NEW
Font size
WorksheetsPenilaian Harian Teks Anekdot
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Perbedaan antara humor dan anekdot dari aspek isi adalah....
Humor isinya penuh candaan yang menggelitik, sedangkan anekdot lebih serius dari itu
Humor isinya hanya menghibur dengan kata-kata, sedangkan anekdot kurang menghibur
Humor lebih singkat dalam penceritaannya, sedangkan anekdot lebih panjang dari humor biasa
Humor membahas kejadian fiksi yang imajinatif, sedangkan anekdot kejadian fakta yang ilmiah
Humor membahas masalah sehari-hari, sedangkan anekdot tentang tokoh publik yang bermasalah
Perhatikan gambar di atas!
Makna tersirat dari gambar anekdot tersebut adalah....
Menyindir seorang siswa yang suka bolos sekolah
Menyindir seorang bapak yang selalu menasehati
Mengkritik anggota DPR yang sering bolos dalam sekolah
Menyindir anggota DPR yang sering bolos dalam bekerja
Mengkritik anggota DPR yang tidak memperhatikan pelajar
Bacalah teks anekdot berikut ini!
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung : “Bagaimana tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari segi makna tersirat, teks anekdot tersebut dapat diinterpretasikan sebagai.....
Pemulung dilarang masuk!
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan
Masih banyak orang miskin di sekitar kita
Ternyata angka buta aksara di sekitar kita masih banyak
Ternyata masih banyak pemulung di sekitar kita
Bacalah teks anekdot berikut ini!
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung : “Bagaimana tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Topik teks anekdot tersebut adalah....
Perumahan mewah yang tidak boleh dimasuki oleh pemulung
Pemulung yang sedang mencari sampah
Pemulung yang masuk ke perumahan Pak RT
Pak RT yang menegur pemulung
Pemulung yang buta aksara
Bacalah teks anekdot berikut dengan seksama!
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian...
Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara
Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana
Sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen
Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad
Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen
Bacalah teks anekdot berikut dengan seksama!
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Makna tersirat pada teks anekdot tersebut adalah....
Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana
Mengkritik bapak dosen yang sedang memberikan kuliah hukum pidana
Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap
Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik
Menyindir Lia yang bertanya kepanjangan KUHP
Bacalah kutipan teks anekdot berikut ini dengan seksama!
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
Menurut teks anekdot tersebut mengapa otak orang Indonesia diburu oleh calon penerima donor otak?
Karena otak orang Indonesia cerdas-cerdas
Karena otak orang Indonesia seperti otak orang Cina
Karena otak orang Indonesia mulus, jarang dipakai
Karena orang Indonesia rajin memelihara otaknya
Karena orang Indonesia rajin belajar
Bacalah kutipan teks anekdot berikut ini dengan seksama!
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
Maksud dari sindiran dalam teks anekdot tersebut adalah....
Orang Indonesia rajin berpikir
Orang Indonesia rajin merawat otaknya
Orang Indonesia rajin belajar
Orang Indonesia malas bekerja
Orang Indonesia malas berpikir
Salah satu unsur kebahasaaan yang digunakan dalam teks anekdot adalah pertanyaan retoris, yang artinya....
Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban
Pernyataan singkat
Pernyataan dari tokoh yang mengalami peristiwa dalam cerita
Pernyataan umum dari cerita
Hal yang tidak biasa terjadi pada tokoh cerita
Kedua unsur yang wajib ada dalam Teks Anekdot adalah....
Humor dan kritik sarkas (keras)
Humor dan kritik sindiran (halus)
Humor dan kritik sastra
Humor dan kritik ilmiah
Humor dan kritik produktif
Bacalah teks berikut ini!
Suatu hari ada seseorang yang begitu religius pergi ke hutan untuk berburu binatang buas. Ia melihat seekor harimau. Langsung orang itu mengokang (menarik pelatuk) senapan dan menembak “Dor…dor!”. Wah ternyata tembakannya meleset dan sebaliknya harimau itu mengejar orang itu. Orang itu segera berlari mengambil langkah seribu. Tiba-tiba sampai di ujung sebuah jurang. Dia langsung berhenti lalu tangannya menengadah dan berdoa sebelum dimakan harimau. Selesai berdoa dia melihat harimau itu berlutut disampingnya dan berdoa sambil mengatupkan kedua kakinya kedepan. Orang itu lalu berkata pada harimau, “Harimau, kamu kok tidak menerkam saya, malah kamu ikut-ikutan berdoa seperti saya. Mengapa?” Jawab Harimau, “Ya, saya sedang berdoa. Berdoa sebelum makan!”
Kelucuan yang terdapat pada teks di atas adalah …
Suatu hari ada seseorang yang begitu religius pergi ke hutan untuk berburu binatang buas.
Harimau itu pun berlutut ternyata sedang berdoa sebelum makan.
Karena berada ditepi jurang dia berdoa sebelum di makan oleh harimau.
Orang itu mengokang senapan dan menembakkan pada seekor harimau.
Pemburu itu segera berlari mengambil langkah seribu.
“Akhirnya, ia berjanji, setelah peristiwa ini ia akan menjadi sosok yang lebih baik”
Kutipan teks anekdot di atas merupakan struktur teks anekdot bagian....
Orientasi
Abstraksi
Koda
Krisis
Reaksi
Kalimat di bawah ini bukan merupakan kalimat yang menunjukkan peristiwa masa lalu adalah....
Pada suatu hari, aku berbelanja di mall dekat rumahku.
Kemarin, terjadi angin puting beliung yang menghancurkan rumah.
Ketika itu aku masih kecil jadi tak ingat banyak hal.
Seharusnya, besok akan menjadi hari yang menyenangkan.
Pada bulan Februari, aku sudah berhasil lulus sidang skripsi.
Di bawah ini yang tidak termasuk unsur kebahasaan pada teks anekdot adalah....
Menggunakan kalimat imperatif
Penggunaan kalimat interogatif
Penggunan kalimat seru
Penggunaan konjungsi temporal
Penggunaan kata kerja aksi
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk.....
Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata
Mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap Pancasila
Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis
Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut
Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan
Bacalah kutipan teks anekdot tersebut!
…
Petugas SPBU : …??
Menyadari kekonyolan pertanyaan itu muka mahasiswa berubah menjadi merah. Mesin SPBU menunjukkan angka 20.000, si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu.
Orientasi yang tepat untuk cuplikan teks anekdot di atas adalah…
Seorang mahasiswa yang membeli bensin ikut mengantre dan ia berada di urutan belakang
Muka mahasiswa itu berubah merah
Pada suatu hari, di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum sedang ada antrean panjang
Si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu
Suatu hari seorang mahasiswa sedang berlatih mengemudi
Perhatikan gambar anekdot berikut!
Makna tersirat pada gambar anekdot tersebut adalah....
Menyindir kepada siswa yang malas belajar mengharapkan sepiring nasi
Menyindir kepada siswa pintar yang tidak mau mengajari siswa lain
Mengkritik pemerintah yang selalu mempersulit dengan adanya soal UAN
Menyindir siswa yang malas belajar dan mengharapkan kebocoran soal UAN
Mengkritik pemerintah yang tidak memerhatikan pelajar
Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut?"
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut merupakan teks...
Anekdot
Narasi
Eksposisi
Dialog
Humor
Kalimat di bawah ini yang bukan termasuk kalimat seru adalah....
“Oh, aku mohon maaf.”
“Wah, sepertinya makanan ini lezat.”
“Jadi, aku harus mengulanginya lagi.”
“Amboi, betapa indah pemandangan ini.”
“Eh, ternyata kamu yang datang.”
Perhatikan kalimat berikut!
Di sebuah desa, hiduplah seorang janda dengan anaknya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur.
Kalimat tersebut termasuk struktur teks anekdot bagian....
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
