Font size
WorksheetsUTS PROMOSI KESEHATAN
Total questions: 20
Worksheet time: 24mins
Alasan Perlunya diterapkan Program Promosi Kesehatan adalah
AAgar Sebagian besar masyarakat Indonesia (70%) ini tetap dan terus sehat, dan Sebagian kecil (30%) masyarakat indonesia yang dalam kondisi tidak sehat bisa meningkatkan derajat kesehatannya
Agar seluruh masyarakat Indonesia bisa meningkatkan taraf kehidupan ekonominya untuk membangkitkan kondisi ekonomi bangsa
Agar permasalahan social yang terjadi di sebagianbesar wilayah di Indonesia bisa teratasi dengan program subsidi silang dan pendampingan dari para pakar dan ahli
Agar masyarakat Indonesia yang dalam kondisi sedang berada dipenampungan karena kondisi alam yang mengancam atau kondisi keamanan yang sedang terancam bisa mendapatkan semua kebutuhan dasar yang diperlukannya
Agar semua program yang ditawarkan bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat
Sasaran dan Tujuan Promosi Kesehatan pada tingkat Promotif adalah :
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat pelayanan promotif adalah pada kelompok orang sehat, dengan tujuan agar mereka mampu meningkatkan
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat ini adalah kelompok yang berisiko tinggi (high risk), misalnya kelompok ibu hamil dan menyusui, para perokok, kelompok obesitas/kegemukan. Tujuan promosi kesehatan pada tingkat ini adalah untuk mencegah kelompok-kelompok tersebut agar tidak jatuh sakit atau terkena sakit (primary prevention
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat ini adalah para penderita penyakit (pasien), terutama penderita penyakit kronis spt : asma, diabetes mellitus, tuberculosis, dsbnya. Tujuan agar kelompok ini mampu mencegah penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah (secondary prevention), pentingnya PKRS (Promosi Kesehatan di RS)
a. Promosi kesehatan pada tingkat ini mempunyai sasaran pokok yaitu kelompok penderita atau pasien yang baru sembuh (recovery) dari suatu penyakit. Tujuan agar mereka segera pulih kembali kesehatannya, dan atau mengurangi kecacatan seminimal mungkin. Dengan kata lain, promosi kesehatan pada tahap ini adalah pemulihan dan mencegah kecacatan akibat penyakitnya (tertiary prevention), pentingnya PKRS
Bukan salah satu di atas
Sasaran dan Tujuan Promosi Kesehatan pada tingkat Preventif adalah :
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat pelayanan promotif adalah pada kelompok orang sehat, dengan tujuan agar mereka mampu meningkatkan
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat ini adalah kelompok yang berisiko tinggi (high risk), misalnya kelompok ibu hamil dan menyusui, para perokok, kelompok obesitas/kegemukan. Tujuan promosi kesehatan pada tingkat ini adalah untuk mencegah kelompok-kelompok tersebut agar tidak jatuh sakit atau terkena sakit (primary prevention
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat ini adalah para penderita penyakit (pasien), terutama penderita penyakit kronis spt : asma, diabetes mellitus, tuberculosis, dsbnya. Tujuan agar kelompok ini mampu mencegah penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah (secondary prevention), pentingnya PKRS (Promosi Kesehatan di RS)
Promosi kesehatan pada tingkat ini mempunyai sasaran pokok yaitu kelompok penderita atau pasien yang baru sembuh (recovery) dari suatu penyakit. Tujuan agar mereka segera pulih kembali kesehatannya, dan atau mengurangi kecacatan seminimal mungkin. Dengan kata lain, promosi kesehatan pada tahap ini adalah pemulihan dan mencegah kecacatan akibat penyakitnya (tertiary prevention), pentingnya PKRS
Bukan salah satu di atas
Sasaran dan Tujuan Promosi Kesehatan pada tingkat Kuratif adalah :
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat pelayanan promotif adalah pada kelompok orang sehat, dengan tujuan agar mereka mampu meningkatkan
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat ini adalah kelompok yang berisiko tinggi (high risk), misalnya kelompok ibu hamil dan menyusui, para perokok, kelompok obesitas/kegemukan. Tujuan promosi kesehatan pada tingkat ini adalah untuk mencegah kelompok-kelompok tersebut agar tidak jatuh sakit atau terkena sakit (primary prevention
Sasaran promosi kesehatan pada tingkat ini adalah para penderita penyakit (pasien), terutama penderita penyakit kronis spt : asma, diabetes mellitus, tuberculosis, dsbnya. Tujuan agar kelompok ini mampu mencegah penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah (secondary prevention), pentingnya PKRS (Promosi Kesehatan di RS)
Promosi kesehatan pada tingkat ini mempunyai sasaran pokok yaitu kelompok penderita atau pasien yang baru sembuh (recovery) dari suatu penyakit. Tujuan agar mereka segera pulih kembali kesehatannya, dan atau mengurangi kecacatan seminimal mungkin. Dengan kata lain, promosi kesehatan pada tahap ini adalah pemulihan dan mencegah kecacatan akibat penyakitnya (tertiary prevention), pentingnya PKRS
Bukan salah satu di atas
Metode dan Tekhnik Promosi Kesehatan pada Kelompok Besar Bisa menggunakan metode berikut
Ceramah, Lokakarya dan Seminar
Konseling
Snowballing
Interview dan wawancara
Bukan salah satu diatas
Advokasi adalah
Segala upaya yang bersifat non instruktif untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan masyarakat agar mampu mengidentifikasi,merencanakan dan melakukan pemecahan masalah dg memanfaatkan potensi dan fasilitas yg ada setempat
Perancangan, penerapan dan pengendalian program yang ditujukan untuk untuk meningkatkan penerimaan suatu gagasan atau praktik perilaku tertentu pada suatu kelompok sasaran
keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, dan kemampuan kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan- kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat
Suatu Upaya / Kegiatan yang strategis dan terencana untuk mendapatkan dukungan, komitmen dari pembuat kebijakan / stake holder dengan menggunakan informasi yang akurat dan teknologi yang tepat
Suatu komitmen pemerintah dalam mengentaskan permasalahan yang terjadi di negara ini dengan proses yang terencana dan tahapan yang jelas yang dilengkapi dengan Advokasi adalah salah satu Strategi Promosi Kesehatan yang bertujuan untuk menghasillkan/menerbitkan :
Program Keluarga Sehat
Kebijakan/ Peraturan Kesehatan
Derajat Kesehatan
Media Informasi Kesehatan
Kegiatan Kesehatan
Kegiatan Advokasi Kesehatan yang bertujuan untuk menghasillkan/menerbitkan Kebijakan Kesehatan maka kegiatan ini sasarannya adalah :
Ibu Hamil, Ibu nifas, Bayi, Balita
Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, kader
Presiden, Gubernur, Bupati, DPR/DPRD
Pengusaha
Akademisi
Manfaat advokasi adalah : KECUALI
Program kesehatan menduduki prioritas yang tinggi atau strategis
Mendapat dukungan kebijakan yang kuat dalam mengatasi masalah kesehatan
Mendapat dukungan alokasi sumberdaya
Program kesehatan dapat terintegrasi dengan lintas sektor terkait
Mendapatkan laba dan profit dalam setiap kegiatan Kesehatan
Pemasaran Sosial menurut Philip Kotler adalah :
Segala upaya yang bersifat non instruktif untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan masyarakat agar mampu mengidentifikasi,merencanakan dan melakukan pemecahan masalah dg memanfaatkan potensi dan fasilitas yg ada setempat
Suatu proses membuat rancangan, implementasi dan pengawasan program yang diakukan untuk meningkatkan penerimaan gagasan/ perilaku pada kelompok sasaran
keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, dan kemampuan kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan- kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat
Suatu Upaya / Kegiatan yang strategis dan terencana untuk mendapatkan dukungan, komitmen dari pembuat kebijakan / stake holder dengan menggunakan informasi yang akurat dan teknologi yang tepat
Suatu komitmen pemerintah dalam mengentaskan permasalahan yang terjadi di negara ini dengan proses yang terencana dan tahapan yang jelas yang dilengkapi dengan alat ukur/ indikator keberhasilan
Manfaat pemasaran social dalam Promosi Kesehatan adalah :
Meningkatkan kualitas atau nilai upaya Kesehatan yang diselenggarakan fasilitas Kesehatan yang disesuaikan dengan segmentasi sasaran
Memenuhi kebutuhan social sebagai bentuk kesetaraan dan keterbukaan
Mampu membangun smart tv dan smart city
Mampu merubah tatanan masyarakat secara struktur dan norma yang terbebas dari stigma
Promosi Kesehatan Pada Tatanan Tempat Umum
Perubahan Yang diharapkan dalam Pemasaran Sosial adalah :
Perubahan pola Pemberdayaan Masyarakat
Perubahan Perilaku, Kognitif dan nilai
Perubahan nilai mata uang
Perubahan struktur organiasasi
Perubahan dengan Advokasi Kesehatan
Kemitraan adalah :
Segala upaya yang bersifat non instruktif untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan masyarakat agar mampu mengidentifikasi,merencanakan dan melakukan pemecahan masalah dg memanfaatkan potensi dan fasilitas yg ada setempat
Kerjasama yang sinergis antara dua atau lebih pihak untuk melaksankan suatu kegiatan yang dilandaskan pada prinsip dasar : Keterbukaan, kesetaraan dan saling menguntungkan
keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, dan kemampuan kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan- kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat
Suatu Upaya / Kegiatan yang strategis dan terencana untuk mendapatkan dukungan, komitmen dari pembuat kebijakan / stake holder dengan menggunakan informasi yang akurat dan teknologi yang tepat
Suatu komitmen pemerintah dalam mengentaskan permasalahan yang terjadi di negara ini dengan proses yang terencana dan tahapan yang jelas yang dilengkapi dengan alat ukur/ indikator keberhasilan
Prinsip Kemitraan “ Keterbukaan / Transparancy “ bisa dilihat dari sikap berikut :
Saling menutupi strategi yang dipilih
Saling menutupi strategi yang dipilih
Saling berlomba untuk mendapatkan profit yang besar
Saling bersepakat untuk mengakhiri Kerjasama dalam waktu tertentu
Bukan salah satu diatas
Latarbelakang dari terjalinnya suatu kemitraan adalah :
Adanya kesamaan waktu dalam merencanakan program
Ada ciri Spesifik dan unik
Merumuskan hal Attainable
Adanya kesamaan tujuan dan adanya masalah atau tantangan yang harus diselesaikan bersama
Menumbuhkembangkan ekonomi kecil menengah
Pemberdayaan Masyarakat adalah
(a)
Sasaran Primer dalam melaksanakan Pemberdayaan masyarakat adalah
(a)
tenaga kesehatan menyampaikan solusi permasalahan kesehatan kepada pemerintah disebut
(a)
Memberikan pemahamaan tentang kesehatan pada masyarakat melalui upaya pendidikan kesehatan, disebut
(a)
Promosi Kesehatan adalah:
Suatu Upaya / Kegiatan yang strategis dan terencana untuk mendapatkan dukungan, komitmen dari pembuat kebijakan / stake holder dengan menggunakan informasi yang akurat dan teknologi yang tepat
Suatu komitmen pemerintah dalam mengentaskan permasalahan yang terjadi di negara ini dengan proses yang terencana dan tahapan yang jelas yang dilengkapi dengan alat ukur/ indikator keberhasilan
suatu proses memberdayakan atau memandirikan masyarakat untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya melalui peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan, serta pengembangan lingkungan sehat.
keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, dan kemampuan kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan- kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat
Suatu kebijakan pemerintah dalam memprioritaskan permasalahan yang terjadi di negara ini dengan proses yang terencana dan tahapan yang jelas yang dilengkapi dengan alat ukur/ indikator keberhaslan
