NEW
Font size
WorksheetsSistem PGM-FI
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Sistem PGM-FI adalah . . .
Sistem suplai bahan bakar dengan menggunakan teknologi kontrol secara elektronik
Sistem suplai bahan bakar menggunakan kontrol secara mekanik
Sistem suplai bahan bakar dengan menggunakan teknologi kontrol secara konvensional
Sistem suplai bahan bakar dengan menggunakan teknologi kontrol hybrid
Kepanjangan dari sistem PGM-FI adalah . . .
Programmed Fuel Indicator
Programmed Fuel Injection
Programmed Fuel Innovation
Programmed Fuel Input
Gambar di atas menunjukkan sistem dari karburator dan PGM-FI, di bawah ini yang Bukan merupakan kelebihan dari sistem PGM-FI adalah . . .
Partikel bahan bakar lebih kecil dan homogen dengan udara sehingga terbakar lebih sempurna
Teknologi PGM-FI lebih irit bahan bakar
Mesin PGM-FI mudah dihidupkan di kondisi dingin
Partikel bahan bakar lebih besar dan kurang homogen dengan udara
Skema cara kerja dari sistem PGM-FI adalah . . .
Process, Output, Input
Input, Output, Process
Input, Process, Output
Input, Process, Outcome
Gambar di atas adalah skema sistem PGM-FI, inputnya adalah . . .
Sensor O2, EOT, CKP dan TP
ECM
Injector dan Pompa Bahan Bakar
Katup udara dan Saringan Udara
Gambar di atas adalah skema sistem PGM-FI, processnya adalah . . .
Sensor O2, EOT, CKP dan TP
ECM
Injector dan Pompa Bahan Bakar
Katup udara dan Saringan Udara
Gambar di atas adalah skema sistem PGM-FI, outputnya adalah . . .
Sensor O2, EOT, CKP dan TP
ECM
Injector dan Pompa Bahan Bakar
Katup udara dan Saringan Udara
Fungsi dari pompa injeksi / pompa bahan bakar di atas adalah . . .
Memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor
Memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke throttle body
Memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke mesin
Memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke fuel feed house (selang bahan bakar)
Fungsi dari throttle body di atas adalah . . .
Untuk mendeteksi perubahan tekanan pada intake manifold
Untuk mengatur jumlah udara masuk pada waktu putaran stasioner
Untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve
Untuk mengatur jumlah udara masuk sewaktu pengendara mengoperasikan throttle valve yang terhubung dengan throttle grip
Injector di atas berfungsi untuk . . .
Menyemprotkan / menginjeksikan bahan bakar ke dalam mesin
Menyemprotkan / menginjeksikan bahan bakar ke throttle body
Menyemprotkan / menginjeksikan bahan bakar ke intake manifold
Menyemprotkan / menginjeksikan bahan bakar saluran idle
Fungsi dari ECM di atas adalah . . .
Untuk mengirimkan signal hasil deteksi kondisi kendaraan
Untuk melaksanakan perintah sesuai kondisi kendaraan
Untuk managemen bahan bakar yang dilakukan sistem injeksi, waktu pengapian, dan putaran idle (stasioner)
Untuk mengatur putaran mesin
Fungsi dari sensor EOT / ECT di atas adalah . . .
Untuk mendeteksi jumlah udara yang mengalir ke dalam mesin
Untuk mendeteksi perubahan suhu mesin dengan mengubahnya ke dalam perubahan nilai tahanan thermistor
Untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve
Untuk membantu mengubah perbandingan udara dan bahan bakar berdasarkan suhu dari udara pada intake
Fungsi dari Throttle Position sensor di atas adalah . . .
Untuk memperbaiki campuran udara/bahan bakar dengan cara mendeteksi konsentrasi oksigen yang dikandung di dalam gas buang
Untuk mendeteksi putaran roda gigi
Untuk membantu mengubah perbandingan udara dan bahan bakar berdasarkan suhu dari udara pada intake
Untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve
Fungsi sensor CKP di atas adalah . . .
Untuk mendeteksi putaran mesin dan sudut crankshaft
Untuk mendeteksi putaran roda gigi
Untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve
Untuk mendeteksi perubahan suhu mesin
Fungsi MIL pada gambar yang dilingkari warna merah adalah . . .
Memberitahu pengendara tentang kondisi bahan bakar
Memberitahu pengendara tentang adanya masalah/kerusakan pada sepeda motor
Memberitahu pengendara tentang adanya masalah/kerusakan mesin sepeda motor
Memberitahu pengendara tentang adanya kerusakan pada speedometer
Pada saat awal kunci kontak diputar posisi ON, indikator lampu MIL menyala selama kira-kira 2 detik dan kemudian mati (kalibrasi), di bawah ini gambar yang tepat menggambarkan kondisi sistem yang normal adalah . . .
Kode kerusakan pada sensor TP, Injector, dan EOT secara berurutan adalah . . . .
8, 21, dan 7
12, 8, dan 7
7, 12, dan 8
8, 12, dan 7
Gambar di atas adalah kode kedipan dari kerusakan sensor . . .
Throttle position
Injector
EOT
O2 Sensor
Gambar di atas adalah kode kedipan dari kerusakan sensor . . .
Throttle position dan ECM
Injector dan Throttle position
EOT/ECT dan Injector
O2 Sensor dan IACV
Perhatikan gambar di atas merupakan prosedur reset ECM, pola penyalaan MIL yang tepat saat reset ECM berhasil adalah . . .
Berkedip terus tidak terhingga
Menyala terus
Menyala 2 detik kemudian mati
Berkedip 2 detik kemudian menyala terus
