wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL AKM

Total questions: 5

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

1. Perhatikan teks dan tabel berikut!

USAHA MASKER JAHIT

Kresna memiliki usaha masker kain jahit yang ia kelola bersama keluarganya. Dalam usahanya, Kresna menggunakan 3 jenis bahan, yaitu kain OKBoy, kain katun, dan kain katun batik. Tabel berikut ini menunjukkan biaya produksi dan harga jual masker per buah berdasarkan bahan.


Hari ini, masker berbahan OKBoy terjual sebanyak 2.000 buah, dengan 5% dari masker yang terjual dibeli oleh Andi untuk disumbangkan untuk korban banjir bandang Bojong Asih. Biaya yang dikeluarkan Andi untuk membeli masker adalah ....

a)

Rp4.000.000,00

b)

Rp4.010.000,00

c)

Rp4.500.000,00

d)

Rp5.000.000,00

2.

DISKON

Toko distributor "Murah Meriah" merupakan toko yang memproduksi sendiri barang yang akan dijual seperti tas, baju, dompet, dan sepatu. Toko tersebut memberikan harga spesial untuk para pembeli yang membeli lebih banyak barang berupa diskon seperti pada tampilan gambar.


Sarah membawa uang sebesar Rp150.000,00 untuk membeli beberapa barang di toko distributor ’’Murah Meriah’’. Apabila Sarah mendapatkan diskon, diskon yang didapatkan Sarah sebesar ...%.

(a)  

3.

BAK MANDI

Pak Ahmad akan menentukan desain bak mandi. Beberapa pilihan desain bak mandi disajikan oleh tabel yang terlihat.


Pak Ahmad lebih memilih desain yang daya tampungnya tidak terlalu besar agar biaya pemasangannya lebih murah. Namun, juga tidak terlalu kecil.


Tentukan nilai kebenaran dari setiap pernyataan berikut ini!

a)

peryataan 1. Balok tipe A memiliki Volume 9/2 m3

b)

peryataan 2. Balok tipe B memiliki Volume 4 m3

c)

pernyataan 3. Blok tipe C memiliki Voluke 3 m3

d)

pernyataan 4. Kubus memiliki Volume 22/8 m3

4.

Perhatikan ilustrasi dan artikel berikut!

Anton mendapat tugas dari gurunya untuk membuat sebuah kerajinan. Kerajinan yang dibuat harus memiliki tema “Lingkungan Hidup”. Kemudian, Anton mencari ide dengan cara membaca berbagai berita mengenai lingkungan Hidup. Anton pun menemukan berita seperti pada tampilan.


Berdasarkan berita tersebut, untuk mengurangi tingkat pencemaran plastik, peran apa yang dapat kamu lakukan sebagai siswa?

a)

Membuat minuman berkemasan plastik secara pribadi.

b)

Membuat aturan mengenai larangan membuang sampah plastik.

c)

Tidak membuang sampah sembarangan.

d)

Membuang seluruh plastik yang dimiliki agar tidak menjadi sampah.

5.

CAPUNG KUNING RARA

Karya: Sopiani


Aku berlari ke deretan pohon jagung. Di sana, kulihat banyak capung hijau dan capung kuning beterbangan. Aku sangat suka capung. Mereka adalah binatang kecil yang dapat terbang dan memiliki banyak warna, seperti kuning, hijau, dan merah. Aku pun menemukan beberapa capung yang sedang hinggap di rerumputan. Hati-hati kudekati capung-capung itu dan kuarahkan saringan yang kubawa untuk menangkapnya. Kugerakkan tanganku pelan-pelan dan kuhitung dalam hati, satu, dua, tiga! Ah, sayangnya percobaan pertamaku gagal.

Kuulangi lagi langkah-langkah untuk menangkap capung sampai akhirnya kudapatkan seekor capung dalam saringanku. Aku pun bersorak bahagia karena berhasil menangkap capung. Apalagi, itu adalah capung berwarna kuning. Kupandangi cukup lama gerak-gerik capung kuning itu dan kubuka saringannya. Setelah itu, kubiarkan capung kuning itu untuk terbang bebas lagi. Keharusan melepaskan capung setelah menangkapnya adalah pesan yang selalu dikatakan Ibu kepadaku. Wanita yang paling kusayang itu mengatakan bahwa aku tidak boleh menyakiti binatang. Menangkap capung dan membawanya ke rumah hanya akan menyakiti dan membunuh capung tersebut.

Setelah kulepaskan, capung kuning itu terbang tinggi melewati tingginya pepohonan jagung, kepalaku pun mendongak ke atas untuk melihat capung itu terbang berputar-putar sampai akhirnya capung itu tiba di depan kepalaku. Aku merasa ada yang salah saat aku melihat capung kuning itu. Tiba-tiba, capung kuning yang kulihat tadi pelan-pelan bertambah besar, bahkan besarnya melebihi ukuran tubuhku. Aku terkejut dan ketakutan melihat capung kuning itu. Sampai akhirnya, terdengar suara yang berbicara kepadaku.

“Jangan takut, Rara. Namaku Caca, capung yang kamu tangkap tadi.”

“Ke ... ke ... kenapa kamu bisa jadi besar seperti ini, Capung?” Aku pun menjawab terbata-bata.

“Aku hanya ingin berteman denganmu, Rara. Aku sudah beberapa kali melihatmu. Kamu adalah anak yang baik. Kamu mau ikut terbang bersamaku, Rara?”

“Terbang? Apakah kamu bisa membawaku terbang, Capung?”

“Tentu, aku akan memperlihatkan padamu indahnya kebun dan sawah dari atas. Naiklah ke punggungku, Rara. Oh iya, panggil saja aku Caca.”

Aku pun naik ke punggung Caca, capung kuning yang kutangkap tadi. Pelan-pelan, Caca mulai mengepakkan sayapnya dan kami pun mulai menjauh dari permukaan tanah. Tidak kusangka, kini aku berada di udara. Pepohonan tinggi yang kulihat tadi, kini ada di bawahku. Kebun, sawah, dan pepohonan kini terlihat sangat kecil, tetapi sangat indah dipandang.

“Kamu menyukai pemandangan dari atas sini kan, Rara?”

“Iya, aku suka sekali, Caca. Aku tidak percaya kalau sekarang aku sedang terbang. Semuanya nampak indah.”

“Dahulu, pemandangannya bahkan lebih indah dari ini, Rara. Lebih banyak pepohonan dan berbagai jenis rerumputan, juga bunga-bunga yang indah bermekaran. Burung-burung dan binatang-binatang kecil pun jauh lebih banyak dan beragam daripada sekarang.”

“Wah, mengapa sekarang jadi berbeda, Caca? Apa penyebabnya?”

“Akhir-akhir ini banyak sekali orang yang merusak alam. Mereka dengan mudah menebang hutan sembarangan dan memburu binatang. Coba lihat ke bawah, Rara. Di sana ada beberapa anak yang sedang bermain. Tapi, sayangnya anak-anak itu bermain dengan memetik bunga dan dedaunan sembarangan.”

“Iya, aku melihatnya. Bagaimana kalau kita temui sebentar anak-anak itu?”

Caca pun mengikuti ajakan Rara. Mereka mendarat di sebuah kebun tempat beberapa anak sedang bermain.

“Halo, teman-teman, mengapa kalian memetik bunga-bunga dan dedaunan di kebun dengan sembarangan?”

“Siapa kamu, mengapa kamu tiba-tiba memarahi kami?” ucap seorang anak lelaki yang sebaya dengan Rara.

“Aku Rara dan aku tidak bermaksud memarahi kalian. Aku hanya bertanya dan ingin mengingatkan kalian untuk lebih menjaga tanaman-tanaman ini.”

“Kami hanya bermain sambil berjalan-jalan. Kami sangat menyukai tanaman di sini sehingga ingin memetiknya,” ucap seorang anak perempuan yang paling tinggi di antara mereka.

“Wah, aku pun sama seperti kalian. Aku sangat menyukai tanaman-tanaman yang ada di sini. Tetapi, apabila kita menyukai sesuatu, kita harus menjaga dan merawatnya. Sementara, memetik bunga dan dedaunan tidak akan membuat tanaman ini terjaga dan terawat, tetapi malah akan menyakitinya.”

“Mengapa tanaman-tanaman ini bisa tersakiti kalau kami memetiknya?” tanya anak lelaki tadi.

“Teman-teman, tanaman ini sama seperti kita, memiliki bagian-bagian yang saling membutuhkan. Misalnya pada tubuh kita, apabila ada satu bagian yang tidak ada, tubuh kita tidak akan berfungsi dengan sempurna. Tanaman ini pun demikian. Apabila kita memetik bunga atau daunnya sembarangan, proses pertumbuhan tanaman ini pun akan terganggu.”

Anak-anak yang sedang bermain itu tampak memikirkan kata-kata Rara dengan serius.

Seorang anak perempuan berbaju merah muda berkata, “Kami mengerti maksudmu, Rara. Kalau memetik bunga dan dedaunan malah menyakiti tanaman-tanaman ini, kami tidak akan melakukannya. Kami sangat menyukai tanaman di sini dan tidak ingin menyakiti mereka. Sekarang, kami tidak akan memetik bunga dan dedaunan dengan sembarangan lagi. Betul, kan, teman-teman?”

“Iya, betul!” serentak anak-anak itu menjawab.

“Terima kasih, teman-teman. Semoga kita dapat selalu menjaga dan merawat kelestarian tanaman-tanaman yang ada di sini, yah.”

Rara meninggalkan anak-anak tersebut dan kembali menemui Caca.

“Terima kasih karena sudah menyayangi tanaman-tanaman yang ada di sini, Rara.”

“Sama-sama, Caca. Aku sangat menyukai tanaman dan bintang sepertimu. Aku tidak ingin kalian disakiti dan sampai punah. Aku ingin bisa terus bertemu kalian. Maukah kamu bertemu lagi denganku dan menjadi sahabatku, Caca?”

“Tentu saja, Rara. Nanti kita bertemu dan terbang lagi untuk melihat lebih banyak keindahan alam.”

“Wah, senangnya. Aku berjanji akan merawat dan menjaga keindahan alam ini dengan baik dan tidak akan menyakitinya.”

Rara dan Caca kini menjadi teman baik yang selalu memperhatikan dan menjaga kelestarian alam.

Berdasarkan teks tersebut, orang yang menasihati Rara untuk tidak menyakiti binatang adalah (a)