WorksheetsBAHASA INDONESIA KELAS 6 TOKOH, WATAK, LATAR, AMANAT
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Gora menghabiskan waktunya untuk bermain bersama teman-temannya. Setelah matahari terbenam, Gora baru pulang bermain. Badannya kotor penuh lumpur. Ia langsung menuju ke kamarnya, kemudian tidur. Sesaat kemudian, Gora merasakan gatal-gatal diseluruh tubuhnya. Gora bermaksud mengambil minyak gosok. Gora justru mengambil minyak goreng, karena tergesa-gesa. Ia mengoleskan minyak tersebut ke seluruh tubuhnya. Akibatnya, ia merasakan kulitnya sangat lengket.
Latar waktu cerita adalah .... hari.
pagi
siang
sore
malam
Gora menghabiskan waktunya untuk bermain bersama teman-temannya. Setelah matahari terbenam, Gora baru pulang bermain. Badannya kotor penuh lumpur. Ia langsung menuju ke kamarnya, kemudian tidur. Sesaat kemudian, Gora merasakan gatal-gatal diseluruh tubuhnya. Gora bermaksud mengambil minyak gosok. Gora justru mengambil minyak goreng, karena tergesa-gesa. Ia mengoleskan minyak tersebut ke seluruh tubuhnya. Akibatnya, ia merasakan kulitnya sangat lengket.
Watak tokoh Gora pada cerita tersebut adalah ....
dengki
pongah
congkak
ceroboh
Perhatikan cerita berikut!
Rara Kuning adalah putri Lembu Amiseno dari Kerajaan Doho. Dia sangat cantik Ketika Rara Kuning sakit tiada seorang bisa menyembuhkan. Rara Kuning mengembara tanpa mengenal lelah. Dia tidak pernah putus asa dengan naik gunung dan turun gunung. Akhirnya Rara Kuning singgah di Gunung Wilis bertemu dengan Resi Darmo. Di tempat itulah Rara Kuning dirawat hingga akhirnya sembuh .
Watak tokoh Rara kuning yang bisa kita teladani dengan cerita di atas adalah …
pemaaf
rendah hati
pantang menyerah
penyayang
Cermati penggalan cerita berikut!
Di hutan hiduplah ribuan kera. Seekor diantaranya sering membuat ulah. Suatu hari dia mencuri pisang milik Pak Bani. Karena rakus, dia tidak tahu kalau Pak Bani berada di belakangnya. Pak Bani merasa jengkel karena tanamannya habis dimakan kera tersebut. Kata Pak Bani, “Tanam sendiri, kalau mau makan pisang.”
Amanat dari penggalan cerita diatas adalah …
perbuatan tidak baik lama-lama akan ketahuan
hati-hati jika pergi ke hutan, karena banyak kera
tanamlah buah pisang sebanyak-banyaknya
usaha keras tidak akan sia-sia
Putri Liona gemar memamerkan suaranya di depan orang banyak. Ia bernyanyi dengan sangat merdu. Usai bernyanyi, orang - orang bertepuk tangan meriah. Putri Liona pun memuji dirinya sendiri, "Mana ada orang di kota ini yang suaranya lebih bagus dariku". Saat ada yang mengkritik suaranya, Putri Liona tidak terima dan marah sekali.
Sifat tokoh "Putri Liona" dalam cerita di atas adalah ....
Ceria
Rendah hati
Tidak peduli
Sombong
Putri Liona gemar memamerkan suaranya di depan orang banyak. Ia bernyanyi dengan sangat merdu. Usai bernyanyi, orang - orang bertepuk tangan meriah. Putri Liona pun memuji dirinya sendiri, "Mana ada orang di kota ini yang suaranya lebih bagus dariku". Saat ada yang mengkritik suaranya, Putri Liona tidak terima dan marah sekali.
Peran Putri Liona dalam cerita di atas merupakan tokoh ....
Utama
Tambahan
Pembantu
Pendamping
Tokoh dalam cerita yang mendampingi tokoh utama dan hanya muncul sesekali dalam alur (jalan) cerita disebut tokoh ....
Utama
Perantara
Tambahan
Protagonis
"Kamu mengapa, Du?" tanya kakek kepada Badu.
"Maafkan Badu, Kek. Tadi Badu makan mengga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut." Kata Badu sambil terisak.
"Sudalah, Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya."
Amanat dari penggalan teks fiksi tersebut adalah ....
Jangan melawan kepada orang tua
Jangan memetik mangga sembarangan
Kita harus mematuhi nasihat orang tua
Jangan makan mangga yang masih kecil
Perhatikan teks berikut!
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
hutan
sungai
taman
laut
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah ....
Perhatian
Persahabatan
Percintaan
Persaudaraan
Di suatu pagi sang kancil sedang menikmati makanan hasil berkebun yang ia lakukan di musim panas. Si kancil pun mengajak binatang lainnya utk menikmati makanan tersebut. Latar yang terdapat pada kutipan cerita tersebut adalah ....
Tempat
Waktu
Suasana
Tema
Semut merah itu berusaha naik ke atas daun melawan gelombang yang besar. Berkat kegigihan dan tidak mudah putus asa, ia dapat mencapai permukaan daun itu dengan memegang sekuat yang ia bisa.Cerita diatas mengungkapkan pesan ....
Mengerjakan sesuatu sebaiknya disertai dengan semangat dan sungguh-sungguh
Mengerjakan sesuatu boleh sesuka hati
Mengerjakan sesuatu boleh dengan pamrih
Mengerjakan sesuatu harus berdoa
Cermati penggalan cerita berikut!
Di hutan hiduplah ribuan kera. Seekor diantaranya sering membuat ulah. Suatu hari dia mencuri pisang milik Pak Bani. Karena rakus, dia tidak tahu kalau Pak Bani berada di belakangnya. Pak Bani merasa jengkel karena tanamannya habis dimakan kera tersebut. Kata Pak Bani, “Tanam sendiri, kalau mau makan pisang.”
Amanat dari penggalan cerita diatas adalah …
perbuatan tidak baik lama-lama akan ketahuan
hati-hati jika pergi ke hutan, karena banyak kera
tanamlah buah pisang sebanyak-banyaknya
usaha keras tidak akan sia-sia
Amanat cerita tersebut adalah ....
Kita harus mematuhi nasihat orang lain.
KIta harus hemat energi saat keadaan memaksa.
Semua anggota keluarga harus saling menghormati.
Sesama anggota keluarga harus hidup rukun dan damai.
Akhir cerita tersebut adalah ....
Bola lampu di kamar adik Avin padam.
Avin mengganti bola lampu di kamar adiknya.
Adik Avin tidak mematuhi nasihat untuk hemat energi.
Bola lampu kamar sering dinyalakan sehingga cepat rusak.
