WorksheetsKEPERAWATAN
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Tujuan dari komunikasi terapeutik adalah, kecuali
Membantu klien untuk memperjelas dan mengurangi masalah fisik dan psikisnya serta dapat mengambil tindakan untuk mengubah situasi yang ada bila klien percaya pada hal-hal yang diperlukan
Mengurangi keraguan dan membantu klien dalam menentukan pilihan tindakan yang efektif dan mempertahankan kekuatan egonya
Mampu membentuk hubungan yang hangat, mandiri dalam kapasitas memberi dan menerima dalam hubungan profesional perawat-klien dalam rangka membantu penyelesaian masalah klien.
Meningkatkan fungsi dan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan yang realistis
Untuk mendekatkan diri kepada pasien dengan cara berkenalan dengan pasien
Prinsip-prinsip dasar untuk komunikasi terapeutik adalah sebagai berikut, kecuali
Merencanakan wawancara pada waktu yang tepat
Menggunakan perasaan simpati selama interaksi
Memberikan kenyamanan selama interaksi
Menerima klien apa adanya
Mendorong klien untuk mengekspresikan perasaan
Mendengarkan aktif adalah mendengar dan menafsirkan bahasa, memperhatikan peningkatan nonverbal dan paraverbal klien dan mengidentifikasi perasaan yang mendasarinya. Perilaku yg tepat ditunjukkan perawat adalah, kecuali
Luangkan waktu untuk mendengarkan klien
Memberikan perhatian secukupnya kepada klien
Menanggapi petunjuk, isyarat, dan meningkatkan pemahaman klien
Memungkinkan klien untuk mengekspresikan dirinya lebih bebas
Membantu klien mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang isyarat verbal dan nonverbal dari klien
Berikut adalah beberapa sikap untuk menunjukkan cara mendengarkan penuh perhatian. Kecuali
Kesan pertama ketika perawat mau mendengarkan keluhan klien dengan seksama
Berusaha mendengarkam klien menyampaikan pesan non verbal bahwa perawat perhatian terhadap kebutuhan dan masalah klien
Mendengarkan dengan penuh perhatian merupakan upaya untuk mengerti seluruh pesan verbal dan non verbal yang sedang dikomunikasikan
Keterampilan mendengarkan dengan penuh perhatian adalah dengan memandang klien ketika sedang berbicara
Pertahankan kontak mata yang memancarkan keinginan untuk mendengarkan
Salah satu tehnik komunikasi terapeutik adalah dengan menunjukkan penerimaan. Menerima berarti bersedia untuk mendengarkan orang lain, tanpa menunjukkan keraguan atau tidak setuju. Sikap yang ditunjukkan oleh perawat yang menunjukkan penerimaan adalah, kecuali
Perawat sebaiknya menghindarkan ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang menunjukkan tidak setuju
Memberikan umpan balik verbal yang menampakkan pengertian
Memastikan bahwa isyarat nonverbal cocok dengan komunikasi verbal
Perawat mengajak berdebat,untuk dapat mengubah pikiran klien
Perawat dapat menganggukan kepalanya atau berkata “ya” atau “saya mengerti apa yang bapak-ibu inginkan
Teknik yang mendorong spontanitas klien agar mampu berkomunikasi dengan perawat adalah sebagai berikut, kecuali
Teknik mengulang kembali ucapan klien dengan bahasa perawat, untuk memberikan makna bahwa perawat memberikan umpan balik
Mendengarkan (Listening) secara akti
Tehnik refleksi, perawat perlu memberikan umpan balik kepada klien dengan menyatakan hasil pengamatannya sehingga dapat diketahui apakah pesan diterima dengan benar
Memberi kesempatan kepada klien untuk memulai pembicaraan
Menganjurkan untuk meneruskan pembicaraan
Fase orientasi/ perkenalan merupakan kegiatan yang dilakukan saat pertama kali bertemu atau kontak dengan klien. Fase awal interaksi antara perawat dan klien yang bertujuan untuk merencanakan apa yang akan dilakukan pada fase selanjutnya. Contoh berikut ini yang menunjukkan fase perkenalan, Kecuali
memulai hubungan dan membina hubungan saling percaya
memperjelas dan mengklarifikasi keluhan, masalah, atau kebutuhan klien dengan mengajukan pertanyaan tentang perasaan klien
merumuskan dan merencanakan kontrak atau kesepakatan dengan klien yang meliputi lokasi, kapan, dan lama pertemuan
Memberi kesempatan pada klien untuk bertanya dan menanyakan keluhan utama
menggali pikiran dan perasaan serta mengidentifikasi masalah klien
Tahap kerja ini adalah merupakan tahapan inti dalam keseluruhan proses komunikasi terapeutik. Pada tahap ini perawat da klien bersamasama untuk menghadapi masalah yang dihadapi. Pada fase kerja dalam komunikasi terapeutik, kegiatan yang dilakukan adalah, Kecuali
Memberi kesempatan pada klien untuk bertanya dan menanyakan keluhan utama
Mengobservasi hasil tindakan yang telah dilakukan perawat dan menayakan perasaan klien setelah interaksi
Mendorong perkembangan insight klien dan penggunaan lah interaksi koping konstruktif
Menangani tingkah laku yang dipertahankan oleh klien ( resistance )
Perawat membantu mendefinisikan masalah yang dihadapi, bagaimana cara mengatasi masalahnya
Terminasi merupakan akhir dari pertemuan perawat dengan klien. Pada fase ini, perawat memberi kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan keberhasilan dirinya dalam mencapai tujuan terapi dan ungkapan perasaannya. Tugas perawat pada terminasi adalah, kecuali:
Mengevalusi pencapaian tujuan dari interaksi yang telah dilaksanakan, baik evaluasi objektif mupun subjektif
Kegiatan yang dilakukan adalah memberi kesempatan pada klien untuk bertanya, menanyakan keluhan utama
Evaluasi objektif dengan melihat dan mengobservasi hasil tindakan yang dilakukan perawat
Evaluasi subjektif dengan menanyakan perasaan klien setelah berinteraksi, setelah dilakukan tindakan keperawatan
Menyepakati tindak lanjut dari interaksi hari ini dan juga membuat kontrak untuk pertemuan berikutnya
Dibawah ini contoh komunikasi pada fase terminasi
Bagaimana perasaan bapak setelah diruangan ini?
Selamat pagi pak perkenalkan nama saya A
Sekarang bapak mulai bisa menjelaskan apa yang terjadi?
Apakah bapak bisa mengulang pembicaraan saya?
Apa yang bisa saya bantu bapak ? silahkan disampaikan
