak oleh wanita tersebut?

a)

telur

b)

ikan air tawar

c)

daging sapi

d)

sayur bayam

e)

tempe

7.

Seorang pasien ibu hamil dirawat di rumah sakit dengan keluhan konstipasi dan perdarahan. Hasil pengukuran LLA 22,1 cm. Diet apakah yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

protein and fiber increase modified diet

b)

fiber increase modified diet

c)

fat decrease modified diet

d)

fluid modified diet

e)

texture modified diet

8.

Seorang wanita datang ke Dietisien untuk konsultasi gizi dengan keluhan ingin menurunkan berat badan. Dietisien menyarankan kepada wanita tersebut untuk mengonsumsi sumber serat, salah satunya sayuran yang banyak mengandung serat larut air. Manakah jenis serat yang terkandung dalam jumlah banyak pada jenis bahan makanan tersebut?

a)

pektin

b)

gum

c)

mukilase

d)

beta glukan

e)

selulosa

9.

Seorang wanita hamil pada trimester I dirawat di rumah sakit karena mengalami hyperemesis gravidarum. Dietisien memberikan makanan dengan porsi kecil tapi sering untuk meminimalkan mual muntah pada pasien tersebut. Apabila mual muntah pada pasien tersebut tidak dihentikan, maka akan terjadi penumpukan keton dalam darah dan otak. Keton merupakan hasil metabolisme zat gizi. Zat gizi apakah yang dimaksud?

a)

energi

b)

glutamin

c)

lemak

d)

biotin

e)

Natrium

10.

Seorang wanita berusia 29 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosis medis hyperemesis gravidarum derajat dua. Salah satu tanda fisik yang ditemukan pada pasien tersebut adalah mata sedikit ikterik. Pada bagian mata manakah tanda tersebut terjadi?

a)

sklera

b)

konjungtiva

c)

retina

d)

pupil

e)

bintik kuning

11.

Seorang wanita hamil trimester I dirawat di rumah sakit dengan diagnosis medis hyperemesis gravidarum. Salah satu materi yang disampaikan oleh Dietisien saat konsultasi gizi terhadap pasien tersebut adalah mengenai bahan makanan yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena mengandung zat diuretik. Manakah contoh bahan makanan yang dimaksud?

a)

kopi

b)

susu

c)

sari buah

d)

sirup

e)

kaldu

12.

Seorang pasein ibu hamil trimester II dirawat di rumah sakit dengan preeklamsia dan anemia (Hb 9,1 g/dL). Pasien mengalami anoreksia, tekanan darah 150/100 mmHg. Status gizi pasien obesitas dengan LLA 30 cm. Asupan energi, protein, lemak, karbohidrat <80%. Diet apakah yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Tinggi energi tinggi protein

b)

Tinggi energi tinggi protein rendah garam

c)

Rendah energi rendah garam

d)

Rendah lemak rendah garam

e)

tinggi protein rendah garam

13.

Seorang perempuan 40 tahun dirawat di ICU rumah sakit dengan diagnosis combustio (luka bakar) derajat III – 40%. Pasien sadar namun hanya bisa berbaring total di tempat tidur. Berapakah faktor aktivitas untuk perhitungan kebutuhan energi kasus tersebut?

a)

1,0

b)

1,1

c)

1,2

d)

1,3

e)

1,4

14.

Seorang perempuan 40 tahun dirawat di ICU rumah sakit dengan diagnosis combustio (luka bakar) derajat III – 40%. Hasil pengukuran RL = 156 cm, LLA 21 cm. Bagaimanakah status gizi pasien tersebut?

a)

buruk

b)

kurang

c)

baik

d)

overweight

e)

obesitas

15.

Seorang pasien laki-laki lansia dalam keadaan kritis dirawat di ICU. GCS E1V1M2, BAB (-), BAK (+), ma/mi (-). Status gizi pasien buruk, pada tubuhnya terpasang ventilator, masih tidak terdengar bising usus. Melalui rute pemberian makan yang manakah cara pemberian makan pasien tersebut?

a)

oral

b)

enteral

c)

parenteral

d)

oral dan enteral

e)

enteral dan parenteral

16.

Pasien kritis luka bakar mengalami dehidrasi sehingga memerlukan pemberian cairan resusitasi via infus. Manakah jenis infus yang dapat diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Asering, intralipid, dextrose

b)

Asering, dextrose, aminofusin

c)

Dextrose, KaEn, RL

d)

Aminofusuin, dextrose, intralipid

e)

RL, NaCl 0,9%, asering

17.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun menderita Autis Spektrum Disorder. Pasien tersebut mengalami penurunan sel Th1. Keadaan apakah yang mungkin dapat terjadi pada pasien tersebut?

a)

Pasien mengalami ADHD

b)

Pasien mengalami gangguan konsentrasi

c)

Pasien mengalami kesulitan komunikasi

d)

pasien mudah mengalami infeksi

e)

Pasien mengalami kesulitan konsentrasi dan komunikasi

18.

Seorang penderita ASD pempunyai alergi terhadap beberapa jenis protein. Apakah jenis protein tersebut?

a)

gandum

b)

soya

c)

whey

d)

casein

e)

albumin

19.

Pembatasan Gluten harus dilakukan pada penderita ASD. Apakah contoh bahan makanan yang harus dihindari?

a)

Tepung beras

b)

Tepung ketan

c)

Tepung tapioka

d)

Tepung hunkue

e)

tepung terigu

20.

Seorang anak laki-laki didiagnosis dokter ASD dengan ADHD. Apakah jenis diet yang harus diberikan pada pasien tersebut?

a)

Tinggi Energi Bebas Gluten

b)

Bebas Kasein Tinggi Protein

c)

bebas kasein dan bebas gluten

d)

Tinggi Kasein Tinggi Gluten

e)

Tinggi Energi Tinggi Gluten

21.

Gliadinomorphin merupakan zat yang akan diserap oleh otak pasien ASD dan menyebabkan buruknya keadaan prognosis pasien. Bahan makanan apakah yang harus dihindari pemberiannya untuk pasien dengan ASD?

a)

oat

b)

beras

c)

jagung

d)

tepung sagu

e)

ubi

22.

Seorang anak penyandang ASD dilarang untuk mengkonsumsi bahan makanan yang berasal dari susu sapi. Apakah alasan dari pelarangan tersebut?

a)

Gluten dalam susu sapi akan diubah menjadi gliadinomorphin

b)

Gluten dalam susu sapi akan diubah menjadi gluteomorphin

c)

Casein dalam susu sapi akan diubah menjadi gliadinomorphin

d)

Casein dalam susu sapi akan diubah menjadi gluteomorphin

e)

Casein dalam susu sapi akan diubah menjadi casomorphin

23.

Seorang ahli gizi diminta oleh dokter spesialis anak untuk menghitung kebutuhan cairan anak menggunakan metode Holliday-Segar. Anak tersebut berusia 5 tahun dan mempunyai berat badan aktual 25 kg. Berapakah kebutuhan cairan anak perhari yang dihitung oleh ahli gizi tersebut?

a)

1300 ml

b)

1400 ml

c)

1500 ml

d)

1600 ml

e)

1700 ml

24.

Seorang wanita calon pengantin berusia 27 tahun, berat badan 42 kg, tinggi badan 160 cm, dan LLA 21 cm datang ke poli gizi Puskesmas dengan keluhan mengalami pusing, lemas, pucat mata wajah, dan ingin menaikkan berat badan. Dokter dari poli umum Puskesmas mendiagnosis pasien menderita anemia. Data dalam rekam media pasien menunjukkan kadar Hb 9 g/dL. Apakah materi konseling yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

Diet rendah lemak dan rendah protein

b)

Diet tinggi energi dan tinggi serat

c)

Diet tinggi energi dan rendah garam

d)

Diet rendah purin dan rendah protein

e)

diet tinggi energi tinggi protein

25.

Pasien laki-laki berusia 53 tahun dengan berat badan 76 kg dan tinggi badan 155 cm datang kepada ahli gizi untuk mendapatkan konsultasi gizi. Diagnosis medis dokter menunjukkan pasien menderita obesitas. Tekanan darah pasien di tercacat 120/70 mmHg. Asupan menurut recall 24 jam menunjukkan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat berlebihan (> 110%). Apakah diet yang sesuai untuk klien tersebut?

a)

Diet rendah garam

b)

diet rendah energi

c)

Diet rendah protein

d)

Diet rendah purin

e)

Diet rendah serat

26.

Ny. Aminah, seorang wanita berusia 30 tahun dirawat di rumah sakit pasca menjalani bedah caesar. Pasien memperoleh ekstra feeding dari rumah sakit untuk memenuhi peningkatan kebutuhan energi dan proteinnya. Makanan apakah yang dapat diberikan untuk pasien tersebut?

a)

nasi rames

b)

mie kocok

c)

sari kacang hijau

d)

jus buah

e)

buah pisang

27.

Seorang laki-laki berusia 48 tahun, berat badan 65 kg, TB 150 cm dirujuk kepada ahli gizi di poliklinik gizi oleh dokter dari poliklinik penyakit dalam. Diagnosis medis dari dokter menunjukkan bahwa pasien menderita hiperurisemia. Apakah materi konseling yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

diet rendah lemak

b)

diet rendah protein

c)

diet rendah energi

d)

diet rendah garam

e)

diet rendah purin

28.

Apakah jenis formula enteral yang memiliki viskositas rendah dengan kekentalan penuh, Osm 300-500 mOsm/kg; kalori 1-1.2 kCal/cc; bebas laktosa dengan protein 30-40 g/L?

a)

Formula enteral disease spesific

b)

formula polimerik

c)

Formula monomeric

d)

Elemental formula

e)

Semi elemental formula

29.

Manakah yang bukan termasuk persyaratan pemberian TPN melalui akses perifer?

a)

Digunakan dalam waktu 5 hari

b)

Meningkatkan insiden phlebitis

c)

Hanya dapat digunakan untuk dekstrosa 10%

d)

Memiliki osmolaritas <800 mOsm/L

e)

kebutuhan gizi dapat terpenuhi

30.

Seorang anak dirawat di rumah pemulihan gizi karena mengalami malnutrisi energi protein tipe marasmus. Pasien tersebut diberikan dukungan gizi melalui NGT. Manakah yang termasuk tanda malnutrisi pada pasien tersebut?

a)

baggy pants

b)

moonface

c)

Terlihat seperti anak obesitas

d)

Terdapat oedema

e)

Rambut berwarna hitam