Font size
WorksheetsTes Penempatan (Placement Test) BIPA
Total questions: 27
Worksheet time: 2hrs 38mins
Teks dialog.
Dika : Aku lapar sekali. Bolehkah aku makan roti itu?
Joseph : _______________. Itu sudah kedaluwarsa.
Kalimat untuk melengkapi dialog di atas adalah ….
jangan makan roti itu
silahkan makan
tolong makan roti itu
tentu saja
Teks dialog
Bunga : Berapa harga topi ini?
Penjual : Harganya Rp100.000,00, Bu.
Bunga : Mahal sekali. Bagaimana kalau Rp50.000,00 saja.
Penjual : Saya beri Rp70.000. Itu sudah harga pas.
Bunga : Baik. Saya ambil topi yang hitam 2 buah.
Berapa yang harusBunga bayar untuk topi yang diabeli?
Rp.50.000,00
Rp. 70.000,00
Rp. 100.000,00
Rp. 140.000,00
Teks dialog.
Bacalah dialog berikut kemudian jawab pertanyaan.
Jerry : Apa rencana kalian minggu depan?
Trisna : Aku mau pergi ke pantai. Aku ingin melihat laut. Kamu mau ikut?
Jerry : Aku mau tapi aku tidak bisa. Aku dan Dewa harus menyelesaikantugas dari guru kami.
Dewa : Iya. Kami harus keperpustakaan untuk mencari banyak referensi. Kami juga harus pergi ke percetakan untuk mencetak tugas kami.
Trisna : Kalian memang sibuk sekali. Aku ikut kalian keperpustakaan saja. Siapa tahu aku menemukan buku refernsi untuk kalian.
Dewa : Ide bagus. Setelah tugas kami selesai, kita bias pergi menonton di bioskop. Ada film baru.
Jerry : Setuju. Aku akan mengajak Indah juga.
Trisna : Baiklah. Aku ke kelas dulu. Sampai jumpa.
Siapa yang akan pergi kepantai?
Jerry
Trisna
Dewa
Indah
Teks dialog.
Bacalah dialog berikut kemudian jawab pertanyaan.
Jerry : Apa rencana kalian minggu depan?
Trisna : Aku mau pergi ke pantai. Aku ingin melihat laut. Kamu mau ikut?
Jerry : Aku mau tapi aku tidak bisa. Aku dan Dewa harus menyelesaikantugas dari guru kami.
Dewa : Iya. Kami harus keperpustakaan untuk mencari banyak referensi. Kami juga harus pergi ke percetakan untuk mencetak tugas kami.
Trisna : Kalian memang sibuk sekali. Aku ikut kalian keperpustakaan saja. Siapa tahu aku menemukan buku refernsi untuk kalian.
Dewa : Ide bagus. Setelah tugas kami selesai, kita bias pergi menonton di bioskop. Ada film baru.
Jerry : Setuju. Aku akan mengajak Indah juga.
Trisna : Baiklah. Aku ke kelas dulu. Sampai jumpa.
Di mana percakapan itu kemungkinan terjadi?
di Perpustakaan
di Bioskop
Di Sekolah
di Percetakan
Teks dialog.
Bacalah dialog berikut kemudian jawab pertanyaan.
Jerry : Apa rencana kalian minggu depan?
Trisna : Aku mau pergi ke pantai. Aku ingin melihat laut. Kamu mau ikut?
Jerry : Aku mau tapi aku tidak bisa. Aku dan Dewa harus menyelesaikantugas dari guru kami.
Dewa : Iya. Kami harus keperpustakaan untuk mencari banyak referensi. Kami juga harus pergi ke percetakan untuk mencetak tugas kami.
Trisna : Kalian memang sibuk sekali. Aku ikut kalian keperpustakaan saja. Siapa tahu aku menemukan buku refernsi untuk kalian.
Dewa : Ide bagus. Setelah tugas kami selesai, kita bias pergi menonton di bioskop. Ada film baru.
Jerry : Setuju. Aku akan mengajak Indah juga.
Trisna : Baiklah. Aku ke kelas dulu. Sampai jumpa.
Bagaimana sifat Trisna dalam dialog tersebut?
bertanggung jawab
ingin tahu urusan orang lain
suka membantu teman-temannya
rajin dan disiplin tapi sombong
Teks dialog.
Bacalah dialog berikut lalu jawab pertanyaan.
Doni : Bu, saya mau minta izin untuk pulang lebih awal. Saya mendapat kabar nenek saya meninggal.
Bu Siti : ____________. Silakan, Don. Nanti saya akan memberitahu rekan-rekan kerja untuk pergi melayat.
Doni : Terima kasih, Bu.
Ungkapan yang tepat untuk merespon pernyataan di atas adalah_________.
saya turut bersukacita
selamat jalan
saya turut berdukacita
semoga lekas sembuh
Teks dialog.
Bacalah dialog berikut lalu jawab pertanyaan.
Doni : Bu, saya mau minta izin untuk pulang lebih awal. Saya mendapat kabar nenek saya meninggal.
Bu Siti : ____________. Silakan, Don. Nanti saya akan memberitahu rekan-rekan kerja untuk pergi melayat.
Doni : Terima kasih, Bu.
Apa hubungan Bu Siti dan Doni?
suami dan istri
guru dan murid
atasan dan pegawai
penjual dan pembeli
Teks monolog.
Nama saya Ahmad Rizal. Saya lahir di Mojokerto, 18 Oktober 1991. Saya berasal dari Mojokerto, Jawa Timur. Saya putra dari pasangan Hendra SukmawandanTalita Kurniasari. Saya memiliki dua orang kakak perempuan bernama Wulan Indrawati danPutri Amalia serta seorang kakak laki-laki bernama Joko Pambudi. Saya kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Domisili saya sekarang di Malang yaitu di Jalan Pekalongan nomor 24A di depan pabrik roti Amanda. Meskipun saya jauh dari kampong halaman, saya senang dapat belajar di Malang.
Ahmad Rizal adalah anak_________.
sulung
ketiga
kedua
bungsu
Teks monolog.
Nama saya Ahmad Rizal. Saya lahir di Mojokerto, 18 Oktober 1991. Saya berasal dari Mojokerto, Jawa Timur. Saya putra dari pasangan Hendra SukmawandanTalita Kurniasari. Saya memiliki dua orang kakak perempuan bernama Wulan Indrawati danPutri Amalia serta seorang kakak laki-laki bernama Joko Pambudi. Saya kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Domisili saya sekarang di Malang yaitu di Jalan Pekalongan nomor 24A di depan pabrik roti Amanda. Meskipun saya jauh dari kampong halaman, saya senang dapat belajar di Malang.
Ahmad Rizal saat ini bertempat tinggal di _________.
mojokerto
pekalongan
malang
bali
Teks monolog.
Nama saya Ahmad Rizal. Saya lahir di Mojokerto, 18 Oktober 1991. Saya berasal dari Mojokerto, Jawa Timur. Saya putra dari pasangan Hendra SukmawandanTalita Kurniasari. Saya memiliki dua orang kakak perempuan bernama Wulan Indrawati danPutri Amalia serta seorang kakak laki-laki bernama Joko Pambudi. Saya kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Domisili saya sekarang di Malang yaitu di Jalan Pekalongan nomor 24A di depan pabrik roti Amanda. Meskipun saya jauh dari kampong halaman, saya senang dapat belajar di Malang.
Wulan Indrawati adalah_________.
Mahasiswa Universitas Brawijaya
pemilik pabrik roti Amanda
Adik dari Ahmad Rizal
Putri dari Hendra Sukmawan
Ahmad Rizal _________ roti di depan rumah.
membelikan
membeli
dibelikan
terbeli
Joko Pambudi_________ adik-adiknya.
menyayangkan
menyanyangi
disayangkan
tersayang
Teks monolog.
2 September 2018
Hal: Undangan
Yth. Peserta Program BIPA Universitas Raul Lemos
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan akan berakhirnya program BIPA semester 1, dengan ini kami mengundang Saudara untuk menghadiri acara perpisahan yang akan dilaksanakan pada Jumat, 7 September 2018 pukul 15.00 di aula. Kami berharap Saudara dapat hadir tepat waktu dengan mengenakan pakaian serba putih dan membawa kartu mahasiswa.
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Salam kami,
Koordinator Program BIPA,
Fredi Simatupang
Surat tersebut ditujukan kepada_________.
Fredi Simatupang
Coordinator Program BIPA
Mahasiawa Universitas Raul Lemos
Peserta Program BIPA Universitas Raul Lemos
Teks monolog.
2 September 2021
Hal: Undangan
Yth. Peserta Program BIPA Universitas Raul Lemos
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan akan berakhirnya program BIPA semester 1, dengan ini kami mengundang Saudara untuk menghadiri acara perpisahan yang akan dilaksanakan pada Jumat, 7 September 2018 pukul 15.00 di aula. Kami berharap Saudara dapat hadir tepat waktu dengan mengenakan pakaian serba putih dan membawa kartu mahasiswa.
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Salam kami,
Koordinator Program BIPA,
Fredi Simatupang
Surat itu ditulis pada_________.
Tanggal 2 September 2021
Tanggal 7 September 2021
pukul 15.00
akhir Semester 1
Teks monolog.
2 September 2021
Hal: Undangan
Yth. Peserta Program BIPA Universitas Raul Lemos
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan akan berakhirnya program BIPA semester 1, dengan ini kami mengundang Saudara untuk menghadiri acara perpisahan yang akan dilaksanakan pada Jumat, 7 September 2018 pukul 15.00 di aula. Kami berharap Saudara dapat hadir tepat waktu dengan mengenakan pakaian serba putih dan membawa kartu mahasiswa.
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Salam kami,
Koordinator Program BIPA,
Fredi Simatupang
Surat tersebut termasuk jenis surat_________.
pemberitahuan
pengumuman
undangan
pribadi
Teks monolog.
Angsa dan Telur Emas
Dahulu kala, ada seorang petani uzur yang miskin. Suatu hari, petani tersebut menemukan seekor angsa yang sangat cantik. Setiap hari ketika petani tersebut mendatangi kandang angsa, sang Angsa telah menelurkan sebuah telur emas yang berkilauan.
Petani tersebut mengambil dan membawa telur-telur emas tersebut ke pasar dan menjualnya sehingga dalam waktu yang singkat petani tersebut mulai menjadi kaya. Namun, tidak lama kemudian keserakahan dan ketidak sabaran petani itu terhadap sang Angsa muncul karena sang Angsa hanya memberikan sebuah telur setiap hari. Sang Petani merasa kekayaannya tidak akan bertambah dengan cepat jika terus seperti itu.
Suatu hari, setelah menghitung uangnya, sebuah gagasan muncul di kepala petani. Dia berpikir akan mendapatkan semua telur emas sang Angsa sekaligus dengan cara memotong sang Angsa. Namun, ketika gagasan tersebut dilaksanakan, tidak ada sebuah telur yang dapat dia temukan, dan angsanya yang sangat berharga terlanjur mati dipotong. Alhasil, sang petani tidak lagi mendapatkan telur emas dan kembali jatuh miskin.
(Sumber: www.rumahdongeng.com)
Apa pesan moral yang dapat dipetik dari bacaan teks diatas?
akibat yang didapat jika kita serakah dan tidak bersyukur
akibat yang didapat jika kita kurang cerdas dalam mengelola keuangan
dampak yang terjadi jika kita tidak memperdulikan lingkungan sekitar
manfaat yang didapatkan jika kita mau hidup berhemat
Teks monolog.
Angsa dan Telur Emas
Dahulu kala, ada seorang petani uzur yang miskin. Suatu hari, petani tersebut menemukan seekor angsa yang sangat cantik. Setiap hari ketika petani tersebut mendatangi kandang angsa, sang Angsa telah menelurkan sebuah telur emas yang berkilauan.
Petani tersebut mengambil dan membawa telur-telur emas tersebut ke pasar dan menjualnya sehingga dalam waktu yang singkat petani tersebut mulai menjadi kaya. Namun, tidak lama kemudian keserakahan dan ketidak sabaran petani itu terhadap sang Angsa muncul karena sang Angsa hanya memberikan sebuah telur setiap hari. Sang Petani merasa kekayaannya tidak akan bertambah dengan cepat jika terus seperti itu.
Suatu hari, setelah menghitung uangnya, sebuah gagasan muncul di kepala petani. Dia berpikir akan mendapatkan semua telur emas sang Angsa sekaligus dengan cara memotong sang Angsa. Namun, ketika gagasan tersebut dilaksanakan, tidak ada sebuah telur yang dapat dia temukan, dan angsanya yang sangat berharga terlanjur mati dipotong. Alhasil, sang petani tidak lagi mendapatkan telur emas dan kembali jatuh miskin.
(Sumber: www.rumahdongeng.com)
Kemana petani menjual telur-telur emas itu?
Ketoko
Ke orang lain
Kepasar
Kekota
Teks monolog.
Angsa dan Telur Emas
Dahulu kala, ada seorang petani uzur yang miskin. Suatu hari, petani tersebut menemukan seekor angsa yang sangat cantik. Setiap hari ketika petani tersebut mendatangi kandang angsa, sang Angsa telah menelurkan sebuah telur emas yang berkilauan.
Petani tersebut mengambil dan membawa telur-telur emas tersebut ke pasar dan menjualnya sehingga dalam waktu yang singkat petani tersebut mulai menjadi kaya. Namun, tidak lama kemudian keserakahan dan ketidak sabaran petani itu terhadap sang Angsa muncul karena sang Angsa hanya memberikan sebuah telur setiap hari. Sang Petani merasa kekayaannya tidak akan bertambah dengan cepat jika terus seperti itu.
Suatu hari, setelah menghitung uangnya, sebuah gagasan muncul di kepala petani. Dia berpikir akan mendapatkan semua telur emas sang Angsa sekaligus dengan cara memotong sang Angsa. Namun, ketika gagasan tersebut dilaksanakan, tidak ada sebuah telur yang dapat dia temukan, dan angsanya yang sangat berharga terlanjur mati dipotong. Alhasil, sang petani tidak lagi mendapatkan telur emas dan kembali jatuh miskin.
(Sumber: www.rumahdongeng.com)
Mengapa sang petani merasa kekayaannya tidak akan bertambah dengan cepat?
Karena angsa bertelur emas.
Karena angsa hanya bertelur satu telur saja per hari.
Karena ia menjual telur-telur itu ke pasar.
Karena ia tidak menyayangi angsanya.
Teks monolog.
Angsa dan Telur Emas
Dahulu kala, ada seorang petani uzur yang miskin. Suatu hari, petani tersebut menemukan seekor angsa yang sangat cantik. Setiap hari ketika petani tersebut mendatangi kandang angsa, sang Angsa telah menelurkan sebuah telur emas yang berkilauan.
Petani tersebut mengambil dan membawa telur-telur emas tersebut ke pasar dan menjualnya sehingga dalam waktu yang singkat petani tersebut mulai menjadi kaya. Namun, tidak lama kemudian keserakahan dan ketidak sabaran petani itu terhadap sang Angsa muncul karena sang Angsa hanya memberikan sebuah telur setiap hari. Sang Petani merasa kekayaannya tidak akan bertambah dengan cepat jika terus seperti itu.
Suatu hari, setelah menghitung uangnya, sebuah gagasan muncul di kepala petani. Dia berpikir akan mendapatkan semua telur emas sang Angsa sekaligus dengan cara memotong sang Angsa. Namun, ketika gagasan tersebut dilaksanakan, tidak ada sebuah telur yang dapat dia temukan, dan angsanya yang sangat berharga terlanjur mati dipotong. Alhasil, sang petani tidak lagi mendapatkan telur emas dan kembali jatuh miskin.
(Sumber: www.rumahdongeng.com)
Bagaimana keadaan petani setelah angsa yang sangat berharga mati dipotongnya?
Miskin
Kaya raya
Sakit - sakitan
Bahagia
Teks monolog.
Angsa dan Telur Emas
Dahulu kala, ada seorang petani uzur yang miskin. Suatu hari, petani tersebut menemukan seekor angsa yang sangat cantik. Setiap hari ketika petani tersebut mendatangi kandang angsa, sang Angsa telah menelurkan sebuah telur emas yang berkilauan.
Petani tersebut mengambil dan membawa telur-telur emas tersebut ke pasar dan menjualnya sehingga dalam waktu yang singkat petani tersebut mulai menjadi kaya. Namun, tidak lama kemudian keserakahan dan ketidak sabaran petani itu terhadap sang Angsa muncul karena sang Angsa hanya memberikan sebuah telur setiap hari. Sang Petani merasa kekayaannya tidak akan bertambah dengan cepat jika terus seperti itu.
Suatu hari, setelah menghitung uangnya, sebuah gagasan muncul di kepala petani. Dia berpikir akan mendapatkan semua telur emas sang Angsa sekaligus dengan cara memotong sang Angsa. Namun, ketika gagasan tersebut dilaksanakan, tidak ada sebuah telur yang dapat dia temukan, dan angsanya yang sangat berharga terlanjur mati dipotong. Alhasil, sang petani tidak lagi mendapatkan telur emas dan kembali jatuh miskin.
(Sumber: www.rumahdongeng.com)
Bagian yang menunjukan konflik pada teks di atas adalah …
Pada zaman dahulu, petani tersebut menemukan angsa.
Alhasil, sang petani tidak lagi mendapatkan telur emas dan kembali jatuh miskin.
Suatu hari, sebuah gagasan muncul di kepala petani.
Dahulu kala, ada seorang petani uzur yang miskin.
Teks monolog.
Mitos tentang Makan
Di Indonesia ada mitos yang beredar di masyarakat berkaitan dengan makan. Sebagian masyarakat masih mempercayai mitos tersebut. Banyak orang yang tidak berani melanggarnya karena takut akibatnya. Beberapa mitos itu seperti makan di depan pintu yang diyakini berakibat orang tersebut akan sulit mendapatkan jodoh. Makan sebelum orang tua makan diyakini akan sulit mendapat rezeki. Sedangkan makan tidak habis akan mengakibatkan hewan peliharaan mati.
Bila dilihat dari ketiga mitos tersebut, ada pesan tersirat yang baik. Nasihat atau pepatah biasanya akan diikuti bila dikaitkan dengan akibat yang akan terjadi. Oleh sebab itu, mitos adalah salah satu cara menerapkan aturan.
Apa kegunaan mitos di Indonesia?
untuk menakut-nakuti
untuk memberikan rejeki
untuk mendapatkan jodoh
untuk menerapkan aturan
Teks monolog.
Mitos tentang Makan
Di Indonesia ada mitos yang beredar di masyarakat berkaitan dengan makan. Sebagian masyarakat masih mempercayai mitos tersebut. Banyak orang yang tidak berani melanggarnya karena takut akibatnya. Beberapa mitos itu seperti makan di depan pintu yang diyakini berakibat orang tersebut akan sulit mendapatkan jodoh. Makan sebelum orang tua makan diyakini akan sulit mendapat rezeki. Sedangkan makan tidak habis akan mengakibatkan hewan peliharaan mati.
Bila dilihat dari ketiga mitos tersebut, ada pesan tersirat yang baik. Nasihat atau pepatah biasanya akan diikuti bila dikaitkan dengan akibat yang akan terjadi. Oleh sebab itu, mitos adalah salah satu cara menerapkan aturan.
Apakah yang akan terjadi jika seseorang makan di depan pintu menurut mitos di Indonesia?
sulit mendapat rejeki
sulit mendapatkan jodoh
sulit mendapatkan hewan peliharaan
mendapatkan banyak jodoh
Teks monolog.
Mitos tentang Makan
Di Indonesia ada mitos yang beredar di masyarakat berkaitan dengan makan. Sebagian masyarakat masih mempercayai mitos tersebut. Banyak orang yang tidak berani melanggarnya karena takut akibatnya. Beberapa mitos itu seperti makan di depan pintu yang diyakini berakibat orang tersebut akan sulit mendapatkan jodoh. Makan sebelum orang tua makan diyakini akan sulit mendapat rezeki. Sedangkan makan tidak habis akan mengakibatkan hewan peliharaan mati.
Bila dilihat dari ketiga mitos tersebut, ada pesan tersirat yang baik. Nasihat atau pepatah biasanya akan diikuti bila dikaitkan dengan akibat yang akan terjadi. Oleh sebab itu, mitos adalah salah satu cara menerapkan aturan.
Mitos apa yang akan terjadi jika seseorang makan sebelum orang tua makan?
Sulit mendapat rejeki
Sulit mendapatkan jodoh
Sulit mendapatkan hewan peliharaan
Mendapatkan banyak jodoh
Teks monolog.
Mitos tentang Makan
Di Indonesia ada mitos yang beredar di masyarakat berkaitan dengan makan. Sebagian masyarakat masih mempercayai mitos tersebut. Banyak orang yang tidak berani melanggarnya karena takut akibatnya. Beberapa mitos itu seperti makan di depan pintu yang diyakini berakibat orang tersebut akan sulit mendapatkan jodoh. Makan sebelum orang tua makan diyakini akan sulit mendapat rezeki. Sedangkan makan tidak habis akan mengakibatkan hewan peliharaan mati.
Bila dilihat dari ketiga mitos tersebut, ada pesan tersirat yang baik. Nasihat atau pepatah biasanya akan diikuti bila dikaitkan dengan akibat yang akan terjadi. Oleh sebab itu, mitos adalah salah satu cara menerapkan aturan.
Nasihat apa yang dapat diambil dari mitos makan di Indonesia?
ketaatan dan tanggung jawab
cinta kasih dan perjodoan
kesopanan dan kesederhanaan
kesopanan dan tanggung jawab
Tuliskan tentang diri Anda. (150 kata)
Cerita kanapa yang Anda suka tentang Indonesia. (150 kata)
Teks dialog 1
Ajeng : Apa pekerjaan ayahmu?
Angel : Ayahku_____________.
seorang dokter
pergi ke Ainaro
ada di pasar
bekerja setiap hari
