Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Pelatihan NCP Dasar FNLC

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Dalam perkembangan pelayanan kesehatan di RS, International Dietetic and Nutrition Terminology dapat digunakan untuk menggambarkan dokumentasi hasil dari setiap langkah asuhan gizi terstandar. Berikut ini yang bukan termasuk dalam bagian format baku standar tersebut yaitu . . .

a)

Skrining Gizi

b)

Asesmen Gizi

c)

Diagnosa Gizi

d)

Intervensi Gizi

e)

Monitoring & Evaluasi Gizi

2.

Dalam penyusunan dokumen asuhan gizi, tahapan re-assesment adalah . . .

a)

Evaluasi atas intervensi yang diberikan

b)

Mengganti intervensi yang telah diberikan

c)

Melakukan pemantauan ulang data pasien

d)

Mengganti indikator pemantauan dengan yang baru

e)

Melakukan pengkajian berkelanjutan perubahan data baru

3.

Dalam skrining gizi, kerap kali dilakukan di rumah sakit oleh tenaga selain gizi karena . . .

a)

Dapat dilakukan oleh tenaga profesional lain di awal pengkajian pasien

b)

Sebagai legal record pasien atas semua tenaga pelayanan kesehatan

c)

Untuk memudahkan apabila diperlukan adanya rujukan pasien

d)

Untuk memudahkan perekapan dokumen skrining

e)

Telah menjadi kesepakatan

4.

Tahapan assesmen dan reassesmen gizi adalah tahapan asuhan gizi untuk dapat menentukan . . .

a)

Problem dalam diagnosa gizi

b)

Etiologi dalam diagnosa gizi

c)

Tanda dan gejala dalam diagnosa gizi

d)

Semua benar

e)

A dan B benar

5.

Serangkaian proses assesmen gizi di awal pengkajian dapat dilakukan dengan cara dibawah ini kecuali . . .

a)

Melihat catatan medis pasien

b)

Menanyakan pendapat pasien

c)

Melakukan wawancara kepada keluarga

d)

Memperkirakan dengan rumus alternatif

e)

Melakukan pengukuran langsung pada pasien

6.

Perbedaan Domain Assemen gizi yang sebelumnya (2013) dengan yang terbaru (2021) adalah . . .

a)

Tidak terdapat perbedaan pada domain assesmen gizi

b)

Domain asesmen gizi menjadi lebih ringkas dan padat menjadi lima domain

c)

Terdapat dua domain assesmen gizi yang baru yaitu kategori etiologi dan evaluasi kemajuan

d)

Terdapat tiga domain assesmen gizi yang baru yaitu kategori etiologi, evaluasi kemajuan dan peralatan asesmen hingga monev

e)

Terdapat empat domain assesmen gizi yang baru yaitu kategori etiologi, evaluasi kemajuan, peralatan asesmen dan peralatan intervensi hingga monev

7.

Berikut ini yang kurang tepat kaitannya terkait penentuan PES diagnosis gizi untuk intervensi gizi yaitu . . .

a)

Tanda dan gejala mengambarkan indikator untuk menentukan diagnosis gizi

b)

Problem menggambarkan masalah dan digunakan sebagai dasar tujuan intervensi

c)

Etiologi menggambarkan penyebab adanya masalah dan digunakan sebagai dasar strategi intervensi

d)

Tujuan intervensi dibuat spesifik dan dapat diukur serta berdasarkan masalah gizi yang ditemukan

e)

Strategi intervensi dibuat untuk mengatasi akar masalah dan dibuat berdasarkan masalah tersebut

8.

Apabila dalam penyusunan NCP, ahli gizi menemukan tiga diagnosa yang terdiri domain intake, domain clinic, dan domain behaviour, maka ahli gizi dapat mempertimbangkan diagnosa yang menjad prioritas berdasarkan kemungkinan untuk dapat menghilangkan penyebab masalah gizi atau mengurangi tanda dan gejala dari masalah gizi, yaitu . . .

a)

Domain gizi

b)

Domain intake

c)

Domain clinic

d)

Domain behaviour

e)

Domain medic

9.

Berikut ini adalah pasangan yang kurang tepat untuk pemberian intervensi terhadap diagnosa yaitu . . .

a)

Edukasi gizi untuk persepsi dan keyakinan pasien yang kurang tepat pada diet jantung

b)

Edukasi gizi untuk masalah kurangnya pengetahuan pada pengaturan diet jantung

c)

Pembatasan zat gizi lemak untuk asupan lemak pasien yang berlebih

d)

Peningkatan protein untuk kadar biokimia hemoglobin yang rendah

e)

Konseling gizi untuk praktik pemberian ASI yang sesuai kondisi bayi

10.

Seorang ahli gizi memberikan intervensi berupa peningkatan asupan energi dan protein untuk masalah asupan per oral yang tidak adekuat yaitu dibawah asupan energi hanya 40% dari kebutuhan. Contoh penentuan indikator untuk monitoring dan evaluasi pasien pada hari pertama setelah intervensi yang paling memungkinkan yaitu . . .

a)

Asupan energi mencapai 60% yang berasal dari asupan karbohidrat pasien

b)

Asupan energi mencapai minimal 80% dari total kebutuhan harian

c)

Asupan protein mencapai 60% dari total kebutuhan energi harian

d)

Asupan energi mencapai 40% dari total kebutuhan energi harian

e)

Asupan energi mencapai 60% dari total kebutuhan energi harian

11.

Pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk melakukan assesmen pada pasien obesitas sentral adalah dibawah ini, kecuali . . .

a)

Pengukuran lingkar pinggang

b)

Pemeriksaan CT-scan

c)

Pengukuran Dual-energy X-ray Absorbtiometry

d)

Pemeriksaan MRI

e)

Pengukuran IMT

12.

Batas kritis pengaturan yang dapat diberikan kepada pasien obesitas untuk penurunan berat badan agar tidak menjadi diet ekstrim adalah . . .

a)

Pembatasan kalori 250 – 750 kkal untuk 0.1 – 0.5 kg/minggu

b)

Pembatasan kalori 500 – 750 kkal untuk 0.1 – 0.5 kg/minggu

c)

Pembatasan kalori 500 – 750 kkal untuk 0.5 – 0.7 kg/minggu

d)

Pembatasan kalori 500 – 1000 kkal untuk 0.5 – 1 kg/minggu

e)

Pembatasan kalori 500 – 1000 kkal untuk 0.5 – 1 kg/minggu

13.

Seorang pasien dengan diagnosa penyakit jantung koroner baru saja pulih dari serangan jantung. Dalam masa pemulihan selanjutnya, Intervensi diet yang tepat setelah pasien melakukan puasa selama enam jam observasi adalah pemberian makanan dalam bentuk . . .

a)

Puasa 2 jam untuk observasi tambahan

b)

Memulai diet bentuk cair jernih

c)

Memulai diet bentuk cair susu

d)

Memulai minuman enteral

e)

Memulai bubur sum-sum

14.

Intervensi diet yang dapat diberikan kepada pasien PJK dengan modifikasi perubahan perilaku adalah jenis diet . . .

a)

Diet Jantung I & II

b)

TLC dan DASH Diet

c)

DASH Diet

d)

Mediteranian Diet

e)

Diet Mayo

15.

Pengaturan keseimbangan zat gizi mikronutrien juga perlu dilakukan dalam pengaturan DASH diet untuk penanganan hipertensi. Zat Gizi mikro yang perlu diperhatikan tersebut antara lain . . .

a)

K, Mg, Ca

b)

K, Na, F

c)

K dan Na

d)

Hb dan Ca

e)

Vit C dan Protein

16.

Salah satu saran yang dapat diberikan dalam diet yang mengatur pembatasan natrium adalah dengan pembatasan penggunaan garam dapur. Dalam satu sendok teh garam tersebut mengandung natrium sejumlah. . .

a)

2400 mg

b)

2000 mg

c)

1900 mg

d)

300 mg

e)

240 mg

17.

Ahli gizi dalam memberikan intervensi gizi meliputi hal dibawah ini, kecuali . . .

a)

Pengaturan pemberian makanan (jenis, frekuensi, jalur diet)

b)

Peningkatan pengetahuan dan aplikasi untuk meningkatkan sikap dan keterampilan

c)

Pemberian dukungan untuk membantu pasien menetapkan prioritas masalah dan cara mengatasinya

d)

Konsultasi dan koordinasi dengan tenakes lainnya yang mengelola masalah berkaitan gizi

e)

Penggalian informasi daya terima dengan anggota keluarga atau pengasuh pasien

18.

Berikut ini yang bukan menjadi bagian dari perencanaan intervensi gizi pada pasien dengan diagnosa medis diabetes melitus adalah . . .

a)

Memprioritaskan diagnosa gizi pada pasien

b)

Mempertimbangkan konsensus DM atau regulasi pengaturan diet yang berlaku

c)

Berdiskusi dengan dokter penanggungjawab pasien

d)

Menetapkan preskripsi diet berdasarkan pertimbangan pasien dan keluarganya

e)

Memilih strategi intervensi khusus yang dapat diberikan

19.

Pemberian intervensi pada pasien DM salah satunya perlu melakukan pengaturan jenis lemak yang diberikan. Pengaturan yang tidak sesuai yaitu . . .

a)

SFA < 7%

b)

PUFA < 10%

c)

MUFA 12 – 15 %

d)

Kolesterol >200 mg/d

e)

Tinggi omega tiga

20.

Sumber data dan instrumen yang dapat digunakan untuk monitoring dan evaluasi gizi dibawah ini, kecuali . . .

a)

Perubahan BB dahulu dan sebelum masuk RS

b)

Pertanyaan sebelum dan sesudah edukasi

c)

Interview dengan pasien dan keluarganya

d)

Pengukuran antropometri setelah intervensi

e)

Hasil sisa makanan pasien