wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

HIKAYAT

Total questions: 10

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

2.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

3.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)

Hal utama yang diceritakan dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Dua ekor burung yang berbuat baik kepada seekor kura-kura

b)

Kura-kura yang celaka akibat tidak patuh pada kesepakatan

c)

Kecerdikan dua ekor burung dalam memindahkan kura-kura

d)

Kekaguman orang-orang kepada kura-kura yang diterbangkan dua ekor burung

e)

Persahabatan antara burang dan kura-kura

4.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)


Nilai moral yang terdapat dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Saling menolong terutama pada musim kemarau

b)

Menjalin kerja sama merupakan kunci dari persahabatan

c)

Mencari siasat dalam melakukan suatu pekerjaan

d)

Manjalin persahabatan dengan siapa pun.

e)

Pentingnya menaati kesepakatan agar tidak celaka

5.

Hikayat termasuk ke dalam jenis teks ....

a)

narasi

b)

prosedur

c)

laporan

d)

eksposisi

e)

deskripsi

6.

Manakah yang bukan termasuk karakteristik hikayat?

a)

kemustahilan

b)

kesaktian tokoh-tokohnya

c)

anonim

d)

keunikan

e)

menggunakan alur berbingkai/ cerita berbingkai.

7.

Ciri bahasa yang dominan pada hikayat adalah ...

a)

menggunakan bahasa Melayu

b)

banyak menggunakan konjungsi pada awal kalimat

c)

mengandung nilai-nilai kehidupan

d)

menggunakan bahasa yang sukar dipahami

e)

diceritakan secara lisan sehingga tidak diketahui penulisnya

8.

Hikayat banyak menggunakan kata arkais. Yang dimaksud kata arkais adalah ....

a)

kata-kata baku

b)

kata-kata Melayu yang sudah jarang digunakan

c)

kata-kata yang sudah jarang digunakan

d)

kata-kata resapan dari bahasa asing

e)

kata-kata yang tidak terdapat di kamus

9.

Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai. Yang dimaksud alur berbingkai adalah ...

a)

alur maju

b)

alur mundur

c)

alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain

d)

alur campuran

e)

alur yang membahas tokoh lain

10.

Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan